in , ,

Cara Menghilangkan Kebiasaan Buruk Dalam Hidup

Cara Mengubah Kebiasaan Buruk
Cara Mengubah Kebiasaan Buruk

Menghilangkan kebiasaan buruk sangatlah penting untuk dilakukan karena hal itu dapat membahayakan kesehatan kita, baik fisik mau pun mental.

Pertanyaannya adalah mengapa kita masih saja melakukannya?

Kita tahu bahwa banyak hal negatif yang sudah menjadi kebiasaan, tetapi mengapa kita sangat sulit untuk mengubahnya?

Alasan paling utama mengapa kita kesulitan menghilangkan kebiasaan buruk adalah karena hal itu sudah melekat. Kebiasaan-kebiasaan itu sudah tertanam dalam alam bawah sadar kita sehingga bisa menggerakkan tubuh secara otomatis.

Jika kamu belum menyadari ini, coba perhatikan saja apa yang selalu kamu lakukan saat bangun tidur? Hal itu dilakukan oleh tubuh secara otomatis, kan?

Maka untuk lebih jelas lagi, ada baiknya kita simak 5 Cara Terbaik Untuk Mengubah Kebiasaan Buruk!

1. Catat Kebiasaan Kamu Setiap Hari

Catat Kebiasaan Burukmu
Catat Kebiasaan Burukmu

Untuk melakukan ini dibutuhkan kesadaran setiap waktu bahkan saat kamu sebelum tidur atau saat bangun tidur. Siapkan buku catatan di sekitar kamu setiap saat, lalu catat semua aktivitas yang kamu lakukan mulai dari bangun tidur sampai hendak tidur.

Katakanlah kamu selalu mengecek notifikasi atau membuka handphone saat bangun tidur, tuliskan hal itu dengan semua yang kamu rasakan saat melakukannya.

Sementara itu kebiasaan tidak hanya tentang apa yang kita lakukan tetapi juga apa yang kita pikirkan. Semisal saat bangun tidur, kebanyakan orang langsung memikirkan tentang pekerjaan, tugas, dan semua masalah hidup.

Kita perlu mencatat semuanya baik tindakan maupun pikiran karena hal ini berguna untuk meningkatkan kesadaran tentang apa yang kita lakukan dalam aktivitas sehari-hari.

Setelahnya kesadaran itu akan menuntun kita untuk mengubah kebiasaan buruk menjadi lebih baik.

Coba pelajari juga :

2. Ketahui Apa Penyebab Kebiasaan Buruk Itu

Cara Tahu Penyebab Kebiasaan Buruk
Cara Tahu Penyebab Kebiasaan Buruk

Setiap hal memiliki sebab dan akibat, begitu pula dengan kebiasaan yang kita lakukan setiap hari.

Teorinya adalah kesamaan akan menarik kesamaan. Contohnya, seseorang yang terbiasa berpikir negatif biasanya disebabkan oleh lingkungan yang negatif atau masa lalu yang buruk.

Artinya sesuatu yang buruk akan menarik hal-hal buruk lainnya dalam kehidupan kita. Maka dalam masalah ini, jawabannya terletak di masa lalu kita.

Katakanlah kamu seorang yang terbiasa boros atau belanja kompulsif. Sekarang coba ingat lagi apa yang menyebabkan kamu menjadi seperti itu?

Kebanyakan orang dengan kebiasaan belanja kompulsif adalah orang-orang yang terlalu dimanjakan di masa lalunya.

Semisal, sewaktu kecil jika kamu marah, menangis atau mendapatkan masalah, orang tua selalu membujukmu dengan membelikan makanan lezat, mainan, jalan-jalan atau hadiah dalam bentuk apapun.

Dan akhirnya hal itu pun menjadi pola pikirmu, saat mulai beranjak dewasa ketika kamu mengalami permasalahan seperti putus cinta atau lainnya, kamu mengatasi hal itu dengan mencari pelarian seperti belanja kompulsif dan menghabiskan uang.

Hingga sampai saat ini pun kamu masih terbiasa mengatasi semua masalah dengan uang karena cara itu terasa mudah dan enak sehingga terus mengulanginya lagi dan lagi.

Mengetahui semua penyebab ini tentu solusinya tidak lain adalah mengubah pola pikir.

3. Dapatkan Pencapaian Kecil yang Membangkitkan Motivasi

Pencapaian Kecil Jadikan Motivasi
Pencapaian Kecil Jadikan Motivasi

Saat dirimu, tubuhmu, dan pikiranmu merasa enak maka kamu akan mengulangi hal itu sehingga menjadi kebiasaan. Maka dari itu, untuk mengubah kebiasaan pun membutuhkan cara yang sama pula.

Beginilah kita, tidak ada hal lain yang kita inginkan selain kenikmatan. Bahkan mengingat poin yang sudah tertulis bahwa kita melakukan belanja kompulsif karena hal itu terasa nikmat untuk dilakukan.

Sementara untuk mengubah kebiasaan, ada pula hal yang bisa terasa nikmat yaitu pencapaian. Saat kamu mendapatkan pencapaian, maka otomatis hatimu akan merasa senang, puas dan ingin mengulanginya lagi.

Dalam prakteknya, kita bisa mencoba membuat pencapaian kecil dari mengurangi kebiasaan buruk itu sendiri.

Katakanlah kamu sering terlambat ke kantor atau ke sekolah, coba hitung berapa menit kamu terlambat. Semisal jika kamu biasanya terlambat 30 menit, tetapkan jadwal agar keesokan harinya kamu terlambat 15 menit.

Ya, walau pun masih sama-sama terlambat dan masih membuat orang lain jengkel, hal itu sudah menjadi pencapaian kecil dimana hanya dirimu sendiri yang bisa menikmatinya.

Jangan anggap remeh hal ini, sebab dampak dari pencapaian kecil bisa membuat kita termotivasi untuk melakukan yang lebih baik dan lebih baik lagi seterusnya sehingga pelan-pelan kebiasaan buruk itu hilang dengan sendirinya.

4. Jaga Motivasi Itu Dalam Dirimu

Jaga Motivasi Dalam Dirimu
Jaga Motivasi Dalam Dirimu

Membangkitkan motivasi itu sulit maka kita perlu untuk menjaganya dengan baik. Coba perhatikan berapa banyak orang yang sudah hampir menjadi baik, namun kembali lagi masuk ke dalam jurang.

Jika kamu tidak ingin hal ini terjadi pada dirimu, maka tetapkan tujuanmu, kuatkan tekad, buang rasa takut dan berusahalah semampumu.

Kita perlu berkomitmen pada diri sendiri untuk hal ini. Sebagaimana kita berkomitmen pada kekasih atau orang tercinta, bukankah kita akan menjaga komitmen tersebut?

Hal ini pun akan mencerminkan rasa mencintai diri sendiri, dimana kamu sudah tidak peduli lagi dengan omongan orang tetapi fokus pada pertumbuhan dan perkembangan diri.

Kebanyakan orang yang sudah berniat untuk mengubah kebiasaan lalu kembali lagi melakukan kebiasaan buruk itu disebabkan oleh lingkungan yang tidak mendukung.

Saat kamu mencoba berubah, maka orang-orang sekitar akan bereaksi. Namun bersikaplah bodo amat dan fokus saja pada tujuanmu.

Sebab jika kamu fokus pada omongan orang-orang yang toxic, maka jangan heran jika pada akhirnya kamu kembali lagi melakukan kebiasaan buruk.

Baca Juga : 10 Cara Memotivasi Diri Sendiri untuk Karir yang Lebih Baik

5. Cari Dukungan Dari Faktor Eksternal Saat Semuanya Terasa Berat

Bangun Support System
Bangun Support System

Faktor eksternal dalam bentuk apapun memiliki pengaruh yang kuat terhadap kebiasaan kita. Maka artinya kita perlu memanfaatkan hal ini untuk membantu mencapai tujuan yang kita ingini.

Orang-orang sekitar seperti teman, keluarga dan pasangan bisa menjadi support system yang mengarahkan kita kearah yang lebih baik.

Dan bukan hanya itu, film atau video yang kita tonton, musik yang kita dengar atau makanan yang kita konsumsi, semuanya berpengaruh pada diri kita.

Jika kamu ingin menghilangkan kebiasaan buruk, dekatilah orang-orang positif yang memiliki kebiasaan baik. Dari sepuluh teman yang kamu kenal, pastilah ada minimal satu yang baik.

Dan kita juga harus paham bahwa semua yang menjadi kebiasaan sejatinya berasal dari pikiran.

Maka penting untuk diketahui bahwa film, video, game, buku dan musik sangat kuat pengaruhnya terhadap pikiran dan emosi, tentunya dalam hal ini kita juga perlu lebih cermat dalam memilih mana bisa menyehatkan mental kita.

Setelah kita lebih banyak menghabiskan waktu dengan orang-orang positif, tontonan, buku dan musik yang positif, maka kondisi pikiran dan emosi kita stabil sehingga lebih mudah mengendalikan diri sendiri.

Kebanyakan dari kita sebenarnya memiliki semangat yang kuat untuk berubah, namun sayangnya terkadang kesulitan mengendalikan diri sendiri karena kondisi mental yang tidak stabil.

Akhir Kata

Jika kamu tidak menemukan seseorang yang bisa menjadi support system, maka berusahalah sendiri dan jangan lupakan sisi spiritualmu. Jangan takut jika saat ini orang-orang sekitarmu terlihat tidak mendukung, sebab kamu bisa menumbuhkan cinta didalam dirimu sendiri.

Jika orang lain mengatakan hal negatif saat melihat kita mulai berubah, ketahuilah bahwa hal itu berasal dari ego yang tidak ingin melihat kamu lebih baik dari dirinya. Maka jangan pedulikan mereka, fokuslah pada hal-hal yang mengarahkanmu untuk bertumbuh ke arah yang lebih baik!

Sekianlah artikel tentang cara mengubah kebiasaan buruk. Semoga bermanfaat!