in ,

Kenali Kelebihan dan Kekurangan Sebelum Anda Berinvestasi Tanah

Investasi Tanah

Investasi dalam aset tetap tidak selamanya berbicara tentang rumah, apartemen, villa dan bangunan lainnya, namun ada lagi jenis aset tetap yang tak kalah menguntungkan yakni berinvestasi tanah.

Memiliki lahan dengan kondisi yang bagus dan harga terjangkau saat ini hampir merupakan sebuah impian semata. Semakin menipisnya jumlah lahan yang tersedia, dan berbanding terbalik dengan permintaan akan kebutuhan lahan tersebut, membuat harga lahan atau tanah di perkotaan semakin mahal.

Kenaikan harga tanah yang semakin tinggi ini sebenarnya bervariasi di berbagai kawasan tergantung dari beberapa faktor seperti dimana lokasinya, bagaimana kondisi tanah itu sendiri, dan faktor lainnya yang mempengaruhi nilai akan tanah tersebut.

Berinvestasi tanah sendiri memiliki kelebihan yang tidak kalah menguntungkan dengan investasi pada bangunan seperti rumah dan lainnya, namun perlu anda cermati juga bahwa setiap investasi pun pasti memiliki kelemahan tersendiri.

Simak beberapa keuntungan dan kelebihan dibawah ini bagi anda yang akan memutuskan untuk berinvestasi tanah.

Kelebihan Investasi Tanah

Kelebihan Investasi Tanah
Kelebihan Investasi Tanah

1. Kemungkinan Memperoleh Capital Gain yang Tinggi

Keuntungan dalam berinvestasi tanah yaitu anda dapat memperoleh adanya capital gain, dimana adanya gap perbedaan harga beli dengan harga jual nantinya.

Sebagian besar orang pasti paham, ketersediaan tanah setiap tahunnya yang semakin berkurang akan membuat harga tanah kian melonjak pesat. Terlebih bila anda memiliki tanah di lokasi yang setiap tahun semakin berkembang pesat, misalnya saja dengan semakin banyaknya infastruktur dan fasilitas yang dibangun di sekitar lokasi.

Anda yang sebelumnya membeli tanah di fasilitas yang masih minim, lalu anda berinvestasi dalam jangka waktu yang katakan saja lebih dari 5 tahun, setelah 5 tahun lokasi dimana tanah anda berada sudah mulai banyak pembangunan dan fasilitas baru, tentu akan menaikkan nilai harga tanah anda di awal.

Inilah yang disebut dengan capital gain yang anda peroleh ketika anda menjual tanah tersebut. Bukan tidak mungkin kenaikannya bahkan bisa 2 kali lipat dari harga beli anda, terlebih bila memang kondisi di lokasi tersebut menjadi kawasan yang memiliki pertumbuhan pesat.

2. Minimnya Biaya Perawatan

Berbeda dengan investasi pada bangunan seperti rumah, apartemen, dimana anda memerlukan biaya perawatan sedemikian rupa, bila anda berinvestasi tanah tentu biaya-biaya tersebut tidak perlu lagi anda pikirkan.

Untuk menjaga properti rumah atau apartemen anda tetap layak guna, anda harus seringkali mengecek dan merawat rumah tersebut. Ada pula kemungkinan timbul biaya perbaikan fasilitas tertentu seperti atap yang bocor, atau kerusakan lainnya sebagai akibat bencana alam seperti gempa bumi dan banjir.

Tentu bila anda berinvestasi tanah, biaya-biaya seperti ini tidak akan timbul dan tentunya semakin menguntungkan bila anda dapat menjualnya tanpa harus memperhitungkan biaya-biaya yang membebaninya.

3. Dapat Memiliki Nilai Tambah

Anda mungkin saja menaikkan nilai dari tanah kosong yang anda miliki, dengan membangun perumahan diatas tanah tersebut.

Dengan adanya perumahan misalnya membuat cluster tertentu, nilai jual dari tanah tersebut akan semakin meningkat. Namun perlu diperhatikan pula lokasi dari tanah tersebut apakah memungkinkan untuk dibangun perumahan, sehingga cluster yang anda buat nantinya tetap laku di pasaran.

4. Tidak Akan Hilang Fisiknya

Bila anda berinvestasi instrument investasi lainnya seperti emas batangan, anda mungkin saja kehilangan emas batangan tersebut bila anda tidak secara ekstra menjaganya. Adanya kemungkinan hilang atau dicuri menjadi risiko tersendiri untuk instrument investasi yang fisiknya mudah dipindah tempatkan.

Atau bila anda berinvestasi rumah atau apartemen, bila terjadi kebakaran, tentu ini juga berisiko tinggi terhadap fisik dari bangunan tersebut.

Sedangkan bila anda berinvestasi tanah, tentu fisik tanah tersebut tidak akan pernah hilang dan tidak mungkin untuk dipindah tempatkan.

Selama tidak terjadi bencana alam seperti tanah longsor, tentu anda tidak perlu khawatir kehilangan tanah milik anda. Untuk itu sangat penting untuk diperhatikan dalam hal pemilihan tanah yang baik untuk berinvestasi yang jauh dari risiko bencana alam seperti tanah longsor tersebut.

5. Dapat Dimanfaatkan Untuk Bisnis Lainnya

Memiliki tanah yang kosong, tentu dapat pula digunakan untuk membuat bisnis lainnya yang bisa mendatangkan pundi-pundi penghasilan bagi para pemiliknya.

Bila tanah yang anda miliki berada di kawasan yang dekat dengan fasilitas seperti gedung perkantoran, stasiun kereta atau sekolahan, anda dapat memanfaatkan tanah anda tersebut sebagai ladang berbisnis, misalnya digunakan sebagai tempat parkir kendaraan.

Terlebih saat ini di kota-kota besar semakin sulit mencari lahan kosong yang bisa dijadikan tempat parkir. Selain itu juga, banyaknya stasiun kereta yang dibangun saat ini, menyediakan tempat parkir kendaraan yang sangat terbatas. Bila anda memiliki tanah kosong, ini dapat dijadikan parkiran kendaraan dari orang-orang yang hilir mudik setiap harinya menggunakan krl.

Atau bila tanah anda berada di daerah yang subur yang dapat ditanami berbagai jenis tumbuhan ataupun sayuran, ini juga dapat anda manfaatkan sebagai ladang perkebunan, yang tentunya akan menghasilkan pendapatan tersendiri hingga waktu dimana anda yakin untuk menjual tanah tersebut.

—-

Di balik keuntungan yang bisa anda peroleh dalam investasi tanah, namun ada pula kelemahan yang harus anda perhatikan, diantaranya:

Kelemahan Berinvestasi Tanah

Kelemahan Berinvestasi Tanah
Kelemahan Berinvestasi Tanah

1. Membutuhkan Modal Besar

Tidak seperti produk investasi seperti deposito, emas yang mungkin masih dapat anda lakukan atau beli dengan nominal yang tidak terlalu tinggi, dalam hal investasi tanah ada kocek yang harus anda rogoh lebih dalam.

Terlebih bila anda membeli tanah di kawasan yang sedang berkembang, tentu harganya akan semakin mahal pula. Lain hal bila anda membeli di kawasan yang masih sepi namun anda yakin beberapa tahun mendatang kawasan tersebut akan ramai, mungkin harga yang anda dapatkan tidak akan terlalu mahal dibanding kawasan yang pertama.

Namun, dimana pun lokasinya, ketersediaan tanah yang saat ini semakin berkurang dan jumlah pembelian tanah yang tidak bisa hanya 1 meter, 2 meter, tentu membuat anda untuk harus memiliki modal yang besar terlebih dahulu di awal investasi.

2. Memiliki Sifat Tidak Likuid

Bila anda membutuhkan dana secara tiba-tiba, investasi tanah tidak akan dengan mudah cair dalam waktu yang singkat. Berbeda dengan emas misalnya, yang bisa anda jual dengan segera ke toko-toko emas dan sudah memiliki harga yang pasti per gramnya, dapat dengan mudah dicairkan dalam bentuk uang tunai.

Menjual tanah tentu anda harus mencari para pembeli yang potensial terlebih dahulu, yang tentunya memiliki modal yang cukup besar juga untuk dapat mampu membeli tanah anda. Melakukan negosiasi dan lainnya. Sehingga membutuhkan cukup waktu untuk menjadi uang tunai yang anda butuhkan.

3. Kemungkinan Lahan Tidak Produktif

Dalam berinvestasi tanah, bila anda tidak memanfaatkan tanah ini untuk tujuan tertentu, dan hanya membiarkan menjadi tanah yang kosong dalam waktu lama, anda tentu tidak akan mendapatkan apapun dari hasil investasi ini.

Tidak sebanding dengan lamanya menunggu waktu berjalan beberapa tahun, namun tidak ada yang dapat dihasilkan dari waktu tunggu tersebut, ini tidak akan mengoptimalkan keuntungan anda dalam investasi tanah.

4. Daya Jual dipengaruhi Faktor Lain

Harga tanah setiap tahunnya tentu dipengaruhi oleh berbagai faktor, salah satunya adalah lokasi yang strategis. Anda harus dapat membaca hal ini diawal anda memutuskan untuk berinvestasi, apakah kawasan tersebut nantinya akan berkembang atau tidak.

Karena tidak ada indikator pasti dari harga tanah per meternya. Semua tergantung dari beberapa faktor tertentu dan negosiasi anda dengan para calon pembeli.

Anda harus pintar-pintar “membaca” lokasi dan prospek kawasan sekitar tanah anda tersebut demi mengoptimalkan keuntungan yang bisa anda peroleh nantinya.

Baca Juga :

—-

Dengan mengetahui dan memahami terlebih dahulu keuntungan serta kelemahan dalam berinvestasi tanah, anda jadi bisa lebih berhati-hati dalam memutuskan sesuatu yang terkait dengan investasi anda nantinya.

Bila anda mempertimbangkan banyak hal sebelum berinvestasi, keuntungan yang anda peroleh pun akan lebih optimal.

Written by Dinny Amalia

Lifetime learner. An independent woman who live her life to the fullest.