in ,

5 Cara Membuat Gebetan Terbuka Mencurahkan Isi Hatinya

Cara Membuat Gebetan Terbuka

Mungkin kamu sudah sering mendengar cara agar membuat gebetan nyaman, tetapi apa buktinya jika ia sudah benar-benar nyaman? Ingat bahwa perasaan tidak bisa dibohongi, kamu pasti juga merasa bahwa dia belum seutuhnya nyaman denganmu.

Satu tanda yang jelas jika gebetan sudah nyaman adalah dia jujur dan terbuka untuk menceritakan semua tentang dirinya, tentang hidupnya, tentang kesedihan atau pun kebahagiaan.

Nah, kamu mungkin juga sudah sering mendengar cara-cara berkomunikasi dengan gebetan, namun disaat kamu sudah berkomunikasi dengan baik, gebetan masih saja belum siap untuk terbuka kepadamu.

Hal ini merupakan tanda bahwa ilmu dalam mendekati gebetan perlu ditingkatkan lagi. Berikut adalah 5 cara membuat gebetan bercerita terbuka dan curhat kepadamu!

1. Ajukan Pertanyaan yang Menyentuh Perasaan Gebetan

Mengajukan pertanyaan yang sensitif dan menyentuh perasaan gebetan sangatlah penting, namun dalam hal ini kamu perlu berhati-hati sebab resikonya adalah gebetan malah menjadi semakin tertutup dan takut untuk bercerita kepadamu.

Memang ini agak sedikit rumit, sebab di satu sisi kamu tidak bisa bermain aman dalam arti kamu tidak bisa hanya bertanya tentang hal-hal yang biasa seperti “Lagi apa?” atau “Sudah makan?”

Sementara di sisi lainnya kamu harus lebih berani untuk bertanya tentang sesuatu yang mendalam, namun jika salah mengajukan pertanyaan bisa jadi gebetan malah menjauh dan ilfeel kepadamu.

Nah, solusinya adalah kamu harus mengurangi pertanyaan yang tidak begitu penting dan memilih pertanyaan yang sensitif tanpa membuatnya tersinggung. Contohnya sebagai berikut:

“Apa tantangan terberat dalam hidupmu?”

“Apa hal yang paling kamu syukuri sekarang?”

“Apa yang ingin kamu capai ke depannya?”

“Siapa orang yang paling berharga dalam hidupmu?”

Atau kamu bisa mengajukan pertanyaan-pertanyaan lain seputar hal yang mendalam tentang dirinya, namun yang perlu kamu ingat adalah jangan terlalu banyak bertanya sebab hal itu bisa membuatnya merasa seolah sedang diinterogasi.

Baca Juga :

2. Bagikan Cerita Tentangmu Untuk Memancingnya Curhat

Mengungkapkan tentang diri sendiri dapat membantu orang lain menjadi lebih terbuka. Nah, begitu pun dengan gebetan yang masih tertutup kepadamu, jangan-jangan selama ini kamu juga kurang terbuka kepadanya.

Kembali lagi, jika kamu hanya bertanya dan bertanya saja, dia akan merasa seperti diinterogasi. Maka disela-sela pertanyaanmu dan disela-sela ketika ia menjawab pertanyaanmu, cobalah isi dengan sedikit bercerita tentang dirimu.

Semisal, “Social Distancing ini benar-benar membuatku cemas. Tubuhku seperti terkejut menerima keadaan yang sekarang. Kadang-kadang aku juga merasa kesepian. Bagaimana denganmu?”

Atau kamu juga bisa menceritakan masalah pribadimu kepadanya, lalu menanyakan apakah dia juga mengalami hal yang sama? atau kamu juga bisa meminta nasehatnya.

Perlu diingat bahwa semua orang merasa mampu memberi nasehat kepada orang lain dan pastinya ketika gebetan memberi nasehat kepadamu, pelan-pelan dia akan memperhatikan kamu sehingga menunggu waktu saja sampai ia menjadi lebih terbuka dan nyaman denganmu.

3. Lebih Tulus Dalam Memberinya Pujian

Memberi pujian bisa menjadi hal yang sangat sensitif bagi mereka yang dipuji. Memang benar semua orang senang dipuji, tetapi perlu diketahui bahwa gebetan kamu juga bisa membedakan mana pujian yang tulus dan mana pujian yang modus.

Nah, daripada kamu ketahuan modus saat memuji gebetan, alangkah baiknya jika kamu memberi pertanyaan yang secara tidak langsung membuatnya merasa sedang dipuji.

“Kamu hebat juga, bisa melakukan hal ini, hal itu, jadwal kamu padat banget. Sewek sekarang jarang loh ada yang kaya kamu. Apa sih motivasi kamu sampe bisa se-produktif itu?”

Pertanyaan semacam ini akan diterimanya sebagai pujian yang tulus, selain itu ia juga akan merasa bangga dengan dirinya sehingga ia tidak sungkan untuk bercerita.

Satu hal mengapa orang tertutup adalah karena kurangnya rasa berharga. Mereka merasa dirinya tidak cukup baik sehingga malu untuk bercerita kepada kamu.

Maka satu fakta yang harus kamu cari adalah apa hal yang membuat gebetan kamu merasa bangga dengan dirinya. Percayalah, hanya akan buang-buang waktu jika kamu menanyakan hal-hal yang ingin ia tutupi.

4. Berikan Gebetan Kesempatan Untuk Bercerita

Cukup aneh ketika kamu ingin gebetan menjadi lebih terbuka namun kamu justru tidak memberinya kesempatan untuk bercerita. Hal ini sangat sering terjadi dan pada umumnya orang lain jadi malas bercerita akibat melihat sikap kita.

Semisal, ketika gebetan kamu belum selesai bercerita, kamu buru-buru membandingkan cerita yang ia alami dengan pengalamanmu. Atau ketika gebetan sedang bercerita, kamu malah buru-buru memberinya nasehat.

Kebanyakan kita berpikir bahwa gebetan membutuhkan solusi dari kita saat ia sedang curhat, padahal kenyataannya gebetan hanya butuh didengarkan saja. Ingat, gebetan mu hanya ingin diberi kesempatan untuk sekadar bercerita saja, bukan meminta nasehatmu.

Ketika ia sedang bercerita lalu kamu mengatakan “Aku juga pernah ….” maka kamu akan terkesan memotong ceritanya dan ia akan merasa bahwa kamu sedang ingin mengakhiri ceritanya.

Maka biarkan saja ia bercerita panjang lebar, tugasmu hanyalah mendengarkan, tanpa menghakimi dan tanpa menasehati. Dengarkan saja, itu sudah cukup membuatnya nyaman denganmu.

Baca Juga :

5. Buat Dirinya Merasa Bahwa Kamu Juga Memandang Ke Arah yang Sama

Hentikan pembicaraan dangkal tentang apapun dengan gebetan, contohnya bagaimana gebetan kamu dalam berpakaian atau bagaimana kamu mengagumi fisiknya, sebab hal itu justru bisa membuat obrolan menjadi kurang intens.

Selain itu hentikan juga penilaian-penilaian tentang dirinya terlepas baik atau buruk, sebab yang seharusnya kamu tunjukkan padanya adalah sikap seorang teman baik bahwa kamu juga memandang ke arah yang sama seperti dirinya.

Setiap orang akan merasa sangat senang mengetahui bahwa dirinya tidak sendirian. Maka berusahalah membuat dirimu sesuai dengan kapasitasnya. Jika gebetanmu mengalami kegagalan dalam percintaan yang sebelumnya, berarti perlu memberi tahunya bahwa kamu juga mengalami hal yang sama.

Jika gebetan kamu memiliki gaya hidup sehat, maka beritahu dia bahwa kamu juga sedang berusaha membentuk gaya hidup sehat. Hal ini menghindarkan kamu dari sikap menghakimi sehingga gebetan merasa lebih dekat denganmu secara emosional.

Ketika gebetan mulai merasa dirinya berada dalam satu vibrasi denganmu, tentunya akan lebih mudah baginya untuk menjadi lebih terbuka. Sebaliknya, ketika ia menganggap kamu tidak satu frekuensi dengannya, hanya menunggu waktu saja dia akan menjauh.

Akhir Kata

Sangat jarang seseorang mau membagikan hal-hal yang emosional dan sensitif kepada orang-orang. Terlebih lagi dengan gebetan yang mungkin ia memiliki pandangan unik tentang orang baru yang hadir dalam hidupnya.

Hal ini disebabkan karena mereka merasa tidak aman untuk membaginya, maka tugas kita adalah mencari cara membuatnya merasa lebih aman untuk berbagi dengan kita. Sekianlah artikel tentang 5 cara membuat gebetan bercerita terbuka dan curhat kepadamu. Semoga bermanfaat