5 Alasan Mengapa Pengembangan Diri Itu Sangat Penting

Perkembangan diri adalah proses psikologi, fisik, sosial, dan spiritual yang membutuhkan waktu

Ilham Damanik Ilham Damanik · 3 min read >
Alasan Pengembangan Diri Itu Sangat Penting

Perkembangan diri adalah proses psikologi, fisik, sosial, dan spiritual yang membutuhkan waktu seumur hidup. Secara sadar atau tidak, kamu terus berkembang hanya saja didalam perkembangan itu ada positif dan negatif. Layaknya sebuah pohon, ia terus tumbuh namun ada yang buahnya lebat dan ada yang tidak berbuah sama sekali.

Mengembangkan diri itu seperti menyirami tumbuhan agar tetap hidup, tapi kalau terlalu banyak disiram pun tumbuhan akan layu dan kalau tidak pernah disiram juga akan layu, maka kembangkanlah diri pelan-pelan dan sesuaikan dengan kapasitas kita masing-masing.

Keindahan dari mengembangkan diri adalah prosesnya. Berusaha menjadi disiplin dari yang awalnya tidak teratur dan berusaha memahami dari yang awalnya tidak dipahami, begitulah bertumbuh. Tujuannya? Tentu saja agar kita lebih mempergunakan atau memanfaatkan fasilitas-fasilitas yang ada di bumi ini dengan lebih baik dan tidak sia-sia.

Untuk apa semua ini ada, perubahan dari zaman ke zaman penemuan-penemuan barunya kalau tidak membuat diri kita berkembang? Sebab untuk berkembang sebagai seorang individu tentu saja kita perlu memberi makanan pada pikiran dengan informasi-informasi yang baru dan bermanfaat.

Jadi, bisa diartikan bahwa perkembangan diri ini tidak terbatas, seperti yang tertulis diawal bahwa perkembangan diri adalah proses seumur hidup. Dan inilah 5 alasan terbaik agar kamu tetap termotivasi mengembangkan diri!

1. Melihat Dunia Dari Banyak Sudut

Melihat Dunia Dari Banyak Sudut
Melihat Dunia Dari Banyak Sudut

Sebagian besar dari kita memiliki ketidaksukaan yang mendarah daging terhadap ketidaktahuan. Lihat saja berapa banyak masalah yang terjadi hanya karena ketidaktahuan. Namun itulah pentingnya mengembangkan diri, sehingga kita mengetahui apa yang sebelumnya tidak diketahui.

Menggali beragam informasi dan mempelajarinya dengan sungguh-sungguh, akan semakin menambah pengetahuan. Dan seperti yang mereka katakan, ilmu pengetahuan adalah jendela dunia.

Ketidaktahuan tentu saja membuat sudut pandang kita terhadap dunia ini sempit. Mengembangkan diri secara pribadi melalui informasi-informasi bermanfaat yang sekarang mudah didapat lewat mesin pencari, buku, dll tentu akan memperluas sudut pandang terhadap dunia.

Dengan begitu kita akan lebih memahami apa masalah-masalah yang terjadi sehingga lebih mudah mendapatkan solusinya. Perkara seseorang tidak berkembang adalah mereka tidak mengetahui apa masalah yang terjadi pada dirinya, pada orang-orang maupun dunia.

Baca Juga: 5 Tips Mencapai Keseimbangan Antara Pekerjaan Dan Kehidupan Pribadi

2. Menjadi Individu Yang Berbeda

Menjadi Individu Yang Berbeda
Menjadi Individu Yang Berbeda

Internet telah menjadi makanan pokok bagi kita sehari-hari. Lewat internet kita mengetahui kisah-kisah kegagalan dan kesuksesan orang-orang di seluruh dunia, yang mau tak mau cepat atau lambat kita akan membandingkan kisah-kisah mereka dengan kehidupan kita.

Namun masalahnya, kisah setiap orang pasti berbeda-beda, mungkin ada beberapa bagian yang mirip tapi tetap saja berbeda. Maka kita harus berhenti membandingkan kehidupan orang lain dengan diri sendiri.

Nah, dengan terus mengembangkan diri kita jadi lebih mudah mengekspresikan gairah serta keinginan yang ada dalam hati dan bukan hanya sekedar mengejar kesuksesan.

Meskipun mengembangkan diri perlu menambah ilmu dan informasi dari orang-orang, namun tetap saja hal itu harus dilandaskan oleh keinginan kita untuk menjadi lebih bertumbuh sebagai individu yang berbeda bukan pengikut.

3. Mampu Bertindak Sesuai Hasrat

Mampu Bertindak Sesuai Hasrat
Mampu Bertindak Sesuai Hasrat

Semua orang tampaknya ingin sukses dan ingin kaya, tapi apa yang akan kita lakukan setelahnya?

Setelah kita menjadi orang sukses dan kaya raya, hidup tetap berlanjut dan yang namanya hidup tentu selalu memberikan pilihan, apakah kita akan tetap kaya atau jatuh ke dalam jurang yang lebih dalam?

Fokus mengembangkan diri tentu jauh lebih penting daripada hasilnya. Sebab logikanya, kalau miskin saja kita tetap bisa mengembangkan diri, bagaimana lagi jika kita sudah kaya?

Seperti yang terlihat kebanyakan dari kita saat ini, sepertinya lebih fokus pada angka yang pada akhirnya ketika angka itu naik ia tidak bisa mengendalikannya.

Berapa banyak orang-orang yang mendadak viral dan kaya tiba-tiba, lalu jatuh lagi karena tidak punya hasrat untuk mengembangkan dirinya; atau mungkin mereka tidak tahu apa yang harus dilakukan setelahnya.

Itulah yang dimaksud dengan kekayaan tidak ada artinya, sebab tentu ada artinya jika kekayaan yang kita miliki membuat diri menjadi lebih berkembang.

4. Lebih Mampu Mengontrol Emosi

Mampu Mengontrol Emosi
Mampu Mengontrol Emosi

Semakin kamu berkembang, semakin kamu memahami cara mengontrol diri sendiri. Semakin kamu bertumbuh, bukan berarti kamu selalu meningkat.

Seperti pohon, terkadang ada daun-daun yang gugur sehingga tumbuh tunas yang baru lagi. Mengembangkan diri bukan hanya tumbuh dan terus bertumbuh, terkadang ada beberapa hal yang harus dihilangkan dari diri kita karena menghambat perkembangan.

Disiplin dalam mengembangkan diri bukan hanya mencerdaskan kita secara logika tetapi juga emosi, sosial, psikologi sampai spritual. Cerdas dalam logika saja tak ada gunanya jika kita tidak memiliki kecerdasan emosi. Karena jika kita tak bisa mengontrol emosi maka logika akan runtuh.

Dan lebih jauh lagi, emosi juga saling berpengaruh pada kondisi psikologi seseorang. Maka dari itu, disiplin dalam mengembangkan diri tidak hanya mengajarkan kita tentang harapan ke depannya saja, tapi juga mengajarkan kita untuk sadar pada apa yang kita jalani saat ini dan bagaimana cara mengontrol semuanya.

5. Terbiasa Menghadapi Hambatan, Terbiasa Pula Dengan Pencapaian

Kamu Akan Terbiasa Menghadapi Hambatan
Kamu Akan Terbiasa Menghadapi Hambatan

Jika selama ini kamu fokus atau baru saja memulai disiplin pada pertumbuhan diri maka dapat dipastikan kamu menghadapi banyak permasalahan. Namun pada akhirnya kita hanya akan terbiasa menghadapi masalah tersebut dan melihatnya sebagai hambatan-hambatan kecil.

Keindahan dalam mengembangkan diri ada pada proses-proses seperti mendapatkan hambatan, tantangan dan pencapaian-pencapaian kecil.

Proses demi proses itulah yang membuat kita terus berkembang dan siap terhadap segala kemungkinan yang terjadi. Terbiasa menghadapi hambatan dalam pengembangan diri sudah bukan menjadi masalah lagi karena kita sudah memiliki data beragam informasi yang memudahkan kita untuk menyelesaikannya.

Atau kalau pun hambatan tersebut adalah suatu hal yang baru dan kita tidak memiliki cara untuk menyelesaikannya, kita masih punya kekuatan kontrol emosi sehingga lebih fleksibel dalam setiap kondisi.

Baca Juga: 5 Tips Melepaskan Kecemasan Agar Lebih Tenang Dalam Bekerja

Kesimpulan,

Semua yang kita alami adalah proses pengembangan diri. Maka dengan begitu kita dapat memandang semuanya menjadi berkah. Dalam mengembangkan diri, pada akhirnya akan menuntun kita menjadi individu yang berbeda dan bersikap flexibel. Maka tak perlu terlalu cemas dan tidak juga terlalu puas, karena pertumbuhan ini adalah proses seumur hidup!

Ilham Damanik
Menulis-Membaca-Bermimpi Read Full Profile