in ,

5 Kunci Penting Dalam Setiap Pengambilan Keputusan Hidup

Pengambilan Keputusan
Pengambilan Keputusan

Keberhasilan dan kebahagiaan hidup yang kita dapat sebagian besar berasal dari keputusan yang kita ambil. Nah, bagaimana jadinya jika kita tidak berani mengambil keputusan?

Sebagian dari kita mungkin menganggap bahwa mengambil keputusan adalah suatu beban yang berat dan menjadi penghambat dalam pertumbuhan serta perkembangan diri.

Hal ini tentu saja disebabkan karena kurangnya pengetahuan tentang pengambilan keputusan.

Ditambah lagi mungkin karena selama ini kita terlalu memandang remeh untuk memikirkan serta mencari tahu bagaimana cara mengambil keputusan yang tepat.

Sekarang coba ingat lagi, seberapa sering kamu menyesal setelah mengucapkan sesuatu yang negatif pada orang lain?

Saat kita sudah memahami pentingnya mengambil keputusan, maka segala hal yang sederhana hingga yang paling detail pun akan kita pikirkan terlebih dahulu sebelum melakukannya.

Jadi jika kamu tak ingin terus menyesal, ketahui 5 kunci penting dalam mengambil keputusan!

1. Membuat Daftar dan Mengamati Setiap Kemungkinan

Buat Daftar dan Amati Kemungkinannya
Buat Daftar dan Amati Kemungkinannya

Langkah pertama dalam mengambil keputusan ini akan menentukan semuanya. Sederhana, kamu cukup membuat daftar-daftar dari semua pilihan lalu amati lagi setiap kemungkinan yang ada dari semuanya.

Pada fase ini kita hanya perlu mengamati tanpa perlu memberi penilaian. Tujuannya agar kita lebih bebas untuk membuat pilihan ke dalam daftar.

Memang benar bahwa dalam mengambil keputusan kita butuh penilaian dan rasional, tetapi disini belum saatnya kita melakukan itu.

Duduk tenang, nikmati minuman atau makanan yang kamu suka lalu pandangi saja pilihan-pilihan dalam daftar yang sudah kamu buat. Tujuannya agar alam bawah sadar kita ikut berperan dalam mengambil keputusan.

Dan hal ini juga dilakukan untuk menghindari mengambil keputusan yang tergesa-gesa.

2. Membiarkan Perasaan dan Pikiran Mengalir Dengan Bebas

Biarkan Perasaan dan Pikiran Mengalir Bebas
Biarkan Perasaan dan Pikiran Mengalir Bebas

Mungkin kamu pernah mengalami hal ini. Kamu duduk santai, atau mungkin sedang mandi, atau mungkin sedang rebahan dan tidak memikirkan apa-apa, namun tiba-tiba kamu menemukan sebuah jawaban dari pertanyaanmu sendiri yang sudah lama tak terjawab.

Di lain situasi, mungkin ada perasaan atau pikiran yang lemah sehingga kita kesulitan untuk menentukan pilihan, menjawab sesuatu atau mengambil keputusan. Tentunya perasaan seperti ini tidak boleh dijadikan pegangan.

Dalam langkah kedua ini, kita perlu mengumpulkan seluruh pikiran dan perasaan untuk hadir lalu diikuti dengan kesadaran yang sepenuhnya.

Kita tidak boleh mengambil keputusan saat pikiran dan perasaan mengawang atau tak terkendali. Saat pikiran cemas atau tidak tenang, maka seringkali datang ide buruk yang mungkin dapat merusak semuanya.

3. Mengamati Konflik Dalam Batin Sendiri

Amati Konflik Pada Diri Sendiri
Amati Konflik Pada Diri Sendiri

Kamu membeli suatu barang. Lalu saat memakainya ternyata banyak reaksi negatif dari orang lain. Kamu pun merasa kesal dan memikirkan apakah kamu mengambil keputusan yang salah saat membeli barang tersebut.

Satu keputusan yang salah akan meluas menjadi banyak keputusan salah lainnya. Saat kamu kesal dengan sesuatu, pernahkah kamu mengoreksi kembali keputusan-keputusan yang sudah diambil sebelumnya?

Maka sebelum kita mengambil keputusan-keputusan yang gegabah lainnya, sangat penting untuk mendengarkan kritik batin yang muncul dan mengamati konflik yang terjadi pada diri kita sendiri.

Hal ini akan membantu kita mengambil keputusan yang tepat setelahnya.

Terkait mengambil keputusan, hal ini juga dipengaruhi oleh tingkat rasa percaya dirimu. Coba pelajari dahulu 5 Cara Meningkatkan Rasa Percaya Diri Dalam Hal Apapun.

4. Pertimbangkan Konsekuensinya

Pertimbangkan Konsekuensinya
Pertimbangkan Konsekuensinya

Kunci yang ke empat adalah mempertimbangkan konsekuensinya. Disinilah kita menggunakan penilaian dan rasional untuk membuat keputusan.

Dan sebelum benar-benar mengambil keputusan, ada baiknya kita melakukan percobaan terlebih dahulu.

Sehingga kita juga mengetahui apa saja dampak yang akan didapatkan terhadap diri sendiri mau pun orang lain yang terlibat.

Untuk membantu kamu mengetahui konsekuensi apa yang akan terjadi nantinya, buatlah pertanyaan pada diri sendiri seperti,

“Jika nanti adanya penolakan dari orang lain, apa yang harus saya lakukan?” “Jika nanti ternyata banyak kesulitan, bagaimana cara saya untuk bertahan atau mengatasinya?”

Mungkin kamu bisa menambahkan pertanyaan-pertanyaan lainnya yang sesuai dengan permasalahanmu.

Sering terburu-buru dalam mengambil keputusan, kamu juga bisa mempelajari 3 Prinsip Penting Membuat Keputusan Dengan Benar dan Cepat.

5. Evaluasi Keputusan yang Sudah Kamu Ambil

Evaluasi Keputusan yang Kamu Ambil
Evaluasi Keputusan yang Kamu Ambil

Setelah kamu mengambil keputusan dan menerapkannya, coba evaluasi lagi dan pikirkan apakah itu sudah benar-benar tepat.

Untuk memastikan saja apakah itu benar-benar berhasil. Namun sejatinya, setelah mengambil keputusan seharusnya kita tak boleh mempermasalahkannya lagi.

Hanya saja, ada baiknya jika kita mengevaluasi keputusan tersebut agar bisa menjadi pelajaran untuk ke depannya.

Dan ada baiknya, saat kamu menyadari keputusan yang diambil tidak akan berhasil maka tak apa untuk memilih opsi lainnya.

Seringkali kita melihat masalah yang jelas, tetapi keliru dalam mengidentifikasi masalah sebenarnya. Dalam mengambil keputusan, kita perlu lebih jeli untuk mengkotak-kotakkan masalah yang ada agar lebih mudah menemukan solusinya.

Dan tentunya kita perlu lebih sadar lagi dengan keputusan yang telah diambil. Kita seringkali melakukan sesuatu tanpa menyadari apa sebab dan akibatnya.

Kerap keputusan yang kita ambil hanyalah refleksi dari rasa benci terhadap sendiri. Kamu mengalami? Coba baca Jangan Sedih, Ini 9 Cara Berhenti Membenci Diri Sendiri .

Akhir kata

Hidup dipenuhi dengan sejuta pilihan dan tentu setiap harinya kita dihadapkan untuk mengambil keputusan-keputusan yang sulit.

Namun kita bukan makhluk yang sepenuhnya rasional, dibutuhkan intuisi atau suara hati kita sendiri sebab itu akan memberi tahu kita makna yang lebih dalam tentang keputusan yang ingin diambil.

Written by Ilham Damanik

Menyendiri-Merenung-Hening