in ,

Deposito, Pilihan Investasi Aman dan Mudah Bagi Pemula

Deposito
Deposito

Salah satu cara untuk memiliki keuangan yang baik tentu dengan mulai berinvestasi. Namun buat kalian yang saat ini baru akan mulai berinvestasi, tentu bertanya-tanya, instrument investasi jenis apakah yang harus saya coba?

Beragamnya pilihan investasi saat ini dengan keunggulan dan keterbatasan serta karakteristiknya masing-masing, banyak membuat para pemula seringkali kebingungan dalam menempatkan dana yang mereka miliki untuk diinvestasikan pertama kali.

Banyak orang yang akhirnya mengurungkan niat untuk berinvestasi hanya karena takut akan risiko kemungkinan kehilangan dana mereka dan kurangnya pengetahuan tentang produk-produk investasi itu sendiri.

Kalo sudah begitu, mau sampai kapan tidak berinvestasi?

Menilik dari karakteristik serta risikonya, produk investasi deposito dapat dikategorikan sebagai produk investasi yang paling aman dan cocok untuk investor pemula.

Sebagian besar orang yang baru pertama kali terjun ingin berinvestasi tentunya memiliki harapan bahwa dana yang mereka simpan akan dapat memberikan keuntungan dan sebisa mungkin terhindar pula dari adanya risiko kerugian.

Dengan investasi melalui deposito, keinginan awal anda dapat dengan mudah terpenuhi.

Untuk itu, mari kita mengenal lebih jauh tentang salah satu intrument investasi paling populer ini.

Deposito

Mayoritas orang yang telah bekerja mungkin familiar dengan istilah deposito ya, namun buat anda yang masih duduk dibangku kuliah atau bahkan sekolah, akan dijelaskan lebih detail mengenai deposito.

Deposito sendiri merupakan salah satu bentuk produk simpanan yang ditawarkan oleh suatu Bank tertentu untuk menghimpun dan menahan dana masyarakat dalam jangka waktu tertentu.

Sebagai imbalan atas dana yang di hold oleh bank, akan diberikan suku bunga yang menjanjikan sesuai dari kebijakan masing-masing Bank tersebut.

Hampir serupa dengan tabungan, dimana sama-sama menabung sejumlah uang di Bank, namun deposito memiliki beberapa ciri tersendiri yang membedakannya dengan tabungan.

Yuk kita simak karakteristik nya apa saja.

Karakteristik Deposito

1. Terdapat minimal setoran

Seperti halnya ketika kalian membuka rekening tabungan di Bank, tentu ada jumlah nominal setoran yang harus kalian setor untuk pertama kalinya. Begitu pula ketika kalian mencoba untuk berinvestasi deposito.

Dana awal yang disetor pada dasarnya setiap bank memiliki kebijakan masing-masing dan tidak ada aturan baku. Untuk dapat berinvestasi produk deposito biasanya setoran minimal yang harus disetor mulai dari 5 juta rupiah.

2. Adanya suku bunga

Sebagai bentuk dari daya tarik produk deposito yang ditawarkan, Bank memberikan tingkat suku bunga deposito yang bersaing antara bank satu dengan bank yang lainnya. Sifat dari suku bunga yang diberikan adalah tetap selama jangka waktu deposito tersebut.

Biasanya tingkat suku bunga yang diberikan berbanding lurus dengan semakin lamanya jangka waktu yang kamu pilih. Semakin lama jangka waktu penahanan dana deposito oleh pihak Bank, maka semakin besar pula suku bunga yang ditawarkan.

3. Tenor waktu beragam

Deposito sendiri memiliki opsi jangka waktu yang beragam, mulai dari 1 bulan, 3 bulan, 6 bulan, 12 bulan atau bahkan 24 bulan. Jangka waktu inilah yang harus anda tentukan di awal pada saat anda memutuskan untuk berinvestasi melalui deposito.

4. Pencairan dana di waktu tertentu

Adanya tenor waktu yang anda pilih diawal, juga merupakan tanggal jatuh tempo dari deposito yang anda miliki.

Berbeda dengan tabungan biasa yang dana simpanannya dapat anda ambil sesuka hati, dana simpanan pada deposito hanya bisa dicairkan di masa jatuh temponya. Sehingga pemilihan jangka waktu sangatlah penting untuk anda pikirkan di awal.

Karena bila anda mencairkan dana deposito bukan pada waktu jatuh temponya, tentu akan ada pinalti atau denda yang harus anda bayarkan sejumlah nominal tertentu.

5. Dikenakan pajak

Imbal hasil yang anda peroleh dari suku bunga yang ditetapkan tentu tidak langsung anda terima secara bersih, karena harus dikenakan pajak deposito sebesar 20%. Namun perlu diperhatikan, yang dikenakan pajak ini adalah bunga yang anda peroleh, bukan merupakan pokok dana simpanan yang anda miliki di awal.

Setelah mengetahui beberapa karakteristik dari produk deposito ini, ada beberapa keuntungan yang bisa anda peroleh dengan berinvestasi melalui deposito.

Keuntungan Investasi Deposito

Keuntungan Investasi Deposito
Keuntungan Investasi Deposito

1. Suku Bunga yang Kompetitif

Bunga yang ditawarkan oleh produk deposito tentu lebih menggiurkan dibanding tingkat suku bunga tabungan biasa yang lebih rendah. Meski adanya potongan pajak 20% yang harus dikenakan pada deposito, namun secara tingkat keuntungan, deposito masih akan memberikan untung yang lebih besar dibanding anda hanya menyimpannya di tabungan.

Bunga tabungan yang biasa diberikan oleh bank hanya berkisar 2%, sedangkan untuk tingkat suku bung deposito, meski setiap Bank memiliki kebijakan yang berbeda-beda, namun tingkat suku bunganya bisa mencapai 7% tergantung dari dana yang anda investasikan.

2. Tingkat Risiko Rendah

Deposito memiliki tingkat risiko yang bisa dibilang sangat minim, dibanding instrument investasi lainnya seperti saham, reksadana dan lainnya yang seringkali terkena dampak dari pengaruh pasar.

Nilai deposito cenderung stabil dari waktu ke waktu. Inilah mengapa deposito merupakan produk yang cocok bagi para pemula yang mengharapkan tingkat keuntungan yang pasti dengan risiko sangat minim. Apalagi bila profil risiko anda adalah seorang yang konservatif, tentu produk investasi sangatlah sesuai untuk anda miliki.

3. Aman dan Terjamin

Dana yang anda investasikan melalui deposito terjamin keamanannya. Bukan hanya karena dana tersebut di taruh di Bank, namun dana simpanan anda juga dijamin oleh Lembaga Penjamin Simpanan (LPS).

Jadi, ketika Bank yang anda percaya untuk menyimpan dana anda mengalami kebangkrutan, anda tidak perlu khawatir karena dana deposito anda akan tetap dapat anda terima kembali. Dana yang di jamin oleh LPS ini bisa mencapai 2 Miliar.

Adanya jaminan dan kepastian ini tentunya sangatlah penting dalam berinvestasi, sehingga bagi kalian para investor pemula, jangan ragu lagi untuk mencoba produk deposito ya.

4. Tidak Adanya Biaya Admin

Bila anda menyimpan dana hanya di tabungan biasa, seringkali bunga yang dihasilkan dari tabungan tersebut akan habis tergerus karena adanya biaya admin bulanan yang memotong saldo simpanan anda.

Melalui investasi deposito, anda tidak perlu khawatir lagi akan adanya biaya admin bulanan yang bisa menggerus dana simpanan anda.

5. Dapat Digunakan Sebagai Jaminan

Deposito yang anda miliki ini dapat pula digunakan sebagai jaminan atau agunan yang bisa anda gunakan ketika mengajukan pinjaman ke Bank tempat anda menyimpan dana deposito itu sendiri. Kredit yang bisa diberikan Bank biasanya hampir sebesar dana yang anda miliki.

6. Proses Mudah

Proses pembukaan deposito cenderung mudah, anda hanya perlu datang ke Bank dan menyetorkan sejumlah dana, maka proses pembukaan deposito pun akan selesai di hari yang sama.

Sebagai investor pemula, banyak keuntungan yang dapat anda peroleh dengan berinvestasi melalui deposito, namun sebelum memutuskan semua itu, ada baiknya anda perhatikan beberapa hal berikut.

Pahami Hal Berikut Sebelum Berinvestasi

1. Pemilihan Jangka Waktu

Anda perlu memahami terlebih dahulu apa tujuan investasi anda, untuk jangka panjang kah atau jangka pendek. Hal ini bisa anda terapkan ketika memilih deposito berjangka.

Tentu bila anda memiliki dana yang cukup besar, anda dapat membagi dana investasi anda ke dalam beberapa deposito dengan jangka waktu yang berbeda.

Pilih jangka waktu yang terpendek yaitu 1 bulan dengan maksud jaga-jaga apabila anda membutuhkan dana di kondisi darurat, dan pilih lagi jangka waktu yang lebih panjang dibanding deposito satunya.

2. Perhatikan Waktu Jatuh Tempo

Hal ini penting agar anda tidak dikenakan pinalti atau denda ketika anda mencairkan dana di waktu awal sebelum jatuh tempo yang seharusnya. Ketika waktu jatuh tempo tiba dan anda ingin menarik dananya, anda dapat memberitahukan ke Bank terlebih dahulu beberapa hari sebelumnya, untuk tidak memperpanjang deposito secara otomotis.

Bila anda tidak melakukan hal tersebut, deposito anda akan secara otomatis diperpanjang oleh Bank, dan tentu anda harus menunggu waktu jatuh tempo berikutnya agar tidak dikenakan pinalti.

3. Ketahui Suku Bunga di Awal

Penting untuk anda mengetahui suku bunga yang akan anda terima serta perhitungan real dari keuntungan bersih tiap bulan yang bisa anda dapatkan setelah dikenakan pajak.

Suku bunga ini bersifat tetap selama jangka waktu awal yang anda pilih, namun bisa berubah apabila sudah masuk ke perpanjangan secara otomatis jangka waktu berikutnya.

Anda harus sering update informasi apabila memang ada perubahan suku bunga yang akan mempengaruhi nilai deposito anda.

Baca Juga : Belajar Investasi Bagi Pemula, Ketahui Dasar ini Biar Cepat Kaya

Setelah mengetahui seluk beluk deposito yang sudah dijabarkan di atas, sudah tertarik untuk berinvestasi?

Written by Dinny Amalia

Lifetime learner. An independent woman who live her life to the fullest.