in

Jatuh Cinta Sendirian Membuatmu Belajar Banyak hal, Ini Alasannya!

Jatuh Cinta Sendirian

Jatuh cinta sendirian tanpa adanya balasan, sakit nggak sih? Pasti banyak yang akan menjawab bahwa rasanya cukup sakit ketika orang dicintai tak dapat membalasnya dengan rasa yang sama.

Tidak dapat dipungkiri bahwa saat ini kita hidup di dunia yang dipenuhi dengan ego. Semakin sulit ditemui orang yang tetap bisa menerima dengan ikhlas atas cintanya yang ternyata hanya dirasakan oleh dirinya sendiri.

Di luar sana kamu mungkin kamu akan menemukan seseorang yang berusaha mati-matian untuk mendapatkan hati orang yang dicintainya. Parahnya lagi, ada saja orang yang bahkan berani melakukan hal buruk demi mendapatkan apa yang dia ingin dapatkan.

Sebelum kamu melakukan hal buruk dalam hidupmu hanya demi mendapatkan cinta dari orang yang kamu inginkan, pahamilah dulu bahwa bersama orang yang kamu cintai tidak bisa menjamin kebahagiaanmu.

Jangan memaksa seseorang untuk mencintaimu karena bagimu juga akan sulit ketika dipaksa untuk berhenti mencintai seseorang dalam waktu singkat. Tetaplah berpikiran positif atas segala hal yang terjadi dalam hidupmu. Mungkin saja Tuhan sedang memberimu jalan untuk belajar banyak hal dari cintamu yang tak berbalas itu.

1. Meski Tak Mampu Memilikinya, Setidaknya Kamu Pernah Punya Pengalaman Memikirkan Orang Lain Selain Dirimu Sendiri

Memikirkan Orang Lain
Memikirkan Orang Lain

Sebelum mencintainya, mungkin selama ini kamu hanya fokus pada dirimu sendiri. Tanpa kamu sadari egomu pun akan tumbuh denan sangat pesat. Namun, setelah kehadirannya, hal berbeda kamu rasakan.

Kamu tak lagi sibuk memikirkan diri sendiri, melainkan juga memikirkan orang yang kamu cintai. Meski cintamu tak mendapat balasan seperti apa yang kamu harapkan, setidaknya kamu punya pengalaman yang cukup menarik dalam hidupmu yaitu cinta sendirian dengan banyak pembelajaran.

2. Memberi Tanpa Mendapatkan Balasan Adalah Hal Normal dalam Hidup Ini, Kamu Pun Bisa Mendapatkan Pelajaran Ini dari Cinta Sendiri yang Kamu Alami

Memberi Tanpa Pamrih
Memberi Tanpa Pamrih

Mungkin pernah terlintas rasa kesal pada dirimu ketika orang yang sudah kamu bantu tidak melakukan hal yang sama saat kamu membutuhkan bantuannya. Hal ini juga berlaku pada urusan cinta.

Kamu tidak bisa mengendalikan orang lain. Jika pada kenyataannya orang yang kamu cintai tidak bisa membalas cintamu, yang dapat kamu lakukan hanyalah menerimanya. Kamu akan paham bahwa memberi tanpa menerima hal yang sama adalah wajar adanya.

3. Jatuh Cinta pada Seseorang Hanyalah Awal, Seperti Apa Arah ke Depannya, Tetap Kamu yang Memutuskan

Jatuh Cinta Sendirian Adalah Awal
Jatuh Cinta Sendirian Adalah Awal

Kamu akan belajar dalam mengambil sebuah keputusan yang bijak untuk perjalanan cintamu sendiri. Apakah kamu akan memilih untuk tetap bertahan untuk mencintainya dalam diam, memaksanya membalas apa yang kamu rasakan, atau melepasnya secara utuh.

Kamu harus selalu ingat bahwa cinta ada bukan untuk dipaksakan. Tapi tetap saja, seperti apa ke depannya kisah cintamu, kamulah yang berhak menentukan. Apakah kamu ingin akhir yang bahagia atau menyakitkan, semua bergantung pada dirimu sendiri.

Baca Juga :

4. Kamu akan Semakin Memahami Bahwa Tidak Semua yang Kamu Inginkan Bisa Kamu Dapatkan

Tidak Semua Yang Kita Inginkan Bisa Didapatkan
Tidak Semua Yang Kita Inginkan Bisa Didapatkan

Kegagalan dalam hidup tak hanya membawa kepedihan di dalamnya, tapi juga pelajaran. Darinya kamu akan belajar bahwa kamu bukanlah penentu nasibmu maupun nasib orang lain.

Cintamu yang tak berbalas akan mengajarkanmu bahwa tidak semua yang kamu inginkan bisa kamu dapatkan. Kamu pun diharuskan untuk belajar menerima kenyataan yang ada dengan hati yang ikhlas.

Kamu akan menyadari bahwa dunia ini tidak hanya tentangmu. Ada kamu, dia, dan orang lain yang memiliki perasaan yang mungkin berbeda darimu, keperluan dan keinginan yang berbeda darimu. Jadi, wajar saja bila apa yang kamu rasakan tidak dirasakan olehnya.

5. Cinta dalam Hatimu Bisa Saja Datang Karena Kesalahpahaman atas Sikap yang Dia Tunjukkan, Hal Ini akan Membuatmu Mengerti Bahwa Persepsi Tak Selalu Selaras dengan Realita yang Terjadi

Kesalahpahaman
Kesalahpahaman

Renungkanlah kembali dengan hati yang lebih tenang. Jangan menyalahkannya karena memberi harapan palsu kepadamu. Coba ingat kembali, apa memang dia yang memberimu harapan palsu atau justru kamulah yang salah dalam menafsirkan sikapnya terhadapmu.

Ada kalanya apa yang dimaksud oleh orang lain akan mendapatkan penerimaan yang berbeda olehmu. Tidak semua sikap baik yang ditunjukkan oleh orang lain memiliki tujuan untuk menunjukkan sebuah perasaan suka atau cinta. Mungkin saja dia memang orang yang selalu berbuat baik pada semua orang.

Dari pengalaman ini, kamu akan belajar untuk lebih berhati-hati dalam menafsirkan sikap seseorang terhadapmu. Jangan sampai asal dalam menyimpulkan sikap seseorang. Semua ini akan membuatmu paham bahwa persepsi memang tak selalu selaras dengan realita yang terjadi.

6. Patahnya Hatimu Karena Tak Dapatkan Dia yang Kamu Cinta Harusnya Membuatmu Belajar untuk Mengalahkan Ego dan Membiarkannya Bahagia dengan Pilihannya Sendiri

Ego
Ego

Salah satu musuh terberat yang kamu miliki adalah egomu sendiri. Ketika kamu mampu mengontrol egomu, kemampuanmu dalam menjalani kehidupan pastilah akan lebih baik.

Kamu akan belajar dari patah hatimu yang sekarang untuk mengalahkan egomu sendiri dalam memilikinya. Kamu tak bisa menahannya untuk tetap di sisimu ketika hatinya bukan untukmu. Selanjutnya, kamu pun akan belajar bahwa cinta yang tulus adalah ketika kamu membiarkan orang yang kamu cinta bahagia bersama pilihannya.

7. Patah Hatimu Tak Seharusnya Membuat Hidupmu Hancur Begitu Saja, Kamu akan Belajar untuk Mengobati Luka dan Menciptakan Bahagiamu yang Sesungguhnya

Belajar Menciptakan Kebahagiaan
Belajar Menciptakan Kebahagiaan

Kenyataan bahwa orang yang kamu cintai tidak bisa kamu miliki pasti akan menyakitkan. Namun ingatlah bahwa patah hatimu itu bukanlah akhir dari kehidupanmu. Kamu harus bisa berusaha move on dan kembali menata hidupmu.

Pengalaman menyakitkan akan membuatmu belajar untuk menjadi penyembuh luka yang andal. Setelahnya, kamu juga akan sadar akan bagaimana bahagia bisa kamu dapatkan. Bukan dengan menggantungkannya pada orang lain, tetapi dengan menciptakannya sendiri.

Ada banyak hal yang bisa membuatmu belajar untuk menjadi pribadi yang lebih baik di masa depan. Kegagalanmu dalam cinta bukanlah akhir dari dunia. Tak sepantasnya kamu menyerah pada kegagalanmu tanpa mau bangkit dan belajar dari apa yang terjadi di masa lalu.

Yakinkan hatimu, orang yang tercipta untukmu tidak akan hilang darimu. Dia yang pergi hanyalah orang yang hanya ditakdirkan untuk singgah sejenak, memberimu pelajaran hidup, dan menjadi cerita di kehidupanmu yang lalu.

Kamu perlu menyimak :

Written by Dina Novia

Punya hobi travelling dan fotografi. Masih berstatus sebagai mahasiswa jurusan bahasa Indonesia di Malang.