5 Kelebihan dan Kekurangan Bekerja Sebagai Freelancer

Seorang Freelancer adalah orang yang menawarkan pelayanan dan jasa kepada klien. Beberapa

Ilham Damanik Ilham Damanik · 3 min read >
Keuntungan dan Kerugian Bekerja Freelance

Seorang Freelancer adalah orang yang menawarkan pelayanan dan jasa kepada klien.

Beberapa orang menganggapnya seperti suatu pekerjaan impian, dimana mereka merasa tenang dan bebas melakukan pekerjaannya dengan metode yang lebih fleksibel.

Namun beberapa lagi menganggapnya sebagai suatu pekerjaan yang paling di benci, sebab membuat stress dan penuh tuntutan.

Namun kebenaran bukanlah pedang bermata dua, yang lebih tepat ia berada ditengah-tengahnya.

Dengan kata lain, kita harus memahami bahwa terkadang menjadi freelancer itu penuh tuntutan dan membuat stress, namun terkadang juga membuat kita merasa tenang dan bebas.

Mari cari tahu apa saja keuntungan dan kerugian menjadi seorang freelancer!

A. Kelebihan Menjadi Seorang Yang Bekerja Freelance

Kelebihan Menjadi Freelancer
Kelebihan Menjadi Freelancer

Menjadi pekerja lepas dapat menjadi awal untuk memulai karir dan mencapai tujuan hidup yang kamu inginkan. Setiap orang tentu memiliki alasan tersendiri mengapa memilih untuk berkarir menjadi seorang freelance.

Mulai dari keinginan mendapatkan pekerjaan yang diimpikan hingga terkait metode kerja yang lebih fleksibel. Berikut ini adalah beberapa kelebihan jika kamu berkarir menjadi freelancer.

1. Bebas Mengatur Diri Sendiri

Kamu bisa mendapatkan kenyamanan rumah dan seisinya sambil bekerja. Sangat fleksibel, sebab kamu bisa bekerja secara penuh atau paruh waktu pada proyek-proyek pilihan.

Bekerja keras atau biasa saja, bebas, sesukamu. Pakaian? Bebas. Bahkan kamu bisa bekerja sembari jalan-jalan ke pantai. Kamu juga bebas merancang proyek seperti apa yang kamu inginkan, tanpa tingkat-tingakatan manajemen.

2. Mendapatkan Bayaran Sesuai Nilai Kamu

Freelancing memungkinkan kita untuk menetapkan harga/bayaran yang kita inginkan. Berbeda dengan karyawan yang mungkin mendapatkan gaji lebih kecil daripada pekerjaan yang dilakukan.

Jadi kamu bisa memastikan apakah biaya pengeluaran sudah tertutupi dan mendapatkan untung yang setara dengan waktu, usaha dan hasil yang kamu berikan kepada klien.

3. Lebih Mudah Memulainya

Mirip seperti melamar pekerjaan, mereka akan menerima jika kamu memiliki kemampuan yang sesuai dengan bidang perusahaan. Untuk menjadi freelancer, perlu dipastikan kamu memiliki kemampuan untuk menyediakan layanan tertentu sesuai bidang yang kamu kuasai.

Hanya dengan persyaratan itu kamu sudah bisa memulai menjadi seorang freelancer. Dalam arti, kamu tidak perlu repot mempersiapkan modal yang cukup besar layaknya memulai bisnis lainnya.

4. Bebas Memilih Klien

Kamu bebas memilih proyek dari klien mana yang akan diambil. Bahkan kamu bebas juga jika ingin mengambil semuanya. Dengan kata lain, kamu dapat menentukan pertumbuhanmu sendiri.

Intinnya, kamu bebas memilih mulai dari memilih proyek yang paling mudah sampai yang paling sulit. Dimana hal itu tidak akan kamu dapatkan dengan menjadi karyawan tetap.

5. Mendapatkan Keseimbangan Antara Pekerjaaan dan Kehidupan Pribadi

Fakta bahwa menjadi pekerja lepas dapat bebas atau mengatur pekerjaannya, pada akhirnya mengarahkan kita untuk lebih menguasai diri sendiri dan lebih ahli dalam bidang yang sudah dikuasai.

Kamu dapat mengamati pertumbuhannmu setiap waktu dan memilih kemana arah cabangnya. Ketika kamu dapat melakukan apa yang ingin kamu lakukan, itu adalah kebahagiaan yang tidak semua orang bisa dapatkan.

Menjadi freelancing pada akhirnya menunjukkan cara untuk Mencapai Keseimbangan Antara Pekerjaan Dan Kehidupan Pribadi

2. Kekurangan Menjadi Seorang Freelancer

Kekurangan Menjadi Freelancer
Kekurangan Menjadi Freelancer

Pekerja lepas memiliki kekurangan dan tidak semua orang cocok untuk itu. Bagi kamu yang sedang ingin berkarir menjadi seorang pekerja lepas, kamu harus pahami terlebih dahulu apa saja resiko jika kamu menjadi seorang freelancer.

1. Bebas Bisa Menjadi Kesulitan

Kamu tidak memiliki bos, itu artinya tak ada lagi orang yang mengirim uang ke dalam rekening kamu setiap bulannya. Semua sudah menjadi tanggung jawabmu sendiri.

Selain itu kamu juga memiliki memiliki tanggung jawab yang lebih besar, sebab terkadang klien menuntut tenggat waktu yang lebih singkat dan tepat. Jadi meskipun sebagian besar waktu kamu dapat bebas, terkadang itu bisa menjadi kesulitan tersendiri.

2. Negosiasi Dengan Klien Terkadang Tidak Menyenangkan

Menjadi freelancer, artinya kamu menawarkan jasa/pelayanan. Itu mirip seperti kamu menjual sebuah produk. Kamu pikir semuanya akan berjalan mudah? Menghadapi klien terkadang tidak sesederhana kedengarannya.

Jika kamu adalah tipikal orang yang naif dan mudah percaya dengan janji-janji manis, itu akan memudahkan para klien melakukan penipuan dalam pembayaran.

Tidak dapat disangkal bahwa beberapa orang berniat menipu kamu sejak awal dan beberapa lagi akan memberikan jaminan yang tidak jelas.

3. Persaingan Dengan Freelancer Lain Sangat Ketat dan Kompetitif

Saat masuk kedalam dunia kerja freelance, kamu sangat menunggu momen dimana perusahaan mengumumkan sebuah proyek yang akan dikerjakan. Setiap freelancer akan berbondong-bondong datang dan melakukan penawaran.

Disini tidak hanya kamu saja, ada puluhan bahkan ribuan orang sedang mengirimkan portofolio terbaiknya untuk menarik minat perusahaan dalam mempekerjakannya.

Ini bukan tentang keberuntungan yang mungkin akan kamu dapatkan dalam pekerjaan lain. Disini, kemampuan dan kualitas pekerjaanmu akan sangat berpengaruh

4. Butuh Waktu Lama Untuk Menanjak

Tidak memiliki penghasilan tetap, tentunya akan sangat menegangkan. Dimana kamu hidup dengan penuh ketidakpastian.

Banyak pekerja lepas mengalami pasang surut, sehingga suka atau tidak kamu harus segera menyelesaikan setiap proyek tepat waktu untuk segera melanjutkan ke proyek berikutnya. Semua bergantung pada kualitas dirimu.

Jika kamu tidak mampu memuaskan hati para klien, maka bersiaplah untuk lebih lama dalam kondisi yang tidak pasti. Maka sangat berat jika kamu harus menyelesaikan semuanya sendirian, disarankan agar kamu membentuk tim.

5. Penuh Ketidakpastian

Semua bergantung pada dirimu sendiri. Sehingga tak ada seorang pun yang bisa menjamin apakah kamu akan berhasil di suatu proyek besar atau kecil. Setelahnya, kamu juga tidak mendapatkan jaminan kesehatan, bonus atau pun dana pensiun.

Seiring waktu kamu akan memahami bahwa dunia freelancer itu tak cukup hanya sekedar mengandalkan skill. Lebih merepotkan lagi, tentang penagihan, pembukuan dan pemasaran adalah semua aspek yang harus kamu kuasai.

Kamu akan segera membutuhkan lebih banyak lagi kemampuan, jika tidak memiliki tim.

Baca juga: 7 Tips Memulai Karir Sebagai Freelancer Pemula Yang Sukses

Kesimpulan, 

Pada akhirnya, semua kelebihan dan kekurangan dari menjadi pekerja lepas itu kembali pada gairah kita masing-masing. Sebab, itu semua adalah tentang bagaimana kita menjadi seimbang dalam hal pemikiran maupun emosi.

Menjadi pekerja lepas atau pun tidak, adalah pilihan kita masing-masing.

Jika kamu tertarik menjadi freelancer itu mudah, hanya perlu mengunjungi situs freelancer yang akan menyediakan pekerjaan yang sesuai dengan keahlianmu.

Mungkin kamu tidak akan mendapatkan gaji bulanan, liburan gratis atau mobil perusahaan, tetapi kamu bisa bebas melakukan pekerjaan sesuai yang kamu inginkan.

Jadi, seperti itulah menjadi freelancer. Apakah kamu tertarik?

Ilham Damanik
Aku merasa seperti seorang penulis Read Full Profile