in

Hati-Hati, 4 Hal Ini Bisa Bikin Pasangan Merasa Tidak Dihargai

Pasangan Merasa Tidak Dihargai
Pasangan Merasa Tidak Dihargai

Saat kita merasa tidak dihargai, maka hubungan itu akan kehilangan harapannya. Bahayanya, hal ini bisa menyeret masalah-masalah lain yang mungkin lebih besar nantinya.

Meski pun komitmen sudah terjalin, tetap saja kita masih memiliki kepribadian yang berbeda juga kebiasaan-kebiasaan yang berbeda dengan pasangan.

Hal inilah yang terkadang membawa hubungan berjalan ke arah yang salah. Dimana pada akhirnya akan menimbulkan berbagai hal buruk serta rasa sakit baik secara fisik maupun mental.

Sebab ada kebiasaan-kebiasaan seseorang yang terkadang membuat pasangan merasa tidak dihargai, merasa tidak dicintai, merasa tidak diprioritaskan dan lain-lain.

Maka sangat penting untuk bercermin lagi ke diri kita sendiri yang paling dalam, sudahkah kita melakukan yang terbaik untuk diri sendiri, hubungan dan pasangan?

Berikut 5 Hal yang Bisa Membuat Pasangan Merasa Tidak Dihargai!

1. Terlalu Santai Dalam Menghadapi Konflik

Santai Menghadapi Masalah
Santai Menghadapi Masalah

Ada orang-orang yang mereka bisa berdamai dengan segala macam konflik bahkan tanpa memikirkan solusinya. Sementara pada umumnya, ketika suatu konflik terjadi kita biasanya akan langsung mencari solusi.

Semisal pasangan ingin mengajak kamu berdiskusi tentang suatu permasalahan yang menurutnya penting untuk dibicarakan, tetapi kamu hanya diam dan terlihat santai saja.

Untuk masalahmu sendiri atau suatu hal buruk yang kamu hadapi secara pribadi, mungkin akan terlihat hebat ketika kamu bisa tetap santai, tetapi ini akan menjadi lebih buruk jika kamu terikat di dalam sebuah hubungan.

Kita bisa saja menjadi pribadi yang cuek, bodo amat, santuy atau apalah sebutannya, tetapi saat kita sudah menjalin komitmen dengan seseorang maka hilangkan semua ego itu.

Sikap bodo amat dalam menghadapi konflik mungkin menurutmu baik, tetapi secara bersamaan hal itu juga membuat pasangan merasa tidak dihargai.

Ada situasi dimana kita perlu menurunkan ego, menghilangkan identitas dan menyelesaikan masalah yang ada secara bersama-sama demi kebaikan hubungan itu sendiri.

Coba baca : 6 Langkah Sederhana yang Bikin Konflik Percintaanmu Cepat Kelar

2. Mengabaikan Topik Pembahasan yang Ringan

Mengabaikan Topik Pembahasan
Mengabaikan Topik Pembahasan

Ada sebagian orang yang terlalu santai dan menganggap enteng segala permasalahan hidup, sebaliknya ada juga sebagian orang yang terlalu serius sehingga ketika pasangan ingin bercanda atau membicarakan hal-hal yang ringan ia diam.

Konon katanya, berbicaralah yang baik atau lebih baik diam. Saat seseorang memilih untuk tidak berbicara dengan kita, mungkin ia sedang berperang dengan diri sendiri untuk tidak berkata yang buruk.

Jika ini alasan kamu mendiamkan pasangan, maka artinya kamu sudah melakukan hal yang benar. Tetapi jika kamu diam karena menganggap remeh komunikasi, itu adalah sebuah kesalahan besar.

Tidak semua hal penting untuk dibicarakan, tetapi semua yang dibicarakan akan menjadi hal penting.

Jika kamu diam atau mengalihkan pembicaraan saat pasangan mengajak bercanda, maka secara tidak sadar itu akan mematahkan hatinya dan membuat ia merasa tidak dihargai.

Inilah alasan mengapa berkomunikasi dengan topik pembahasan yang ringan, absurd atau hanya sekedar candaan itu penting dalam hubungan. Sebab pembicaraan yang ringan justru membuat ikatan emosi kian menguat.

3. Mengabaikan Batasan

Mengabaikan Batasan
Mengabaikan Batasan

Kita semua memiliki prinsip, nilai-nilai atau batasan masing-masing dalam hidup, hal inilah yang membuat kita menentukan mana kesalahan orang lain yang bisa ditolerir dan mana yang tidak.

Sehingga sangat penting untuk saling menghargai batasan-batasan yang kita tahu itu tidak bisa ditolerir oleh pasangan.

Semakin lama kita menjalin hubungan, maka semakin banyak hal yang kita ketahui tentang apa saja yang disukai dan yang tidak disukai pasangan.

Namun masalahnya, apakah kita bisa menghargai semua itu atau justru malah mengabaikannya?

Sekedar contoh, katakanlah sedari awal pasanganmu sudah memberitahu bahwa ia tidak suka dengan orang yang gemar update status di sosial media, tetapi kamu terus melakukannya bahkan kamu juga memposting foto yang menampakkan wajahnya.

Hal ini tentunya akan membuat dia kesal karena merasa tidak dihargai.

Ya, mungkin bagimu apa yang kamu lakukan itu wajar tetapi tidak bisakah kamu menghargai batasannya?

Mungkin bagimu ia terlihat aneh, tidak masuk akal atau apapun itu, tetapi faktanya semua orang memiliki prinsip yang berbeda-beda, begitu pun kamu maka hargailah.

Dalam hubungan, kesalahan tersebut kerap tidak disadari salah satu pihak. Coba baca 6 Manfaat Mindfulness Dalam Suatu Hubungan Percintaan.

4. Memanipulasi dan Mengintimidasi Secara Emosional

Mengintimidasi Secara Emosional
Mengintimidasi Secara Emosional

Dicintai oleh orang lain bisa membuat kita menjadi lebih buruk dan juga bisa membuat kita menjadi lebih baik.

Tapi faktanya, sebagian orang bertindak sesuka hati hanya karena ia tahu bahwa pasangannya mencintai dia dengan tulus. Inilah dampak buruk ketika cinta menjadi wadah untuk memanfaatkan orang lain.

Manipulasi dan intimidasi emosional bisa ditandai dengan banyak hal. Salah satunya mungkin kamu membuat janji, lalu mengingkarinya.

Contoh sederhana, kamu ingin dia menjemputmu di kampus tetapi kamu pulang bersama teman-temanmu. Jelas saja hal ini akan membuatnya merasa tidak dihargai, tetapi apa yang bisa ia lakukan?

Kekerasan atau intimidasi dalam hubungan tidak selalu berarti melukai secara fisik, sebab yang lebih parah adalah melukai pasangan secara mental.

Menurut artikel PSYCH CENTRAL intimidasi emosional ini juga bisa ditandai dengan beberapa hal berikut, seperti:

  • Pasangan menjadikan anda bahan lelucon di depan teman-temannya
  • Pasangan menjawab pertanyaan dengan singkat dan tidak bertanya balik
  • Pasangan diam untuk membuat kamu merasa bersalah
  • Mengabaikan pesan teks dan telepon
  • Pasangan selalu murung dan cemburuan

Baca Juga : 5 Kebiasaan Pasangan yang Menimbulkan TOXIC Dalam Hubungan.

Akhir Kata

Seringkali kita mencari-cari keburukan dalam diri pasangan tetapi lupa dengan keburukan yang ada pada diri sendiri. Dan parahnya, kita menganggap pasangan sebagai toxic dalam hubungan tetapi nyatanya toxic itu berasal dari diri kita sendiri.

Maka sangat penting untuk membuat hubungan menjadi lebih sehat dengan memberikan perhatian kepada pasangan dan membuatnya merasa dicintai.

Sebagian orang merasa lebih kesepian setelah menjalin hubungan daripada ketika masih sendiri. Jangan biarkan orang yang kamu cinta mengalami hal ini, karena dampaknya sangat buruk terhadap mental.

Sekianlah artikel tentang 5 Hal yang Bisa Membuat Pasangan Merasa Tidak Dihargai. Semoga bermanfaat!