5 Jenis Jamu Tradisional Dan Manfaatnya Bagi Kesehatan Tubuh

Berikut ini beberapa jenis jamu yang dapat menjaga kesehatan tubuh dan dianjurkan untuk diminum setiap hari

Rima Mustika Rima Mustika · 4 min read >
Jamu Tradisional

Indonesia memiliki berbagai macam budaya dan adat. Hal ini berpengaruh pada beragamnya kuliner khas daerah masing-masing. Jika kita menelusuri kuliner dari berbagai daerah tentunya tidak akan ada habisnya. Mungkin banyak sekali yang belum pernah kita coba kuliner dari berbagai daerah ini.

Selain makanan, Indonesia juga terdapat beberapa minumam khas yang hanya bisa ditemui di daerah tertentu saja. Yang paling banyak kita temui adalah minuman tradisional yang terbuat dari rempah dapur kita. Bumbu yang dapat digunakan untuk memasak ini ternyata memiliki segudang manfaat bagi tubuh.

Adalah jamu tradisional yang merupakan minuman kesehatan khas daerah jawa yang sudah turun temurun ada di Indonesia. Berbagai jenis jamu tradisional ini dapat dinikmati oleh segala usia.

Tentu yang namanya jamu, ada yang rasanya pahit ada yang tidak. Sampai sekarang keberadaan jamu ini masih terus dicari oleh penikmatnya. Di Jakarta sendiri masih dapat kita temui penjual jamu tradisional dengan menggunakan sepeda yang menjajakan dagangannya berkeliling kota.

Lalu apa sih yang menjadikan jamu tradisional ini disukai oleh orang-orang ?. Manfaat dari jamu tradisional rasanya sudah tidak diragukan lagi. Obat alami ini dapat memberikan dampak kesehatan yang baik bagi penikmatnya.

1. Jamu Kunyit Asam

Jamu Kunyit Asam
Jamu Kunyit Asam

Jamu tradisional satu ini akrab sekali di kalangan perempuan. Bagaimana tidak, minuman tradisional yang satu ini ampuh sebagai pereda nyeri perut dikala sedang haid. Kunyit asam juga mampu untuk memperlancar siklus haid dan keputihan. Jika anda ingin berdiet maka meminum kunyit asam merupakan pilihan yang tepat.

Pasalnya kunyit asam mampu untuk membekar lemak dan membuat proses pencernaan menjadi lancar. Lemak tubuh akan luluh jika rutin mengonsumsinya.

Jamu ini juga ampuh untuk mengatasi bau badan yang dicampur dengan daun beluntas. Warnanya yang kuning tidak akan membuat anda berubah warna kuning lho. Tetapi justru akan membuat kulit anda menjadi lebih cerah. Antioksidan juga terdapat di dalam kunyit asam dari senyawa kurkumin. Kandungan antibakteri, antiradang dan anti inflamasi dapat mengatasi infeksi.

Selain itu manfaat lainnya adalah dapat mengendalikan gula darah penderita diabetes, menghambat penyakit alzheimer dan mengobati anemia.

Kunyit asam memiliki kandungan vitamin A dan C, fruktosa, arabinusa, glukosa, kurkumin, dihidrokurkumin, fenilpropana, turmeron, kurol kurkumol, aril kurmen, zingberin dan betaturmenon. Dan juga dapat mengatasi rasa mual.

2. Jamu Beras Kencur

Jamu Beras Kencur
Jamu Beras Kencur

Beras kencur merupakan minuman tradisional yakni jamu yang juga terkenal. Rasanya manis segar apalagi jika dinikmati dingin. Tidak hanya segar, beras kencur juga memiliki manfaat yang baik untuk segala usia.

Manfaat yang bisa anda dapatkan dari beras kencur seperti meningkatkan konsentrasi, menghilangkan lelah, meningkatkan nafsu makan pada anak hingga mengobati infeksi.

Zat yang terkandung dalam beras kencur salah satunya mengandung anti bakteri. Rasa yang sedikit terkesan pedas pada beras kencur dapat meringankan rasa mulas.

Selain itu beras kencur dapat membantu untuk meningkatkan stamina tubuh. Jika melihat dari segi pengobatan, beras kencur dapat digunakan untuk obat pembengkakan akibat benturan yang dapat dikonsumsi sebelum tidur.

Anti inflamasi juga terkandung pada beras kencur. Penangkal radikal bebas hingga membantu mengatasi sakit kepala dan migrain bisa didapatkan dengan meminum beras kencur.

Anda yang memiliki masalah kolesterol dapat mencoba meminum beras kencur untuk dapat menurunkan kadar kolesterol dengan cara meningkatkan aliran empedu yang berguna bagi kelancaran penyerapan makanan.

Manfaat lain dari beras kencur adalah untuk membantu meredakan peradangan, rasa nyeri, mencegah penyakit kanker, meningkatkan sistem imun tubuh, membantu mengatasi masuk angin dan flu, mengobati batuk, hingga membantu untuk menyembuhkan diare.

3. Jamu Temulawak

Jamu Temu Lawak
Jamu Temu Lawak

Nama latin dari temulawak adalah Curcuma Xanthorrhiza. Jamu temulawak biasanya digunakan untuk menambah nafsu makan pada anak. Tidak heran jika banyak dijadikan obat sebagai penambah nafsu makan pada anak. Tetapi tidak hanya sampai di situ saja manfaatnya. Manfaat lain dari temulawak ini cukup beragam.

Temulawak dilansir dapat membantu menjaga fungsi hati. Kandungan katatoga dalam temulawak dapat membantu memperbaiki sel hati yang rusak. Kandungan ini juga dapat memproduksi empedu dan mengosongkan empedu sehingga menjadi lebih sehat.

Anda yang memiliki gangguan pencernaan dapat mengonsumsi temulawak untuk meringankannya. Gangguan pencernaan seperti kembung dan diare akan berkurang jika mengonsumsi temulawak.

Sama seperti kunyit asam, temulawak juga dapat membantu mengurangi kram perut saat haid, mengatasi masuk angin dan sakit kepala, membantu pengobatan kanker, membantu mengatasi masalah usus besar dan memengaruhi sistem metabolisme lemak.

Osteoarthtritis pada persendian dapat berkurang dengan mengonsumsi temulawak. Selain itu meminum temulawak dapat mengeluarkan toksin dalam tubuh, mengatasi demam, anti bakteri dan anti jamur, dan mengobati jerawat dengan kandungan astringent yang mengurangi produksi minyak pada wajah.

4. Jamu Cabe Puyang

Jamu Cabe Puyang
Jamu Cabe Puyang

Bukan cabe betulan lho ini. Tetapi merupakan rempah yang bernama cabe jawa yang dicampur bersama dengan rempah lempuyang. Maka dinamakan dengan jamu cabe puyang. Meski tidak cukup terkenal seperti beras kencur dan kunyit asam, jamu ini juga memiliki banyak manfaat baik jika dikonsumsi.

Manfaat dari jamu cabe puyang ini adalah membantu melancarkan pencernaan, mengurangi capek dan pegal, menjaga kesehatan kulit bagi perempuan sehingga terbebas dari radikal bebas yang menjadi penyebab penuaan dini.

Yang unik, jamu cabe puyang memiliki manfaat untuk meredakan nyeri pada gigi yang berlubang. Ternyata ini adalah efek dari kandungan anti nyeri dan anti radang pada jamu tersebut.

Jamu cabe puyang disebut juga dengan jamu pegal linu karena dipercaya mampu untuk membantu menghilangkan rasa pegal dan linu pada pinggang. Selain itu jamu cabe puyang juga bermanfaat untuk mengatasi demam, baik dikonsumsi penderita anemia dan meredakan kesemutan.

5. Jamu Brotowali

Jamu Brotowali
Jamu Brotowali

Brotowali merupakan tanaman hijau yang memiliki rasa pahit. Biasanya jamu ini berwarna hijau pekat. Manfaat dari jamu brotowali ini meliputi untuk membantu pengobatan diabetes karena brotowali dapat membantu meningkatkan produksi insulin dan penyerapan glukosa ke otot.

Jamu brotowali juga memiliki manfaat untuk membantu menurunkan kadar gula dalam darah dan menurunkan tekanan darah. Hal ini karena dapat melancarakan peredaran darah dan menghindari penyempitan pembuluh darah yang disebabkan oleh lemak, kolesterol dan zat lainnya.

Jamu brotowali juga dipercaya untuk menjaga kesehatan jantung dengan kandungan anti oksidan yang dapat menekan kadar LDL dan trigliserida dalam darah.

Tidak hanya dikonsumsi sebagai jamu, brotowali juga dapat digunakan untuk mengobati infeksi kulit dengan membalurkan rebusan air brotowali pada luka. Jika anda memiliki gejala rematik atau artritis reumatoid anda dapat mencoba mengonsumsi jamu brotowali ini.

Segudang manfaat lainnya dari jamu brotowali ini adalah membantu menurunkan demam sebagai anti piretik yang menormalkan suhu tubuh, mengatasi rhinitis yakni pembengkakan selaput lendir hidung yang menyebabkan hidung tersumbat, gatal, berair, bersin hingga batuk-batuk.

Selain itu jamu ini juga dapat melawan alergi, membantu penyembuhan luka, membantu menyembuhkan sakit kuning atau hepatitis dan membantu mengobati diare.

Kesehatan tubuh memang harus kita jaga dengan baik agar tidak mudah sakit. Karena berobat memang lebih mahal bukan daripada mencegah. Selain memeriksakan diri ke dokter, meminum jamu tradisional ini juga dapat menjadi pilihan anda untuk membantu memelihara kesehatan tubuh.

Jika bukan kita sendiri yang menjaga kesehatan tubuh kita lalu siapa lagi. Tentunya jika ada manfaat dari jamu yang sudah disebutkan diatas untuk pengobatan penyakit kronis, hasilnya tidak instan dan sering kali harus diimbangi dengan pola hidup sehat seperti olahraga dan menjaga pola makan. Selain itu juga jika anda dianjurkan untuk berobat ke dokter dan diresepkan obat, maka tetap konsumsi obat tersebut.

Jamu hanya minuman tradisional yang pada masanya dikonsumsi karena dahulu belum tersedia obat-obatab canggih seperti sekarang ini. Untuk itu tetap konsumsi sesuai aturan dan kebutuhan anda. Itulah beberapa manfaat penting yang bisa anda dapatkan dengan mengonsumsi minuman tradisional berupa jamu yang sekarang masih bisa anda dapatkan di sekitar kita.

Baca Juga : Agar Otak Semakin Tajam, 12 Makanan & Minuman Ini Wajib Dikonsumsi Setiap Hari

Tentunya mengonsumsi jamu tradisional ini juga harus disesuaikan dengan kebutuhan dan kondisi tubuh masing-masing. Sebaiknya tidak dilakukan dengan berlebihan. Karena segala sesuatu yang berlebihan akan tidak baik bukan, apalagi untuk kesehatan tubuh.

Rima Mustika
Psychology and art enthusiast. A traditional dancer who can't live without coffee. Read Full Profile