in ,

Emosi di Lingkungan Kerja, Kendalikan dengan 7 Cara Ini

Emosi di Lingkungan Kerja

Selalu ada peluang untuk terciptanya emosi negatif di tempat manapun. Salah satu tempat yang biasanya menjadi sumber emosi negatif adalah kantor atau lingkungan tempat kamu bekerja.

Emosi negatif ini tentu bermacam-macam. Ada emosi sedih, takut, marah, cemas, dan lain-lain. Karena besarnya emosi yang muncul, tak jarang kamu pun merasa kesulitan untuk mengendalikannya sehingga ada kemungkinan besar emosimu itu bisa meledak di tempat kamu bekerja.

Hilangnya kendali dalam mengatasi emosi karena tekanan yang ada di lingkungan kerja sudah cukup sering terjadi. Misalnya karena kelelahan dengan pekerjaan yang menumpuk, ditambah kewajiban lembur kerja yang tidak ada hentinya atau karena masalah lain yang biasa terjadi di lingkungan kerja.

Sebagai seseorang yang sudah memiliki banyak pengalaman sampai bisa berada di titik menjadi seorang karyawan atau atasan mungkin, kamu sudah seharusnya memiliki pengendalian emosi yang baik. Untuk menjaga emosimu agar tetap terkendali di lingkungan kerja, kamu bisa mengatasinya dengan 7 cara ini.

1. Pahami Apa yang Menyebabkan Emosimu Memuncak

Hal pertama yang harus kamu lakukan adalah mengetahui penyebab emosimu memuncak. Apakah karena rekan kerjamu yang membuat masalah denganmu, pekerjaan yang menumpuk dan tidak ada habisnya, atau karena atasanmu yang selalu memberikan tekanan besar kepadamu?

Setelah kamu mengetahui hal apa saja yang membuat emosimu memuncak, kamu bisa mencoba menghindari hal tersebut. Tapi jika memang hal tersebut tidak mungkin bisa kamu hindari, setidaknya kamu bisa belajar untuk dapat menghadapinya dengan tenang jika dihadapkan dengan masalah yang serupa.

2. Istirahatkan Dirimu Sejenak dari Kesibukan Kantor

Jangan langsung menunjukkan reaksi saat ada sesuatu yang membuatmu emosi. Istirahatkan dulu dirimu sejenak. Dengan begitu kamu bisa lebih berpikiran jernih dalam menanggapi suatu permasalahan.

Mungkin memang sulit bagimu untuk menahan sejenak emosi yang sudah berada di puncak. Namun, bukan hal yang baik juga jika kamu langsung meresponnya karena pada saat itu pikiranmu pasti sudah kacau. Jangan sampai kamu menyesali apa yang sudah kamu lakukan saat emosimu sudah mulai mereda.

Jadi, penting untuk merehatkan dirimu terlebih dahulu. Pergilah untuk makan dan minum sesuatu yang kamu sukai. Gunakan waktumu untuk membangun kembali mood –mu. Hal itu akan membantumu untuk bisa menjernihkan pikiranmu.

Baca Juga :

3. Jangan Terlalu Baperan

Jangan terlalu terbawa perasaan saat ada orang yang menurutmu judes atau tidak memberimu perhatian saat kamu butuh respon darinya. Entah itu adalah rekan kerjamu, klienmu, atau atasanmu.

Kamu tidak pernah tahu masalah apa yang sedang mereka hadapi. Mungkin saja ada hal yang membuat emosinya kurang baik dan akhirnya kamu pun terkena imbasnya karena pada saat itu kamulah orang yang berada di dekatnya.

Tidak perlu merasa stes dengan perilaku orang lain terhadapmu. Berhenti berpikiran negatif. Dengan begitu emosimu pasti akan lebih bisa terkontrol. Ingat, emosi yang kacau memiliki dampak buruk bagi kesehatan, baik mental maupun fisik. Jadi jagalah emosimu jika kamu tidak ingin kesehatanmu terganggu.

4. Jangan Membuat Keputusan Saat Emosi Sulit Dikendalikan

Jangan asal dalam membuat keputusan, ya. Terlebih jika pada saat itu kamu sedang emosi. Karena pada saat seseorang emosi, biasanya otak tidak bisa berpikir dengan jernih sehingga keputusan yang diambil saat sedang emosi bisa jadi bukan keputusan terbaik yang harusnya diambil.

Sayangnya, seringkali seseorang akan langsung membuka mulut dan mengeluarkan kata-kata penuh amarah saat emosinya sedang memuncak. Hal inilah yang cukup sulit untuk ditangani.

Cobalah untuk menarik napas dalam-dalam, tahan sebentar, kemudoian hembuskan secara perlahan. Berikan jeda untuk kamu bisa menenangkan diri, baru kemudian kamu bisa mengungkapkan apa yang menjadi keputusanmu.

5. Sibukkan Dirimu dengan Hal Lain untuk Mengalihkan Emosimu

Jika yang membuat kamu emosi adalah rekan kerjamu, coba untuk menghindarinya dan mengalihkan perhatianmu pada hal lain. Jika memang yang membuat emosimu memuncak adalah lingkungan kerjamu, cobalah untuk berjalan-jalan keluar sejenak guna mencari nuansa baru.

Kamu bisa menyibukkan dirimu dengan aktivitas lain untuk mengalihkan emosimu. Dengan begitu, emosimu bisa lebih terkontrol. Jika memungkinkan kamu juga bisa melakukan olahraga, ini berlaku jika di kantormu memang ada tempat untuk berolahraga bagi karyawan.

6. Tetaplah Berpikir Secara Logis

Seringkali beberapa orang melampiaskan emosinya dengan kemarahan yang meledak-ledak. Bahkan amarah tersebut sudah tidak bisa terkontrol sehingga otak pun tidak bisa berpikir dengan jernih.

Melampiaskan emosi tanpa berpikir dengan jernih bukanlah cara yang tepat untuk mengatasi emosimu yang memuncak. Tetaplah berpikir secara logis meski emosimu sudah berada di puncak dan siap meledak kapan pun.

Jernihkan dulu pikiranmu, setelah kamu bisa lebih tenang, sampaikan apa yang menjadi uneg-unegmu pada orang yang berkaitan. Hal ini akan membuat beban dan tekanan yang menyebabkan emosimu memuncak bisa mereda dengan baik.

Jika ada uneg-uneg yang harus kamu sampaikan, jangan hanya memendamnya sendirian. Karena jika kamu sudah tidak bisa memendam uneg-unegmu itu, yang akan terjadi adalah emosimu akan sulit untuk kamu kendalikan dengan baik.

7. Belajar Teknik Relaksasi untuk Dipraktikkan Saat Emosi Mulai Kacau

Saat kamu memiliki waktu di hari libur, cobalah untuk mengikuti kelas relaksasi. Entah itu berupa meditasi, olahraga, atau teknik relaksasi lainnya. Pengetahuan ini sangat berguna untuk mengendalikan emosimu di saat-saat tertentu.

Ketika kamu merasa emosimu mulai kacau, kamu bisa mempraktikkan teknik relaksasi yang sudah kamu pelajari sebelumnya. Hal pertama yang bisa kamu lakukan adalah dengan menarik napas panjang, menahannya sejenak, kemudian menghembuskannya secara perlahan sambil menutup mata.

Emosi yang masih dalam kadar rendah juga bisa kamu atasi dengan mencari udara segar di luar kantor atau sekadar berjalan-jalan keluar. Setidaknya, ada suasana baru yang bisa membantumu untuk meredakan emosimu.

Namun, jika kadar emosimu cukup tinggi, perlu teknik relaksasi yang lebih tinggi juga. Kamu bisa melakukan meditasi, yoga, atau melakukan olahraga lainnya yang bisa membuat emosimu lebih terkendali.

Baca Juga :

Itulah 7 tips mengendalikan emosi di lingkungan kerja. Mungkin memang cara tersebut tidak mudah untuk kamu lakukan. Tapi cobalah untuk lebih bersabar dan tidak berhenti mencoba sampai kamu benar-benar bisa mengendalikan emosimu sendiri dengan baik dalam situasi dan kondisi apapun.

Written by Dina Novia

Punya hobi travelling dan fotografi. Masih berstatus sebagai mahasiswa jurusan bahasa Indonesia di Malang.