Awas, Hubunganmu Akan Mudah Rusak Jika Tidak Memahami Hal Ini

Seperti kebanyakan yang terjadi dalam hidup, faktor eksternal selalu memengaruhi kedalam suasana

Ilham Damanik Ilham Damanik · 2 min read >
Hubungan Mudah Rusak

Seperti kebanyakan yang terjadi dalam hidup, faktor eksternal selalu memengaruhi kedalam suasana hati. Nah, jika orang lain saja bisa merusak suasana hati kita, lantas bagaimana lagi dengan pasangan sendiri?

Hubungan romantis adalah pedang bermata dua. Saat kamu tersakiti, kecewa, cemas atau pun bahagia, maka pasangan juga merasakan hal yang sama.

Saat kamu sedang mengalami suasana hati yang buruk, mungkin pasangan akan berusaha menjadi penyemangat, namun ketika usahanya tidak berhasil maka ia akan ikut kecewa hingga kalian berdua sama-sama berada pada suasana hati yang buruk.

Hasilnya keadaan hubungan menjadi rumit, lalu mulailah keluar kalimat “Kamu tidak memahamiku!” Hingga semakin memburuk lagi pada akhirnya kedua pihak memutuskan untuk mengakhiri hubungan.

1. Normal, Rata-rata Wanita Mudah Insecure

Wanita Mudah Insecure
Wanita Mudah Insecure

Bukan salah wanita jika mereka mudah mengalami perubahan suasana hati, karena memang begitulah adanya wanita. Tapi bukan salah pria juga jika mereka sulit memahami wanita, karena pada dasarnya wanita juga sulit memahami dirinya sendiri.

Hal yang perlu kita sadari adalah tidak semua hal harus dipahami, ada beberapa hal yang hanya perlu diterima tanpa perlu dirombak lagi. Hingga pada akhirnya kita tahu bahwa tidak semestinya kita merasa bertanggung jawab terhadap semua keadaan.

Meskipun setiap keadaan tidak akan berubah dengan sendirinya. Nah, saat kita tahu tidak bisa mengubah keadaan, maka kita perlu mengubah cara kita menyikapi keadaan tersebut.

Baca Juga: 7 Cara Bikin Pasangan Cemburu untuk Tahu Seberapa Sayangnya Dia Padamu

Jangan paksakan diri untuk selalu berfikir secara rasional dalam mengatasi segala hal. Karena dalam menghadapi suasana yang buruk, cukup dengan menerimanya, menambah kesabaran dan toleransi pada hatimu sendiri.

2. Suasana Hati yang Buruk adalah Hal Baik, Percayalah

Suasana Hati Yang Buruk
Suasana Hati Yang Buruk

Mungkin sudah menjadi hukum alam untuk melihat pola hidup yang sama, seperti jika kamu ingin sukses maka kamu harus mengalami kegagalan. Juga banyak orang-orang berkata, kamu harus berperang dulu jika mendambakan kedamaian.

Atau lihatlah karya-karya terbaik yang ada di dunia, contohnya mungkin lagu-lagu favorit kita sendiri. Bukankah lagu yang terdengar begitu indah ditelinga dan menyentuh kedalam hati tercipta dari keresahan sang penulis lagu?

Jadi, saat suasana hati kamu memburuk, cobalah membuat sebuah karya yang dapat menjadi pelepasan emosi serta keresahanmu. Hidup ini terus berjalan, bahkan didalam kegelapan.

Maka, kamu harus terus melakukan sesuatu didalam terang dan gelap, sedih dan senang, dan tidak bisa hanya duduk diam dalam suasana hati yang buruk.

3. Jangan Paksa Dirimu Untuk Selalu Hidup Dalam Kesenangan

Jangan Paksakan Selalu Hidup Dalam Kebahagiaan
Jangan Paksakan Selalu Hidup Dalam Kebahagiaan

Suasana hati yang buruk dapat terjadi kapanpun dan karena apapun, namun itu bukan sebuah masalah. Setiap perasaan adalah bagian dari kehidupan. Jika kamu memaksa diri untuk selalu hidup dalam kesenangan, itu artinya kamu hidup dalam dunia khayalan yang kamu buat-buat sendiri.

Saat suasana hatimu memburuk, kamu tidak perlu mengubahnya menjadi gembira. Kamu juga tidak perlu mengharapkan pasangan dapat membuat hatimu senang saat keadaan hatimu tidak baik-baik saja. Latihlah emosi untuk berada digaris tengah, yaitu tidak terlalu sedih dan tidak terlalu gembira.

Carilah dimana kamu menemukan tempat untuk merasa menjadi tenang, dengan begitu pasangan juga tidak teracuni oleh negatifitas yang muncul dari dalam dirimu sehingga hubungan pun baik-baik saja.

4. Setiap Perasaan Datang dan Pergi, Suasana Hati yang Buruk Juga Seperti Itu

Perasaan Yang Buruk Terhadap Pasangan
Perasaan Yang Buruk Terhadap Pasangan

Jangan biarkan suasana hati yang buruk menjadi toxic terhadap hubungan. Jika kamu tidak ingin merusak kebahagiaan pasanganmu, maka lakukanlah sesuatu yang bisa melebur emosimu dengan mengambil jarak secara emosi dengan pasangan maupun fisik. Lakukan sesuatu yang dapat membuat emosimu bekerja.

Jika kamu mengambil tindakan yang tepat untuk membuat suatu aktivitas yang sejalan dengan keadaan emosi, membuat sebuah tulisan, lukisan, lagu, atau pekerjaan lainnya maka semua keresahan akan melebur menjadi kepuasaan pada suatu hasil karyamu sendiri.

Dengan begitu kamu bisa menikmati setiap suasana yang menjadi bagian dari kehidupan ini tanpa mengganggu pasangan.

5. Menumbuhkan Kesadaran terhadap Emosi

Menumbuhkan Kesadaran Diri
Menumbuhkan Kesadaran Diri

Banyak orang berfikir, dengan menerima keadaan maka dunia akan mengubah semua menjadi lebih baik. Einstein pernah berkata, terkadang kesabaran hanya alasan orang-orang bodoh karena mereka tidak memiliki cukup pengetahuan. Kamu sudah cukup sabar tapi belum cukup sadar.

Begitulah masalah orang-orang sekarang yang kebanyakan hanya mencoba sabar tanpa menjadi sadar.

Kesabaran bukanlah suatu positivitas, itu seperti sebuah alat yang dapat bermanfaat jika kita menggunakannya dengan benar dan kesadaran penuh. Menumbuhkan suasana positif adalah dengan kesadaran atas apa yang kita lakukan dan rasakan.

Baca Juga: Tak Selalu Karena Kecocokan, Masalah Ini Juga Jadi Penyebab Putusnya Hubungan

Cobalah berlatih untuk lebih peka terhadap apa yang terjadi pada diri sendiri, agar kamu tidak bergantung pada pasangan.

Ilham Damanik
Aku merasa seperti seorang penulis Read Full Profile