in

Meditasi Juga Bisa Berbahaya Buat Kamu, Kok Bisa?

Meditasi Bisa Berbahaya

Meditasi merupakan salah satu yang paling kuno dari begitu banyak teknik mindfulness. Saat ini meditasi menjadi begitu fenomenal dimana-mana, dipraktekkan banyak orang karena banyak manfaatnya.

Namun meditasi tetaplah sebuah alat layaknya pisau bermata dua, baik dan buruknya tetap kembali pada si pengguna, jika kita tidak cukup cerdas dalam melakukan meditasi maka dampaknya bisa saja menjadi buruk.

Selama ini kita diberi tahu tentang apa tujuan meditasi dan apa manfaat meditasi, tapi jarang sekali kita membaca atau mendengar tentang bahaya dari meditasi. Tentunya kita perlu mengetahui bahayanya juga bukan agar kita bisa menemukan jalan keluar.

Kamu pasti pernah mengalami efek samping negatif dari meditasi seperti yang akan di jelaskan berikut ini, tapi tenang saja karena kami juga akan menyediakan solusinya!

1. Perubahan Pada Fungsi Indra

Perubahan Pada Fungsi Indra
Perubahan Pada Fungsi Indra

Kebanyakan orang bertujuan meningkatkan fungsi indra dengan cara meditasi, bahkan ada pula yang mencoba membuka indra ke-enam atau mata ke-tiga dengan cara meditasi, namun bukannya malah terbuka justru semakin tertutup.

Cara kita melihat, mencium, mendengar dan merasa bisa berubah setelah melakukan meditasi, namun perubahan ke arah yang lebih baik atau buruk? Tentunya kita pasti menginginkan yang baik, namun kenyataannya tidak selalu begitu.

Memang benar beberapa orang melakukan meditasi dengan harapan bisa memiliki penglihatan yang luar biasa, namun faktanya justru kebanyakan apa yang dilihat oleh pelaku meditasi adalah ilusi dan halusinasi saja, sehingga bisa menyebabkan frustrasi.

Jadi kembali lagi pada niatnya sebelum kita melakukan meditasi, ada baiknya kita luruskan niat untuk kebaikan yang memang benar-benar bermanfaat bagi diri sendiri dan orang lain.

2. Hampa

Hampa
Hampa

Meditasi biasa dilakukan untuk mencapai kesadaran tertinggi atau pencerahan atau higher-self atau diri sejati. Namun banyak meditator keliru dalam proses mencapai kesana.

Para meditator biasanya meyakini “tubuhku bukanlah aku, pikiranku bukanlah aku.” hal ini merupakan alasan mereka untuk mencapai diri sejati, atau sesuatu yang lebih besar dari sekedar bentuk fisik dan pikiran.

Namun justru yang sering terjadi amat sangat berbahaya, yaitu terlepasnya ikatan emosi atau hilangnya koneksi antara kamu dengan tubuh dan pikiranmu. Hal ini menjadikan pikiran dan tubuh tidak harmonis.

Ketika pikiran dan tubuh tidak harmonis maka hidup akan terasa hampa. Artinya, kamu tidak bisa merasakan kesedihan atau kesenangan, semua serasa hampa. Tentunya ini merupakan suatu kekeliruan, sebab diri sejati tidak akan tercapai tanpa pikiran dan tubuh yang harmoni.

3. Kesesatan Berpikir

Logic Fail
Logic Fail

Meditasi dengan teknik menyadari napas menjadi yang paling terkenal saat ini, memang sudah teruji bahwa cara ini dapat memberi efek tenang dan membantu kita terlepas dari masa lalu atau masa depan.

Namun dibalik dampak baik yang kita rasakan, ternyata ada dampak buruknya juga loh. Sebagian orang kehilangan motivasi dalam hidup dan menjadi malas untuk mengubah kenyataan karena semua hal dianggap tidak penting lagi.

Bahkan lebih parah lagi, para meditator hanya mengandalkan meditasi untuk mengatasi segala masalah apapun seperti mereka benar-benar sudah terpisah dari pikiran dan tubuhnya.

Semisal, ketika terjadi suatu bencana alam, seharusnya kita bergerak memberi bantuan seperti sandang, pangan dan tempat tinggal sebagai solusinya bukan? namun mereka justru mengajak korban bencana untuk melakukan meditasi.

Para meditator kebanyakan memandang remeh setiap masalah yang ada dan terlalu meninggi-ninggikan meditasi, bahwa seolah semua masalah bisa diatasi dengan cara meditasi.

Disinilah kita pentingnya untuk menyadari lagi dampak baik-buruknya meditasi terhadap diri sendiri dan orang lain. Ingat, tujuan meditasi adalah untuk meningkatkan kesadaran dan perhatian kita, bukan untuk memengaruhi orang lain agar sama seperti kita.

4. Kehilangan Motivasi

Kehilangan Motivasi
Kehilangan Motivasi

Tak dapat dipungkiri dan memang sudah teruji bahwa meditasi dapat meningkatkan fungsi otak, namun sudah teruji juga bahwa meditasi dapat membuat seseorang kehilangan motivasi dan kehilangan minat pada pekerjaan, hobi atau kebiasaan lama.

Disinilah pentingnya kita memandang meditasi dari sudut pandang yang lebih luas agar kita bisa melihat sisi baik dan sisi buruknya dengan lebih jelas.

Meditasi dengan hipnosis dan afirmasi positif memang bisa mengubah seseorang menjadi lebih fokus pada pengembangan diri dan meningkatkan kualitas hidupnya, namun sudah terbukti juga bahwa tidak semua orang menjadi termotivasi untuk mengembangkan dirinya setelah meditasi.

Jadi, jika kita berpikir dengan bijak, masalah sebenarnya bukanlah terletak pada meditasinya, tetapi bagaimana cara kita melakukannya. Jika kita melakukannya dengan cara yang benar, maka hasilnya pasti baik.

5. Permasalahan Hubungan

Masalah Hubungan
Masalah Hubungan

Seperti yang sudah-sudah dijelaskan bahwa meditasi juga dapat berbahaya bagi hubunganmu, entah itu hubunganmu dengan diri sendiri atau hubunganmu dengan pasangan dan keluarga.

Meskipun meditasi adalah tentang hubungan dengan diri sendiri, faktanya ada juga orang yang kehilangan koneksi dengan diri sendiri. Sementara itu ada pula yang merasa hubungannya bermasalah dengan orang lain.

Mungkin bukan suatu masalah yang benar-benar masalah, hanya saja kamu memandang itu sebagai masalah dan mungkin pada akhirnya kamu akan memilih untuk menjadi antisosial.

Tentunya kita semua tahu bahwa hubungan adalah hal yang penting dalam hidup. Manusia bisa bertahan di planet ini sampai sekarang karena kita semua saling terkoneksi sehingga mudah untuk menjaga dan menyayangi satu sama lain.

Akhir Kata

Meditasi hanyalah satu dari begitu banyak hal yang dilakukan manusia, tetapi memang pada dasarnya semua hal memiliki sisi baik dan buruk. Jadi, setelah mengetahui dampak buruk meditasi bukan berarti kita harus berhenti melakukannya.

Kamu bisa juga mempelajari tentang 5 Manfaat Melakukan Meditasi Menurut Para Ilmuwan.

Tetapi kita perlu melakukannya dengan cara yang benar. Bahkan makan pun memiliki sisi baik dan buruk, jika kita tidak makan dengan cara yang tepat tentu kita akan mendapatkan banyak dampak buruknya bukan? Begitu pula dengan hal lainnya seperti meditasi.