in , ,

5 Alasan Mengapa Kamu Perlu Menghabiskan Waktu Sendiri

Perlunya Menghabiskan Waktu Sendiri
Perlunya Menghabiskan Waktu Sendiri

Ada makna lain dari kesendirian yang bukan hanya tersemat pada status lajang atau jomblo. Bagi kita yang sudah menyendiri bertahun-tahun, mungkin orang-orang akan memandang dengan wajah penuh kasihan, seolah-olah kita adalah manusia paling kesepian.

Namun faktanya, kesendirian dan kesepian adalah dua hal yang berbeda. Kesendirian adalah kondisi eksternal, sementara kesepian adalah kondisi internal.

Bagi sebagian orang menghabiskan waktu sendirian adalah hal yang sulit, namun sebagian orang lebih merasa nyaman dengan kesendirian. Tentu semua orang memiliki alasan yang berbeda-beda, namun jika kamu selalu merasa menyendiri adalah hal yang sulit, mungkin kamu butuh alasan yang kuat agar lebih betah melakukannya.

Inilah 6 alasan terbaik untuk menghabiskan waktu sendiri yang wajib kamu ketahui!

1. Menjadi Lebih Produktif

Sendiri Membuatmu Lebih Produktif
Sendiri Membuatmu Lebih Produktif

Memiliki pasangan yang selalu mendukung kita setiap saat adalah anugerah terindah, memiliki teman-teman dan keluarga yang selalu ada untuk kita juga hadiah terbaik dalam hidup. Tapi mari tinggalkan semua itu sejenak, untuk lebih fokus terhadap pekerjaan, mental dan impian kita.

Mungkin kita senang menghabiskan lebih banyak waktu untuk tertawa atau berbincang tentang hal apa saja bersama orang-orang terdekat, jelas sebab hal itu adalah kebutuhan bagi kita sebagai makhluk sosial.

Namun untuk beberapa jam, kita perlu mengambil waktu sendiri, demi meningkatkan produktivitas yang sering teralihkan oleh kesenangan-kesenangan kecil.

Alih-alih berkumpul bersama namun tidak mendapatkan kualitasnya, alangkah baiknya jika menyendiri saja bukan? Sering terjadi  dimana kita berkumpul namun semua sibuk dengan dunianya masing-masing.

Jika sudah seperti ini, alangkah baiknya jika kita menghabiskan waktu sendirian saja bukan? Sebab dengan begitu kita bisa menjadi lebih produktif dan mandiri, melakukan hal-hal yang memang penting untuk dilakukan.

Setelah semua pekerjaan selesai, berkumpul bersama orang-orang terdekat pun terasa hangat dan berkualitas.

Baca Juga: 5 Manfaat Membaca Yang Tidak Pernah Kamu Duga Sebelumnya

2. Lebih Belajar Menghargai Orang-Orang Terdekat

Lebih Menghargai Orang-Orang Terdekat
Lebih Menghargai Orang-Orang Terdekat

Di usia dewasa adalah waktu yang tepat untuk mencoba keluar dari zona nyaman. Sebagian orang memilih untuk mencampakkan dirinya jauh-jauh dari orang-orang terdekat, hingga membawanya pada kesendirian dan rindu. Mewujudkan impian yang besar, membutuhkan harga yang mahal untuk dibayar.

Tak ada salahnya jika kita memilih untuk pergi jauh dari rumah, berpisah dari keluarga, teman-teman bahkan pasangan tercinta, semua itu akan terasa benar untuk dilakukan jika kita punya cita-cita yang besar.

Dan kesendirian mu pun pada akhirnya akan mengajarkan betapa berharganya orang-orang terdekat, ketika kamu sakit dan tak ada seorangpun disana yang merawat. Ketika kamu butuh teman berbincang dan tak ada disana seorang teman. Ketika kamu butuh pelukan dan yang kamu rasakan hanyalah indahnya kerinduan.

Meskipun terkadang sangat menyenangkan untuk terlibat dalam perkenalan, suasana baru dan semua yang tak bisa kita dapatkan dari orang-orang terdekat, tetap saja kesendirian itulah yang mengajarkan kita lebih banyak makna dalam menghargai semua orang.

3. Memahami Kebahagiaan yang Sejati

Memahami Kebahagiaan Sejati
Memahami Kebahagiaan Sejati

Jika kita mampu untuk berbahagia bersama orang lain, maka itu adalah suatu hal yang pantas untuk disyukuri. Seperti kita yang tahu akhir-akhir ini terasa sangat sulit untuk dapat mencapai kebahagiaan bersama sebab tak mampu mengalahkan ego masing-masing.

Terkadang rasanya seperti sebuah paksaan dimana kita suka tidak suka harus menuruti kemauan orang lain. Memaksakan diri untuk mengalah demi kebahagiaan orang lain yang pada akhirnya hanya mengukir topeng dengan senyum palsu di wajah kita.

Kebahagiaan di dalam kebersamaan tampaknya menjadi lebih kompleks untuk terdefinisikan, yang mungkin jawabannya hanya akan kita temukan dalam kesendirian. Saat menyendiri, tak ada yang mengatur, kita bebas menentukan apa yang ingin dilakukan dan mungkin itulah hal yang paling bahagia di dunia ini.

Jika kamu ingin berbaring ditepi pantai seharian, kamu sendiri yang menentukan. Jika tak ada orang-orang terdekat yang mau ikut bersamamu, tinggalkan. Lepaskan semua ikatan yang membelenggu pikiran tentang orang-orang yang tidak sejalan, sebab kebahagiaan sejati ada didalam hati kita masing-masing, bukan bergantung pada orang lain.

4. Kesempatan Untuk Berpikir Lebih Tenang

Berkesempatan Mendapatkan Pikiran Yang Tenang
Berkesempatan Mendapatkan Pikiran Yang Tenang

Secara psikologis manusia terbagi menjadi introvert dan ekstrovert, namun tampaknya kedua hal tersebut tidak mengubah apa-apa karena tetap saja semua orang membutuhkan kesendirian untuk berpikir lebih tenang.

Semakin canggih dan semakin majunya teknologi, dunia ini pun terasa bergerak dengan kecepatan yang sangat gila, seperti tak ada waktu untuk berpikir sebelum melakukan sesuatu. Terlebih lagi terlalu banyak dari kita yang salah mengartikan sebuah slogan bertuliskan “Just Do It!”

Dengan semakin majunya teknologi dan informasi, semakin pula kita mengerti apa maknanya sepi. Jadi, kita akhirnya pun juga dapat menyimpulkan bahwa tak ada sesuatu yang buruk atau pun sia-sia di dunia ini, yang ada hanyalah situasi dan kebutuhan. Sepi akan menjadi terasa buruk saat kita membutuhkan teman bicara.

Namun sepi akan menjadi sangat penting saat kita butuh sendiri dan berpikir lebih tenang. Tak ada slogan atau pun motivasi kata-kata bijak yang buruk, semua hanya perlu disesuaikan dengan kebutuhan kita secara fisik maupun mental.

Baca Juga: 8 Manfaat Ini Bisa Kamu Dapatkan Jika Rutin Berolahraga

5. Mengisi Ulang Energi Setelah Melakukan Berbagai Macam Aktivitas

Mengisi Ulang Energi
Mengisi Ulang Energi

Terus selalu berjuang mencapai kesempurnaan dalam kehidupan tidak akan membuat kita menjadi lebih baik dari sebelumnya. Yang ada hanyalah jatuh dan lelah dengan ekspektasi sendiri.

Terus berusaha menampilkan versi terbaik diri kita didepan orang-orang adalah hal yang baik namun tentu akan sangat menguras energi, sebab pikiran tertekan penuh rasa takut dan bertanya-tanya seperti apakah penilaian orang lain terhadap diri kita. Bahkan saat berbincang dengan orang lain, kita butuh energi positif agar mereka merasa nyaman meskipun seringkali hal itu jadi menyiksa diri sendiri.

Setiap kita pasti selalu berusaha untuk membuat orang-orang terdekat bahagia, dan berusaha memahami perasaan mereka. Tentu saja itu baik, tapi ketika energi sudah habis terkuras kamu tidak bisa memaksakan diri untuk melakukannya terus menerus.

Hanya kesendirianlah yang mengerti dirimu ketika semua energi telah habis, hanya dengan sendirilah yang mengisi ulang energi kita kembali pulih. Untuk berefleksi dan berisitirahat agar dapat melakukan yang terbaik lagi diwaktu-waktu setelahnya.

“Ada saatnya engkau ingin sendiri saja bersama angin, menceritakan seluruh rahasia lalu meneteskan air mata” { Bung Karno 1993}

6. Bebas Melakukan Hal-hal yang Kamu Sukai

Menghabiskan waktu bersama orang lain bukanlah hal yang mudah sebab kita perlu berkompromi setiap kali harus melakukan sesuatu.

Begitu pula di dalam suatu perkumpulan pastinya ada pihak yang merasa kecewa setelah melakukan diskusi sebab saran yang diajukan tidak disetujui. Maka kapan lagi kamu bisa bebas melakukan hal-hal yang kamu sukai kalau bukan menghabiskan waktu sendiri?

Inilah alasan yang kuat agar sesekali kita kita menjauh dari perkumpulan, bukan untuk meninggalkan perkumpulan itu selamanya tetapi untuk mengambil jeda sejenak agar kita bisa bebas berekspresi sesuai keinginan hati.

5 Cara Menjalani Hidup Bahagia Meski Tanpa Pasangan

Akhir Kata

Demikianlah 6 alasan terbaik yang bisa kita lakukan untuk menghabiskan waktu sendiri, sebab setiap hal yang kita lakukan dalam hidup memerlukan alasan agar tahu tujuannya.

Pada akhirnya, kita sampai juga diakhir untuk menyimpulkan bahwa tak ada yang buruk di dunia ini, dan semuanya tidak akan sia-sia sebab setiap hal hanya menunggu waktu untuk dibutuhkan. Semoga bermanfaat.

Written by Ilham Damanik

Penikmat dan pemerhati