6 Kegiatan Ini Ternyata Bagian dari Art Therapy, Yuk Kenali Lebih Jauh

Teknik art therapy membantu kita dalam pelepasan emosi dan mennimbulkan perasaan gembira

Rima Mustika Rima Mustika · 4 min read >
Art Therapy

Peran psikolog klinis dalam bidang medis memiliki andil yang cukup besar bagi masyarakat. Namun peran psikolog klinis dalam menangani masalah klien nya masih belum dilihat sebagai sesuatu hal yang tabu oleh sebagian orang.

Orang memandang bahwa jika seseorang pergi mendatangi psikolog, maka ia gila.

Lingkup psikolog sebenarnya lebih luas dari itu. Psikolog klinis terutama, tidak hanya menangani orang gila saja lho. Psikolog klinis juga dapat menangani permasalahan dengan cara konseling, memberikan terapi, memberikan psikotes sesuai kebutuhan.

Sering kali masih ada yang menganggap bahwa psikolog dan psikiater itu sama. Jelas dua hal yang berbeda namun ranah nya hampir sama. Kesamaan nya adalah sama-sama bekerja dalam bidang yang berkaitan dengan manusia.

Tetapi tahu kah kamu bahwa hanya psikiater yang diperbolehkan untuk meresepkan obat untuk klien nya?

Apa Itu Teknik Art Therapy

Teknik Art Therapy
Teknik Art Therapy

Yap, psikiater diperbolehkan meresepkan obat seperti anti-depresan atau anti-anxiety kepada klien nya jika memang dibutuhkan.

Jika hanya membutuhkan pertolongan konseling dan terapi klinis saja seseorang dapat mendatangi psikolog. Perbedaan yang dapat dilihat secara mudah bukan.

Psikolog dapat memberikan pertolongan sesuai kebutuhan klien nya. Seperti konseling, terapi atau psikotest. Ya secara mudahnya dapat dikatakan bahwa konseling itu curhat.

Namun psikolog tidak hanya duduk diam dan mendengarkan keluh kesah anda saja. Tetapi dalam situasi duduk dan mendengarkan itu ia harus menelaah dan merekam dalam otak mereka mengenai permasalahan yang ada untuk kemudian diberikan bantuan secara tepat.

Perlu diketahui bahwa psikolog tidak memberikan jalan keluar dari setiap masalah klien nya. Tetapi mereka membantu klien untuk fokus pada akar permasalahan yang dialami. Kemudian menjembatani antara diri dari luar dan dalam klien untuk dapat menemukan problem solving yang tepat.

Teknik yang digunakan juga bermacam-macam. Hal ini disesuaikan dengan diri klien dan kemampuannya. Memberikan intervensi tidak serta merta memaksakan sesuai teori lho.

Tapi juga dilihat pada karakter dan kemampuan klien. Hal ini dapat dilakukan sesuai dengan klien atau justru berkebalikan dengan diri klien.

Kita tentu sudah sering mendengar atau anda dapat mencari nya di internet mengenai teknik-teknik terapi psikologis yang ada. Dari sekian banyak teknik terapi ini, tahukah kamu bahwa ada teknik yang belom lama cukup naik daun.

Teknik terapi tersebut adalah Art Therapy.

Jika kita melihat pada artikel atau penelitian yang ada tentu sudah banyak  dan sudah lama ada.

Namun apa sih sebenarnya art therapy itu ? dan apa saja yang termasuk di dalam nya ?.

Sebetulnya melakukan art therapy bisa dikatakan sudah akrab kita lakukan atau saksikan di sekitar kita. Lebih jauh nya, apa saja sih yang termasuk dalam art therapy itu ?

1. Menggambar dan Melukis

Melukis
Melukis

Tentu yang terlintas di pikiran kita ketika mendengar kata art adalah menggambar atau melukis. Pada art therapy memang yang umum adalah dengan menggambar dan melukis.

Media yang digunakan tentu alat gambar dan kertas gambar. Klien diberikan fasilitas berupa alat gambar lengkap. Ukuran kertas gambar atau sketch book juga harus diberikan minimal A3.

Ukuran yang besar diberikan untuk memberikan kebebasan bagi klien dalam mengekspresikan pikiran-pikirannya ke dalam gambar. Jika media yang diberikan tersebut kecil, umumnya ekspresi yang keluar juga tidak penuh.

Dimulai dengan menggunakan pensil untuk mengetahui kondisi awal klien kemudian pada sesi-sesi selanjutnya jika dirasa memungkinkan dengan kondisi klien, dapat diberikan media lain seperti cat air atau bahkan cat minyak.

Lalu gambar tersebut dapat dianalisa tentunya oleh orang yang ahli dalam art therapy atau yang pernah menjalani workshop dan tersertifikasi dengan art therapy.

Karena dalam proses yang sesuai secara teoretik diperlukan urutan yang sudah diatur sedemikian rupa sehingga hasilnya dapat diketahui. Cukup menarik bukan.

2. Mewarnai Gambar

Mewarnai Gambar
Mewarnai Gambar

Bukankah mewarnai gambar sama dengan menggambar dan melukis ?.

Mewarnai gambar di sini merujuk pada mewarnai gambar yang sudah tersedia tanpa kita perlu menggambar terlebih dahulu. Saat ini sudah dapat dengan mudah kita temui buku bergambar yang harus kita warnai sesuai keinginan.

Mewarnai gambar dapat menjadi bagian salah satu dari art therapy tidak hanya dari segi mewarnai nya saja. Tetapi gerakan yang anda lakukan ketika mewarnai sebuah gambar dapat memberikan efek rileks tersendiri.

Baca Juga: 10 Arti Warna Dalam Psikologi, Ketahui Biar Gak Salah Kostum Lagi

Pergerakan berulang dalam kegiatan mewarnai ini juga dapat membantu untuk melepaskan emosi kita. Kegiatan yang simpel dan menyenangkan ini ternyata dapat memberikan manfaat banyak bagi diri bukan.

3. Terapi Musik

Terapi Musik
Terapi Musik

Musik tentu tidak dapat hilang dapat kegiatan keseharian kita. Di mana saja kita berada akan selalu menemui musik.

Ketika sedang berada di angkutan umum, di mall, di mobil atau bahkan ketika berada di tempat olahraga kita akan dimanjakan dengan alunan musik. Tidak hanya mendengarkan musik, bermain alat musik juga termasuk dalam lingkupnya. Kedua hal ini dapat memberikan kepuasan sendiri bagi penikmatnya.

Tidak menuntut pada terapi musik berdasarkan teori yang ada. Dengan mendengarkan musik yang anda sukai saja sudah menjadi bagian dari musik terapi.

Karena jika mengacu pada teknik musik terapi yang sesuai teori kita harus menyesuaikan musik yang digunakan dalam terapi. Sesuaikan jenis musik nya, berapa desibel nya agar tidak merusak telinga kita.

Bukan berarti jika hanya mendengarkan musik biasa saja tidak memperhatikan kesehatan panca indra ya. Jika terlalu lama mendengarkan musik dengan menggunakan earphone dalam volume kencang selama lebih dari 30 menit juga dapat merusak gendang telinga.

Jadi sesuaikan kebutuhan mendengarkan musik mu.

4. Dance dan Movement Therapy

Movement Therapy
Movement Therapy

Salah satu jenis dari art therapy satu ini tentu tidak asing lagi kita ketahui. Dengan melakukan pergerakan tubuh ini anda dapat merasakan kepuasan juga.

Tentu bagi penyuka kegiatan menari. Pada dasarnya teknik ini secara teori adalah DMT atau dance movement therapy. DMT tersedia panduan untuk melakukannya.

Setiap pergerakan yang dilakukan memiliki efek dan makna nya bagi seseorang. Tahu kah kamu bahwa pergerakan yang dilakukan selama menari dapat memberikan efek secara neurologis ?. Gerakan yang terjadi sudah diatur oleh sistem saraf yang ada dalam tubuh kita. Efek pergerakan tersebut juga dapat memengaruhi saraf-saraf tertentu dalam tubuh.

Tidak harus melakukan DMT secara teori, anda dapat melakukan kegiatan menari dengan mengikuti kelas tari atau komunitas tari terdekat. Bonus nya adalah dapat menguasai tarian tertentu plus memberikan kepuasaan sendiri berupa pelepasan emosi dan energi yang tepat

5. Merangkai Bunga

Merangkai Bunga
Merangkai Bunga

Kok bisa merangkai bunga menjadi bagian dari art therapy ?. sejati nya manusia selalu senang akan keindahan. Menatap dan melihat sesuatu yang rapid an indah dapat memanjakan diri kita dan memberikan perasaan senang.

Salah satu nya dengan merangkai bunga. Kegiatan merangkai bunga memerlukan kreativitas dan fokus untuk mendapatkan rangkaian bunga yang menarik dan cantik.

Usaha kita untuk mendapatkan keindahan ini dapat memberikan kepuasan bagi individu. Menimbulkan perasaan senang bagi individu yang melakukan kegiatan ini.

Anda dapat mencari kelas merangkai bunga dari internet dan silahkan mencoba teknik yang satu ini.

6. Membuat Kerajinan Tangan

Membuat Kerajinan Tangan
Membuat Kerajinan Tangan

Kerajinan tangan seperti rajutan, anyaman atau mendaur ulang plastik bekas menjadi barang baru juga merupakan bagian dari art therapy.

Kegiatan yang memerlukan gerakan tangan dan kreativitas ini selain dapat memberikan kepuasan bagi individu nya, juga dapat memberikan penghasilan sampingan bukan. Hasil kerajinan anda dapat dijual jika memang menjanjikan.

Pada salah satu rumah sakit jiwa saya pernah melihat adanya kegiatan kerajinan tangan ini yang dikerjakan oleh pasien yang tinggal. Mereka mampu untuk membuat lukisan, keset, dan beberapa anyaman.

Hal ini termasuk bagian dari art therapy dan occupational therapy. Proses pembuatannya adalah bagian dari art therapy sedangkan hasil nya yang dapat dijual adalah bagian dari occupational therapy.

Menarik ya teknik terapi yang satu ini. Ternyata dapat kita lakukan sendiri di rumah untuk dapat membantu melepaskan stres ringan kita akan aktivitas sehari-hari. Selain itu bisa meningkatkan keterampilan kita dalam membuat kerajinan tangan.

Baca Juga:

Tentu nya jika melakukan terapi ini harap di konsultasi kan terlebih dahulu dengan ahlinya ya. Konsultasi yang tepat akan membantu anda untuk memilih pertolongan yang tepat serta pemilihan problem solving yang pas. Selamat mecoba, semoga selalu bahagia.

Rima Mustika
Psychology and art enthusiast. A traditional dancer who can't live without coffee. Read Full Profile