in

50+ Kata-Kata Mutiara Tentang Kehidupan yang Menginspirasi

Kata-kata Mutiara Tentang Kehidupan

Banyak dari kita yang masih mencari apa arti kehidupan yang sebenarnya, banyak dari kita yang selalu terhenti di jalan buntu memikirkan tentang berbagai macam hal dalam hidup ini, dan tentunya kita butuh informasi baru untuk menambah pemahaman.

Beruntungnya, orang-orang terdahulu sudah menuliskan ilmu dan pengetahuan mereka sehingga memudahkan kita dalam memahami kehidupan. Berikut ini 50 kata-kata mutiara tentang kehidupan yang membantu memperluas pola pikir kita!

Daftar Isi show

1. “Uang dan kesuksesan tidak mengubah orang, ia hanya memperkuat apa yang sudah ada” -Will Smith

Ketika seseorang sedang merintis karirnya atau sedang berjuang untuk mengubah hidupnya menjadi lebih baik, maka ia akan mencari teman yang bisa mendukungnya ke arah itu, sehingga ia akan bersikap baik kepada orang-orang yang ia temui.

Tetapi setelah seseorang sudah berada diatas, setelah memiliki uang yang banyak, setelah sukses, maka terlihatlah sifat aslinya. Artinya, sebenarnya kesuksesan tidak mengubah sifat aslinya, tetapi membukakan topengnya.

2. “Bukan berapa lama, tetapi seberapa baik anda menjalani hidup adalah hal yang utama” -Seneca

Hidup ini bukan soal seberapa panjang usia kita. Persoalan yang sebenarnya adalah kita gunakan untuk melakukan apa usia yang panjang itu? Bahkan jika kita memiliki usia yang pendek dan memanfaatkannya dengan baik, itu lebih baik daripada memiliki umur yang panjang.

3. “Hidup bukanlah masalah yang harus diselesaikan, melainkan kenyataan yang hanya perlu dialami” – Soren Kierkegaard

Hidup bukanlah tentang menyelesaikan masalah. Sebab masalah sebenarnya hanya tentang cara berpikir kita saja.Hidup yang sebenarnya adalah tentang mengalami apapun yang ingin kita alami.

4. “Hidup itu seperti koin. Anda bisa membelanjakannya untuk apa yang anda suka, tetapi anda hanya bisa menghabiskannya sekali saja” -Lillian Dickson

Hidup ini cuma satu kali. Ya, kita hanya memiliki satu kesempatan untuk hidup. Diibaratkan sebuah koin, akan kita gunakan untuk membeli apa koin tersebut? Untuk membeli sesuatu yang bermanfaat atau tidak?

5. “Hidup adalah sepuluh persen yang terjadi kepada anda dan sembilan puluh persen lagi tergantung bagaimana anda menanggapinya” -Charles Swindoll

Hidup yang sebenarnya adalah kondisi pikiran dan perasaan kita. Dari dalam sanalah kita mengalami kehidupan yang sebenarnya. 90% pengalaman yang kita alami terjadi di dalam pikiran dan perasaan, sisanya ialah yang terjadi diluar diri kita.

6. “Ubah pikiran anda, dunia anda akan berubah” -Norman Vincent Peale

Seperti yang sudah-sudah, hidup adalah tentang bagaimana kita menyikapinya saja. Saat kita mengubah cara berpikir, maka suasana hidup juga akan berubah.

7. “Lebih baik menjadi singa sehari daripada menjadi domba seumur hidup” -Elizabeth Kenny

Jadilah seperti apa yang kamu mau, lakukan apa yang ingin kamu lakukan, perjuangkan apa yang menurutmu benar, walaupun kamu kalah dan gagal, itu lebih baik daripada kamu tidak pernah berjuang sama sekali.

8. “Ia yang mengerjakan lebih dari apa yang dibayar, suatu saat akan mendapatkan lebih dari apa yang dikerjakan” – Napoleon Hill

Jika kita bekerja dengan giat, tekun dan terus meningkatkan kualitas, meskipun bayarannya kecil, maka suatu saat kita akan mendapatkan bayaran lebih besar dari apa yang kita kerjakan.

9. “Segala sesuatu memiliki keindahannya, tetapi tidak semua orang bisa melihatnya” – Confusius

Langit, memiliki keindahan. Air memiliki keindahan. Tanah dan gunung memiliki keindahan. Kamu juga memiliki keindahan. Hanya saja tidak semua orang melihat keindahan itu. Sebab keindahan adalah tentang rasa.

10. “Satu-satunya kebijaksanaan sejati adalah mengetahui bahwa anda tidak tahu apa-apa” – Socrates

Semakin kita berusaha berpikir bijak, maka semakin kita keliru. Sebab ada saja hal-hal yang mengalahkan apa yang sudah kita anggap paling benar. Maka dari itu, kebijaksanaan sebenarnya adalah mengakui ketidaktahuan kita sendiri.

11. “Mengenal orang lain adalah kecerdasan, mengenal diri sendiri adalah kebijaksanaan sejati. Menguasai orang lain adalah kekuatan, menguasai diri sendiri adalah kekuatan sejati” – Laozi

Kamu cukup cerdas jika bisa mengenali orang lain dengan baik, tetapi kecerdasan dan kebijaksanaan sejati adalah tentang mengenali diri sendiri. Kamu cukup kuat jika bisa menguasai orang lain, tetapi kekuatan sejati adalah tentang menguasai diri sendiri.

12. “Imajinasi lebih penting daripada pengetahuan. Pengetahuan terbatas, sedangkan imajinasi seluas langit dan bumi” – Albert Einstein

Semakin banyak yang kita tahu, semakin kita terbatas dalam cara berpikir. Dengan kata lain, kita hanya akan melakukan sesuatu sesuai dengan pengetahuan kita saja. Sedangkan imajinasi, lebih luas dari pengetahuan. Kita bisa bebas menjadi apa saja dengan berimajinasi.

13. “Orang yang kamu pikir bodoh dan tidak penting adalah seseorang yang datang dari Tuhan, yang mungkin mempelajari kebahagiaan dari kesedihan dan pengetahuan dari kegelapan” – Kahlil Gibran

Orang-orang yang kita anggap lemah, kita anggap bodoh, tetap saja mereka juga manusia, ciptaan Tuhan. Jadi jangan merendahkannya, bisa jadi Tuhan sedang ingin menaikkan derajat mereka dengan cara memberikan ujian berupa kesedihan dan kegelapan.

14. “Kebaikan satu-satunya adalah pengetahuan dan kejahatan satu-satunya adalah kebodohan” – Socrates

Kita tidak akan pernah melakukan kebaikan tanpa adanya pengetahuan. Bahkan saat menolong orang lain dan kita tidak tahu bahwa menolong orang itu sebuah kebaikan, maka itu tidak bisa dihitung sebagai kebaikan.

15. “Belajar tentang ilmu pengetahuan tanpa memperkaya hati sama dengan tidak belajar apa-apa” – Aristoteles

Kita terus meningkatkan kecerdasan pikiran, tetapi lupa meningkatkan kecerdasan hati. Jika ini terus terjadi, maka dunia akan menjadi gelap. Dengan kata lain, kita sama saja tidak meningkatkan apa-apa.

16. “Berbahagialah orang yang menjadi tuan untuk dirinya, menjadi pemandu bagi nafsunya dan menjadi kapten untuk bahtera hidupnya”

Banyak orang yang menjadi budak untuk egonya, dituntun oleh nafsunya dan seperti penumpang di atas kapal ia pasrah akan hidupnya. Betapa menyedihkan hal itu bukan? Maka berbahagialah jika kamu bisa menjadi tuan bagi dirimu sendiri.

17. “Berbahagialah orang yang tidak menginginkan apapun karena ia tidak akan pernah kecewa” – Alexander Pope

Ketidakbahagiaan berasal dari keinginan yang kurang tepat. Itulah mengapa banyak orang yang tidak bahagia karena terlalu banyak inginnya dan tidak tepat. Maka berbahagialah kamu jika sudah tidak menginginkan apa-apa lagi.

18. “Dari waktu ke waktu, ada baiknya untuk berhenti mengejar kebahagiaan dan berbahagialah” – Guillaume Apollinaire

Dari waktu ke waktu, kita terus berlari mengejar kebahagiaan. Padahal, itu hanya membuat lelah. Jika kita berhenti sejenak saja, bersyukur dan melihat karunia disekitar maka kita akan bahagia.

19. “Marah itu gampang, tapi marah kepada siapa, dengan kadar kemarahan yang pas, pada saat dan tujuan yang tepat, dengan cara yang benar itu yang sulit” – Aristoteles

Kemarahan seringkali membawa kita pada pergaduhan dengan orang lain. Mengubah suasana hati yang tenang menjadi bising. Bahkan kadang juga membuat pikiran dan perasaan kita menjadi kurang baik selama berminggu-minggu.

Hal itu dikarenakan kita tidak tahu bagaimana cara melepaskan kemarahan dengan tepat, kepada sasaran yang tepat dan dengan kata-kata yang benar. Memang itu susah tapi bisa.

20. “Kehidupan yang baik adalah sebuah proses, bukan suatu keadaan yang terjadi dengan sendirinya. Kehidupan itu adalah arah, bukan tujuan” – Carl Rogers

Tidak ada yang terjadi secara tiba-tiba. Jika kamu ingin hidupmu berubah, maka bertahanlah dalam segala prosesnya yang mungkin membuatmu lebih menderita. Hidup ini bukan tujuan, tetapi sesuatu yang mengarahkan kita dalam berproses menjadi lebih baik.

21. “Kebahagiaan terbesar kita tidak bergantung pada situasi hidup dimana kita berada, tapi selalu hasil dari kesadaran yang baik, kesehatan yang baik, pekerjaan dan kebebasan dari semua tujuan” – Thomas Jefferson

Mengapa kita harus menyalahkan keadaan? Ya, kita sering berpikir bahwa ketidakbahagiaan itu dikarenakan kita terlahir dari keluarga yang kurang mampu, sedangkan kenyataannya adalah kebahagiaan itu tentang bagaimana kita mengarahkan kesadaran.

Kita seharusnya sadar sepenuhnya akan kesempatan untuk mendapatkan pekerjaan yang baik dan mendapatkan kebebasan kita sendiri.

22. “Ketika anda sudah merasa puas dengan kesederhanaan anda sendiri dan tidak membandingkan atau bersaing dengan yang lainnya, maka semua orang akan menghargai anda” – Laozi

Saat kita sudah merasa puas dengan menjadi diri sendiri, tidak lagi iri dengan apa yang dimiliki orang lain dan tidak merasa bersaing lagi, maka kita akan hidup bahagia dan sejahtera, sehingga akhirnya semua orang menghargai kita.

23. “Kebenaran selalu ditemukan dalam kesederhanaan, dan bukan dalam keberagaman atau kebingungan akan hal-hal” – Sir Issac Newton

Kebenaran itu sangat sederhana. Contohnya, kebenarannya adalah 2, tetapi kita membuatnya menjadi beragam dalam bentuk 1 + 1. Jika kita ingin menemukan kebenaran yang absolut, maka jangan membuat diri sendiri kebingungan akan hal-hal.

24. “Kesederhanaan dan kepolosan adalah jiwa dari keanggunan” – Charles Dickens

Sederhana itu indah. Polos itulah jiwa dari keanggunan. Saat kita membuat segala sesuatunya menjadi penuh dengan tambahan-tambahan yang sebenarnya tidak begitu penting, maka keanggunan akan terhalangi alias tidak terlihat.

25. “Ketika kau melakukan sesuatu yang indah dan mulia dan tak seorangpun memperhatikan, jangan bersedih. Karena matahari pun tampil cantik setiap pagi meski sebagian penontonnya masih tidur” – John Lennon

Lakukan saja hal-hal yang menurutmu penting, jangan pikirkan apakah orang lain menyaksikannya atau tidak. Lakukanlah untuk dirimu, lakukanlah agar kamu bisa menjadi dirimu seutuhnya.

26. “Penderitaan menjadi indah ketika seseorang menghadapi kesulitan besar dengan keceriaan, tidak dengan keterpurukan tetapi dengan kebesaran pikiran” – Aristoteles

Suatu musibah atau permasalahan yang menyebabkan kita menderita itu sebenarnya memiliki sisi baik asalkan kita memandangnya dengan penuh penerimaan, keceriaan dan kebesaran pikiran.

27. “Pekerjaan terberat itu ada tiga: Sikap dermawan disaat dalam kesempitan, menjauhi dosa di kala sendiri dan berkata benar di hadapan orang yang ditakuti” – Imam Syafi’i

Ada hal-hal yang sulit untuk dilakukan tetapi jika kita mampu melakukannya, maka jadilah kita manusia yang derajatnya tinggi. Hal-hal sulit itu adalah memberi disaat kita kekurangan, tetap melakukan kebaikan dan menjauhi hal-hal buruk meskipun tidak ada yang melihat dan mengatakan hal yang benar meskipun kita dihadapkan pada orang yang ditakuti.

28. “Jangan pernah berkata tidak pada petualangan. Selalu katakan ya, jika tidak kau akan menjalani hidup yang membosankan” – Ian Fleming

Kita tak akan pernah benar-benar menjadi manusia seutuhnya jika tidak melakukan petualangan dalam hidup. Sebab, sebenarnya hidup ini yang berjalan waktu demi waktu adalah petualangan.

29. “Manusia yang unggul selalu berpikir tentang kebaikan, manusia pada umumnya berpikir tentang kenyamanan” – Konfusius

Untuk menjadi manusia yang unggul kita perlu berpikir tentang kebaikan, artinya kita mampu mengambil sikap yang akhirnya membawa kebaikan bagi diri sendiri maupun orang lain. Tetapi manusia pada umumnya hanya memikirkan kenyamanan bagi dirinya saja.

30. “Orang yang mengejar dua kelinci, akan kehilangan keduanya” – Konfusius

Jika kita mengejar dua ekor kelinci, maka kedua kelinci itu akan berlari ke arah yang berbeda-beda sehingga kita akan kehilangan keduanya. Begitu pula hidup, fokuslah pada satu titik dan kau akan segera berada disana.

31. “Permata tak akan bisa diasah tanpa gesekan, begitu pula manusia, tak ada yang sempurna tanpa cobaan.” – Konfusius

Permata yang indah telah mengalami gesekan-gesekan yang menyakitkan, sebab jika tidak maka permata itu tidak akan terlihat indah. Begitu pula kita, jika kita tidak mau melewati penderitaan dan rasa sakit, kita tidak akan pernah menjadi manusia yang berkualitas..

32. “Mereka yang tak bisa memaafkan kesalahan orang lain, menghancurkan jembatan yang akan dilewatinya” – Konfusius

Jika kita memupuk dendam di dalam hati dan memutuskan hubungan dari orang lain, itu sama saja kita telah memutuskan kesempatan untuk menjadi lebih baik bagi diri sendiri. Artinya, saat kita tidak memaafkan kesalahan orang lain, sebenarnya yang rugi adalah diri sendiri.

33. “Orang lemah tidak pernah bisa memaafkan, karena memberi maaf hanya mampu dilakukan oleh orang yang kuat” – Mahatma Gandhi

Memaafkan orang lain itu butuh keikhlasan, kelapangan hati dan kebesaran pikiran. Hanya orang-orang kuat yang memilikinya. Bagi yang tidak memiliki ketiga hal itu, wajar saja jika ia sulit memaafkan.

34. “Bagaimanapun, dalam kehidupan selalu ada tempat untuk sebuah maaf, tak peduli seberapa besar kesalahan yang terjadi” – Leo Tolstoy

Seberapa besar pun kesalahan kita, selalu ada kesempatan untuk sebuah maaf. Karena bagaimana pun, kesalahan yang kita lakukan sudah berada di masa lalu dan tidak bisa diubah lagi. Sekarang adalah waktunya untuk memperbaiki diri agar kita layak mendapatkan maaf.

35. “Belajar dari hari kemarin, hidup untuk hari ini, berharap untuk besok. Dan yang terpenting jangan pernah berhenti bertanya” – Albert Einstein

Hari kemarin harus dijadikan pelajaran. Hari ini harus kita alami sepenuhnya dengan kesadaran. Hari esok harus menjadi harapan. Namun hal yang paling penting adalah jangan pernah berhenti bertanya dan merenungkan hal-hal.

36. “Orang memerlukan dua tahun untuk berbicara, tetapi membutuhkan lima puluh tahun untuk belajar tutup mulut” – Ernest Hemingway

Untuk belajar berbicara dan memahami kata-kata itu hanya butuh dua tahun saja, artinya anak kecil yang berumur dua tahun pun juga sudah pandai berbicara. Tetapi untuk belajar menutup mulut, diam dan hanya mengatakan hal-hal yang penting saja itu butuh waktu yang lama.

37. “Jangan pernah menyalahkan orang lain dalam kehidupanmu. Orang baik membuatmu bahagia. Orang yang buruk membuatmu belajar. Orang yang terbaik membuatmu mengingatnya” – Ziad K. Abdelnour

Tidak ada seorang pun yang bisa kita salahkan dalam hidup ini dan selayaknya kita mengucapkan terimakasih kepada siapapun yang ada dalam hidup kita. Entah itu orang baik atau buruk, semuanya sama-sama berdampak pada pertumbuhan kita menjadi lebih dewasa.

38. “Orang harus belajar membenci dan jika mereka dapat belajar untuk membenci, mereka dapat diajarkan untuk mencintai” – Nelson Mandela

Untuk memahami apa itu cinta, seharusnya kita lebih dulu memahami apa itu benci. Sebab kebencian sebenarnya juga diperlukan, bahwa kebencian adalah kendaraan yang mengantarkan kita pada cinta.

39. “Kau harus belajar menanggung beberapa penderitaan dan kesedihan, sebab penderitaan dan kesedihan akan menjadikanmu orang yang lebih baik” – Paulo Caelho

Sepedih apapun yang kita rasakan, seberat apapun penderitaan yang kita alami, kita harus menanggungnya dan mengalaminya, sebab hal-hal seperti itulah yang menumbuhkan kita menjadi seseorang yang lebih dewasa.

40. “Jika anda belajar dari kegagalan, maka anda tidak benar-benar gagal” – Zig Ziglar

Jika kita sudah mencoba dan gagal, itu bukanlah sebuah kegagalan jika kita mau belajar dari kesalahannya yaitu dengan mencari tahu apa yang menyebabkan kita gagal. Selama kita terus belajar dan belajar, maka kesuksesan akan segera tercapai.

41. “Pengetahuan diperoleh dengan belajar, kepercayaan dengan keraguan, keahlian dengan latihan, dan cinta dengan mencintai” – Thomas Szasz

Jangan pernah mengeluh dengan apa yang tidak kamu miliki, sebab semuanya bisa kita dapatkan asal tahu caranya. Jika kita ingin menjadi pintar, ya belajar. Jika kita ingin memiliki kepercayaan, ya kita harus ragu dulu. Jika kita ingin menjadi ahli, ya rajin berlatih. Dan jika kita ingin dicintai, kita harus mencintai.

42. “Aku sudah merasakan semua kepahitan dalam hidup dan yang paling pahit ialah yang paling pahit ialah berharap kepada manusia” – Ali Bin Abi Thalib

Banyak sekali kepahitan yang kita alami dalam hidup ini, tetapi yang paling pahit itu berharap kepada orang lain. Terkadang seseorang terlihat begitu bisa dipercaya, tetapi kenyataannya ketika kita sudah berharap malah dia berkhianat.

43. “Pada akhirnya, hanya tiga hal yang berarti: Seberapa banyak kau mencintai, Seberapa lembut kau menjalani hidup dan seberapa ikhlas kau melepaskan sesuatu yang tidak dimaksudkan untukmu” – Buddha

Hidup ini pada akhirnya adalah tentang seberapa banyak cinta yang kita tebarkan kepada dunia, bukan perkara berapa banyak harta atau uang yang kita kumpulkan. Seberapa lembut hati kita dalam menerima kehidupan dan seberapa ikhlas kita melepaskan sesuatu yang bukan untuk kita.

44. “Akhir dari penderitaan menghasilkan jiwa yang kuat, karakter terkuat ditandai oleh bekas luka” – Khalil Ghibran

Hidup yang penuh dengan penderitaan akan menemukan akhir yang indah, sebab sejatinya penderitaan itu membentuk jiwa kita menjadi kuat dan memperkuat karakter kita.

45. “Saya suka orang yang bisa tersenyum dengan masalah, mengumpulkan kekuatan dari penderitaan dan tumbuh berani dengan bercermin diri” – Thomas Paine

Disini Thomas Paine menjelaskan bahwa ia menyukai orang-orang yang bisa tersenyum menghadapi masalah. Bahwa memang benar, tersenyum bisa membantu kita mengumpulkan kekuatan dalam diri untuk lebih berani melewati segala rintangan.

46. “Siapapun bisa bersimpati pada penderitaan temannya, tapi perlu sifat mulia untuk bersimpati pada kesuksesan teman.” – Oscar Wilde

Ketika teman sedang sakit, kita bisa bersimpati sebab kita tahu apa yang ia rasakan, tetapi ketika teman kita sukses, mungkin kita akan merasa iri dan sulit berbahagia di dalam kebahagiaannya.

47. “Jangan menilai saya dari kesuksesan, tetapi nilai saya dari seberapa sering saya terjatuh” – Nelson Mandela

Disini Nelson Mandela menyatakan dengan jelas bahwa ia tidak ingin dinilai dari kesuksesannya, sebaliknya ia ingin dinilai dari seberapa banyak kegagalan yang dialaminya, sebab melewati kegagalan itu menunjukkan kualitas seseorang.

48. “Kesuksesan dan kebahagiaan akan sangat berarti jika kau berbagi kepada orang lain” – Albert Camus

Kesuksesan tidak ada artinya jika hanya dinikmati untuk diri sendiri. Sebab kebahagiaan yang sebenarnya adalah tentang berbagi kepada orang-orang apa yang sudah kita dapatkan dalam hidup.

49. “Kesuksesan bukanlah kunci dari kebahagiaan. Sebaliknya, kebahagiaan adalah kunci dari kesuksesan” – Bob Dylan

Sukses tidak menjamin kebahagiaan dalam hidup. Banyak orang yang sudah sukses mencapai mimpinya tetapi tidak bahagia juga. Karena sebenarnya kebahagiaan itulah kunci kesuksesan.

50. “Diri kita dibentuk dari apa yang kita lakukan berulang kali; sedangkan kesuksesan bukan merupakan usaha dan tindakan melainkan hasil dari kebiasaan” – Aristoteles

Setiap hal yang kita lakukan berulang-ulang akan membentuk siapa kita. Maka untuk mencapai kesuksesan kita tidak perlu bekerja keras, tetapi membiasakan diri untuk hidup dengan cara yang kita inginkan.

Akhir Kata

Kata-kata mutiara tentang kehidupan adalah petunjuk arah yang membantu kita untuk mengetahui langkah-langkah selanjutnya dalam menjalani hidup. Selain itu, pemikiran kita juga semakin berkembang dan pada akhirnya membentuk kita menjadi orang yang lebih baik.

Sekianlah artikel tentang 50+ kata-kata mutiara kehidupan yang akan mengubah hidupmu. Semoga bermanfaat!

Lihat juga quotes lainnya :