in ,

Ladies, Inilah 5 Jenis Lipstick Yang Perlu Kamu Ketahui

Jenis Lipstick

Jenis lipstick yang ada saat ini cukup beragam. Bagaimana tidak, lipstik merupakan salah satu make up yang semua wanita tentu memilikinya. Lipstik di rasa penting dipakai setiap perempuan untuk meningkatkan penampilan sehari-hari.

Tetapi tahukah anda bagaimana lipstik bisa menjadi konsumsi produk kecantikan yang besar seperti saat ini?. Lipstik sendiri ternyata sudah dipakai pertama kali sejak sekitar 5000 tahun yang lalu.

Awalnya lipstik tidak hanya dipakai oleh kaum perempuan saja. Namun laki-laki pada masa itu juga memakai pewarna bibir. Penggunaan pewarna bibir atau lipstik ini untuk menentukan tingkatan kedudukan seseorang berdasarkan kelasnya (kasta).

Umumnya warna lipstik merah dipakai oleh seseorang dari kelas yang lebih tinggi. Pada masa Cleopatra berkuasa di Mesir, ia memiliki ciri khas dengan lipstik merahnya. Lipstik ini dibuat dari kumbang merah tua yang dihancurkan dan dioleskan pada bibir.

Jenis dan Sejarah Singkat Tentang Lipstick

Sejarah Tentang Lipstick
Sejarah Tentang Lipstick

Formula pembuatan lipstik tak jarang memicu kematian dari pemakai karena terbuat dari bahan yang berbahaya misalnya yodium dan brom.

Di Sumeria, para pria di sana menghias bibir dan sekitar mata dengan pewarna merah yang terbuat dari bunga, oker merah (pewarna merah dari tanah liat yang berpigmen hematite atau mineral merah), sisik ikan dan semut yang dihancurkan juga carmine (pewarna merah yang berasal dari serangga yang dikeringkan).

Carmine mengandung warna merah terang dari carminic acid (deep-red color). Sehingga warna lipstik pada masa itu yang paling umum adalah warna merah. Bahan-bahan tersebut dicampurkan dengan beeswax.

Lipstik juga digunakan oleh ratu Victoria. Pada masa itu ratu Victoria melarang perempuan Inggris memakai lipstik. Karena menurutnya pada masa itu lipstik merah memiliki kekuatan untuk menarik perhatian lawan jenis. Untuk itu penggunaan lipstik hanya diperbolehkan untuk pekerja seks komersial.

Pada tahun 1884 Guelain adalah perusahaan pertama yang memproduksi lipstik secara komersial yang terbuat dari lemak rusa, beeswax dan minyak kastor kemudian dibalut dengan kertas sutra. Baru pada tahun 1915 lipstik diciptakan dengan tempat silinder pertama kali oleh Maurice Levy.

Perkembangan lipstik ini cukup cepat seiring dengan bertambahnya warna-warna lipstik yang beraneka raga, tidak hanya merah saja. Misalnya warna plum, cherry dan cokelat.

Hal ini berkembang sekitar tahun 1980-an dengan produksi warna lipstik yang sesuai dengan mood di mana dapat mencerminkan suasana hati dari perubahan kimia pada tubuh.

Sekarang ini lipstik bisa digunakan oleh siapa saja dengan warna yang sangat banyak yang bisa anda pilih sesuai keinginan atau sesuaikan dengan warna kulit anda. Jenis lipstik sekarang ini juga tidak hanya sekedar lipstik saja.

Namun banyak jenis lipstik yang harus kita ketahui sebelum akhirnya memutuskan untuk membelinya. Berikut ini adalah jenis lipstik beserta fungsinya.

1. Lip Liner dan Crayon Lipstick

Jenis Lipstick Crayon
Crayon Lipstick

Lip liner juga termasuk dalam kategori lipstik. Lipstik yang satu ini memiliki bentuk seperti pensil dengan berbagai macam warna. Lip liner ini disebut juga dengan lip pencil. Fungsi dari lip liner ini adalah untuk membuat bingkar lipstik pada bibir.

Hal ini bertujuan untuk membantu pemakaian lipstik menjadi lebih rapi dan cantik. Perempuan memiliki bentuk bibir yang berbeda-beda sehingga terkadang menyulitkan pemakaian lipstik yang sempurna. Dengan lip liner anda bisa membuat garis pada pinggir bibir terlebih dahulu sebelum mengaplikasikan lipstik utama.

Crayon lipstick sebenarnya tidak jauh berbeda dengan lip liner. Perbedaannya terletak pada bentuk crayon lipstick yang lebih besar dan bulat. Pigmentasi dari crayon lipstick juga tinggi dan memiliki pelembab.

Pemakaiannya juga harus disesuaikan dengan bentuk bibir anda. Misalnya untuk bibir tebal dan lebar gunakan lip liner pada bagian dalam garis bibir untuk kesan mungil pada bibir.

Untuk pemilik bentuk bibir tipis dan kecil aplikasikan lip liner pada bagian luar untuk menambah volume. Selain itu lip liner dapat membantu mempertahankan lipstik utama lebih lama.

2. Sheer Lipstick / Gloss Lipstick

Gloss Lipstick
Gloss Lipstick

Lipstik yang satu ini dapat menimbulkan efek glossy atau mengkilap pada bibir. Tetapi efeknya ringan dan warnanya tidak mencolok. Warnanya lebih tipis dan cenderung transparan. Pilihan warnanya lebih natural.

Sheer lipstick memiliki kandungan pelembab dan minyak yang tinggi. Kandungan ini dapat menjaga bibir dari kekeringan dan pecah-pecah. Cocok bagi anda yang menginginkan tampilan natural ringan namun tetap classy.

Kekurangan dari sheer lipstick ini cenderung sticky dan tidak transferproof. Sehingga anda harus mengulang pemakaian beberapa kali.

3. Matte Lipstick

Matte Lipstick
Matte Lipstick

Jenis lipstick yang satu ini sedang banyak sekali diproduksi di hampir semua merk kecantikan. Keunggulan dari matte lipstik ini adalah transferproof dan tahan lama di bibir. Hasil pada bibir yang tidak glossy banyak disukai karena menambah kesan elegan namun simpel.

Keawetan lipstik satu ini membuat anda tidak perlu repot-repot mengaplikasikan berulang kali sehingga aman jika sedang bertemu rekan kerja, penampilan anda akan tetap on. Saat ini matte lipstik tersedia dalam pilihan berbentuk lipstik padat dan cair (liquid lipstick) namun tetap matte.

Kekurangan dari lipstik ini adalah dapat membuat bibir anda kering dan pecah-pecah meski beberapa merk mungkin menambahkan pelembab di dalamnya. Anda bisa menggunakan lip balm terlebih dahulu pada bibir sebelum mengaplikasikan matte lipstik ini.

4. Creamy Lipstick

Jenis Creamy Lipstick
Creamy Lipstick

Sesuai dengan namanya, creamy lipstick ini memiliki tekstur cream lembut dan pigmennya kuat. Jenis lipstick creamy banyak diminati karena dapat melindungi bibir dari paparan sinar matahari langsung dengan kandungan wax nya.

Hasil pemakaian creamy lipstick ini memiliki efek yang tidak mengkilap dan mudah diaplikasikan. Cocok dipadukan dengan lip liner dengan warna yang senada untuk mendapatkan hasil yang cantik pada bibir anda.

Anda juga bisa mendapatkan matte look dengan creamy lipstick ini dengan menempelkan bibir yang telah diaplikasikan lipstik pada selembar tisu. Kekurangan dari lipstik ini adalah dapat membuat bibi terasa kering dari kandungan wax tersebut.

5. Frosty Lipstick

Jenis Frosty Lipstick
Frosty Lipstick

Frosty lipstick merupakan jenis lipstik yang terkenal pada tahun 1980. Lipstik ini kembali naik daun pada tahun 2017. Frosty lipstick disebut dengan pearlescent lipstick karena memiliki efek glitter jika dipakai.

Bahan lipstik ini kaya akan shimmer dengan tekstur creamy. Hasil akhir dari pemakaian lipstik memiliki kesan glamor dan mewah. Namun lipstik ini kurang cocok dipakai pada semua acara karena efek glitter yang dihasilkan. Dan tidak semua orang cocok menggunakan lipstik ini.

Lipstik ini juga dapat membuat bibir anda kering jika dipakai terlalu lama. Anda bisa memakai lip balm terlebih dahulu pada bibir sebelum mengaplikasikan frosty lipstick untuk mencegah bibir kering.

Tidak lupa untuk selalu membersihkan bibir setelah memakai lipstik. Jika tipe bibir anda kering, anda bisa melakukan scrub bibir sekiranya 2 kali dalam seminggu untuk mengangkat sel kulit mati pada bibir.

Seperti halnya kosmetik lainnya, lipstik memiliki usia pemakaiannya masing-masing. Selalu perhatikan tanggal kadaluarsa dari tiap kosmetik yang anda pakai untuk mencegah terjadinya iritasi dan kerusakan kulit akibat kosmetik kadaluarsa.

Demikian beberapa jenis lipstick yang bisa menjadi pilihan untuk kamu gunakan. Apakah kamu tertarik untuk mencoba jenis yang berbeda?

Written by Rima Mustika

Clinical psychologist, art enthusiast. A traditional dancer who can't live without coffee.