in

7 Keterampilan Untuk Anak Yang Harus Diajarkan Sejak Dini

Keterampilan Yang Harus Diajarkan Pada Anak
Keterampilan Yang Harus Diajarkan Pada Anak

Keterampilan untuk anak yang perlu diajarkan tidak hanya secara akademis saja. Tetapi juga keterampilan hidup yang penting. Karena akan ada masanya anak akan menghadapi kehidupan tanpa adanya bantuan dari siapapun termasuk orang tuanya.

Keterampilan yang penting bagi kehidupannya ini akan membantu anak survive meski sendirian dan tidak bergantung pada orang lain. Tentu kita sebagai orang tua akan lebih senang jika anak dapat mandiri dan mengatasi permasalahannya sendiri dengan baik.

Untuk itu sebagai orang tua kita dapat mengajarkan keterampilan untuk anak dari hal dasar terlebih dahulu. Misalnya dengan mengajarkan hal-hal kecil yang dapat dilakukan oleh anak di rumah. Selain itu anak juga dapat menumbuhkan sikap membantu orang lain.

Anak juga akan belajar memahami dan mengerti bahwa melakukan tugas-tugas di rumah ini tidak hanya kewajiban orang dewasa saja. Namun kewajiban setiap individu yang hidup baik sendiri maupun bersama.

Kita percaya bahwa pendidikan bagi anak di mulai dari lingkungan sekitarnya yakni rumah tempat ia tinggal. Pendidikan ini yang akan melatih anak untuk belajar empati dan juga simpati. Di rumah dengan orang tua pula anak akan belajar secara non-akademis mengenai keterampilan mengerjakan pekerjaan rumah.

Ternyata mengajarkan keterampilan pekerjaan di rumah sangat berguna bagi anak. Kelak ketika ia dewasa anak akan dapat mengurus dan waspada akan kesehatan dirinya sendiri. Keterampilan yang diajarkan pun tidak hanya melihat dari gender anak. Semua yang diajarkan bisa dilakukan oleh anak perempuan maupun laki-laki.

Lalu keterampilan apa saja yang sebaiknya diajarkan pada anak?

1. Sosialisasi

Sosialisasi Pada Anak
Sosialisasi Pada Anak

Hal pertama yang penting untuk diajarkan pada anak adalah bersosialisasi dengan lingkungannya. Keterampilan yang satu ini merupakan hal dasar penting sebagai makhluk sosial. Selain itu bersosialisasi dengan baik dapat membantu untuk mencapai kesuksesan pada anak di masa depan.

Ketika anak diajarkan bersosialisasi dengan baik maka kemampuan anak untuk bergaul juga baik. Anak akan dengan mudah beradaptasi dengan lingkungan baru dengan baik dan cepat. Mereka juga akan memiliki pandangan positif dari pembelajaran bersosialiasi mengenali berbagai karakter manusia.

Secara tidak langsung anak akan belajar untuk saling tolong menolong antar sesama dan juga belajar empati dan simpati. Anda bisa mengajarkannya dari belajar untuk membuat maninan bersama, meminta anak untuk membantu membawakan barang hingga berdiskusi dan bercanda dengan anak.

2. Kemampuan Membersihkan Rumah

Membersihkan Rumah
Membersihkan Rumah

Keterampilan untuk anak yang penting selanjutnya adalah mengajarkan untuk membersihkan rumah. Bukan membersihkan rumah secara besar-besaran ya. Tetapi untuk melatih kesadaran dan keterampilan anak akan kebersihan rumah.

Hal ini berlaku baik pada anak perempuan maupun laki-laki. Semua gender memiliki tanggung jawab yang sama untuk membersihkan rumah. Misalnya dengan membiasakan anak untuk membereskan mainannya sendiri setelah selesai digunakan.

Atau meletakkan baju kotor pada keranjang cucian baju hingga membuang sampah pada tempat sampah yang disediakan.

Mulailah dari hal-hal kecil dan ringan terlebih dahulu. Sehingga anak akan belajar tanggung jawab atas apa yang ia lakukan. Selain itu anak akan terbiasa dengan kebersihan dan mampu untuk mewujudkan kebersihan di rumahnya sendiri.

3. Time Management

Mengajarkan Disiplin Waktu
Mengajarkan Disiplin Waktu

Selain mengajarkan untuk menjaga kebersihan dan cara membersihkannya, yang harus diajarkan lagi adalah mengatur waktu bagi dirinya sendiri. Misalnya waktu untuk bersiap-siap berangkat ke sekolah. Jam berapa ia harus bangun, mandi kemudian sarapan dan berangkat agar tidak terlambat.

Mengatur waktu ini juga cukup penting diajarkan pada anak. Keterampilan untuk anak yang satu ini akan melatihnya agar ia dapat menghargai waktu bagi dirinya sendiri dan juga orang lain.

Hal ini akan menimbulkan kesadaran akan kapan ia harus belajar agar tidak tertinggal pelajaran, kapan ia harus bermain, kapan ia harus membersihkan rumah hingga kapan ia harus meluangkan waktu untuk keluarga.

Anak akan belajar bahwa waktu tidak dapat kembali lagi jika telah terlewatkan. Sehingga anak dapat membuat jadwal rutinitasnya dengan baik dan tepat.

4. Mencuci

Mencuci
Mencuci

Mencuci bukan hanya pekerjaan perempuan saja. Hal ini harus diterapkan dan berikan pengertian pada anak laki-laki. Untuk itu keterampilan untuk anak yang satu ini cukup penting diajarkan.

Ketika anak sudah cukup besar dan mampu untuk menghandle pekerjaan rumah seperti mengangkat piring dan gelas, sebaiknya ajarkan ia untuk mencuci piring dan gelas bekas dipakainya sendiri.

Sama halnya dengan mencuci pakaiannya sendiri. Anda bisa mengajarkan untuk mencuci pakaiannya yang ringan-ringan terlebih dahulu. Ajarkan bagaimana cara mencuci baju dari proses awal hingga akhir baju harus dijemur.

Tidak sampai disitu saja, ajarkan juga untuk mengangkat jemurannya ketika baju sudah kering dan bagaimana cara menyetrikanya.

Awalnya mungkin anak belum bisa melakukan dengan sempurna. Namun lambat laun anak akan terbiasa untuk mengurus pakaian hingga piring bekas makannya sendiri maupun orang lain.

Hal ini juga akan melatih agar anak tidak malas untuk menjaga kebersihan.

5. Memasak dan Menyiapkan Makanan

Mengajarkan Anak Memasak
Mengajarkan Anak Memasak

Keterampilan selanjutnya adalah memasak dan menyiapkan makanan. Ya, anak sebaiknya diajarkan untuk memasak mulai dari memperhatikan anda memasak makanan yang mudah terlebih dahulu kemudian mengajarinya.

Kita tidak akan pernah tahu apa yang terjadi esok hari atau kelak ketika ia dewasa. Untuk dapat bertahan hidup, sebaiknya anak memiliki kemampuan dasar memasak ini. Jika anak sudah siap anda bisa mengajarkan menggunakan kompor dan peralatan dapur lainnya.

Ajarkan mulai dari mengupas, memotong, menggoreng hingga menumis secara bertahap sesuai kemampuan dan kesiapan anak. Paling tidak ia bisa memasak nasi dan membuat telur goreng untuk ia makan sendiri. Selain itu ajarkan juga cara menyiapkan makanan yang hendak disantap.

Ajarkan pada anak peralatan makan mana yang digunakan sesuai fungsinya. Memang butuh proses yang panjang namun lambat laun ia akan memahaminya dengan baik.

6. Mengatur Keuangan

Mengajarkan Anak Mengatur Keuangan
Mengajarkan Anak Mengatur Keuangan

Ketika anak bersekolah tentu anda memberikan uang saku kepadanya bukan. Nah, dari sini anak bisa diajarkan untuk mengatur keuangannya sendiri. Keterampilan untuk anak yang satu ini dapat membuatnya menyadari pentingnya menabung sejak dini.

Walaupun mungkin ia belum memahami secara jelas tujuannya, tetapi anda bisa memberikan pengertian bahwa anak bisa memakai uang yang diberikan seperlunya saja dan tidak untuk dihabiskan sekaligus.

Anda juga bisa membantunya membuat tabungan sendiri yang bisa dipakai oleh anak membeli kebutuhannya. Hal ini akan memotivasi anak untuk menyisihkan uang saku yang ia miliki demi menabung. Keterampilan ini sangat berguna bagi anak di masa kini hingga masa depan.

7. Memperbaiki Barang

Mengajarkan Anak Memperbaiki Barang
Mengajarkan Anak Memperbaiki Barang

Terlihat sepele memang, namun ini sama pentingnya. Sebaiknya ajarkan keterampilan untuk anak agar bisa memperbaiki barang-barangnya sendiri. Misalnya mengganti lampu yang mati dengan yang baru. Atau anda bisa membantunya memperbaiki mainannya yang rusak.

Banyak hal yang bisa diperbaiki daripada harus membeli baru. Ketika anak diajarkan hal ini maka ia akan lebih menghargai barang-barang yang ia miliki. Namun jika kerusakan barang tersebut parah, anda bisa mengajarkannya untuk membawa barang tersebut ke tukang reparasi sesuai dengan jenis barang tersebut.

Ternyata hal-hal kecil ini adalah keterampilan sederhana yang memiliki dampak besar bagi kehidupan anak di masa depan. Masih ada banyak sekali keterampilan untuk anak yang bisa anda ajarkan sesuai dengan kondisi dan situasi lingkungan serta anak sendiri.

Life skill juga merupakan salah satu kemampuan yang akan menunjang pekerjaannya di kala ia dewasa kelak. Jadi, jangan ragu untuk mengajarkan pada anak mengenai keterampilan ini ya moms.

Selain itu, anda juga bisa membaca beberapa artikel yang saya rekomendasikan berikut ini.

Written by Rima Mustika

Adult clinical psychologist, art enthusiast. A traditional dancer who can't live without coffee.