in ,

Kepribadian Melankolis, Mengenali Kelebihan dan Kekurangannya

Kelebihan dan Kekurangan Kepribadian Melankolis

Kepribadian melankolis sering diartikan sebagai seseorang yang sering terbawa pada suasana. Padahal tipe ini tidak mewakili perasaan tersebut. Tipe kepribadian melankolis adalah tipe sempurna dengan kecenderungan karakter seperti teratur, terencana, rapi dan menimbang segala sesuatu dengan detail.

Baik itu dari penampilan diri, tatanan kamar hingga pada saat menjalani aktivitas. Bahkan dari segi akademik, orang dengan tipe ini termasuk orang yang cukup cerdas. Ia memiliki rasa ingin tahu yang besar dan melakukan segala sesuatunya dengan harapan kesempurnaan.

Hal ini juga menjadi kelemahan dari orang dengan kepribadian melankolis. Karena mengharapkan kesempurnaan, maka ia cenderung suka mengontrol segala sesuatunya sendiri mengikuti aturan yang dianggapnya benar dan cenderung tidak ingin dikalahkan.

Apakah hanya itu saja yang dapat diketahui dari tipe melankolis? Berikut ulasan berdasarkan ciri dan tipenya.

Ciri Kepribadian Melankolis

Ciri Kepribadian Melankolis
Ciri Kepribadian Melankolis

Ada cukup banyak ciri yang dimiliki oleh seorang melankolis. Semua ciri ini meliputi berbagai hal yang ada pada kehidupan sehari-hari.

1. Pemikir

Karakter yang mendasari tipe ini adalah tipe introvert. Sisi pemikir seorang melankolis ini muncul karena sikap hati-hati, teliti agar tidak gegabah melakukan sesuatu. Segala sesuatunya dilakukan dengan penuh pikiran terlebih dahulu baik dari negatif dan positifnya dari suatu tindakan yang akan dilakukan.

Seringkali pikiran ini menimbulkan ekspektasi yang berlebihan sehingga rentan untuk merasa kecewa apabila hasilnya tidak sesuai dengan harapan. Hal ini juga dapat menimbulkan overthinking pada seseorang.

Hal yang biasa dan lumrah seolah menjadi hal berat yang harus terus menerus dipikirkan. Padahal kenyataannya tidak demikian.

2. Kurang Percaya Diri dan Berhati-hati

Adanya rasa kurang percaya diri membuat seseorang menjadi lebih pendiam dan terlihat pemalu sehingga mereka cenderung menyukai tempat yang tidak terlalu ramai. Sikap berhati-hati dari seseorang yang melankolis memang baik jika tepat sasaran.

Namun jika mereka terlalu berhati-hati maka seseorang ini akan cenderung tidak tegas karena terlalu lama mengambil keputusan, sering ragu dan menjadi kurang responsif.

Ini juga menjadi alasan seseorang dengan tipe kepribadian melankolis menjadi kurang percaya diri.

3. Perfeksionis

Sifat perfeksionis akan menjadi baik karena orientasinya menjunjung kesetiaan dan tujuan dalam segala sesuatu yang di kerjakan.

Namun jika tidak sesuai, seseorang tersebut dapat mudah sekali kecewa dan marah di mana jika tidak dapat mengontrol dirinya maka akan berbahaya bagi dirinya.

Seseorang dengan kepribadian melankolis ini diberikan kreativitas yang tanpa batas dan mampu untuk berpikir out of the box. Sehingga orang dengan tipe ini dapat menjadi problem solver yang baik.

4. Menjalin Relasi

Meskipun seseorang dengan tipe kepribadian melankolis ini dapat menjadi problem solver yang baik, namun ia cenderung kurang handal dalam menjalin relasi.

Kemungkinan individu tersebut kurang percaya diri untuk memulai membuka relasi baru dengan lingkungan dan orang-orang yang baru pula. Seseorang ini lebih senang untuk berada pada lingkungan yang dekat daripada dengan lingkungan baru.

Namun seseorang tersebut akan lebih baik jika dalam lingkungannya terdapat orang-orang yang bertanggung jawab pada tugas masing-masing untuk mencapai satu tujuan.

5. Nyaman Dengan Rutinitas, Pandai Menyimpan Rahasia dan Lebih Tenang

Seseorang dengan kepribadian melankolis ini biasanya adalah orang yang nyaman dengan rutinitas yang sama karena dapat membuat mereka merasa aman dan kurang mampu beradaptasi dengan cara selain yang biasa dilakukan. Tetapi individu tersebut lebih pandai menyimpan rahasia mengenai pribadi mereka.

Seseorang ini juga terlihat sebagai seseorang yang tenang dalam bersikap dan menghadapi segala situasi . Hal ini karena individu tersebut menyukai kedamaian.

Peran Melankolis Pada Kehidupan Sehari-hari

Peran Melankolis Dalam Kehidupan Sehari-Hari
Peran Melankolis Dalam Kehidupan Sehari-Hari

Seseorang dengan kepribadian melankolis adalah orang yang cenderung tekun, serius dan dapat menganalisis segala hal dengan baik. Tipe ini apabila menjadi orang tua maka akan memiliki standar tinggi agar segala sesuatunya dapat berjalan dengan baik dan benar.

Misalnya menjaga rumah selalu rapi dari barang-barang yang berantakan, menyiapkan segala sesuatunya dan memikirkan hal yang mungkin dapat terjadi dan bersiap untuk itu.

Individu dengan tipe melankolis ketika bekerja dapat mencapai kesempurnaan dan dapat bekerja dengan baik. Pekerjaan yang dilakukan ini sesuai dengan standar dan jadwal yang rinci di mana detailnya dilakukan dengan teliti.

Seseorang ini juga tertib mengikuti aturan dan kreatif dalam memecahkan masalah di pekerjaan. Hasil pekerjaannya pun cenderung rapid an sesuai dengan pedoman penyelesaian pekerjaan.

Di sisi lain, seseorang dengan tipe kepribadian melankolis dapat dijadikan teman yang baik. Karena individu ini memiliki fokus untuk mendengarkan keluh kesah Anda, memberikan masukan sebagai jalan pemecahan masalah, memberikan perhatian secara penuh dan berbelas kasih, setia terhadap pertemanan dan merupakan pasangan hidup yang cocok untuk Anda yang mencari orang yang stabil secara emosional.

Pekerjaan Yang Cocok Dengan Kepribadian Melankolis

Pekerjaan Yang Cocok Untuk Kepribadian Melankolis
Pekerjaan Yang Cocok Untuk Kepribadian Melankolis

Jika melihat dari penjelasan diatas, seseorang dengan tipe kepribadian melankolis dapat bekerja dengan menganalisis sesuatu dan memberikan loyalitas pada pekerjaan yang tinggi. Misalnya saja sebagai ilmuwan, ahli kesehatan, analis keuangan, konsultan keuangan, penulis, seniman hingga seorang pekerja sosial.

Secara umum kata melankolis sendiri berasal dari bahasa Yunani yakni melanchole yang artinya empedu hitam. Selain dari penjelasan diatas, individu ini memiliki sifat yang sensitif, romantis dan teratur namun sedikit dominan.

Empati nya cukup tinggi ketika temannya sedang berada dalam masalah. Mereka juga mencintai keindahan dan cenderung memakai otak kiri yang berperan pada kesenian. Meskipun begitu tidak semua orang yang memiliki tipe kepribadian melankolis adalah seniman.

Mereka juga cukup peka terhadap yang terjadi di sekelilingnya. Namun orang dengan tipe ini cenderung rentan pada gangguan mood yang kerap dikenal dengan sebutan melankolia (melancholia). Melankolia adalah gangguan mood depresi non-spesifik yang gejalanya adalah rendahnya antusiasme pada aktivitas.

Tetapi hal ini tidak pasti terjadi pada semua orang dengan tipe melankolis. Hanya pada seseorang yang tidak dapat mengendalikan dirinya disertai faktor pencetusnya.

Mungkin mereka juga terkesan seperti tidak melakukan apa-apa. Namun di kepala mereka sedang berputar segala sesuatu sebelum melakukan sebuah tindakan atau kalimat yang akan diutarakan.

Di sisi lain mereka juga cenderung sulit memaafkan seseorang yang membuatnya malu, marah atau bahkan kecewa. Hal ini disebabkan oleh faktor dari diri individu yang cenderung sulit melupakan sesuatu sehingga memengaruhi perasaan dan pikirannya. Ini juga membuat sosok kepribadian melankolis sulit untuk mempekerjakan orang lain.

Terlepas dari semua penjelasan diatas, semua individu memiliki kelemahan dan kekuatannya sendiri. Tipe-tipe diri dari seseorang yang memengaruhi karakter dan sikap ini tidak serta merta murni berasal dari dalam dirinya. Tetapi juga dapat terbentuk dari lingkungan tempat tinggal, pola asuh orang tua dan pengalaman diri yang dialami.

Sehingga tipe-tipe ini hanya digunakan sebagai identifikasi karakter seseorang, bukan sebagai judgement bahwa orang tersebut tidak dapat maju atau sebagainya misalnya.

Jadi sebisa mungkin hindari untuk melabeli seseorang hanya dari tipe kepribadiannya saja. Karena semua tipe kepribadian ini juga memiliki kemampuan yang mungkin Anda tidak ketahui dan berbeda-beda meskipun tipenya sama.

Tentang tipe kepribadian, anda dapat mempelajari beberapa artikel menarik yang saya rekomendasikan berikut:

Written by Rima Mustika

Adult clinical psychologist, art enthusiast. A traditional dancer who can't live without coffee.