in , ,

5 Manfaat Melakukan Meditasi Menurut Para Ilmuwan

Manfaat Meditasi

Kini masyarakat modern mulai menyadari betapa pentingnya meditasi dengan segala manfaat yang ada di dalamnya.

Sementara itu bersamaan dengan semakin cerdasnya pemikiran masyarakat di era ini juga turut membantu berbagai penelitian menjadi lebih mudah diterima dan dinalarkan.

Setelah dibanjiri dengan kecanggihan teknologi yang begitu memudahkan aktivitas, kini kita mulai sadar dan mencari pijakan untuk menyeimbangkan antara kebahagiaan luar dan kebahagiaan dari dalam.

Di bantu dengan kecanggihan teknologi yang sudah ada, semakin banyak ilmuwan yang mulai meneliti tentang apa yang terjadi pada saraf-saraf otak dan organ tubuh ketika bermeditasi.

Apa saja yang ditemukan dari berbagai penelitian para ilmuwan tentang meditasi? Mari kita simak!

1. Meditasi Menjadi Cara Unik Dalam Mengatasi Stres

Meditasi Mampu Menghilang Stres
Meditasi Mampu Menghilang Stres

Stress merupakan respon alami dari tubuh kita saat mengalami kesulitan yang tak terduga. Ketika kamu mengalami kesulitan, maka kadar kortisol atau hormon stress dalam tubuh akan meningkat.

Sementara orang-orang yang aktif melakukan meditasi memiliki kadar kortisol yang lebih rendah dibandingkan orang-orang yang tidak pernah bermeditasi.

Hal ini dibuktikan oleh studi yang dilakukan meditator reguler dimana secara bersamaan juga mengungkapkan ketahanan diri.

Selanjutnya, Penelitian lainnya yang dilakukan oleh Harvard Medical School selama delapan minggu pada akhirnya membuahkan hasil.

Dibantu dengan kecanggihan teknologi, penelitian kali ini menggunakan fungsional Magnetic Resonance Imaging (FMRi) untuk mengukur perubahan dan pengurangan respon amigdala terhadap rangsangan emosional.

Hasilnya dari penelitian yang dilakukan pada peserta meditator perhatian penuh (meditasi mindfulness), menunjukkan penurunan aktivasi amigdala di kanan otak yang mendukung hipotesis bahwa meditasi meningkatkan kestabilan emosi dan respon terhadap stress.

Fyi, amigdala merupakan bagian otak yang berkaitan dengan stess dan kecemasan. 

2. Mengurangi Risiko Penyakit Jantung dan Stroke

Mengurangi Risiko Penyakit Jantung
Mengurangi Risiko Penyakit Jantung

Di samping alat-alat kedokteran modern dalam menangani penyakit kardiovaskular, ternyata kita juga memiliki senjata alami untuk mengurangi berbagai risiko penyakit yaitu dengan cara meditasi.

Penyakit kardiovaskular seperti jantung dan stroke, kini semakin banyak merenggut nyawa orang-orang di seluruh dunia. Dan cukup mengejutkan, setelah diteliti ternyata penyebabnya adalah faktor tekanan psikologis seperti kecemasan, stress, depresi, dan overthinking.

Sementara itu berbagai penelitian telah menunjukkan bahwa meditasi mampu mengurangi kecemasan, stress, depresi dan overthinking, sehingga membantu mengurangi tekanan psikologis yang bisa mengakibatkan risiko penyakit kardiovaskular.

Pernyataan ini semakin dikuatkan oleh penelitian psychosomatic medicine pada 2003 yang menyatakan bahwa meditasi dapat meningkatkan kemampuan tubuh untuk melawan penyakit dan meningkatkan sistem kekebalan tubuh.

3. Meningkatkan Pandangan Hidup yang Lebih Positif

Membuat Hidup Lebih Positif
Membuat Hidup Lebih Positif

Budaya modern yang kini hidup dengan aktif di media sosial ternyata berdampak pada kesehatan mental dan menurunkan citra diri.

Sudah menjadi kebiasaan bahwa sekarang kita terlalu fokus pada apa yang orang-orang miliki, apa yang orang-orang capai dan apa yang orang-orang banggakan sehingga kita merasa berkecil hati dan mudah depresi.

Kabar baiknya, citra diri atau pandangan hidup seseorang mengenai diri sendiri dan kehidupannya kian semakin membaik setelah melakukan meditasi rutin.

Hal ini terbukti dari penelitian yang diterbitkan oleh health line, bahwa 18 partisipan yang mengikuti studi meditasi selama tiga tahun mengalami penurunan depresi jangka panjang.

Secara bersamaan ini juga berarti mengubah respon kita dalam menilai diri sendiri menjadi lebih positif atau dengan kata lain meningkatkan citra diri.

4. Menjadi Pribadi yang Lebih Berpikir Kritis

Menjadi Pribadi Yang Berpikir Kritis
Menjadi Pribadi Yang Berpikir Kritis

Seperti yang kita tahu, kehadiran internet di era modern saat ini memudahkan kita untuk menerima berbagai informasi. Dan sayangnya mental kita belum cukup kuat untuk memfilter berbagai informasi yang ada.

Pada akhirnya semua kita telan mentah-mentah ke dalam pikiran sehingga kerap menyebabkan stress dan kecemasan.

Tapi tahukah kamu bahwa berita dan informasi sekarang lebih banyak yang berdampak negatif? Dalam arti, banyak berita yang membuat kita mudah terpancing emosi dan menghakimi.

Sebagaimana yang telah disampaikan oleh para peneliti, meditasi membantu untuk meningkatkan perhatian penuh terhadap apa yang kita saksikan, hal ini juga membantu kita membangun jarak antara diri dengan berbagai pemikiran yang datang dari luar.

Dengan kata lain, kita menjadi pribadi yang lebih berpikir kritis dalam segala hal. Kita jadi lebih sadar dengan apa yang ingin dilakukan sebelum melakukannya.

Seperti memunculkan pertanyaan pada diri sendiri tentang mengapa, bagaimana dan apa dampak dari tindakan kita sebelum melakukannya.

5. Meningkatkan Fokus dan Memori Jangka Panjang

Meningkatkan Fokus
Meningkatkan Fokus

Apakah kamu sering merasa kesulitan untuk konsentrasi? Jika iya, maka selamat sebab sekarang kamu telah menemukan solusinya.

Bertambah lagi satu fakta menarik dari meditasi, dari penelitian yang di lakukan oleh universitas yale menemukan bahwa meditasi mindfulness dapat mengurangi aktivitas jaringan mode default (DMN).

DMN merupakan bagian otak yang seringkali mengambil alih pikiran sehingga mengembara tak tentu arah. Kamu juga mengalaminya kan? Ya, tentunya semua orang pasti sering mendapati pikirannya mengawang tak jelas.

Para pakar meditasi juga menyarankan kepada para pekerja yang sibuk dengan berbagai tugas untuk melakukan meditasi setidaknya 10 menit sebelum berangkat kerja.

Dan yang lebih menarik lagi adalah sebuah studi yang dilakukan UCLA mengungkapkan bahwa orang-orang yang melakukan meditasi rutin selama 20 tahun memiliki otak yang lebih baik daripada non-meditator.

Ini artinya otak kita menjadi lebih awet muda sehingga lebih mampu untuk mengakses memori jangka panjang.

Kesimpulan

Masih banyak lagi manfaat meditasi lainnya seperti memperdalam hubungan dengan pasangan, teman dan keluarga, meningkatkan kekuatan spiritual dan meningkatkan kecerdasan.

Namun yang lebih penting lagi dari semua manfaat ini adalah kesadaran kita terhadap kesehatan mental dan kemampuan berpikir kritis agar tidak mudah terhanyut pada perubahan zaman.

Perkembangan teknologi dan ilmu pengetahuan yang ada kini tentunya membawa banyak sekali dampak positif jika kita memiliki keseimbangan diri.

Baca Juga :

Bagaimana? Apakah kamu tertarik untuk melakukan meditasi? Semoga artikel ini bermanfaat.

Written by Ilham Damanik

Menyendiri-Merenung-Hening