in ,

6 Kebiasaan Yang Membuat Dirimu Tumbuh Menjadi Bijaksana

Tips Menjadi Pribadi Yang Bijaksana

Kebijaksanaan adalah sesuatu hal yang aneh. Sulit untuk dijelaskan, tapi sangat mudah untuk kita kenali. Seringkali, kita menganggap kecerdasan atau pengetahuan tidak berbeda dengan kebijaksanaan. Mungkin benar, mungkin salah. Tetapi sebenarnya,  kecerdasan dan kebijaksanaan adalah dua gagasan yang sangat berbeda.

Tidak ada salahnya juga kita mengukur kebijaksanaan dengan usia seseorang. Jika kita amati, sering kali kebijaksanaan tumbuh perlahan di ruang waktu dan pengalaman. Walaupun tidak selalu.

Mungkin kamu pernah mengenal seorang anak muda yang mengerti dan memahami sesuatu, disaat yang lebih tua darinya tidak memahami hal tersebut.

Jika dipahami lebih lanjut, kebijaksanaan adalah sebuah kemampuan seseorang untuk memahami, menilai, dan memberikan solusi nyata dari permasalahan yang ada. Dalam memahami dan menilai sesuatu, orang yang bijaksana akan melihat sebagaimana adanya dan cenderung menampilkan sikap detached (membatasi diri) atau memberi jarak dengan emosinya.

Tumbuh menjadi pribadi yang bijaksana tentu akan memberikan kemudahan bagi dirimu untuk memahami dan menyelesaikan segala permasalahan yang mungkin akan kamu temukan di masa depan. Lalu bagaimana caranya agar kita tumbuh menjadi pribadi yang bijaksana?

1. Mendengar

Mendengar
Mendengar

Mendengar adalah sebuah tanda hormat kepada orang yang berbicara. Dengan aktif mendengarkan, ini akan memberikan kesempatan bagi diri kita untuk memperoleh informasi dan mempelajarinya.

Ada banyak orang yang hanya sibuk mendengarkan pengalaman dan pikirannya sendiri tanpa memberikan kesempatan pengalaman atau pengetahuan baru menghampirinya. Sikap seperti ini tentunya akan membatasi diri kita untuk mengakses pengetahuan yang lebih segar dan melihat segala sesuatu dari sudut yang berbeda.

2. Meditasi

Rutin Melakukan Meditasi
Rutin Melakukan Meditasi

Orang bijak sadar bahwa pikiran dan emosi bisa sangat liar dan berbahaya jika tidak ditundukkan. Ia adalah tuan yang buruk, tetapi ia bisa menjadi budak yang baik. Alih-alih dikuasai oleh pikiran dan perasaan, kita sebenarnya dapat menguasainya dan menggunakannya kearah yang lebih tepat.

Itulah mengapa orang bijaksana selalu mengamati setiap gerak-gerik pikiran mereka sendiri.

Meditasi adalah salah satu metode latihan yang bisa kita lakukan untuk mengamati setiap pikiran dan perasaan kita. Dengan duduk diam, kita dapat mengamati pikiran kita sendiri dan mencari kedalam untuk menemukan kebijaksanaan. Selayaknya air yang keruh, pikiran perlu ditenangkan agar kita dapat mengamati segala sesuatunya dengan lebih jernih.

3. Membaca

Membangun Kebiasaan Membaca
Membangun Kebiasaan Membaca

Ada banyak orang bijaksana yang berbagi pengalamannya melalui buku. Mungkin kita dapat menemukan pengalaman dari berbagai kehidupan. Kita tidak harus hidup dan mengalami semua itu, cukup membaca maka kita dapat mengetahui kehidupan orang-orang bijak saat ini atau bahkan ribuan tahun yang lalu.

Dengan membaca, kita dapat mengetahui perjalanan hidup puluhan tahun dari orang-orang bijaksana hanya dengan membacanya beberapa hari saja.

4. Refleksi Diri

Merenungkan Diri
Merenungkan Diri

Melakukan perenungan terhadap diri sendiri, memeriksa pikiran dan tindakan akan membuat kita menemukan setiap kesalahan-kesalahan yang mungkin kita lakukan.

Lebih mudah bagi diri kita menilai permainan seseorang buruk atau tidak melalui bangku penonton, ketimbang menjadi pemain itu sendiri

Fokus melihat orang lain, kita akan menemukan banyak noda dan kesalahan. Dan ini tentunya membuat kita menjadi cemas. Tetapi dengan melihat kedalam diri, kita akan menemukan banyak kesalahan diri sendiri. Dan itu tidak masalah. Karena itu akan membuat kita menjadi lebih baik.

5. Debat

Berdebat
Berdebat

Melalui debat yang konstruktif, ide dan teori dapat diuji kelemahannya. Kehilangan argumen bukanlah kegagalan tapi kesempatan untuk belajar.

Perhatikan, debat yang dimaksud bukan untuk mencari siapa yang menang atau kalah. Tetapi debat yang dilakukan bersama-sama untuk mencari sebuah kebenaran.

Karena kebenaran itu sedang berada di suatu tempat, hanya menunggu untuk kita temukan.

6. Menulis

Menulis
Menulis

Orang bijak tahu bahwa ingatan mereka tidak bisa dipercaya. Pikiran suka menambah-nambahkan atau mengubahnya, dan itu sering kali menjauhkan kita dari kenyataan. Dengan menulis, kita dapat menertibkan pikiran dan menuangkan segala perasaan secara lebih jelas.

Selain menjauhkan kita dari perasaan yang buruk, faktanya kebiasaan ini juga dapat membantu kita dalam meningkatkan daya ingat dan kemampuan kita dalam menganalisa suatu masalah.

Menulis juga bisa kita jadikan sebagai barometer dari perkembangan pikiran-pikiran kita. Ini membuat kita lebih memahami apa yang kita rasakan di masa lalu dan kenapa kita memikirkan tersebut. Sebagai pembelajaran, setiap catatan-catatan yang kita tuliskan akan mengantarkan diri kita melihat segala sesuatunya dengan lebih bijaksana.

Baca Juga :

Kesimpulan

Pribadi yang bijaksana adalah pribadi yang menggunakan pengetahuan dan pengalamannya untuk kebaikan dirinya dan orang-orang disekitarnya. Selayaknya tanaman, kemampuan ini harus selalu dirawat dan disiram agar tetap tumbuh dan hidup. Semoga bermanfaat!

Written by Muhammad Taufik

Content Writer & SEO Specialist at Golife.id