in ,

Demam Pada Anak, 7 Cara Ini Ampuh Untuk Penyembuhan

Demam Pada Anak
Demam Pada Anak

Demam pada anak adalah hal yang wajar terjadi. Tahukah anda bahwa anak-anak memang memiliki jatah sakit setiap tahunnya lebih sering daripada orang dewasa ?. Hal ini karena anak sedang masa pertumbuhan yang memerlukan adaptasi dengan lingkungan tempat ia dibesarkan.

Untuk itu anda wajib untuk membantu menjaga kesehatan anak dengan cara memberikan nutrisi dan gizi yang terbaik. Tidak hanya itu, anda juga dapat bermain sambil belajar bersama anak di luar rumah untuk dapat melatih sistem imunnya agar menjadi lebih kuat.

Namun siapa yang ingin sakit. Memang datangnya tidak pernah bisa diprediksi kapan anak akan sakit. Meskipun begitu anda sebagai orang tua dapat mempersiapkan segala sesuatunya jika memang terjadi nantinya.

Apalagi jika anak yang sakit. Tentu sebagai orang tua hal ini dapat membuat anda sedih dan ingin menggantikannya sakit. Namun tubuh anda berbeda dengan anak, yang bisa anda lakukan adalah merawatnya dengan baik dan mendukungnya.

Sakit pada anak juga bervariasi. Umumnya yang terjadi selain demam adalah flu, batuk, sakit kepala, hingga demam berdarah yang disebabkan oleh nyamuk aedes aegypti. Lingkungan juga memiliki peran penting bagi tumbuh kembang dan kesehatan anak.

Biasanya anak yang sedang demam memiliki perjuangan pada tubuhnya dalam melawan infeksi. Ada kalanya demam yang dialami oleh anak tidak perlu untuk dibawa ke dokter. Anda bisa mengobatinya terlebih dahulu di rumah.

Demam yang menghampiri anak umumnya jika diukur menggunakan thermometer bisa lebih dari 37,5° Celcius. Karena suhu normal tubuh anak berada pada kisaran 36,5° hingga 37,5° Celcius. Penyebab demam pada anak pun bisa disebabkan oleh berbagai macam hal.

Misalnya karena faktor infeksi bakteri dan virus di mana akan menyerang sistem kekebalan tubuh anak sehingga menyebabkan demam pada anak. Sistem kekebalan tubuh ini yang akan membantu melawan demam yang datang.

Aktivitas yang dilakukan anak sehari-hari juga dapat menyebabkan demam. Lingkungan yang memengaruhi seperti terlalu lama berada di luar ruangan pada cuaca terik dan panas, terlalu lama bermain air atau terkena hujan dapat menimbulkan demam pada anak.

Jika anak terserang demam, anda tidak perlu panik berlebihan. Sebelum membawanya ke dokter, lebih baik lakukan beberapa cara ini terlebih dahulu di rumah.

1. Kompres Air Hangat

Kompres Air Panas Saat Anak Demam
Kompres Air Panas Saat Anak Demam

Anda dapat mengompres pada bagian kening anak dengan air hangat. Sediakan handuk berukuran kecil dan air hangat secukupnya. Basahi handuk dengan air hangat kemudian peras. Letakkan handuk yang sudah dibasahi tadi di kening anak.

Lakukan pengulangan selama beberapa kali jika dirasa handuk sudah tidak basah dan hangat untuk dibasahi kembali. Cara ini merupakan warisan turun temurun yang sudah ada sejak dahulu kala untuk mengatasi sakit demam baik pada anak maupun orang dewasa.

2. Mandi Air Hangat

Mandi Air Hangat Saat Anak Demam
Mandi Air Hangat Saat Anak Demam

Ketika demam pada anak melanda, bukan halangan bagi anda untuk memandikan anak. Anak dapat tetap mandi dengan menggunakan air hangat. Air hangat akan membantu meredakan demam pada anak dibandingkan dengan air dingin yang akan membuatnya menggigil kedinginan.

Anda juga bisa menambahakan bath salt atau esensial oil untuk membantu menenangkan tubuh anak. Jika kondisi anak memang tidak memungkinkan untuk mandi, anda dapat lap tubuh anak dengan handuk yang dibasahi air hangat.

Kulit anak yang sedang demam akan terasa dingin karena suhu tubuh menurun jika mandi atau membasahinya dengan air hangat.

3. Konsumsi Banyak Air Putih

Minum Air Putih
Minum Air Putih

Anda juga sebaiknya menjaga agar anak terhidrasi dengan baik ketika demam pada anak datang. Berikan anak lebih banyak air putih untuk dikonsumsi. Karena ketika anak sedang demam, mereka akan kehilangan cairan tubuhnya.

Bukan berarti anak harus langsung minum banyak dalam sekali teguk. Tetapi minum sedikit demi sedikit secara lebih sering untuk membantu mengeluarkan panas dari dalam tubuh.

Berikan juga asupan makanan yang berkuah agar membantunya untuk membantu menggantikan cairan tubuh yang hilang selama sakit. Selain itu anda dapat memberikan minuman lain seperti teh herbal hangat, atau air jahe panas. Hindari memberikan minuman seperti soda, kopi dan minuman instan lainnya pada anak dalam kondisi ini.

4. Perhatikan Makanan Anak

Memperhatikan Makanan Anak
Memperhatikan Makanan Anak

Selain konsumsi air putih yang rutin, anda juga sebaiknya memperhatikan makanan yang dikonsumsi anak. Pilihlah makanan yang kaya serat, gizi dan protein tinggi untuk membantu menjaga daya tahan tubuhnya.

Misalnya dengan membuat sup yang berisi sayuran dan daging ayam. Buatlah kaldu kuah tersebut dari bahan yang alami yakni rebusan ayam, bukan dari kaldu instan. Makanan hangat berkuah umumnya cocok diberikan ketika sedang demam karena akan memberikan efek nyaman pada tubuh.

Mereka membutuhkan nutrisi dan gizi baik yang lebih banyak untuk dapat membantu proses penyembuhan. Makan lebih banyak pada saat sakit memang dianjurkan karena tubuh memerlukan energinya dua kali lipat dari biasanya.

Baca Juga: 7 Cara Mengatasi Masalah Anak Susah Makan, Orang Tua Harus Paham

5. Jangan Pakai Pakaian Terlalu Tebal

Perhatikan Pakaian Anak
Perhatikan Pakaian Anak

Demam pada anak dapat diturunkan secara perlahan dengan cara memakaikan pakaian yang tidak terlalu tebal. Pakaian yang tebal justru membuat panas tubuh anak sulit keluar dan bahkan demam bisa jadi lebih tinggi dari sebelumnya.

Selain itu anda dapat mengatur suhu ruangan kamar anak diatur senyaman mungkin. Agar anak tidak merasa terlalu dingin atau terlalu panas sehingga dapat istirahat dengan baik. Atur ruangan agar terdapat sirkulasi udara yang baik.

6. Istirahat

Anak Perlu Istirahat
Anak Perlu Istirahat

Sudah bukan rahasia lagi bahwa istirahat adalah hal wajib ketika sakit. Untuk dapat mempercepat proses penyembuhan, mereka diharuskan beristirahat ketika demam pada anak datang.

Anak umumnya cukup aktif bergerak kesana kemari, hal ini akan menghambat proses penyembuhan demam pada anak. Bantu ia agar bisa istirahat dan tidur dengan nyenyak. Putarkan acara kesukaannya atau bacakan buku untuknya agar ia mudah untuk tidur dan beristirahat.

Istirahat yang cukup merupakan hal utama yang dilakukan ketika sedang sakit. Tubuh yang bekerja lebih kuat daripada biasanya membutuhkan recovery dengan cara beristirahat lebih banyak.

7. Saatnya Ke Dokter

Membawa Anak Yang Demam Ke Dokter
Membawa Anak Yang Demam Ke Dokter

Jika beberapa poin diatas sudah anda lakukan namun demam pada anak tidak kunjung membaik atau justru  semakin parah, bawalah ia ke dokter. Demam pada anak yang dalam 3 hari tidak kunjung ada progress kemungkinan mengindikasikan adanya infeksi bakteri atau virus yang lebih serius.

Segera kunjungi dokter untuk memastikan apakah penyebab pasti dari demam pada anak. Karena biasanya demam yang terjadi bisa merujuk pada typus atau demam berdarah yang memerlukan penanganan lebih lanjut.

Jika demam pada anak adalah demam normal namun anda ingin membawanya ke dokter untuk memastikan dengan tepat pun tidak masalah. Anda dapat memberikan obat yang direkomendasikan oleh dokter agar anak segera pulih dibarengi dengan beberapa poin yang sudah disebutkan diatas.

Sediakan juga thermometer di rumah anda agar memudahkan untuk cek suhu tubuh anak. Lakukan pengecekan suhu tubuh secara berkala dan catat. Amati perubahan suhu tubuh anak yang telah diukur untuk mengetahui progress dari proses penyembuhan demam.

Baca Juga: Anak Bermain di Luar Rumah? Siapa Takut, Ini 5 Manfaat Bagi Perkembangannya

Anak yang sedang sakit memang membutuhkan perawatan ekstra. Anda juga sebaiknya ikut beristirahat yang cukup agar tidak ikut sakit juga ketika sedang merawatnya. Kesehatan mahal sekali harganya, maka lebih baik mencegah daripada mengobati.

Written by Rima Mustika

Adult clinical psychologist, art enthusiast. A traditional dancer who can't live without coffee.