in ,

Komitmen Harus Dibarengi Dengan 9 Hal Ini, Sudahkah Diterapkan?

Komitmen Dalam Hubungan
Komitmen Dalam Hubungan

Komitmen merupakan hal penting dalam menjalin sebuah hubungan. Konteks komitmen erat terkait dengan hubungan antara laki-laki dan perempuan. Komitmen diperlukan untuk memberikan keseimbangan pada individu yang terlibat di dalam nya. Tanpa adanya komitmen, dirasa akan sulit untuk saling beradaptasi satu sama lain.

Dua orang yang terlibat dalam sebuah hubungan yakni laki-laki dan perempuan tentu memiliki isi kepala yang berbeda. Dari segi gender saja sudah dipastikan adanya perbedaan dalam pikirannya. Tidak mudah memang untuk dapat berjalan bersama dengan isi pikiran dan kepala yang berbeda.

Namun anda berdua dapat mendiskusikan perbedaan tersebut bersama. Komitmen membutuhkan lebih dari sekedar adanya status ikatan antara dua manusia di dalamnya. Memutuskan untuk berkomitmen memang mudah. Merawat dan menumbuhkan komitmen yang dirasa agak sulit. Sulit karena dilakukan oleh dua orang berbeda dengan pikiran dan logis nya masing-masing.

Tanpa adanya komitmen, hubungan tidak dapat berjalan dengan baik karena tidak ada nya pemahaman dan pengertian satu sama lain. Untuk itu dibutuhkan kematangan dalam cara berpikir dan bertindak. Resiko dan hambatan pasti selalu ada mengintai dalam hubungan dua manusia laki-laki dan perempuan.

Lantas bagaimana sih sebenarnya komitmen itu harus dibangun ?.

Komitmen merupakan perjanjian antara dua manusia di dalamnya untuk bersama-sama menuju tujuan ke depan yang telah disepakati. Click To Tweet

Terkesan rumit dan sudah terbayang tidak mudah bukan. Maka diperlukan pondasi kuat dari masing-masing individu demi menjaga sebuah komitmen.

1. Komunikasi

Komunikasi Dalam Hubungan
Komunikasi Dalam Hubungan

Komunikasi merupakan bagian paling penting dalam sebuah hubungan yang berkomitmen. Tentu nya anda sebagai manusia tidak terlepas dari interaksi sesama manusia bukan.

Untuk dapat berinteraksi membutuhkan adanya komunikasi baik verbal maupun non-verbal. Komunikasi non-verbal dapat dilakukan dengan bahasa tubuh yang dapat dimengerti oleh lawan bicara nya. Sedangkan komunikasi verbal dilakukan baik berbicara langsung maupun lewat pesan singkat.

Apalagi dalam sebuah hubungan komitmen. Komunikasi antar pasangan sangat diperlukan selama perjalanannya. Tidak melulu bertanya “sedang dimana?” atau “sudah makan belum?” tetapi lebih kepada ikatan dan pengertian kalian berdua. Maksudnya adalah ketika dua orang memiliki hubungan komitmen yang baik, mereka memiliki komunikasi dengan caranya masing-masing yang saling timbal balik.

Secara tersirat komunikasi ini meliputi pengertian akan kondisi masing-masing pasangan. Gesture dari pasangan sebagai respon juga merupakan cara komunikasi dalam hubungan. Hal ini kemudian ditangkap oleh lawan bicara dan dipersepsikan. Selain itu komunikasi juga digunakan untuk berdiskusi mengenai diri masing-masing.

Jika anda merasa lebih banyak satu arah dalam komuniksi hubungan komitmen ini, maka anda perlu menelaah kembali hubungan yang anda jalani. Ketahui apakah si dia memang tipe yang seperti itu atau memang ada perubahan.

2. Boundaries

Batasan Dalam Hubungan
Batasan Dalam Hubungan

Hubungan komitmen membutuhkan batasan-batasan di dalamnya. Batasan ini harus diaplikasikan dalam diri sendiri dan didiskusikan bersama pasangan. Ketahui batasan lingkungan pertemanan kantor atau kenalan dari lingkup kerja. Mengapa ini penting ? karena seseorang biasanya tidak sadar telah memberikan sikap tertentu terhadap lawan jenis yang dapat dipersepsikan tidak semestinya.

Sebaiknya hindari bersikap terlalu baik terhadap lawan jenis jika anda telah memiliki hubungan komitmen. Anda juga bukan anak kecil lagi yang tidak paham. Jika anda merasa ada lawan jenis tertarik dengan anda sedangkan anda sudah memiliki pasangan, hendaknya menghargai pasangan ya.

Anda sendiri yang mampu untuk memberikan ultimatum kepada orang tersebut dan dapat memilih tindakan yang sedikit tega jika memang orang tersebut berusaha melewati pagar hubungan komitmen anda dengan pasangan.

Tidak lupa bicarakan semua hal yang terjadi pada anda hari ini. Baik dan buruknya ceritakan. Dengan begitu pasangan akan lebih merasa perannya diakui dan mengerti akan situasi anda. Tidak hanya itu, membicarakan hal-hal tidak penting atau sekedar bercanda juga merupakan jembatan dari komunkasi.

3. Reward

Reward Dalam Hubungan
Reward Dalam Hubungan

Hubungan komitmen juga tidak terlepas dari sikap timbal balik dari keduanya. Sikap timbal balik ini sifatnya dua arah. Ketika pasangan bercerita bahwa ia berhasil akan pekerjaannya atau sedang merasa down, anda dapat memberikan penghargaan kepadanya untuk menyemangati dan secara tidak langsung mengatakan bahwa anda hadir dan ada untukmu.

Apresiasi usaha pasangan terhadap anda. Ingat kembali memori dari perjalanan berdua yang sudah anda lalui. Hal ini akan membantu untuk merawat komitmen dan menumbuhkan rasa bersyukur telah memiliki pasangan seperti pasangan anda saat ini.

4. Memahami

Memahami Pasangan Dalam Sebuah Hubungan
Memahami Pasangan Dalam Sebuah Hubungan

Memahami satu sama lain juga tidak mudah. Ketika anda dihadapkan pada situasi beradu kata dengan pasangan, usahakan untuk saling mendengarkan satu sama lain. Dengarkan dan pahami alasan atas semua tindakannya.

Ketika anda dapat memahami pasangan disaat sulit, anda akan dengan mudah memahaminya disaat senang. Komitmen memang semenjaga itu. Berikan waktu jika memang dia membutuhkan.

5. Kejujuran

Kejujuran Pasangan
Kejujuran Pasangan

Komitmen membutuhkan keterbukaan yang menuntun anda berdua pada kejujuran. Tidak ada namanya bohong demi kebaikan diri pasangan. Anda hanya berlindung atas kesalahan jika melakukan itu.

Coba lah terbuka dan diskusikan dengan pasangan jika ada sesuatu yang mengganjal pada diri anda. Hubungan yang dilandasi dengan kejujuran akan memudahkan pasangan untuk lebih memahami dan mengerti diri anda.

6. Saling Mendukung

Saling Mendukung Pasangan
Saling Mendukung Pasangan

Situasi yang dihadapi oleh pasangan dalam hubungan komitmen tentu tidak selalu mudah. Sebagai partner dalam kehidupan, anda harus mampu memberikanyang terbaik bagi pasangan anda dengan menjadi partner apapun yang ia butuhkan.

Berikan pasangan dukungan baik di waktu sulit maupun di waktu senang. Ketika anda berdua menikmati proses kesulitan dan kesenangan bersama, maka anda akan lebih menghargai setiap situasi bersama pasangan.

7. Penerimaan

Menerima Pasangan
Menerima Pasangan

Melanjutkan dari poin 7. Jika anda sudah mampu untuk saling mendukung dengan cara yang kalian sepakati bersama. Akan dengan mudah pula anda berdua untuk dapat menerima kekurangan satu sama lain.

Tidak ada manusia yang benar-benar sempurna di dunia ini. Yang ada hanyalah saling menyempurnakan satu sama lain karena sejatinya hubungan komitmen memang semenjaga itu.

8. Saling Berbagi

Pasangan Tempat Kita Berbagi
Pasangan Tempat Kita Berbagi

Saling berbagi tidak melulu pada pembagian materi atau berbagi makan ketika sedang makan. Saling berbagi diartikan sebagai jembatan untuk dapat membagi cerita dalam hidup anda.

Berbagi mengenai hal yang membuatmu senang, sedih, marah atau kecewa. Tidak hanya berbagi rasa tersebut, tetapi juga dapat digunakan untuk saling membenahi diri. Sampaikan kepada pasangan hal apa dari pasangan yang membuat anda merasakan perasaan tersebut.

Anda dapat berbagi mengenai segala hal kepada pasangan, karena memang itu adalah bagian dari perjalanan suatu hubungan. Diskusikan juga mengenai tindakan preventif dan respon yang anda harapkan ketika pasangan sedang berada dalam fase tersebut.

9. Tempatmu Kembali

Pasangan Seperti Rumah Tempat Kita Kembali
Pasangan Seperti Rumah Tempat Kita Kembali

Setelah mengalami kesulitan dalam kejadian sehari-hari, saling berbagi dan mendukung pasangan dengan cara masing-masing merupakan bagian dari hubungan komitmen. Apapun yang sedang atau telah anda berdua perjuangkan, pasangan anda tetap harus menjadi tempat anda kembali dari kejamnya kehidupan.

Recharge energi dengan bertemu pasangan anda. Sebaiknya jadikan pasangan anda sebagai orang yang pertama tahu ketika anda mengalami sesuatu. Berikan pasangan anda prioritas selayaknya pasangan yang diakui. Prioritaskan  perawatan hubungan komitmen kalian. Lagi-lagi memang komitmen semenjaga itu.

Hambatan dan rintangan akan terus dihadapi oleh pasangan. Tinggal bagaimana anda berdua berusaha untuk mengatasinya. Sekali lagi, prioritaskan pasangan dan jaga keterbukaan, kejujuran antara kalian berdua. Penting sekali untuk menyadari bahwa anda sudah berdua menjalani kehidupan. Maka ego harus diturunkan, lebih berusaha sabar, berlatihlah untuk dapat mendengarkan dan memahami dari kondisi pasangan.

Membangun sebuah hubungan komitmen memang tidak mudah. Namun akan terasa mudah jika dilakukan bersama dilandasi dengan pondasi yang kuat juga dibarengi dengan beberapa poin penting diatas. Karena sebuah hubungan tentu dijalani oleh dua orang yang sudah mantap dan matang berkomitmen. Selamat merawat hubungan komitmen yang telah anda bangun bersama pasangan. Tetaplah menjaga hati, jiwa dan raga satu sama lain.

Hargai setiap momen dan waktu yang anda lalui berdua agar anda dapat lebih menghargai pasangan dengan baik. Karena pasangan adalah tempatmu untuk berkeluh kesah dan mencurahkan emosi yang menumpuk dengan baik. Berikan respon yang sesuai dengan kondisi pasangan dan dukung dia pada setiap langkahnya. In the end of the day, pasangan adalah tempat teraman dan ternyaman bagi anda untuk kembali.

Written by Rima Mustika

Clinical psychologist, art enthusiast. A traditional dancer who can't live without coffee.