in ,

8 Kelebihan Unik Orang Dengan Kepribadian Ekstrovert

Kelebihan Kepribadian Ekstrovert

Kepribadian seperti yang kita ketahui terdapat 3 jenis yakni introvert, ekstrovert dan ambivert. Jenis kepribadian ini kerap kali dijadikan pegangan karakter seseorang dan menetapkan pada dirinya bahwa mereka memiliki tipe kepribadian diantara 3 ini.

Sekali lagi, pendapat yang salah mengenai tipe kepribadian ini masih banyak sekali yang mengira bahwa mereka berperilaku tertentu karena dasar kepribadian mereka seperti itu.

Sebenarnya tipe kepribadian ini mengacu pada bagaimana cara seseorang merecharge energi mereka. Bukan untuk menentukan karakter pada setiap perilaku yang muncul. Jadi lebih ke bagaimana cara anda untuk melepaskan penat dan mengisi kembali diri anda agar kembali bersemangat.

Pada tipe kepribadian ekstrovert ini tidak hanya terjadi pada seseorang yang menunjukkan tipe ekstrovert saja. Namun juga terjadi pada seseorang yang bahkan sehari-harinya diam sekalipun. Orang-orang yang pendiam ada yang memiliki cara untuk merecharge energinya dengan berkumpul bersama teman-temannya hingga melakukan hal-hal yang menantang misalnya.

Hal ini dilakukan untuk merefresh diri mereka sehingga mereka siap untuk menghadapi hari-hari kedepan dengan lebih bersemangat.

Jadi, sampai disini sudah cukup paham bukan mengenai tipe kepribadian ini menjelaskan apa? Lalu apa saja kelebihan menjadi seorang ekstrovert?

1. Senang Berinteraksi

Salah satun kelebihan menjadi orang yang ekstrovert adalah mereka lebih senang berinteraksi dengan orang lain dan dapat bersosialisasi dengan baik. Orang dengan tipe kepribadian introvert juga bisa bersosialisasi dengan baik dengan lingkungannya, tetapi orang ekstrovert dapat lebih mudah masuk dan beradaptasi.

Apalagi jika bertemu dengan orang yang memiliki kepribadian yang sama. Jika terdapat acara di sekolah atau di tempat kerja, orang-orang dengan kepribadian ini sering kali hadir dan bahkan menjadi panitia acara. Karena bagi mereka hal-hal seperti ini cukup menyenangkan untuk dilakukan.

Tidak heran orang dengan kepribadian ini memiliki banyak teman di lingkungannya meski mungkin ia tetap memiliki teman dekat hanya beberapa orang saja.

2. Antusias dan Bersemangat

Jika anda sering menemui orang-orang yang memiliki antusias tinggi dan semangat tinggi bisa saja orang tersebut memiliki kepribadian ekstrovert. Karena mereka selalu tampak ceria dan semangat setiap waktu.

Ditambah jika mereka dalam situasi dan kondisi yang disukai. Mereka akan lebih riang dan ceria di dalamnya. Namun jangan pikir orang dengan kepribadian ekstrovert tidak bisa bersedih ya. Saat mereka berada pada masa-masa down, bisa menunjukkan kesedihan yang dialami atau apa yang sedang mereka rasakan.

Mereka bisa menjadi pendiam seketika jika dihadapkan pada situasi yang sulit, sedih dan tidak menyenangkan. Biasanya jika mereka pada tahap pendiam, artinya mereka sudah berada pada titik terendah yang pernah dirasakan. Nah, cara mereka untuk kembali bersemangat adalah dengan berada di keramaian baik dengan teman atau dengan orang yang mereka percayai.

Itulah cara mereka merecharge energinya agar dapat kembali seperti sedia kala.

3. Mencairkan Suasana

Seorang ekstrovert akan dapat mencairkan suasana yang kurang baik dengan tepat. Atau bisa juga disebut dengan ice breaker. Jika mereka merasa suatu situasi sedang terjadi kekakuan antara satu orang dengan orang lainnya, ia akan dengan mudah mencairkan suasana sehingga situasi kembali menjadi normal.

Siapa yang tidak suka seseorang yang pandai membaca situasi dan membuatnya menyenangkan. Hal ini lah yang membuat seorang ekstrovert banyak disukai oleh orang-orang di sekitarnya. Tidak heran jika mereka memiliki banyak teman dari lingkup yang berbeda-beda.

4. Tegas

Kepribadian seseorang yang ekstrovert dapat menjadi tegas dan teliti. Sikap ini dapat muncul ketika bekerja atau tidak sedang bekerja. Orang-orang dengan kepribadian ekstrovert dapat mengambil sebuah keputusan dengan baik dan cepat.

Hal ini karena mereka menyukai hal-hal yang cepat dan pasti di mana akan menentukan sikap mereka nantinya. Tidak jarang orang-orang dengan tipe ini dapat menjadi seorang pemimpin yang baik di tempat kerja. Namun, kembali lagi pada asal kita yakni manusia. Tidak semua orang ekstrovert tertarik untuk menjadi pemimpin meski mereka dapat bekerja dengan baik pada posisi tersebut.

5. Percaya Diri

Faktor lainnya yang memengaruhi seorang ekstrovert dapat menjadi pemimpin yang baik adalah karena mereka cenderung percaya diri. Hal ini mungkin tidak dimiliki oleh semua orang dan terdapat porsinya masing-masing.

Pada orang yang memiliki kepribadian ekstrovert, rasa percaya diri ini seakan sudah tersambung dengan sendirinya. Karena umumnya mereka memiliki semangat tinggi dan enerjik ketika beraktivitas baik di publik maupun lingkun terbatas. Kepercayaan diri ini diperlukan untuk meningkatkan interaksi dan berkomunikasi dengan orang lain di lingkungannya dengan baik.

6. Spontanitas

Spontanitas merupakan salah satu sikap yang dianggap baik jika dilakukan dengan tepat. Orang yang memiliki tipe kepribadian ekstrovert cenderung spontan ketika berbicara. Meskipun begitu mereka tetap memikirkan terlebih dahulu apa yang akan mereka ucapkan.

Orang ekstrovert cenderung dapat berpikir dengan cepat dan belajar dengan cepat pula. Sehingga apapun yang ia katakana secara spontan bukan hanya asal berbicara. Begitu juga dengan tindakan. Mereka juga cenderung spontan dalam bertindak namun tetap ia pikirkan terlebih dahulu tindakan yang mereka akan lakukan.

Meski terkesan cepat tanggap dan ceplas-ceplos ketika berbicara, mereka sudah mengetahui terlebih dahulu apa yang mereka bicarakan sehingga tidak asal berbicara.

7. Pekerja Keras

Orang dengan tipe ekstrovert cenderung memiliki sikap bekerja keras tanpa banyak memilih-milih pekerjaan. Mereka cenderung tidak picky. Sehingga orang dengan trait ini cenderung memiliki kemampuan bersosialisasi yang baik. Apakah itu ditempat kerja maupun di lingkungan tempat tinggalnya.

Selain itu mereka juga memiliki jiwa sosial yang baik dalam hidup bermasyarakat. Mereka peduli pada isu-isu yang terjadi di lingkungannya. Tidak heran mereka sering mengikuti kegiatan sosial bersama teman atau rekan dekatnya.

8. Berani Berisiko

Meski mereka spontan, mudah bersosialisasi dan ceria, ternyata orang dengan tipe ini juga lebih berani untuk mengambil risiko dalam satu situasi. Penelitian mengatakan bahwa hal ini karena adanya efek dopamin dalam sistem syaraf otaknya.

Mereka mengetahui risiko yang diambil dan dampaknya bagi kehidupan mereka. Namun jika dirasa harus dilakukan, mereka akan mengambil tindakan berisiko tersebut. Urusan untuk mengatasi permasalahan ini dapat ia pikirkan belakangan. Mereka cenderung lebih cepat bangkit dari kegagalan yang dialami.

Baca Juga : Selain Suka Menyendiri, Ini 10 Kelebihan Seorang Introvert

Demikian beberapa penjelasan tentang kelebihan orang-orang dengan kepribadian ekstrovert. Apakah anda termasuk? Semoga bermanfaat.

Written by Rima Mustika

Clinical psychologist, art enthusiast. A traditional dancer who can't live without coffee.