Anak Bermain di Luar Rumah? Siapa Takut, Ini 5 Manfaat Bagi Perkembangannya

Ajarkan bahwa pakaian yang kotor dan basah bisa bersih jika di cuci dengan benar, rambut bau matahari dapat dihilangkan dengan mandi

Rima Mustika Rima Mustika · 4 min read >
Anak Bermain di Luar Rumah

Memiliki anak tentu membuat kita mengingat masa anak-anak kita dulu. Masa anak-anak yang menyenangkan dan masih belum memikirkan bagaimana hidup kita selanjutnya.

Masih asik bermain dengan teman-teman seperti bersepeda, berlarian kesana kemari. Sering kali membuat orang tua kita pusing karena bermain tidak kenal waktu dan tempat.

Seiring dengan tumbuh kembang anak sejak dini, tentu nya tidak terlepas dari belajar dan bermain. Bermain dapat dilakukan dengan teman sebaya, keluarga bahkan orang tua.

Bermain juga dapat dilakukan di mana saja. Penting nya waktu dan tempat yang tepat bagi anak untuk bermain memiliki andil pada keterampilan nya kelak.

Perkembangan Anak dan Lingkungan Yang Mempengaruhinya

Perkembangan Anak dan Lingkungan
Perkembangan Anak dan Lingkungan

Ingat tahapan perkembangan anak dipengaruhi oleh lingkungan bermain nya ditempat ia tumbuh. Dukungan dari lingkungan bukan hanya penting tetapi sangat diperlukan untuk social learning anak.

Anak yang memiliki waktu untuk mengeksplor dengan bermain di lingkungan nya bersama teman sebaya nya secara tidak langsung dapat melatih pembelajaran sosial nya.

Pembelajaran sosial ini penting untuk mengajarkan anak tentang cara berinteraksi dengan orang-orang yang berada dalam lingkungannya.

Berinteraksi dengan lingkungannya berarti mengajarkan anak cara untuk berkomunikasi dua arah dengan karakteristik manusia yang beragam. Anak akan belajar memahami bahwa “temanku si A pendiam” atau “temanku si B sering teriak-teriak”.

Hal ini juga mengajarkan anak untuk menentukan respon yang tepat ketika menghadapi nya di dunia nyata.

Ketika anak-anak bertemu dan bermain tentu mereka melakukan permainan di luar rumah bukan. Berbeda dengan bermain di rumah yang dijaga kebersihan dan kenyamanannya oleh orang tua.

Ketika berada di luar rumah anak-anak bermain sekaligus belajar untuk survive sesuai dengan lingkungan. Kegiatan tersebut mengajarkan anak apa yang harus dilakukan ketika menghadapi situasi yang belum pernah ia temui sebelumnya.

Namun terkadang orang tua tidak memperbolehkan anak nya untuk bermain di luar rumah. Berpedoman pada alasan bahwa di luar rumah itu kotor dan berbahaya, orang tua memilih untuk tetap meminta anak untuk bermain di rumah.

Pilihan nya kemudian meminta teman-teman si anak untuk datang ke rumah dan bermain bersama di rumah. Ketika di rumah pun masih terdapat larangan bagi si anak seperti “jangan main di situ, nanti bajunya kotor”. Dan yang bisa kita bayangkan larangan-larangan lain nya.

Perlu diketahui bahwa bermain di luar rumah dengan segala risiko nya juga penting dirasakan oleh anak. Mereka akan tahu bagaimana rasanya bermain sampai baju nya kotor atau basah karena air hujan.

Mengapa penting sekali untuk membiasakan anak agar terbiasa dengan lingkungan ?. Karena anak akan tumbuh tidak hanya di rumah. Ketika masuk sekolah ia akan masuk ke lingkup baru.

Ketika dewasa ia akan belajar untuk hidup mandiri. Jika tidak sedari dini diajarkan kepada mereka, lalu kapan lagi ?. Masa anak-anak adalah masa yang paling pas untuk mengajarkan kepada mereka bekal hidup. Tentu nya disesuaikan dengan ritme anak dan membutuhkan kesabaran.

Membiarkan anak untuk bermain di luar memiliki manfaat tersendiri. Jika kita perhatikan lebih jauh, bermain diluar rumah dengan dalih kotor tidak apa-apa kok.

Apa saja sih manfaat bermain di luar rumah bagi anak ?.

1. Meningkatkan Sistem Imun

Bermain Dapat Membantu Meningkatkan Sistem Imun
Bermain Dapat Membantu Meningkatkan Sistem Imun

Kok bisa meningkatkan sistem imun?. Dengan bermain di lingkungan luar rumah seperti bermain bola di lapangan berumput ketika hujan, memegang peliharaan yang lewat anak akan terbiasa dengan kondisi ini. Tubuh anak akan menyesuaikan dengan sendiri nya dan mengingat bahwa kondisi ini bukan merupakan ancaman.

Penelitian yang ada menunjukkan bahwa sistem kekebalan tubuh kita akan berfungsi dengan baik ketika kita terpapar mikroba, organisme, dan juga keanekaragaman pola makan dan lingkungan.

Paparan tersebut bisa melalui saluran pencernaan, hidung, atau sistem pernapasan yang dapat memengaruhi penurunan alergi.

Teliti dahulu penyebab sakit nya, dan anak sakit tidak melulu harus ke dokter. Terlalu sering mengkonsumsi obat ketika demam ringan misalnya, merupakan kebiasaan yang kurang baik. Ini juga dapat memengaruhi imun nya.

Tentu nya kita tidak mau jika anak-anak mudah sakit bukan. Yang harus diingat adalah rata-rata anak-anak memang memiliki “jatah” sakit selama 6-12 kali dalam setahun. Jadi ketika anak sakit jangan langsung menyalahkan mereka karena bermain di luar.

2. Mengasah Kreativitas

Mengasah Kreatifitas Anak
Mengasah Kreatifitas Anak

Bermain di luar rumah dapat mengasah kreativitas mereka. Sering bukan tugas sekolah untuk membuat berbagai macam kerajinan tangan.

Selain membuat kerajinan tangan di sekolah bertujuan untuk mengasah kreativitas mereka, bermain di luar rumah merupakan salah satu pendukung untuk mereka dapat mengasah kreativitas.

Ketika bermain di luar rumah bersama teman-temannya tidak jarang mereka bermain seperti bola, layangan, masak-masakan bagi yang perempuan, bersepeda. Kegiatan yang dilakukan anak dapat mengasah kreativitas dan berpikir mengenai strategi.

Bermain bola misalnya, mereka dituntut harus memasukkan bola ke dalam gawang untuk mendapatkan skor.

Caranya ?

mereka harus bermain dalam tim dan membutuhkan kerja sama serta strategi untuk dapat menggiring bola. Penjelasan singkat tersebut bukan kah sudah mencakup pengasahan kreativitas dan strategi.

3. Membiasakan Anak untuk Olahraga

Olahraga Pada Anak
Olahraga Pada Anak

Bermain di luar membutuhkan tenaga.

Dengan berjalan dan berlari kesana kemari secara tidak langsung dapat membiasakan anak untuk berolahraga secara ringan.

Kegiatan seperti bersepeda, berjalan-jalan berkeliling sekitar rumah, atau bermain layangan akan membuat anak lebih aktif bergerak. Hal ini tentu nya akan meningkatkan kesehatan anak dan mencegah anak memiliki kelebihan berat badan yang membahayakan.

4. Meningkatkan Rasa Percaya Diri

Meningkatkan Rasa Perca Diri Anak
Meningkatkan Rasa Perca Diri Anak

Efek lain dari bermain di luar rumah adalah dapat meningkatkan rasa percaya diri pada anak. Kenapa hal ini dapat terjadi ?. Ketika anak berinteraksi dengan lingkungan luar, mereka akan turut berperan dalam permainan yang mereka lakukan.

Secara perlahan ini akan membuat anak berpikir untuk mempelajari dan memahami bahwa ia juga ingin, mampu serta bisa untuk menjadi bagian dari peran di permainan tersebut.

Jika anak terbiasa dengan hal ini secara tepat, maka anak akan memiliki rasa percaya diri yang baik untuk digunakan di masa depan. Tentu kita akan senang memiliki anak dengan rasa percaya diri yang baik bukan.

Baca Juga : 6 Strategi Yang Cocok Untuk Menangani Anak Dengan ADHD

5. Bersosialiasi dan Memecahkan Masalah

Membantu Anak Bersosialisasi
Membantu Anak Bersosialisasi

Seperti yang telah disebutkan, sosialisasi merupakan salah satu efek baik yang akan didapatkan oleh anak.

Bersosialisasi di sini adalah ketika anak melakukan interaksi dengan teman atau orang di lingkungannya, mereka akan belajar untuk komunikasi dan mempraktekkan sebagai makhluk sosial yang utuh.

Karena manusia tentu tidak dapat hidup sendiri bukan.

Bermain di luar rumah juga dapat melatih anak untuk memecahkan masalah. Misalnya anak sedang bermain layang-layang. Mereka membuat sendiri layang-layang tersebut atau membeli layangan bersama teman.

Ketika layang-layang tersebut rusak, anak akan melihat apakah layangan ini dapat diperbaiki atau tidak.

Rasa penasaran pada anak yang tinggi membuat mereka biasanya memilih untuk mencoba memperbaiki terlebih dahulu mainan tersebut.

Selain itu bermain di luar rumah juga diperlukan karena pencahayaan di luar rumah lebih baik tanpa lampu listrik. Mereka akan terpapar sinar matahari secara langsung pada waktu-waktu yang tepat dan terbatas.

Hal ini akan memberikan keuntungan berupa kulit yang lebih sehat dan penglihatan yang lebih sehat. Mengapa ? karena pencahayaan ini membantu mereka untuk dapat melihat jarak jauh dengan lebih baik.

Menarik ya manfaat dari bermain di luar rumah. Apalagi jika mereka bermain tidak hanya dengan teman sebaya. Namun sesekali bermain di luar rumah bersama ayah atau ibu nya.

Selain manfaat yang sudah dijelaskan secara singkat di atas, manfaat lain jika dilakukan bersama orang tua sesekali adalah menumbuhkan kedekatan dan kelekatan antara anak dengan orang tua. Selain itu dapat menghindari stres yang dirasakan oleh anak, jangan salah ya anak-anak bisa stres juga lho.

Sungguh menyenangkan jika anak dapat melatih diri nya sendiri dengan bonus menjadi lebih dekat dan terbuka dengan orang tua nya. Sehingga orang tua tidak perlu khawatir berlebihan jika anak pulang dengan pakaian yang kotor, baju basah, rambut bau matahari atau bahkan kaki yang lecet-lecet.

Tidak lupa ajari juga anak untuk dapat memikirkan konsekuensi sesuai dengan masalah nya.

Ajarkan bahwa pakaian yang kotor dan basah bisa bersih jika di cuci dengan benar, rambut bau matahari dapat dihilangkan dengan mandi dan mencuci rambut dengan benar, dan kaki yang lecet karena bermain dapat diobati agar cepat sembuh.

Rima Mustika
Psychology and art enthusiast. A traditional dancer who can't live without coffee. Read Full Profile