in

Cara Membuat Pacar Menyesal Karena Telah Cuek Kepadamu

Membuat Pasangan Menyesal Karena Telah Mengabaikan

Sedang dicuekin pasangan tanpa tahu sebabnya apa? Nah, kamu sedang menghadapi suatu kondisi yang kerap disebut sebagai sikap pasif agresif pasangan. Sikap tiba-tiba dingin dari pasangan tidak hanya dialami oleh kamu saja, ada banyak pasangan di dunia ini yang sedang menghadapi permasalahan yang sama.

Sikap dingin dari pasangan sebenarnya merupakan cara pasangan dalam menunjukkan ketidaksetujuan, rasa kecewa, amarah, pemberontakan, atau biasanya yang paling sering kita temui adalah kecemburuan.

Namun hal seperti ini bukanlah menjadi kesalahanmu sepenuhnya.

Dalam psikologi, sikap seperti ini dapat mengarah pada gejala gangguan mental. Walaupun tidak semuanya berkaitan dengan gangguan mental. Sering disebut sebagai sikap toxic dari pasangan.

Di Indonesia, menunjukkan perasaan atau emosi merupakan hal yang tabu dan buruk. Keterbukaan komunikasi dengan pasangan yang minim, terlalu mengharapkan kepekaan dari pasangannya tanpa perlu mengkomunikasikannya, tentu sangat sulit.

Tanpa mengkomunikasikan suatu masalah secara terbuka, kamu akan dihadapkan dengan situasi yang membingungkan.

Lalu bagaimana membuat pasangan menyesali perbuatannya karena mengabaikan atau telah cuek kepadamu?

1. Jangan Panik

Jangan Panik
Jangan Panik

Sikap panik dari dirimu sebenarnya merupakan tujuan dan kepuasan dirinya.

Jika selalu menghadapinya dengan cara panik, kalaupun ia kembali kembali bersikap normal, kamu akan menghadapi masalah yang berulang.

Kamu perlu menunjukkan bahwa sikapnya mendiamkanmu sebenarnya tidak berlaku.

Tidak perlu menunjukkan ekspresi kesal. Senyuman bisa kamu gunakan untuk memanipulasi kekesalan dirimu.

Cukup tersenyum, ia akan bingung.

2. Tanyakan Alasan Ia Cuekin Kamu

Tanyakan Alasan
Tanyakan Alasan

Setelah kamu menghadapi situasi seperti ini dengan tenang, tidak lantas keburu menggunakan emosi, kamu akan lebih jernih dalam bersikap dan mengambil suatu keputusan.

Dalam pengambilan keputusan disaat seperti ini, memang sangat sulit bagi dirimu. Namun jika kamu berada dalam emosi yang negatif, kamu akan mengambil suatu keputusan yang menyesatkan.

Disini sangat penting untuk melihat secara jernih penyebab pasangan mengabaikanmu. Kamu bisa menelusuri dengan bertanya kepada teman-temannya atau langsung menanyakan kepada dirinya.

Mulai tanyakan kepadanya kenapa ia bersikap seperti itu kepadamu?

Umumnya, pasangan akan menjawab alasannya secara terbuka. Namun pastikan bahwasanya kamu tidak menunjukkan raut wajah kesal. Ingat poin pertama, tersenyumlah.

Senyuman sejatinya mendamaikan dan meneduhkan hati.

3. Minta Maaf

Minta Maaf
Minta Maaf

Jika cara kedua tidak kunjung membuat sikapnya kembali normal, kamu bisa melakukan inisiatif untuk meminta maaf kepada dirinya. Sering kali pasangan akan luluh dengan hal seperti ini.

Permintaan maaf adalah cara meredam api dengan air. Cara yang umumnya ampuh mendetoks hubungan.

“Aku gak tau salah salahku apa, tapi maafin aku ya cinta. Kamu tetap yang terbaik di hati aku”

Jika kamu juga ikut larut dalam emosi negatif yang dimunculkan oleh pasangan, pikiranmu akan cenderung menghasilkan pikiran-pikiran negatif yang semu.

Hal-hal seperti ini justru akan menyerang dan menyiksa dirimu sendiri.

Tanamkan mindset bahwa kamu tidak bisa bisa mengontrol pasanganmu seutuhnya, tapi kamu bisa mengontrol pikiranmu.

4. Menghindar Sementara Waktu

Menghindar Sementara Waktu
Menghindar Sementara Waktu

Sebaiknya, kamu dapat mengontrol ketergantungan emosional terhadap pasanganmu. Mulailah mengabaikan hal-hal negatif dan mencari hal yang positif dalam kehidupanmu.

Apakah ini pertanda saya harus meninggalkannya?

Tentu saja tidak, jika kamu sudah melakukan 3 langkah yang disebutkan diatas, kini saatnya kamu membiarkan pasanganmu menyelesaikan emosinya sendiri.

Kamu perlu untuk menurunkan intensitas interaksi dengan pasangan sementara waktu. Hubungi teman-temanmu, tentukan tanggal bertemu.

5. Tidak Perlu Menghakimi dan Merasa Paling Benar

Jangan Menghakimi
Jangan Menghakimi

Menghakimi pasangan dengan sikapnya seperti itu hanya akan membuat hatimu semakin gelap. Hindari merasa menjadi pihak yang paling benar, atau pihak yang menjadi korban.

Jika kamu berada dalam suatu hubungan pacaran, kamu harus bisa untuk tetap menjaga agar hubunganmu tetap sehat.

Jika ada satu pihak yang bermasalah, pihak yang satu harus bertanggungjawab untuk tidak membuat dirinya ikut bermasalah.

Jika didalam hati keduanya timbul amarah, maka pertengkaran tidak akan bisa dihindarkan.

Pahami bagaimana emosi bermain. Sehingga kamu tidak ikut terjebak dan tenggelam didalam emosi tersebut.

6. Saatnya Kamu Bahagia

Saatnnya Kamu Bahagia
Saatnnya Kamu Bahagia

Ini saatnya fokus terhadap dirimu sendiri. Setelah beberapa cara telah kamu coba untuk membuat sikap cueknya kembali normal, kini saatnya kamu fokus pada kesehatan mentalmu dan kebahagiaanmu.

Penting disini untuk tetap menjaga dirimu agar berada di dalam suasana hati yang baik.

Mulailah fokus terhadap pekerjaan yang mungkin terbengkala, melanjutkan hobi yang tertunda, atau menghubungi teman lama yang mungkin sudah lama tidak berjumpa.

Jika kamu wanita, manjakan dirimu ditempat perawatan kecantikan.

Santai, nikmati dan kita tertawa disana.

7. Dia Akan Menyesal

Pasangan Akan Menyesal
Pasangan Akan Menyesal

Setelah kamu fokus pada dirimu, tertawa dan bahagia dengan pekerjaan serta teman-temanmu, umumnya seseorang akan sangat panik jika pasangannya dalam keadaan bahagia tanpa dirinya.

Ini sikap alami manusia, mencari senang dan menghindari penderitaan.

Dengan menunjukkan ekspresi bahwa kamu tetap baik, tetap tenang, dan tetap bahagia, maka pasangan akan menyesali perbuatannya karena telah mengabaikan kita.

Sebaliknya, jika kita menunjukkan ekspresi marah atau kesal, maka pasangan akan terpuaskan dan merasa membenarkan sikapnya.

Kesimpulan

Dalam suatu hubungan, penting bagi kita untuk mengetahui cara mengelola emosi dan stres didalam diri kita. Semakin kita dapat mengelolanya, dengan sendirinya lingkungan disekitar kita akan berlaku positif kepada diri kita.

Tidak perlu menunjukkan kemarahan atau kekesalan pada sikap pasangan yang mendiamkan kita. Setiap orang memiliki caranya masing-masing dalam menunjukkan ketidaksetujuan, kemarahan, dan kekesalan. Kamu harus paham akan hal ini.

Sikap pasif pasangan mengajarkan kita untuk memahami pasangan dengan sebaik-baiknya.

Baca Juga :

Demikianlah cara membuat pasangan menyeseli karena telah mengabaikan dan mencueki kita. Semoga artikel ini bermanfaat.

Written by Muhammad Taufik

Content Writer & SEO Specialist at Golife.id