8 Cara Menghadapi dan Mengasuh Anak Down Syndrome

Anak dengan down syndrome adalah kelainan yang diderita seseorang secara genetik. Permasalahan

Rima Mustika Rima Mustika · 4 min read >
Cara Menghadapi Anak Down Syndrome

Anak dengan down syndrome adalah kelainan yang diderita seseorang secara genetik. Permasalahan ini cukup banyak terjadi di sekitar kita. Ciri yang paling umum dari down syndrome adalah adanya bentuk wajah yang cukup khas.

Pernahkan kalian melihat seseorang atau seorang anak dengan ciri-ciri bentuk wajahnya tidak biasa, cara berjalannya dirasa tidak normal, dan mungkin penglihatannya terasa tidak fokus pada satu tujuan. Mungkin anda sedang berhadapan dengan seseorang atau anak dengan down syndrome.

Kelainan genetik pada anak dengan down syndrome ini akan dibawa sampai ia besar nanti. Down syndrome menyebabkan seseorang yang menderitanya memiliki kecerdasan yang kurang dibandingkan anak-anak seusianya. Tidak jarang pula yang mengalami masalah kesehatan seperti penyakit jantung.

Mengenal Apa Itu Down Syndrome
Mengenal Apa Itu Down Syndrome

Down syndrome merupakan kondisi yang disebabkan karena adanya kelainan kromoson 21 sehingga memengaruhi fisik mereka. Umumnya wajahnya cenderung bulat dengan mata yang sipit.

Penyebabnya bisa berupa bawaan genetik, faktor kebiasaan ibu pada saat hamil hingga pengaruh lingkungan sekitarnya selama hamil yang kurang kondusif. Faktor genetik rasanya cukup jelas yakni adanya kemungkinan dalam satu keluarga yang memiliki riwayat gangguan ini.

Faktor kebiasaan ibu juga dapat memengaruhi kelainan ini terjadi. Misalnya kebiasaan merokok pada ibu yang sedang hamil, kebiasaan tidak sehat yang dilakukan, asupan gizi dan nutrisi yang tidak memadai hingga adanya kemungkinan trauma pada tubuh yang diakibatkan oleh benturan yang dialami oleh ibu.

Tentu kita tahu bahwa efek negatif dari merokok bagi kesehatan bisa berdampak buruk bagi kesehatan apalagi bagi ibu yang sedang mengandung.

Sedangkan faktor lingkungan yang kurang kondusif seperti tidak terjaganya kebersihan lingkungan. Seperti menjadi perokok pasif, hingga ibu yang stres saat hamil. Untuk itu perlu diperhatikan kesehatan secara fisik dan mental ibu ketika sedang mengandung.

Tetapi apabila segala cara telah diupayakan, ada baiknya anda menyimak beberapa tips untuk menghadapi anak dengan down syndrome ini.

1. Pelajari Perkembangan Anak

Mempelajari Perkembanga Anak Down Synndrome
Mempelajari Perkembanga Anak Down Synndrome

Sebagai orang tua tentu anda tidak mau melewatkan perkembangan pertumbuhan anak. tidak terkecuali anak dengan down syndrome.

Anda juga harus lebih memerhatikan perkembangan dari anak dengan kebutuhan khusus ini. Anak dengan down syndrome membutuhkan perhatian khusus pada tiap perkembangannya.

Kondisi fisik dan mental mereka berbeda dengan anak pada umumnya. Hal ini juga berpengaruh kepada perkembangan baik fisik maupun mentalnya.

Dibutuhkan ketelatenan dan semangat yang lebih besar dalam merawat anak dengan down syndrome. Namun anda tidak perlu khawatir, walaupun begitu, anak anda dapat menjalani kehidupan seperti biasa.

Baca Juga: 3 Jenis Tahapan Perkembangan Pada Anak, Orang Tua Harus Paham

2. Sosialisasi

Mengajarkan Anak Sosialisasi
Mengajarkan Anak Sosialisasi

Anak dengan down syndrome biasanya lebih penyendiri daripada anak normal pada umumnya. Mereka lebih cepat mengerti dan memahami akan fisik dan mental mereka. Hal ini yang menyebabkan mereka lebih asik sendiri daripada bermain bersama teman.

Anda dapat mengajarkan sosialisasi kepada anak dengan down syndrome pada lingkup keluarga terlebih dahulu. Jika anak sudah terbiasa dengan sosialisasi dengan lingkungan intinya, ia akan merasa lebih diterima apa adanya sesuai dengan kondisinya.

Berikan juga pemahaman bahwa mungkin tidak semua orang bisa menerimanya, namun orang tua akan selalu menerima dan memberikan kasih sayang sepenuhnya kepada anak. Hal ini dilakukan agar anak tidak turun kepercayaan dirinya dan lebih bersemangat.

3. Pahami Kebutuhan Anak

Pahami Kebutuhan Anak
Pahami Kebutuhan Anak

Anak dengan down syndrome mungkin membutuhkan sekolah khusus dengan teman seumurannya yang mengalami hal yang sama. Jika memang anak tidak mampu untuk bersekolah di sekolah biasa, carilah informasi mengenai sekolah anak berkebutuhan khusus yang menyediakan fasilitas terapis didalamnya.

Hal ini dilakukan apabila sewaktu-waktu anak mengalami tantrum di sekolah, ada ahlinya yang mengerti cara menangani nya dengan baik dan tepat.

Perlu diingat, menyerahkan anak sepenuhnya kepada pihak sekolah bukan merupakan pilihan yang tepat. Hal ini harus dibarengi dengan anda sebagai orang tua yang wajib mengulang apa yang telah disampaikan oleh guru sebagai bagian dari rutininas belajar anak.

Karena percuma saja anda menyekolahkan anak dengan down syndrome di sekolah khusus tetapi anda tidak ikut andil dalam penanganannya ketika di rumah.

Memang anak dengan down syndrome tidak akan bisa sembuh. Tetapi setidaknya anak akan belajar tentang apa yang boleh dilakukan dan apa yang tidak sesuai norma itu tidak hanya dari sekolah saja.

4. Berikan Pengobatan Yang Tepat

Memberikan Pengobatan Yang Tepat Untuk Anak Down Syndrome
Memberikan Pengobatan Yang Tepat Untuk Anak Down Syndrome

Selain diberikan dukungan dan sekolah di tempat yang tepat, anak dengan down syndrome juga membutuhkan pengobatan untuk menunjang pembelajarannya. Pengobatan ini bisa berupa terapi yakni terapi okupasi, terapi terapi perilaku dan terapi bicara.

Terapi bicara juga merupakan salah satu yang dibutuhkan karena tidak jarang anak dengan down syndrome memiliki hal lain yakni selective mutism di mana anak memilih untuk diam ketika diajak berkomunikasi. Bukan tanpa alasan, kemungkinan anak melakukan ini karena tidak mendapatkan feedback menyenangkan dari anda ketika sedang berkomunikasi.

Selain itu anak dengan down syndrome dapat diberikan fisioterapi untuk memperkuat otot dan mengajarinya bergerak. Hal ini dikarenakan anak tersebut cenderung memiliki fisik yang lebih rentan daripada anak normalpada umumnya.

5. Selingi Dengan Hal Yang Menyenangkan

Lakukan Hal-hal Yang Menyenangkan Bersama Anak
Lakukan Hal-hal Yang Menyenangkan Bersama Anak

Selain belajar di sekolah, ada baiknya jika anda menyelipkan hal-hal yang menyenangkan ketika belajar di rumah. Mereka akan lebih mampu untuk menyerap dengan baik jika pembelajaran terasa menyenangkan.

Gunakan bahasa singkat yang mudah dipahami oleh anak. Berikan pengulangan dalam proses pembelajaran. Anak dengan down syndrome lebih menyukai bermain sambil belajar.

Baca Juga: Anak Bermain di Luar Rumah? Siapa Takut, Ini 5 Manfaat Bagi Perkembangannya

6. Rutin Check Up

Rutin Melakukan Pengecekan
Rutin Melakukan Pengecekan

Selain 5 hal diatas, rasanya anda harus mengimbanginya dengan rutin melakukan check up ke dokter mengenai perkembangan anak anda. Hal ini dilakukan untuk menghindari kondisi pada anak yang tidak diinginkan.

Selain itu anak dengan down syndrome juga tetap bisa sakit layaknya anak normal. Hal ini harus ditangani dengan baik agar sistem imunnya dapat terjaga dengan baik.

8. Perhatikan Asupan Makanan

Perhatikan Asupan Makanan
Perhatikan Asupan Makanan

Hampir sama dengan gangguan lainnya. Anak dengan down syndrome sebaiknya juga lebih diperhatikan asupan makanan dan minumannya. Umumnya anak dengan kelainan ini harus dijaga gizi serta nutrisinya yang baik.

Perbanyak sayuran, buah-buahan dan air mineral yang cukup karena tidak jarang mereka memiliki komplikasi seperti mata minus, sering demam atau flu yang dibarengi dengan batuk, hingga permasalahan kesehatan yang cukup serius.

Dukung perkembangannya dengan memperhatikan apa yang ia makan, bagaimana kebersihan lingkungan, pakaian serta makanannya. Hal ini penting mengingat sistem imun mereka rentan disusupi masalah kesehatan.

8. Kesabaran

Kesabaran Diperlukan Untuk Mengasuh Anak Down Syndrome
Kesabaran Diperlukan Untuk Mengasuh Anak Down Syndrome

Selain mendukung anak dengan 7 poin diatas, sebaiknya anda juga merawat diri anda. Rawat diri anda agar tidak jatuh baik fisik maupun mentalnya. Kesabaran yang lebih sangat dibutuhkan untuk merawat anak tersebut.

Hela napas perlahan jika anda merasa sedang tidak dalam kondisi bagus secara mental dan fisik. Ingatlah bahwa anak membutuhkan anda yang kuat sebagai orang tua. Mintalah dukungan pasangan, keluarga atau sahabat untu terus memotivasi dan menyemangati diri anda.

Baca Juga: Pengaruh Ke Mental Anak, 6 Sikap Ini Sebaiknya Di Hindari Orang Tua

Pentingnya membangun semangat dalam diri sendiri terlebih dahulu sebelum anda siap untuk menjalani kehidupan sebagai orang tua dengan anak yang memiliki keunikan tersendiri. Memang tidak mudah namun harus tetap dijalani.

Rima Mustika
Psychology and art enthusiast. A traditional dancer who can't live without coffee. Read Full Profile