in ,

9 Cara Mengatasi Bawahan yang Tidak Menghargai Atasan

Bawahan Tidak Menghargai Atasan

Menjadi seorang pemimpin bukanlah hal yang mudah karena semakin tinggi jabatan kamu maka akan semakin banyak masalah yang akan kamu temui. Kantor merupakan sebuah tempat untuk bekerja yang di dalamnya terdapat banyak orang. Setiap karyawan tersebut tentunya memiliki sifat atau kepribadian yang macam-macam.

Ketika kamu menjadi atasan bisa menemukan karyawan yang terkadang tidak menghargai kamu sebagai atasan. Ada banyak faktor yang menyebabkan bawahan kamu tidak menghargai kamu. Karyawan tidak menghargai atasan karena adanya rasa tidak puas, kurang percaya dan perbedaan pendapat dalam sebuah pekerjaan di kantor.

Tidak dihargai memang sesuatu yang dapat membuat kamu kesal, akan tetapi sebaiknya kamu tetap tenang karena ada beberapa tips untuk menghadapi bawahan yang tidak menghargai atasan. Berikut ini 9 tips yang dapat kamu lakukan untuk menghadapi karyawan atau bawahan kamu yang tidak menghargai.

1. Mencari Tahu Akar Permasalahan

Mencari Akar Permasalahan
Mencari Akar Permasalahan

Langkah pertama untuk mengatasi bawahan yang tidak menghargai atasan adalah dengan mencari akar permasalahan atau alasan mengapa bawahan kamu tidak menghargai atasan. Hal ini juga dapat menjadi salah satu cara kamu mengintrospeksi diri kamu.

Akar permasalahan biasanya dibedakan menjadi dua yaitu berasal dari diri kamu atau berasal dari orang lain. Bisa jadi alasan mengapa bawahan kamu tidak menghargai pemimpinnya karena dia mendapatkan perilaku tidak adil atau pilih kasih dari atasan. Faktor yang berasal dari luar yaitu yaitu mungkin peraturan perusahaan terlalu ketat sehingga dia merasa terbebani ketika bekerja.

Faktor sosial di dalam kantor juga dapat menjadi penyebab. Misalnya bawahan kamu tidak menghargai kamu karena karyawan lainnya juga berlaku tidak menghargai atasannya. Ketika kamu sudah menemukan akar permasalahan dari masalah ini maka kamu dapat mencari tahu solusi apa yang harus kamu lakukan dan segera melakukan solusi tersebut.

2. Berbicara Secara Personal Kepada Karyawan yang Tidak Menghargai

Berbicara Secara Personal
Berbicara Secara Personal

Jika kamu telah mencari akar masalah yang menjadi penyebab karyawan tidak menghargai kamu maka langkah selanjutnya adalah membicarakan permasalahan tersebut secara personal kepada karyawan tersebut.

Membicarakan sebuah masalah secara personal lebih baik daripada membicarakan masalah tersebut di dalam sebuah forum besar. Jika kamu membicarakan permasalahan tersebut di hadapan orang maka dapat membuat malu bawahan kamu dan mereka akan menganggap kamu sebagai atasan yang mempermalukan karyawannya dan menghakimi bawahan secara langsung.

Coba tanyakan kepada bawahan kamu mengapa dia bersikap tidak menghargai kamu. Mencari akar permasalahan berdasarkan lebih dari sudut pandang lebih baik. Kamu bisa mendengar alasan dari bawahan kamu. Hal ini bisa kamu jadikan untuk bahan mengevaluasi diri kamu.

Ketika sedang berbicara dengan bawahan kamu sebaiknya kau melakukan dengan pendekatan individu dan kamu harus tetap bersikap profesional. Bawahan kamu tidak akan merasa tertekan dan lebih nyaman serta berkata jujur kepada kamu.

3. Menciptakan Komunikasi yang Baik

Menciptakan Komunikasi Yang Baik
Menciptakan Komunikasi Yang Baik

Komunikasi sangatlah penting dalam membangun hubungan bagi semua orang. Bisa jadi penyebab karyawan kamu tidak menghargai kamu karena komunikasi yang terjadi di antara kalian buruk. Beberapa orang suka berkomunikasi dengan menggunakan basa-basi terlebih dahulu. Akan tetapi ada beberapa orang yang tidak suka basa-basi dan langsung ke inti pembicaraan.

Ketrampilan dalam berkomunikasi memang penting bagi seorang pemimpin. Cobalah untuk memahami bagaimana berkomunikasi yang baik dengan bawahan kamu. Ketika berkomunikasi kamu tidak boleh terbawa emosi karena hal tersebut akan membuat karyawan kamu takut dan semakin tidak menghormati kamu.

Untuk menjaga komunikasi yang baik, kamu bisa memulai dengan tersenyum atau sekedar menyapa bawahan kamu ketika kamu bertemu dengannya. Meskipun hal tersebut terlihat spele namun dapat memberikan dampak yang signifikan terhadap komunikasi dengan karyawan.

4. Menghormati Bawahan

Menghormati Bawahan
Menghormati Bawahan

Menghormati orang lain bukan berarti kamu merendahkan diri kamu. Jika kamu ingin dihormati, maka kamu harus mau menghormati orang lain juga. Beberapa orang yang telah menjadi seorang pemimpin atau atasan, terkadang ingin dihormati terus menerus karena memiliki jabatan dan kekuasaan.

Akan tetapi mereka lupa untuk menghargai bawahannya. Hal tersebut justru akan membuat kamu dicap sebagai atasan yang sombong dan mereka menjadi tidak respect kepada kamu.

Bawahan kamu adalah manusia, mereka bukan robot sehingga masih memiliki perasaan. Ada kalanya kamu juga menghormati karyawan kamu atas apa yang telah dia kerjakan.

Kamu juga harus menghormati perbedaan pendapat yang ada di antara karyawan kamu dan mengambil keputusan yang terbaik tanpa memihak seseorang atau kelompok tertentu. Jadilah seorang pemimpin yang bijak.

5. Memberikan Apresiasi

Memberikan Apresiasi Kepada Karyawan
Memberikan Apresiasi Kepada Karyawan

Menjadi seorang pemimpin berarti kamu mengemban tugas untuk memimpin beberapa karyawan. Kamu dipercaya untuk bisa memimpin mereka supaya perusahaan menjadi lebih baik.

Seorang pemimpin memang memiliki jabatan dan kekuasaan yang lebih jika dibanding dengan bawahan kamu. Akan tetapi kamu harus ingat bahwa kamu bukanlah apa-apa jika tidak ada bawahan kamu.

Jika bawahan atau tim kamu mengerjakan sesuatu yang baik dan benar maka kamu juga akan menikmati hasilnya dan merasa bangga karena tim yang kamu pimpin berhasil. Oleh sebab itu sebaiknya kamu memberikan apresiasi kepada karyawan atas pekerjaan yang telah dia kerjakan dengan baik.

Jika bawahan kamu menunjukan prestasi, kamu bisa memberikan hadiah. Selain itu, tidak hanya pencapaian-pencapaian besar saja yang kamu apresiasi. Pekerjaan-pekerjaan kecil juga bisa kamu apresiasi.

Memberikan apresiasi tidak harus dengan wujud hadah, namun juga bisa dengan wujud ucapan terima kasih.  Kamu juga bisa mempelajari 9 Cara Memotivasi Karyawan Untuk Meningkatkan Kinerja.

6. Memberikan Motivasi

Memberikan Motivasi Kepada Bawahan
Memberikan Motivasi Kepada Bawahan

Karyawan yang tidak menghargai kamu bisa disebabkan karena dia sudah tidak memiliki motivasi dalam bekerja. Besarnya beban kerja membuat dia merasa tertekan dalam bekerja. Sebagai seorang pemimpin yang baik sebaiknya kamu memberikan motivasi kepada bawahan kamu.

Memberikan motivasi kepada karyawan dapat membuatnya semangat bekerja lagi. Selain itu, hal tersebut dapat membuat karyawan merasa diperhatikan dan dihargai oleh kamu. Siapa sangka dengan memberikan motivasi kamu akan dihargai oleh bawahan kamu.

7. Jangan Menyalahgunakan Jabatan

Tidak Menyalahgunakan Jabatan
Tidak Menyalahgunakan Jabatan

Menjadi sebuah pemimpin adalah hal yang membanggakan karena kamu mendapat sebuah kekuasaan dan jabatan. Kamu boleh bangga atas pencapaian yang kamu miliki namun jangan pernah menggunakan jabatan kamu untuk menyelesaikan segala permasalahan yang terjadi.

Jika kamu memiliki sebuah masalah sebaiknya diselesaikan dengan berdiskusi serta tanya jawab dengan bawahan kamu. Jangan pernah mengambil keputusan dengan alasan kamu adalah seorang atasan. Oleh sebab itu jangan menggunakan posisi kamu sebagai atasan untuk mencapai suatu kesepakatan.

Jika kamu melakukannya maka bawahan kamu tidak akan mau menyumbangkan ide, saran dan kritik karena mereka merasa percuma menyampaikan ide jika ujung-ujungnya ide kamu saja yang digunakan.

8. Bersikap Adil

Bersikap Adil
Bersikap Adil

Menjadi seorang pemimpin membuat kamu memiliki kewajiban untuk memimpin beberapa karyawan. Tidak dapat dipungkiri bahwa terkadang beberapa karyawan saling kompetisi untuk menjadi yang terbaik.

Oleh sebab itu mungkin bawahan kamu tidak menghargai kamu karena merasa bahwa kamu pilih kasih terhadap dia. Kamu dianggap tidak peduli dengan dia namun sangat peduli dengan rekan kerjanya.

Selain itu cobalah lihat selama ini bagaimana cara kamu memberikan pekerjaan kepada bawahan kamu. Apakah kamu sudah membagi dengan adil pekerjaan ke bawahan-bawahan kamu? Adil yang dimaksud disini bukan berarti sama rata, namun sesuai dengan porsi masing-masing karyawan dan kemampuan karyawan.

Bersikap adil juga dapat membuat kamu lebih profesional di mata karyawan kamu. Kamu juga bisa mempelajari tentang 7 Tipe Kepemimpinan Yang Dibutuhkan di Dunia Kerja.

9. Menyadarkan Sikap Tidak Menghargai

Menyadarkan
Menyadarkan

Menyelesaikan masalah dengan kepala dingin dan bersikap sabar sangat dianjurkan untuk menyelesaikan masalah bawahan yang tidak menghargai kamu. Akan tetapi jika bawahan kamu sudah sangat keterlaluan dalam bersikap terhadap kamu, maka kamu harus menyadarkan dia atau membuatnya jera.

Dalam sebuah perusahaan diperlukan kerjasama tim oleh sebab itu mau tidak mau seorang atasan harus berkomunikasi dan terlibat langsung dengan bawahan. Seorang pemimpin memerlukan tenaga dan pikiran mereka. Bawahan juga memerlukan bantuan seorang pemimpin.

Kamu bisa membuat bawahan kamu sadar dan jera atas segala sikapnya yang kurang menghargai dengan cara membiarkan mereka bekerja secara bebas namun tetap kamu awasi proses dan hasilnya. Jika ternyata hasilnya  buruk maka kamu harus memberikan arahan. Ingat cara ini sangat berisiko jadi usahakan kamu tidak membiarkan mereka terlalu jauh saat melakukan kesalahan.

Kamu juga bisa mempelajari 9 Kesalahan Pemimpin Perusahaan Yang Dapat Membahayakan.

Written by Elsa Cordana

Suka bermimpi dan berusaha menggapai mimpi