Ditinggal Gebetan di Puncak Kasmaran, Ini Yang Harus Kamu Lakukan

Buat kamu yang sekarang ngerasain sakitnya ditinggal gebetan di puncak kasmaran, jangan habiskan waktumu untuk terus murung sendirian

Dina Novia Dina Novia · 3 min read >
Ditinggal Gebetan

Tidak ada yang tahu bagaimana akhir perjalanan cinta seseorang. Kapan dicintai dan kapan dibuat sakit hati? Salah satu fenomena yang sudah kerap menjadi sumber kegalauan muda mudi ya ditinggal gebetan waktu lagi sayang-sayangnya.

Fenomena ini tak hanya terjadi sekali dua kali saja, sepertinya sudah banyak orang yang jadi korban. Bahkan sampai sudah banyak meme yang menggambarkan bagaimana sakitnya saat ditinggal pas lagi sayang-sayangnya.

Setelah diterbangkan setinggi mungkin, eh tiba-tiba dibuat jatuh begitu saja. Sakit hati, sedih, marah, pasti dirasakan oleh setiap orang yang mengalaminya. Kalau sudah begini sih, saran yang paling utama pastilah segera move on dan buka hati untuk seseorang yang lebih pantas untuk diperjuangkan.

Buat kamu yang sekarang ngerasain sakitnya ditinggal gebetan di puncak kasmaran, jangan habiskan waktumu untuk terus murung sendirian. Coba cara ampuh ini. Semoga lukamu cepat terobati.

1. Coba untuk Memperbaiki dan Mengubah Style-mu

Mungkin Kamu Butuh Penyegaran Dengan Style Mu
Mungkin Kamu Butuh Penyegaran Dengan Style Mu

Mungkin cara ini cukup sederhana, namun tak salah jika kamu mencobanya. Kamu bisa mulai mengubah gayamu dalam hal berpenampilan. Jangan salah, cara ini cukup efektif loh untuk kamu bisa melupakan si mantan gebetan dalam waktu yang cukup singkat.

Dengan penampilanmu yang baru, kamu akan terlihat lebih fresh. Tak hanya itu, penampilan barumu juga bukan tak mungkin akan jadi gerbang untuk memasuki suatu lembaran cinta yang baru.

Jadi, jika kamu merasa penampilanmu yang dulu kurang oke banget, coba ubah sedikit dan jadilah pribadi yang lebih stylish. Dijamin deh, kamu tidak akan kesulitan untuk dapatkan gebetan yang lebih kece dari sang mantan.

Baca Juga : Pilih Jalani Backstreet Relationship, Kamu Wajib Pahami Risiko Ini

2. Fokus dan Tekuni Hal yang Paling Kamu Sukai dan Minati

Fokus dan Tekuni Hal-hal Yang Kamu Sukai
Fokus dan Tekuni Hal-hal Yang Kamu Sukai

Obat dari kegalauan adalah dengan menyibukkan diri. Banyak sih orang yang mengatakan hal itu. Jadi, kamu bisa coba nih cara yang satu ini. Kamu bisa coba untuk lebih fokus untuk menekuni apa yang menjadi hobimu.

Siapa tahu lewat hobi atau hal yang kamu minati itu kamu akan jadi sosok yang lebih sukses ke depannya. Pikiranmu tak harus lagi terbagi untuk dia yang kamu cinta namun malah degan mudah membuatmu menderita.

Biasakan dirimu untuk mengambil sisi positif dari hal apapun yang terjadi dalam kehidupanmu. Salah satunya ya dengan kehilangan saat sedang sayang-sayangnya. Kamu pasti bisa kok menjadi orang yang lebih hebat nantinya.

3. Hindari Segala Sesuatu Tentangnya: Hapus Kontaknya dan Blokir Semua Media Sosialnya

Saatnya Memblokir Semua Kontak dan Sosial Media Mantan
Saatnya Memblokir Semua Kontak dan Sosial Media Mantan

Cara ini mungkin masih menjadi pro dan kontra. Namun harus diakui, untuk melupakan seseorang terkadang kamu harus menghindar sepenuhnya darinya. Jangan berhubungan secara langsung maupun melalui media sosial.

Menyimpan kontak atau stalking media sosial miliknya hanya akan membuatmu semakin menderita. Jika kamu tak sanggup melihatnya tanpa memilikinya, kamu bisa memutuskan untuk meninggalkan semua hal tentangnya.

4. Mulai Mengatur Kembali Tujuan Hidup

Mengatur Kembali Tujuan Hidup
Mengatur Kembali Tujuan Hidup

Setelah masa sulit yang kamu alami, kamu perlu menata tujuan hidupmu kembali. Selesaikan semua mimpimu yang mungkin sempat tertunda. Jadilah pribadi yang lebih kuat dari sebelumnya.

Tumbuhkan kembali kepercayaan diri yang kamu miliki. Yakinlah bahwa kamu mampu membangun apa yang kemarin sempat terhenti. Kamu tak akan pernah tahu sehebat apa kamu nanti setelah badai yang kamu lalui ini.

Pelan-pelan, ingat kembali apa yang menjadi impian besarmu. Fokus dan tekunlah dalam meraihnya. Jadikan pengalaman pahitmu sebagai cambukmu untuk lebih maju.

5. Habiskan Lebih Banyak Waktu Bersama Teman dan Keluarga

Menghabiskan Waktu Bersama Teman dan Keluarga
Menghabiskan Waktu Bersama Teman dan Keluarga

Mungkin dalam kehidupanmu selalu ada yang akan meninggalkan. Namun percayalah bahwa akan selalu ada yang setia dalam susah maupun senangmu. Tuhan sudah menyiapkan semua itu.

Teman dan keluarga bisa menjadi tempat mengadumu kala sedih maupun senang. Berhentilah mengurung dirimu sendiri. Cobalah untuk bangkit dari kesedihanmu. Temui teman dan keluargamu.

Bersama mereka, cobalah untuk menghabiskan lebih banyak waktu. Dijamin perasaanmu akan membaik dengan keberadaan mereka di sisimu.

6. Katakan Segala Hal yang Kamu Simpan pada Sang Gebetan Sebelum Kamu Benar-benar Meninggalkan

Katakan Sesuatu Yang Kamu Pendam Agar Sepenuhnya Lepas
Katakan Sesuatu Yang Kamu Pendam Agar Sepenuhnya Lepas

Selesaikan apa yang belum terselesaikan. Selesaikan semua rasa yang kamu pendam. Ungkapkan yang kamu rasakan, biarkan dia tahu apa yang menjadi isi dalam hati dan pikiranmu.

Baca Juga : Meski Menyukaimu, Ternyata Ini Alasan Cowok Tak Mau Pacaran Denganmu

Mungkin saja alasan dia pergi darimu karena dia menganggap kamu tak menyimpan rasa apapun padanya. Jika pun dia meninggalkanmu demi yang lainnya, setidaknya kamu tak akan pernah menyesali keputusanmu untuk hanya menyimpan rasa itu untuk dirimu sendiri.

Terima apa pun kenyataan yang dia ungkap setelah kamu mengutarakan apa yang ingin kamu sampaikan. Jika perasaanmu tak berbalas, maka jangan lagi memelas. Berbaliklah, dan berjalan ke arah yang berbeda darinya. Kamu harus secepatnya move on, ya.

7. Buka Hati untuk Cinta yang Baru

Membuka Hati Untuk Orang Baru
Membuka Hati Untuk Orang Baru

Obat patah hati ya pengganti, bukankah begitu? Kamu butuh sosok baru yang bisa membuatmu lebih mudah melupakan dia yang hanya sekadar datang untuk pergi secara tiba-tiba.

Cobalah untuk memperluas pergaulanmu. Kenalilah lebih banyak orang di sekelilingmu. Temukan dia yang memang tercipta hanya untukmu. Jangan jadikan kepergiannya sebagai alasan untukmu tak bisa kembali bahagia. Bukalah hati secepatnya dan temukan sosok baru yang pantas untuk kamu cinta.

Baca Juga : Jangan Sedih, Inilah Keuntungan Menjadi Jomblo yang Harus Kamu Ketahui

Kebahagiaan, amarah, kesedihan, kekecewaan adalah hal yang menjadi warna dalam sebuah perjalanan cinta. Pertemuan dan perpisahan pun sudah pasti adanya dalam kehidupan asmara. Jalani saja segala prosesnya dan jangan lupa untuk mengambil sisi positifnya. Jadi bagaimana, cara mana dulu yang mau kamu mulai coba?

Dina Novia
Lahir dengan hobi travelling dan fotografi. Masih berstatus sebagai mahasiswa jurusan bahasa Indonesia di Malang. Read Full Profile