in ,

Ternyata Begini, 6 Alasan Pria Tidak Publikasi Hubungan Di Medsos

Alasan Pria Tidak Publikasi Hubunngan di Media Sosial
Alasan Pria Tidak Publikasi Hubunngan di Media Sosial

Sangat menjadi potensi permasalahan ketika kita mulai mengandalkan teknologi untuk membangun hubungan. Tidak seperti saat pertama kita mengenal media sosial, kini banyak orang mulai sadar tentang dampak buruk yang didapatkan dalam hubungan.

Meskipun masih banyak juga yang mempermasalahkan mengapa seorang pria tidak membagikan hubungannya di media sosial. Terutama wanita, meskipun tidak semuanya tapi hampir rata-rata mempermasalahkan prihal publikasi hubungan di media sosial.

Mungkin dampak positifnya teknologi turut membantu kita juga dalam mengatur beragam aspek kehidupan, tetapi ada juga kelemahannya, terutama dalam hal interaksi sosial. Maka sangat penting untuk membahas masalah yang belakangan ini mulai mencuat ke permukaan.

Dalam sebuah hubungan tentu selalu ada permasalahan, tak bisa dipungkiri juga bahwa ternyata kita pun tak menduga bahwa tidak mempublikasi hubungan di media sosial akan menjadi masalah yang berlarut-larut dan terus diperbincangkan.

Jadi, yuk langsung saja kita masuk poin pertama dari enam alasan pria tidak mempublikasi hubungan di media sosial!

1. Tidak Ingin Memuaskan Rasa Penasaran Orang Lain

Tidak Ingin Memuaskan Rasa Penasaran Orang Lain
Tidak Ingin Memuaskan Rasa Penasaran Orang Lain

Tidak semua pria mau melakukan sesuatu untuk memuaskan rasa penasaran orang lain. Kebanyakan pria memilih untuk tetap pada prinsipnya jika ia sudah menetapkan pilihan. Beberapa wanita mungkin berspekulasi untuk membuktikan keseriusan maka seorang pria harus mempubikasikan hubungan di media sosial, tapi di mata pria yang berprinsip teguh, hal itu tidak akan berpengaruh sama sekali.

Sangat mudah untuk membaca jalan pikiran pria pada umumnya, yang rumit adalah kurangnya kepercayaan dari sang wanita. Tidak semua pria berpikir bahwa mempublikasikan hubungan di media sosial adalah hal yang mudah.

Namun sulit untuk menggambarkan hal yang satu ini karena bagi pria mungkin membuat orang-orang penasaran dengan hubungannya adalah yang menyenangkan dan sehingga suatu saat ia memberi kejutan kepada orang-orang di media sosial dengan menyebar foto pernikahannya bersama kamu.

Baca Juga: Hubunganmu Masih Belum Direstui, Cobalah Pegang Teguh Nasihat Ini

2. Belum Yakin Dengan Pasangan

Belum Yakin Dengan Pasangan
Belum Yakin Dengan Pasangan

Bagi seorang pria, harga diri adalah nomor satu. Maka tentu hal yang wajar jika para pria sering berhati-hati dalam membagikan sesuatu di media sosial. Apalagi hal itu berkaitan dengan hubungannya, tentu seorang pria sejati sangat akan berhati-hati.

Terlebih ketika seorang pria belum yakin apakah wanitanya benar-benar serius untuk menjalin hubungan dengannya. Dalam situasi yang belum cukup yakin seperti ini sebenarnya seorang pria hanya sedang mencari tahu dan ingin melihat bukti dari wanita terlebih dahulu.

Setelah si pria sudah yakin dengan pasangannya, maka bukan tidak mungkin ia akan mempublikasikan hubungan tersebut. Maka untuk kaum wanita, tidak perlu terlalu curiga dan insecure hanya karena permasalahan seperti ini.

Yakin kan saja pasanganmu dengan membuktikan bahwa kamu benar-benar serius, jika kamu berhasil meyakinkan pria maka dapat dipastikan ia mempublikasikan hubungan kalian tanpa segan-segan.

3. Sebenarnya Dia Tidak Sayang Kamu

Sebenarnya Dia Tidak Sayang Kepadamu
Sebenarnya Dia Tidak Sayang Kepadamu

Alasan pria tidak mempublikasikan hubungannya tentu memiiki konteks yang berbeda-beda. Tidak semua pria juga melakukan sesuatu karena prinsipnya.

Sangat memalukan untuk mengakui hal ini bahwa terkadang seorang pria juga bisa menjalani hubungan tanpa berlandaskan rasa sayang kepada sang wanita. Sehingga hal itu membuat pria tidak cukup memilki keyakinan untuk membagikan status hubungannya di media sosial.

Mungkin hal ini akan terasa menyakitkan bagi beberapa wanita. Tapi jangan berburuk sangka dulu. Mungkin sang pria tersebut belum sayang kepadamu tapi pastilah ia memiliki rasa tertarik kepadamu sehingga memotivasinya untuk menjadikanmu pasangan.

Maka cobalah berkomunikasi dengan baik dan bersikap baik untuk menarik hatinya. Jika cara tersebut tidak berhasil, maka cari yang baru saja.

4. Lebih Memilih Meyakinkan Orang Terdekat Daripada Orang Lain

Lebih Memilih Meyakinkan Orang Terderkat
Lebih Memilih Meyakinkan Orang Terderkat

Pria pada umumnya cenderung berpikir bahwa ia tidak perlu membuktikan apa-apa kepada orang lain karena hal itu hanya akan membuat dirinya tampak sombong. Pria sejati lebih memilih untuk meyakinkan pasangan dan orang-orang terdekatnya tentang keseriusannya dalam hubungan.

Maka satu hal yang harus kamu buktikan sendiri adalah dengan melihat bagaimana sikap pasanganmu. Jika ia memperkenalkanmu kepada teman-temannya dan bahkan keluarganya, maka media sosial bukan hal yang penting lagi.

Pada akhirnya kamu pun juga sadar bahwa hubungan dijalani ada di dunia nyata bukan dunia maya. Pertanyaannya, apakah ia tidak malu mengajak kamu kencan berdua? atau apakah ia tidak malu mengajakmu berkumpul bersama teman-temannya?

Jika di dunia nyata pun pria tersebut tidak memperlakukanmu selayaknya seorang kekasih, maka itu adalah tanda bahwa ia tidak serius kepada kamu.

5. Dia Lebih Yakin Dengan Dirinya Sendiri Daripada Mengandalkan Media Sosial

Dia Tidak Mengandalkan Sosial Media
Dia Tidak Mengandalkan Sosial Media

Jika pria yang menjadi pasangan kamu saat ini tidak suka mempublikasikan hubungan percintaan kalian di media sosial, maka itu juga bisa berarti bahwa kamu adalah wanita wanita yang beruntung! Perlu kamu ketahui bahwa pria yang kerap membagikan urusan hubungannya di media sosial, sebenarnya memiliki masalah ketergantungan yang membahayakan mental.

Dalam arti, kebiasaan mempublikasikan kondisi hubungan itu akan membuat pria tesebut tidak yakin dan percaya pada diri sendiri lagi.

Jadi, seharusya kamu cukup bangga dengan pria yang tidak terlalu berlebihan dalam urusan hubungan di media sosial. Selama pria tersebut masih mampu bersikap layaknya seorang kekasih dengan caranya sendiri di dunia nyata, maka itu sudah cukup membuktikan bahwa ia lebih mampu membahagiakan dirimu daripada media sosial.

Dengan kata lain, Sang Pria hanya ingin membuktikan bahwa yang membuat dirimu bahagia adalah dirinya, bukan media sosial.

6. Menjauhi Media Sosial Membuatnya Lebih Bahagia

Jauh Dari Sosial Media Membuatnya Bahagia
Jauh Dari Sosial Media Membuatnya Bahagia

Tidak semua orang merasa bahagia ketika mengkonsumsi media sosial. Terlebih lagi pria yang seringnya sibuk memikirkan dunianya sendiri. Mungkin menjauhi media sosial adalah cara termudah yang membuat beberapa pria bahagia. Dalam hal ini, kita tidak membahas pria secara umum, namun masih dalam konteks yang sama.

Sebagian pria menilai aktivitas di media sosial hanya memperbanyak drama, dan mungkin pria yang sedang bersama kamu saat ini termasuk dalam kategori ini. Jadi kamu tak perlu was-was lagi, dong!

Tentu lebih penting untuk fokus pada apa yang kamu pikirkan dan rasakan, begitu pun pria. Ketika ia merasa bahagia, maka sudah. Cukup! Seorang pria sulit untuk mengubah sesuatu yang menurutnya sudah cukup baik dan membuat hatinya bahagia. Maka tugas wanita dalam ini adalah mengerti apa yang dipikirkan dan dirasakan pasangannya.

Jika pasanganmu benar-benar merasa bahagia hidup tanpa media sosial, maka seharusnya kamu cukup mengerti saja dan tidak perlu menuntutnya untuk melakukan apa yang tidak ia senangi.

Baca Juga: Tak Selalu Karena Kecocokan, Masalah Ini Juga Jadi Penyebab Putusnya Hubungan

Kesimpulannya Sobat,

Pada kenyataannya, Selama kamu dan pasangan merasa bahagia di dunia nyata, untuk apalagi mencari kebahagiaan di dunia maya? Maka tidak masalah apakah pria yang sedang menjadi kekasih hatimu kini mempublikasikan hubungannya di media sosial atau tidak.

Karena seperti yang sudah kita ketahui bahwa mempublikasikan hubungan atau tidak, sama-sama  ada dampak positif dan negatifnya masing-masing. Dan pada akhirnya tak ada kata yang bisa mewakilkannya selain semoga. Ya, semoga kita bisa sama-sama belajar untuk lebih baik lagi kedepannya dan semoga kita bertemu di artikel berikutnya. Mohon maaf jika masih banyak kekurangan.