in ,

5 Cara Melepas Emosi Negatif yang Terpendam Dalam Diri

Cara Melepas Emosi Negatif

Bagi sebagian orang, melepas emosi negatif sangatlah sulit untuk dilakukan. Berbagai peristiwa, tingkah orang-orang sekitar, kekecewaan, dan frustrasi bisa menumpuk dalam kepala menjadi beban yang begitu berat untuk di pikul. Hingga pada akhirnya kita dipenuhi oleh emosi negatif.

Jika perasaan negatif tidak dilepaskan, maka ia akan mengendap di dalam pikiran bawah sadar dan jika terus menerus terjadi maka seiring waktu jiwa kita akan penuh. Disaat jiwa sudah penuh, kebanyakan orang akan mengalami gangguan kejiwaan atau sakit jiwa.

Maka sangat penting untuk melepaskan emosi negatif yang datang setiap harinya. Sebab kehidupan kita sehari-hari pastinya melelahkan dan penuh dengan drama, sehingga banyak racun-racun dalam jiwa yang perlu dibersihkan.

Sebagian dari kita memilih berlibur, berkumpul dengan keluarga, atau melakukan hobi. Tetapi pada fase yang berbahaya, tidak sedikit yang melakukan self harm atau melepas emosi negatif dengan menyakiti diri sendiri. Jika kamu lelah mencari cara untuk melepaskan emosi negatif, coba pelajari beberapa tips sederhana berikut ini.

1. Melepaskan Diri Dari Segala Keterikatan

Semua orang mendambakan hubungan yang harmonis dengan orang lain. Semua orang sepertinya tidak bisa hidup tanpa terkoneksi dengan yang lainnya sehingga kita menjalin ikatan yang erat dengan orang lain.

Hanya saja kadang keterikatan itu membuat jiwa lelah, sebab menjalin suatu hubungan itu membuat hidup menjadi lebih rumit. Jelas saja sebab ada dua kepala disana.

Menghadapi dirimu sendiri saja mungkin kamu sudah bingung dan kewalahan, apalagi harus menghadapi orang lain. Maka wajar saja jika banyak emosi negatif yang terpendam dalam diri, sebab ialah buah dari gesekan-gesekan kecil di hati yang terjadi setiap harinya.

Solusinya tidak lain adalah melepaskan diri sesaat. Perlu diingat, melepaskan diri bukan berarti mengakhiri hubungan. Melepaskan diri berarti kamu membatasi diri dari siapa saja untuk beberapa waktu, sementara kamu berusaha terhubung dengan dirimu sendiri.

2. Bernapas Dengan Tenang

Ketika emosi negatif menguasai diri kita, napas akan berubah menjadi lebih cepat dan hal ini biasanya terjadi secara otomatis tanpa kita sadari. Hal ini secara otomatis juga mengubah cara kerja otak hingga tubuh mengeluarkan hormon kortisol yang menyebabkan kita stress.

Berada dalam kondisi stress tentunya membuat kita susah sendiri bukan? Nah. Dengan cara mengatur napas menjadi lebih lambat dan tenang, perlahan emosi negatif yang kamu rasakan akan mereda. Kuncinya adalah segera menyadari emosi negatif setiap kali ia muncul.

Ketika kamu sadar bahwa emosi negatif sedang muncul, maka segeralah menarik napas panjang, tahan sejenak dan lepaskan. Jika perlu tutup matamu sambil tersenyum.

Mungkin tersenyum disaat kemarahan meninggi terdengar agak sedikit gila, tapi buktikan sendiri dan kamu pasti akan terkejut melihat hasilnya.

Atau kamu juga bisa mempraktekkan meditasi melepas emosi negatif. Yaitu dengan duduk tegak dan bernapas dalam sambil membayangkan energi positif berbentuk cahaya putih memasuki tubuhmu dari atas kepala dan menyebar ke seluruh tubuh.

Sementara itu bayangkan juga bahwa napas mu mengeluarkan emosi negatif berbentuk sesuatu yang kotor dan menjijikkan. Lakukan ini minimal 5 menit di tempat yang hening dan sunyi.

3. Lawan Pikiran yang Memicu Emosi Negatif

Setiap hal pasti ada sebabnya, maka emosi negatif tidaklah mungkin ada dengan sendirinya. Nah, kamu pastinya tahu apa penyebab emosi negatif itu muncul bukan?

Setelah kita mengetahui apa penyebab emosi negatif, maka sekarang saatnya untuk mempertimbangkan ulang dan mencoba berpikir jernih.

Misal, jika kamu merasa bahwa emosi negatif itu disebabkan oleh kata-kata buruk yang diucapkan oleh seseorang kepadamu, maka artinya pikiranmu tidak lagi jernih sebab ia dipengaruhi oleh toxic yang datang dari luar.

Cobalah berpikir jernih, bahwa setiap orang bisa berkata apapun tentang dirimu, mereka bisa berkata yang baik atau buruk sebab mereka ada diluar kendalimu.

Artinya, ketika kita tidak bisa mengendalikan sesuatu, maka yang bisa kita lakukan hanyalah menerima kenyataan saja bukan? Jadi jangan pedulikan kata mereka, terima saja kenyataannya bahwa tidak semua orang bisa menjaga lisannya dengan baik.

Jika kamu berpikir dari sudut yang sempit, maka kamu akan terpancing emosi dan pastinya mulai berencana untuk balas menyakiti. Tapi coba pikirkan lagi, membalas keburukan dengan keburukan hanya akan memperkeruh semuanya dan tidak menunjukkan jalan keluar.

4. Menuliskan Perasaan

Jika kita membuka sosial media, kita akan disajikan dengan keluhan-keluhan banyak orang di dalamnya yang menuliskan perasaannya lewat status. Bukankah begitu?

Kamu mungkin juga pernah melakukan hal ini, hanya saja kamu tidak menyadari bahwa menuliskan perasaan itu dapat membantu kita melepas emosi negatif.

Hanya saja mencurahkan isi hati di sosial media bisa berbahaya, karena apa yang kita tulis bisa memengaruhi perasaan dan penilaian orang lain juga. Jika kita menuliskan hal-hal negatif, itu bisa menjadi toxic bagi orang lain sehingga kita perlu beralih mencari media lain yang lebih aman.

Tentunya tidak ada tempat menulis yang lebih aman kecuali di dalam buku diary atau pada selembar kertas yang tidak mungkin dibaca orang lain, hanya saja disini kamu perlu satu orang saja yang kamu percaya untuk mengetahui apa yang kamu tulis di dalamnya.

Tuliskan perasaanmu di atas kertas dengan ditemani seseorang yang kamu percaya, lalu buang kertas tersebut sambil berteriak atau kamu juga bisa membakarnya. Menurut penelitian cara ini telah terbukti ampuh menyembuhkan kita dari emosi negatif yang bersarang dalam hati.

5. Mengalihkan Perhatian

Stress bisa muncul kapan saja. Disaat kita sedang bersenang-senang sekali pun bisa saja stress muncul dan membuat mood kita anjlok seketika.

Semisal, ketika kamu sedang berbahagia berbagi tawa bersama orang tercinta, tiba-tiba kamu tersadar bahwa kebersamaan itu hanya sementara dan kamu merasa sedih mengetahui bahwa saat-saat indah itu akan berakhir.

Akhirnya kamu merasa sedih dan hatimu mulai dipenuhi oleh emosi negatif. Maka cara yang paling ampuh untuk mengatasinya adalah dengan mengalihkan perhatian.

Coba pikirkan hal-hal positif yang bisa kamu dapatkan dari pengalaman ini, atau cobalah fokus pada momen saat ini saja tanpa mencemaskan masa depan. Pada intinya, alihkan perhatianmu ke arah yang positif sesegara mungkin.

Atau kamu bisa mencoba cara yang lebih unik ini, yaitu dengan mengatakan “berhenti” didalam pikiranmu. Maksudnya, kamu memerintahkan pikiran negatif itu untuk berhenti dan sekarang kamu menarik pikiran positif untuk kamu pikirkan.

Tentang pelepasan emosi negatif, coba pelajari juga :