in ,

Burnout Syndrome, 8 Cara Mengatasinya Agar Tetap Produktif

Burnout Syndrome

Burnout syndrome kerap kali membuat segala aktivitas dan pekerjaan anda terganggu. Akibatnya pekerjaan yang anda lakukan tidak kunjung selesai dengan semestinya. Pekerjaan yang tidak selesai ini membuat anda menjadi lebih tertinggal daripada rekan lainnya. Selain itu anda akan kesulitan menemukan cara untuk dapat bersemangat menyelesaikan pekerjaan karena burnout ini.

Burnout itu apa sih?

Burnout syndrome adalah istilah psikologis yang digunakan untuk mendefinisikan suatu kondisi stres yang disebabkan oleh kelelahan bekerja. Hal ini dapat membuat seseorang mengalami kelelahan fisik, kelelahan mental, menghambat penyelesaikan masalah hingga kelelahan emosional.

Dikenal juga dengan job burnout atau occupational burnout. Jika hal ini diderita oleh seseorang dengan jangka waktu yang cukup lama maka akan menimbulkan terganggunya aktivitas dan kesehatan diri seseorang. Burnout merupakan hasil dari reaksi dari ekspektasi yang tidak realistis dengan perubahan situasi yang ada.

Penyebab burnout sendiri terjadi sering kali tidak disadari oleh individu. Karena berasal dari sifat dan pola pikir personal yang cenderung perfeksionis sehingga individu tersebut tidak dapat mengendalikan apa yang terjadi dalam pekerjaan baik itu urusan beban pekerjaan, tekanan, gaji hingga dukungan sosial.

Ciri dari burnout sendiri adalah adanya lelah secara fisik, mental, overthinking, kinerja menurun karena tekanan, jam lembur yang tidak mendapatkan imbalan yang sesuai hingga emosi yang tidak stabil. Selain itu lingkungan kerja yang tidak sehat juga dapat menjadi salah satu penyebab burnout.

Lalu apa yang harus dilakukan jika anda sudah berada dalam masa menuju burnout syndrome ini?

1. Temukan Penyebab Burnout

Penyebab Burn Out
Penyebab Burn Out

Penyebab dari burnout syndrome sering kali tidak diketahui dengan jelas oleh individunya.

Jika anda merasa sulit menemukan penyebab burnout, anda dapat menyingkir sejenak untuk merenungkan mengenai apa saja yang anda alami yang memiliki kemungkinan kuat menjadi penyebab burnout tersebut.

Ketika anda menemukan jawabannya, anda bisa memikirkan solusi yang dapat anda lakukan untuk memperbaiki situasi burnout pada diri anda. Tentunya disesuaikan dengan kemampuan dan kebutuhan diri masing-masing.

2. Ambil Cuti Pekerjaan

Mengambil Cuti
Mengambil Cuti

Solusi yang bisa anda lakukan adalah mengambil cuti dari pekerjaan untuk sementara. Tentu hitung masa cuti anda ya, jangan terlalu lama dan jangan terlalu singkat jika burnout anda dirasa sudah tidak terbendung lagi. Bisa dikatakan seperti kabur sejenak dari rutinitas pekerjaan yang menyebabkan burnout.

Melakukan liburan misalnya. Liburan dapat merefresh pikiran dan rasa lelah yang dirasakan. Anda bisa berlibur ke tempat yang dekat jika tidak ingin waktu cuti habis banyak untuk melakukan perjalanan saja.

Jika anda merasa sinyal burnout sudah menyala namun tidak sempat cuti, anda bisa memanfaatkan berlibur di akhir pekan.

Atau anda bisa melakukan hobi yang anda sukai.

Tergantung pada cara anda menyikapinya dan cara yang anda rasa dapat mengatasi burnout ini. Nah kamu perlu tahu juga 7 Pilihan Relaksasi Yang Dapat Menghilangkan Capek Setelah Bekerja.

3. Olahraga

Olahraga
Olahraga

Lagi-lagi olahraga. Aktivitas yang satu ini memang memiliki banyak manfaat selain kesehatan yang bisa anda dapatkan secara cuma-cuma. Karena anda bisa memilih olahraga gratis yakni dengan jogging atau lari di sekitar lingkungan anda.

Anda bisa melakukan olahraga pada pagi hari sebelum berangkat kerja. Tentu olahraga yang dilakukan adalah olahraga ringan seperti lari jarak pendek, push up, sit up dan olahraga ringan lainnya.

Olahraga yang dilakukan akan memberikan semangat karena tubuh terasa bugar dan segar. Tidak hanya itu, olahraga juga akan memperbaiki mood anda setiap hari.

4. Pola Makan Sehat

Pola Makan Sehat
Pola Makan Sehat

Burnout syndrome dapat di atasi dengan gaya hidup sehat. Selain berolahraga alangkah baiknya jika anda menyeimbangkannya dengan pola makan yang sehat pula.

Mengonsumsi makanan sehat bukan berarti anda harus diet mati-matian dengan membatasi makan.

Anda bisa mengubah pola makan yang sehat dengan mengonsumsi sayuran, buah-buahan dan protein yang cukup baik nabati maupun hewani.

Asupan yang sehat akan membuat anda semakin bersemangat menghadapi hari-hari yang akan datang.

5. Membatasi Tanggung Jawab

Membatasi Tanggungjawab
Membatasi Tanggungjawab

Ketika anda sedang burnout, lebih baik anda tidak menerima tanggung jawab baru terlebih dahulu. Karena ini hanya akan menghambat selesainya pekerjaan tepat waktu.

Anda bisa belajar untuk menolak tanggung jawab baru jika anda sedang dalam masa burnout. Kondisi diri yang tidak stabil justru akan membuat diri anda semakin tertekan.

Hal ini akan memperparah burnout yang anda rasakan.

6. Dukungan Sosial

Support System
Support System

Manusia adalah makhluk sosial yang tidak dapat hidup sendirian. Manusia akan saling membutuhkan satu sama lain untuk berkomunikasi.

Ketika anda burnout penting untuk memiliki dukungan sosial dari rekan kerja yang lain atau teman yang anda percayai. Berteman dengan rekan kerja akan membantu memudahkan anda untuk berkomunikasi satu sama lain.

Hal ini akan membantu mnegurangi stres sehingga anda tidak berlarut-larut dalam burnout syndrome. Anda juga bisa menjadi pendengar untuk rekan anda. Coba ketahui juga Inilah Pentingnya Support System Dalam Melewati Masa Sulit.

Dengan begitu anda bisa bersosialisasi di luar lingkungan kantor karena hal ini penting untuk mengetahui perspektif orang lain mengenai pekerjaan sehingga anda dapat meningkatkan kinerja anda lebih baik.

7. Kenali Sisi Positif Pekerjaan

Kenali Sisi Positif Pekerjaan
Kenali Sisi Positif Pekerjaan

Meski pekerjaan adalah penyebab anda menjadi burnout, namun anda sebaiknya mencari sisi positif dari pekerjaan tersebut.

Cobalah untuk menerima dan fokus pada pekerjaan yang sedang anda kerjakan.

Misalnya dengan berpikir bahwa jika pekerjaan anda sukses diselesaikan dengan baik, anda akan dapat memiliki skill yang lebih baik ke depannya karena mampu menghadapinya.

Bekerja juga dapat membantu orang lain. Misalnya pada rekan kerja satu divisi yang akan terbantu jika anda dapat menyelesaikan tugas bagian anda dengan baik dan tepat waktu.

8. Tidur Yang Cukup

Tidur Yang Cukup
Tidur Yang Cukup

Sebagai makhluk hidup, anda memerlukan tidur yang cukup dan berkualitas. Karena cukup tidaknya tidur akan memengaruhi kinerja anda keesokan harinya.

Burnout syndrome sering kali membuat penderitanya mengalami kesulitan tidur meski kelelahan. Tidur yang disarankan adalah 8 jam sehari. Jika anda kurang tidur, maka tubuh akan menunjukkan tanda-tandanya seperti lemas, letih hingga memiliki kantung mata.

Lingkaran hitam pada mata tentu akan mengganggu penampilan adan sehari-hari bukan. Untuk itu usahakan untuk memperbaiki jam tidur anda hingga cukup 8 jam lamanya.

Kurang tidur juga dapat menyebabkan terus mengantuk di kantor keesokan harinya. Jadi, usahakan anda tidur yang cukup. Namun perlu ditambah dengan tidur yang berkualitas. Tidur 8 jam namun tidak berkualitas juga akan membuat anda terus menerus mengantuk sepanjang hari. Coba baca juga 13 Jenis Gangguan Tidur Dalam Psikologi.

Selain 8 poin di atas anda juga bisa memaksimalkan kondisi tubuh anda dengan mengonsumsi vitamin dan suplemen kesehatan yang anda percayai. Konsumsi buah dan sayur yang cukup memang sudah memenuhi kebutuhan vitamin yang dibutuhkan.

Namun jika anda sudah berkonsultasi ke ahlinya dan anda harus mengonsumsi vitamin tambahan, maka konsumsilah secukupnya. Kesehatan tubuh yang anda jaga akan berpengaruh pada kesehatan mental. Stres yang berkepanjangan terhadap pekerjaan atau burnout syndrome ini merupakan salah satu penyebab kinerja anda menurun.

Untuk anda perlu menjaga kesehatan mental sebaik mungkin. Karena mental yang sehat juga dapat memengaruhi kesehatan fisik anda.

Written by Rima Mustika

Adult clinical psychologist, art enthusiast. A traditional dancer who can't live without coffee.