in ,

Move On, Inilah 5 Cara Melupakan Seseorang yang Telah Menyakiti Dirimu

Melupakan seseorang yang telah menyakiti kita rasanya seperti tugas berat dimana hal itu tak mampu kita selesaikan dalam kurun waktu yang cukup panjang.

Kemungkinannya adalah kamu sudah baik padanya, sudah menaruh harapan padanya namun ia membalas semua itu dengan cara yang tidak kamu inginkan.

Tapi satu hal yang harus kita ingat bahwa dalam cerita ini tak ada yang benar dan salah. Mungkin kamu berpikir ia telah menyakiti hatimu, tetapi mungkin ia juga berpikir kamu saja yang merasa disakiti.

Sebab terkadang saat kita merasa telah disakiti orang lain, realita mengatakan bahwa ternyata kita hanya disakiti oleh ekspektasi sendiri.

Namun sebenarnya tak peduli apapun yang menyakitimu, kamu harus sembuh dan pulih untuk bisa melanjutkan hidup dengan bahagia.

Langsung saja, Inilah 6 Cara Melupakan Seseorang yang Telah Menyakiti Kita!

1. Pergunakan Kesadaran Pikiran Dengan Sepenuhnya

Melupakan Seseorang Butuh Kesadaran
Melupakan Seseorang Butuh Kesadaran

Seseorang yang baru saja disakiti biasanya kerap terbayang-bayang wajah, suara atau kenangan di masa lalu. Dan ironisnya, semua hal itu hadir dalam pikiran tanpa kita sadari.

Lebih parah lagi, kita malah terhanyut oleh pikiran-pikiran yang mengawang ke masa lalu dan mulai terbawa perasaan hingga tersenyum atau menangis setelahnya.

Hal ini jika dibiarkan terus menerus maka akan menyebabkan kamu semakin sulit untuk move on.

Dan solusinya tentu sangat sederhana. Kamu hanya perlu mempergunakan kesadaran pikiran dengan sepenuhnya.

Dengan kata lain, sadari apa pun yang terlintas dalam pikiranmu tanpa menghakiminya. Lalu hadirkan perasaan bahwa seolah kamu sudah ikhlas dan siap untuk melanjutkan hidup.

Setiap kali bayangan-bayangan masa lalu datang, sadarkan lagi dirimu. Hadirkan lagi perasaan bahwa kamu sudah menerima hal itu dan membiarkannya berlalu.

Ini mungkin terlihat cukup sederhana namun jangan anggap remeh sebab dampaknya sangat luar biasa jika kamu menyadarinya.

Dalam memahami kesadaran, kamu juga harus menerima suatu hal yang mungkin kamu rasakan. Coba ketahui 7 Hal yang Membuatmu Cukup Tersiksa Pasca Putus Cinta.

2. Selesaikan Urusan Dengan Hatimu Sendiri

Menganalisa Diri
Menganalisa Diri

Melupakan seseorang sebenarnya tidaklah memerlukan usaha yang besar. Tetapi semua ini menjadi sulit karena kita masih merasa ada sesuatu yang belum terselesaikan.

Kita tidak mungkin bisa melupakan seseorang yang telah menyakiti jika pikiran masih fokus pada apa-apa yang belum terselesaikan.

Mungkin kamu sudah menyusun rencana dengannya? Mungkin ada harapan bersama yang belum terwujud?

Nah, jadi intinya disini bukan lagi tentang melupakan orangnya. Tetapi ini tentang bagaimana menyelesaikan sesuatu yang masih menggantung tersebut.

Dan lagi-lagi ternyata masalahnya ada pada diri kita sendiri. Sama seperti mencoba melakukan dua gerakan sekaligus, seperti kamu minum sambil makan. Bagaimana mungkin?

Artinya, kamu mengharapkan dia dengan segala rencana-rencana yang telah disusun namun sekaligus kamu juga ingin melupakan dia. Bagaimana mungkin hatimu bisa melakukan dua hal yang berseberangan tersebut pada saat yang sama?

Maka selesaikan terlebih dahulu urusanmu dengan hatimu sendiri, setelahnya pasti lebih mudah untuk melupakan dia.

3. Pikirkan Dampak Dari Hubungan Tersebut

Memikirkan Dampak Hubungan
Memikirkan Dampak Hubungan

Cara lainnya yang juga efektif untuk melupakan seseorang adalah memikirkan dampak dari hubungan tersebut.

Jika orang yang kamu cintai, belum menjalin komitmen saja sudah berani menyakiti bagaimana lagi jika nanti sudah berkomitmen?

Tentu hubungan tersebut akan menjadi toxic yang bisa menjadi penyebab kamu tidak bahagia. Dan selebihnya, ini juga tentang apa yang terbaik untuk hidupmu.

Coba pikirkan apa dampak yang lebih besar jika hubungan itu terus berlanjut?

Jika kamu tidak bisa memandang hal ini secara objektif, maka itu adalah tanda bahwa hubungan tersebut akan membawa dampak buruk ke depannya.

Dan kembali lagi, jika di awal hubungan saja kamu sudah sehancur ini, bagaimana lagi kamu menjalani yang mungkin akan lebih menyakitkan di depan nanti?

Terkadang kita berpisah dengan seseorang bukan karena mereka melakukan kesalahan, tetapi memang karena dia adalah orang yang tidak tepat untuk kita. Maka ada baiknya untuk dilupakan.

4. Ketahui Apa yang Benar-benar Kamu Butuhkan

Mengetahui Apa Yang Kamu Butuhkan
Mengetahui Apa Yang Kamu Butuhkan

Sederhana, untuk melanjutkan hidup apa saja yang kamu butuhkan?

Pada akhirnya ini bukan lagi tentang seseorang. Ini lebih luas dari sekedar melupakan. Dan seperti yang sudah-sudah, untuk menggantikan sesuatu yang salah kita perlu mencari sesuatu yang benar-benar tepat.

Ketahui apa benar-benar kamu butuhkan untuk kebahagiaanmu, untuk kebaikanmu, dan untuk ketenangan hidupmu. Kejarlah dan fokus disana, maka bayangan tentang seseorang akan hilang dengan sendirinya.

Jika kamu hanya terus berbicara pada diri sendiri dengan segala macam penilaian buruk dan penghakiman, maka kamu akan terus berputar-putar disana tanpa jalan keluar.

Lalu ketahuilah bahwa hidup bukan hanya tentang seseorang. Ia hanya kepingan kecil dari sejuta keindahan yang ada di dunia ini.

Dan jika kita terus fokus memikirkan seseorang, maka kita akan kehilangan begitu banyak kesempatan berharga juga kebahagiaan-kebahagiaan lainnya yang ditawarkan kehidupan.

Setelah hubunganmu telah berakhir, kamu harus kembali fokus pada kehidupanmu. Coba baca Jangan Sedih, Inilah Keuntungan Menjadi Jomblo yang Harus Kamu Ketahui.

5. Jangan Biarkan Itu Berlalu Begitu Saja

Ambil Pelajaran Dari Sebuah Kejadian
Sumber : Anatolii Kiriak via Pexel.com

Mungkin kamu mulai membencinya dan ingin melupakan segala hal tentangnya, tapi sayangnya kita tidak pernah bisa benar-benar melupakan seseorang. Jadi terimalah ini.

Namun jangan biarkan itu berlalu begitu saja, sebab saat kamu mencoba untuk mengabaikan hal itu seolah tak pernah terjadi maka suatu saat ia akan muncul lagi.

Karena segala hal yang tidak terselesaikan akan tersimpan dan menumpuk di dalam memori kita. Hal inilah yang membuat luka hati tidak pernah sembuh.

Maka cara terbaik untuk mengatasi ini adalah berdamai dengan diri sendiri. Melupakannya bukanlah hal yang penting lagi, sebab yang terpenting adalah mengetahui apa hikmah dibalik semua ini.

Jadikanlah pengalaman ini sebagai pelajaran. Dan jika kamu melupakannya, itu sama saja seperti kamu membaca sebuah buku tanpa memahami isinya.

Saat kamu sudah memahami pelajaran yang diberikan kehidupan lewat seseorang yang menyakitimu, maka hatimu akan terasa lebih lapang dan lebih tenang sehingga lebih mudah melanjutkan hidup.

6. Jangan Dibawa Ke Dalam Tidur

Jangan Dibawa Kedalam Tidur
Jangan Dibawa Kedalam Tidur

Melupakan seseorang tak akan berhasil jika kita tidak memahami bagaimana cara kerja pikiran dan hati. Ini bukan lagi soal perasaan saja, tetapi sudah menyangkut banyak aspek penting dalam kehidupan kita.

Dan kebiasaan juga memengaruhi seberapa lama kita mampu melupakan seseorang. Jika kamu memiliki kebiasaan mendengar lagu-lagu galau untuk bernostalgia dan mengenangnya sebelum tidurmu, maka jelas saja sulit untuk melupakannya.

Jika kamu memiliki kebiasaan mengkhayalkan dirinya sebelum tidurmu, maka keesokan harinya kamu akan memikirkan dia lagi dan lagi.

Melupakan seseorang harusnya dibarengi dengan usaha dalam mengubah kebiasaan hingga pilihan-pilihan kita sehari-hari.

Mulai dari memilih lagu apa yang kita dengarkan, video apa yang kita tonton hingga memilih apa yang harus kita pikirkan sebelum tidur. Perhatikan segala hal-hal kecil ini sebab dari sinilah kunci melupakan seseorang.

Dalam melupakan seseorang, kita juga harus mengenal konsep memaafkan. Coba pelajari : Biar Tenang, Ini 7 Cara Memaafkan Kesalahan Orang Lain.

Akhir Kata

Setelah membaca ini mungkin pikiranmu mulai terbuka, namun ketika malam tiba dan menjelang tidurmu ego akan meminta diri untuk menangisinya lagi. Dan sadarilah hal itu, sadari bahwa ego sudah terprogram untuk melakukannya.

Jalan satu-satunya dan yang paling sulit adalah melawan diri sendiri. Setiap malam dan pagi hari gerbang jiwa kita terbuka. Saat itulah segala hal yang kita dengar, lihat dan pikirkan begitu mudah masuk ke alam bawah sadar.

Maka akan lebih sulit untuk melupakannya jika apa yang kamu lihat, dengar dan pikirkan berkaitan dengan dia. Jadi sekali lagi, pikirkan tentang hal lainnya yang terbaik untuk dirimu dan hidupmu.