in , ,

11 Tips Agar Kamu Diangkat Menjadi Karyawan Tetap

Tips Agar Diangkat Menjadi Karyawan Tetap

Apakah saat ini kamu sedang berjuang untuk diangkat menjadi karyawan tetap? Menjadi karyawan tetap pada sebuah perusahaan memang bukalah hal yang mudah.

Saat ini banyak sekali perusahaan yang menerapkan sistem kerja kontrak atau outsourcing kepada banyak karyawan sehingga jika mendekati masa-masa akhir kontrak, banyak karyawan yang gelisah. Namun ada juga perusahaan yang menetapkan peraturan tertentu untuk mengapresiasi kinerja karyawan dengan mengangkat karyawan tetap.

Menjadi karyawan tetap tentunya akan memberikan banyak keuntungan bagi kamu. Oleh sebab itu jangan berhenti untuk berjuang menjadi karyawan tetap.

Berikut ini 11 cara yang dapat kamu lakukan untuk bisa menjadi karyawan tetap secepatnya.

1. Menaati Peraturan Perusahaan

Setiap perusahaan dan divisi di perusahaan pasti memiliki peraturan dan tata tertib baik yang tertulis atau tidak tertulis. Aturan yang tertulis bisanya  tertuang dalam surat perjanjian kerja dan tulisan-tulisan yang dipajang di dinding kantor.

Aturan yang tidak tertulis biasanya berupa norma atau kebiasaan yang yang telah ada di lingkungan perusahaan bahkan sebelum kamu menjadi karyawan di perusahaan tersebut.

Supaya diangkat menjadi karyawan tetap, kamu harus menaati setiap peraturan yang ada. Jika kamu menaati peraturan maka HRD atau bagian personalia akan bisa memberikan penilaian yang positif. Selain itu, kamu atasan dan rekan kerja kamu akan menyukai kamu.

Dengan begitu kamu akan mudah mendapat rekomendasi untuk diangkat menjadi karyawan tetap.

2.  Bersikap Jujur dapat Membuat Kamu Diangkat Menjadi Karyawan Tetap

Salah satu hal terpenting yang harus kamu lakukan selama bekerja adalah jujur. Kamu harus bersikap jujur ketika masih menjadi karyawan kontrak maupun karyawan tetap. Jujue merupakan sikap yang dapat menentukan kinerja kamu di perusahaan.

Dengan bersikap jujur, kamu akan dianggap sebagai karyawan yang dapat dipercaya. Kamu akan mendapatkan penilaian yang positif di perusahaan. Jika kamu dipercaya maka kelak kamu akan dipercaya untuk mengerjakan hal-hal yang lebih besar. Sikap jujur kamu harus kamu lakukan dalam bentuk ucapan dan perbuatan.

3. Menjadi Karyawan yang Rajin dan Cerdas

Setiap perusahaan pasti berharap mempunyai karyawan yang rajin. Karyawan yang rajin akan menguntungkan perusahaan. Dengan rajin mereka beranggapan bahwa pekerjaan dapat diselesaikan dengan cepat. Oleh sebab itu jika ingin diangkat menjadi karyawan tetap maka buanglah jauh-jauh sifat malas kamu.

Selain rajin, untuk lebih cepat dijadikan karyawan tetap, kamu harus cerdas.Dengan menjadi karyawan yang cerdas kamu juga bisa dengan lebih mudah dalam menyelesaikan pekerjaan. Jika kamu hanya memiliki sikap rajin, kamu hanya akan menjadi suruhan banyak orang.

Bekerja dengan cerdas memang jarang dilakukan oleh karyawan, padahal hal ini sangat penting untuk dilakukan. Pada saat kamu menerima pekerjaan baru maka kerjakanlah dan anggap bahwa itu adalah tantangan yang harus kamu lewati.

Jika pekerjaan monoton menghampiri kamu, sebaiknya kamu segera belajar mengenai hal-hal baru. Dengan begitu suatu saat kamu akan mendapatkan pekerjaan baru yang tidak monoton.

4. Sabar dalam Menahan Diri

Hampir setiap karyawan kontrak memiliki keinginan untuk diangkat menjadi karyawan tetap. Namun ingat kamu tetap harus sabar dalam hal menunggu proses pengangkatan. Setiap perusahaan pasti memiliki beberapa pertimbangan sebelum mengubah status karyawan kontrak menjadi karyawan tetap.

Oleh sebab itu jangan terburu-buru menanyakan status karyawan. Sambil sabar menunggu terkait proses pengangkatan karyawan, kamu bisa mencari informasi pengangkatan karyawan dari beberapa karyawan yang telah diangkat menjadi karyawan tetap.

5. Mudah Beradaptasi

Salah satu tantangan bagi karyawan baru adalah beradaptasi dengan suasana kantor dan tantangan yang ada.

Jika kamu ingin terus menerus menjadi karyawan kontrak, pandai-pandailah untuk menyesuaikan diri di lingkungan kerja. Menyesuaikan diri dapat dilakukan dengan cara berpakaian dan bertutur kata dengan sopan.

Jika kamu bisa melakukannya, maka karyawan yang lain akan menyukai kamu dan kamu akan membuat suasana kerja menjadi lebih. Jika suasana kerja nyaman maka kamu dan rekan kerja kamu dapat memberikan hasil yang maksimal pada pekerjaan kamu.

6. Profesional dan Pandai Memprioritaskan Pekerjaan

Ada banyak karyawan yang bekerja di perusahaan oleh sebab itu banyak kepribadian yang pasti berbeda antara karyawan yang satu dengan yang lainnya. Hal tersebut tentunya akan menuntut kamu untuk tidak menanggapi semua kejadian yang ada di kantor. Selalu berikan sikap profesional dalam setiap pekerjaan di kantor karena sebagai karyawan kamu memiliki tanggung jawab penuh terhadap pekerjaan kamu.

Dalam bekerja pasti banyak rintangan. Salah satu rintangan yang akan kamu hadapi sebagai karyawan kontrak. Mungkin kamu menghadapi situasi dimana karyawan kontrak akan sedikit ditindas oleh atasan atau senior kamu dalam hal pekerjaan. Jika kamu dihadapkan oleh situasi tersebut, kamu harus pandai memilah-milah pekerjaan. Kamu harus mampu membedakan prioritas setiap pekerjaan.

7. Tepat Waktu dalam Banyak Hal

Tepat waktu dalam segala hal merupakan kunci dibalik kesuksesan kamu untuk menjadi karyawan tetap. Usahakan kamu menyelesaikan setiap pekerjaan tepat waktu sesuai dengan perintah yang diberikan, selalu datang ke kantor dan menghadiri rapat tepat waktu. Jika kamu datang tepat waktu sesuai dengan peraturan yang telah diberikan maka kamu akan mendapat citra positif oleh HRD dan rekan kerja kamu.

Tepat waktu dalam menyelesaikan pekerjaan yang telah diberikan mampu membuat kamu dianggap sebagai seseorang yang handal dalam bekerja dan di kemudian hari akan diberikan tanggung jawab yang lebih besar. Oleh sebab itu jangan remehkan ketepatan waktu dalam segala hal.

8. Percaya Diri

Percaya diri sebenarnya tidak hanya dibutuhkan dalam bidang pekerjaan saja melainkan dalam berbagai hal di kehidupan ini. Sebaiknya kamu percaya diri terhadap segala kemampuan yang kamu miliki.

Kamu diterima di perusahaan meskipun saat ini masih berstatus karyawan kontrak, menandakan bahwa kamu telah memiliki kemampuan yang dibutuhkan oleh perusahaan. Percaya diri boleh namun jangan sampai menjadikan kamu sebagai karyawan yang sombong.

Tetaplah percaya diri meskipun kamu belum diangkat menjadi karyawan tetap. Selain itu, percaya diri juga berarti kamu tidak perlu malu jika kamu ragu akan hal-hal baru di perusahaan. Wajar jika kamu masih belum banyak mengerti mengenai beberapa hal. Namun usahakan untuk mengatasi ketidaktahuan kamu. Jika kamu merasa bingung cobalah bertanya kepada rekan kerja atau senior kamu.

9. Memiliki Mental yang Kuat

Setiap perusahaan pasti menginginkan bahwa karyawannya memiliki mental yang kuat seperti baja. Dalam bekerja pasti kamu akan menjumpai banyak tekanan seperti target-target yang harus dicapai.

Meskipun berat, cobalah untuk tetap bertahan dan berjuang mencapai target. Target-target tersebut sebenarnya dapat membuat menjadi karyawan tetap/.

Buatlah diri kamu berpengaruh untuk perusahaan. Semakin berpengaruhnya kamu terhadap perusahaan buka berarti kamu harus bersantai namun kamu harus semakin meningkatkan kompetensi kamu. Dengan begitu semakin tinggi tekanan kerja yang kamu peroleh sebaiknya semakin tinggi pula keahlian kamu.

Jika kamu tidak memiliki mental yang kuat dalam bekerja, bisa-bisa kamu resign sebelum diangkat menjadi karyawan tetap karena tidak sanggup dengan tekanan kerja.

10. Manajemen Diri

Manajemen diri yang dimaksud adalah kamu pandai dalam mengatur diri kamu sendiri. Kamu harus bisa mengerjakan pekerjaan di kantor sesuai dengan porsinya. Jangan pernah mengurangi porsi pekerjaan kamu. Porsi pekerjaan yang dimaksud adalah waktu, pekerjaan dan istirahat.

Dalam bekerja memang terkadang ada hal yang membuat kamu tidak semangat. Namun kamu harus menguasai diri kamu dan selalu bersikap profesional sehingga kamu bisa bekerja secara maksimal. Ingatlah mengenai kewajiban yang harus kamu penuhi sebagai seorang karyawan.

11. Loyal terhadap Pekerjaan

Beberapa karyawan kontrak biasanya tidak memberikan loyalitas penuh kepada perusahaan. Namun jika kamu ingin status kamu berubah menjadi karyawan tetap, kamu harus memberikan loyalitas kepada setiap pekerjaan kamu. Loyalitas sebenarnya wajib dilakukan oleh setiap karyawan bahkan seorang pemimpin juga harus loyal.

Loyalitas karyawan sangat dibutuhkan oleh semua perusahaan. Oleh sebab itu, loyalitas karyawan akan diapresiasi oleh perusahaan. Dengan adanya simbiosis mutualiasme atau hubungan yang saling menguntungkan ini. kamu bisa menjadi karyawan tetap jika loyal terhadap pekerjaan.

Baca Juga : 

Itulah tips-tips supaya kamu status kamu bisa berubah, dari karyawan kontrak dapat menjadi karyawan tetap. Semoga tips-tips atas dapat menjadi pedoman bagi kamu untuk mengetahui apa saja yang harus kamu lakukan. Semoga keinginan kamu menjadi karyawan tetap lekas terwujud.

Written by Elsa Cordana

Suka bermimpi dan berusaha menggapai mimpi