in , ,

Fokus, Inilah 5 Cara Menghilangkan Kebiasaan Mengkhayal

Cara Menghilangkan Kebiasaan Mengkhayal

Kebiasaan mengkhayal yang berlebihan atau dikenal dengan istilah maladaptive daydreaming sebenarnya cukup tricky untuk menghentikannya. Kamu cukup membutuhkan kesadaran dan kontrol yang penuh atas dirimu .

Saat kita berada di situasi yang membosankan, seperti kehabisan pembahasan saat berkumpul bersama teman-teman, kebiasaan yang kita lakukan adalah mengkhayal.

Dengan berbagai asumsi dari pikiran sendiri dan dengan berbagai susunan kata yang diawali “Seandainya aku …” akhirnya kita menikmati semua khayalan itu sampai yang dekat terasa jauh.

Maladaptive Daydreaming adalah kondisi dimana seseorang lebih banyak menghabiskan pikirannya untuk melamun daripada melihat kenyataan. Click To Tweet

Nah, untuk memutuskan siklus lamunan yang terus mengganggu produktifitasmu setiap hari, ada beberapa tips yang bisa kamu terapkan untuk menghilangkan kebiasaan mengkhayal ini.

1. Coba Analisa Kebiasaan Melamun Kamu

Menganalisa Kebiasaan Melamun
Menganalisa Kebiasaan Melamun

Apakah kamu sering melamun ketika berada di sekolah atau bekerja? Atau kamu sering melamun ketika mendengarkan orang lain berbicara?

Menganalisa kebiasaan melamun akan membantu kita mengetahui penyebab serta solusinya.

Nah, hal yang perlu kita lakukan adalah mengidentifikasikan apa jenis fantasi yang muncul dalam pikiran. Mungkin khayalan-khayalan ini akan muncul dalam bentuk yang acak, tetapi percayalah di dalam khayalan itu ada jawaban yang kamu cari.

Sebagian orang melamun untuk menghindari perasaan yang menyakitkan. Semisal, ketika kamu dimarahi, dibully atau diperlakukan dengan tidak baik lainnya, mungkin secara otomatis pikiran acak mulai muncul dalam bentuk fantasi.

Dan sebagian orang melamun untuk membayangkan kehidupan yang sempurna. Semisal kamu melihat banyak kekurangan dalam hidup, lalu kamu mengkhayal seperti “Seandainya aku punya A, B, C, sampai Z”

Menganalisa kebiasaan mengkhayal dan mengetahui penyebabnya akan membuat kita lebih sadar sehingga akhirnya bisa dengan mudah untuk fokus mengubah kenyataan.

2. Tuangkan Khayalan Itu Dalam Tulisan

Menuliskan Khayalan di Kepala
Menuliskan Khayalan di Kepala

Biasanya seseorang akan menyadari bahwa ia sedang melamun setelah beberapa menit. Semisal ketika orang lain sedang berbicara dan tiba-tiba kamu kehilangan fokus saat mendengarkannya lalu masuk ke dalam lamunan.

Nah, setelah sadar bahwa kamu sedang melamun, buatlah daftar dari khayalan-khayalan yang muncul. Catatlah semuanya, mulai dari jam berapa, situasi seperti apa dan khayalan apa.

Cara ini akan membantu kita memahami pola yang bermain di dalam pikiran kita sendiri.

Dan setelahnya, ini juga akan membantu kita untuk mengamati apa yang muncul dalam fantasi ketika melamun.

Sementara menuangkan khayalan yang muncul ke dalam tulisan dapat membantu kita untuk mengelola emosi dengan baik serta menambah kreatifitas.

3. Mulai Pertimbangkan Dampak Positif dan Negatifnya

Meninggalkan Kebiasaan Negatif
Meninggalkan Kebiasaan Negatif

Jika melamun sudah menjadi kebiasaan, maka semuanya akan berjalan dibawah ketidaksadaran. Kebiasaan ini tidak bisa dibiarkan sebab ia sering datang di situasi yang tidak tepat. Semisal, saat kamu berkendara, tiba-tiba melamun dan akhirnya tidak konsentrasi memperhatikan jalan.

Maka untuk itu kita perlu mempertimbangkan dampak positif dan negatif dari melamun.

Jika kamu melamun karena merasa bosan dengan keadaan, maka secara tidak sadar kamu sudah membuang waktu untuk mengubah keadaan itu sendiri.

Jika kamu melamun karena mengingat seseorang yang pernah kamu kenal, maka hal itu akan membuatmu merasa seolah dekat dengannya.

Sementara jika kamu melamun dengan membayangkan seseorang yang pernah bertemu tapi belum kamu kenal, maka hal itu akan membuatmu merasa kesepian.

Coba pikirkan sendiri, semisal, saat kamu mengkhayal tentang masa lalu, maka apa yang kamu dapatkan?

Sebab faktanya, ketika kita mengkhayal maka setelahnya akan muncul suatu perasaan. Dan sadarilah perasaan itu, apakah positif atau negatif sehingga kamu mengetahui dampaknya.

Tanyakan pada diri sendiri, apakah lamunan itu membantumu menjadi lebih kreatif atau justru membuatmu menjadi tidak percaya diri?

Baca Juga : 3 Cara Mengubah Kecemasan Menjadi Kreativitas Bagi Seniman.

4. Tingkatkan Kesadaran Dengan Teknik Ini

Menghilangkan Kebiasaan Mengkhayal Dengan Meningkatkan Kesadaran Diri
Menghilangkan Kebiasaan Mengkhayal Dengan Meningkatkan Kesadaran Diri

Cara-cara yang bisa dilakukan antara lain dengan meditasi, beribadah dan menjalankan teknik mindfulness.

Ada juga beberapa teknik sederhana dalam meningkatkan kesadaran yang bisa kamu lakukan sambil beraktivitas, misalnya:

Katakanlah kamu menyukai buah apel. Orang yang menyukai buah apel biasanya akan menikmati dengan segenap hati ketika memakannya. Bahkan mungkin akan memperhatikan warna, bentuk hingga baunya.

Begitu juga dengan orang yang menyukai game online, pikiran mereka akan fokus disana dengan kesadaran penuh dalam memperhatikan permainannya.

Inilah cara sederhana yang bisa membantu kita untuk tidak mempertahankan kebiasaan mengkhayal lagi.

Semisal saat mengerjakan tugas, bayangkan saja bahwa itu adalah pekerjaan yang kamu senangi, cari alasan-alasan yang kuat agar pikiran lebih mudah mengkonfirmasi bahwa kamu benar-benar menyukainya.

Munculkan rasa cinta dan keyakinan bahwa kesuksesanmu akan lebih dekat lagi setelah menyelesaikan pekerjaan itu, maka secara otomatis semua khayalan akan hilang dengan sendirinya.

Coba pelajari tentang Grounding Exercise, Cara Sederhana untuk Mengurangi Kecemasanmu.

5. Tempatkan Dirimu Disini, Di Masa Sekarang Ini

Mindfulness Membantumu Tetap Fokus
Mindfulness Membantumu Tetap Fokus

Menurut penelitian, 95 % aktivitas kita sehari-hari dilakukan dalam ketidaksadaran. Dalam banyak hal kita bergerak secara otomatis layaknya sebuah pesawat auto pilot.

Semisal, ketika bangun tidur kita langsung memikirkan masalah hidup, lalu mengecek notifikasi di sosial media atau pesan masuk, beberapa saat kemudian bergerak dari kasur menuju kamar mandi dan seterusnya.

Kita seperti robot yang sudah di program untuk menjalankan semua aktivitas ini dalam kehidupan sehari-hari dan ironisnya alam bawah sadar kita tidak selalu mengarahkan pada sesuatu yang positif.

Maka untuk menghindari hal-hal negatif seperti menunda, mengkhayal, atau melakukan sesuatu yang tidak bermanfaat, kita perlu menempatkan diri di masa sekarang.

Cara yang perlu dilakukan juga cukup sederhana, kamu hanya perlu menarik napas dalam-dalam dan melihat sekeliling, dengan begitu kamu akan lebih menyadari keberadaanmu dan apa tujuanmu.

Dan tentunya hal ini juga akan menghilangkan kebiasaan mengkhayal yang sudah terprogram di alam bawah sadar kita.

Baca Juga : Cara Meningkatkan Konsentrasi Otak Agar Lebih Fokus

Akhir Kata

Kembali lagi, tidak semua yang berkaitan dengan mengkhayal atau melamun itu berdampak negatif. Terkadang ada beberapa lamunan yang justru bisa menambah kreativitas kita serta membantu mencapai tujuan.

Kuncinya ada pada niat, gairah serta tujuan dari lamunan itu sendiri. Semisal, saat kamu mengkhayalkan membeli rumah yang besar, sadarilah bahwa kamu memang berniat melakukannya dan pikirkan bagaimana cara mencapainya.