in

5 Penyebab Seseorang Memilih Berkomitmen Tanpa Harus Pacaran

Komitmen Tanpa Pacaran

Komitmen seringkali dihubungkan-hubungkan dengan yang namanya status pacaran. Sebagian besar orang yang menganggap jika ada yang berhubungan dekat dengan lawan jenisnya, artinya mereka harusnya membangun komitmen dengan berpacaran. Padahal komitmen tidak melulu berhubungan dengan status berpacaran.

Apa sih arti komitmen yang sebenarnya? Jika ingin berbicara dari segi kebahasaan sendiri, komitmen memiliki arti keterikatan. Inilah alasan kenapa banyak menghubungkan keterikatan itu dengan status pacaran. Padahal komitmen itu sendiri bisa berupa keterikatan hati atau perasaan, tidak harus dijalin dengan status pacaran.

Alasan kenapa banyak anak zaman sekarang lebih memilih berkomitmen tanpa harus pacaran tentu bermacam-macam. Mereka cenderung lebih memilih untuk menikmati perasaannya dalam diam atau membangun hubungan pertemanan semata.

Beberapa orang memang tidak ingin merusak perasaan mereka karena harus terbebani dengan status pacaran yang mereka miliki. Setidaknya jika perasaan mereka harus berakhir, tidak adanya status pacaran akan membuat perasaan itu berakhir dengan damai sedangkan kedua insan yang terikat komitmen akan tetap bisa berhubungan dengan baik sebagai teman.

Berikut ini adalah 5 hal yang sering jadi alasan dipilihnya komitmen tanpa adanya status pacaran.

1. Bisa Tampil Apa Adanya

Tampil Apa Adanya
Tampil Apa Adanya

Menjadi diri sendiri adalah hal yang paling penting dalam menjalani kehidupan ini. Kamu bisa tampil dengan apa adanya dirimu tanpa harus memikirkan komentar orang lain atau respon orang lain terhadap dirimu.

Bisa tampil apa adanya dan jadi diri sendiri adalah alasan pertama kenapa beberapa orang memilih menjalin komitmen tanpa adanya status pacaran. Mereka tidak perlu memikirkan bagaimana komentar pasangan mereka terhadap jati dirinya yang sebenarnya.

Kebanyakan orang yang berpacaran justru berlomba-lomba untuk menjadi apa yang diinginkan oleh pasangan dan akhirnya meninggalkan jati dirinya yang sebenarnya.

Ya, makhlum saja. Namanya juga sedang dilanda asmara. Sedikit orang yang memahami bahwa mereka akan lebih bahagia dalam menjalani kehidupan ini jika memilih untuk menjadi dirinya sendiri.

2. Bisa Mendapatkan Lebih Banyak Kenyamanan

Faktor Kenyamanan
Faktor Kenyamanan

Siapa sih yang tidak menginginkan kenyamanan dalam hidup ini. Sepertinya semua orang sangat memimpikan untuk bisa hidup dengan nyaman. Semua hal bisa saja terjadi saat rasa nyaman itu sudah bisa kamu temukan.

Tidak perlu alasan yang sangat besar untuk memutuskan berkomitmen meski tidak menjalin hubungan dengan status pacaran. Asal ada kenyamanan yang cukup, entah itu adalah komitmen yang dijalin tanpa ikatan status yang pasti pun akan terasa baik-baik saja.

Bagi beberapa orang status bukanlah hal yang sangat penting. Mereka akan tetap bahagia dengan komitmen yang mereka jalani meski pada kenyataannya tidak ada yang bisa menjamin komitmen itu akan bertahan sampai batas waktu kapan.

Orang-orang yang memiliki alasan ini sangat mementingkan hatinya. Apa yang dikatakan oleh hati, maka itulah yang akan mereka lakukan. Selama mereka bisa mendapatkan rasa yang mereka butuhkan, maka itu sudah lebih dari cukup.

Baca Juga : 10 Cara Agar Tidak Takut Berkomitmen Dalam Hubungan

3. Terbawa Perasaan atau Baper

Terbawa Perasaan
Terbawa Perasaan

Berawal dari rasa nyaman, kemudian ditambah dengan perhatian yang diberikan, tentu saja bisa menjadi alasan seseorang berani berkomitmen meski tidak diperjelas dengan adanya status pacaran.

Lagi dan lagi, bagi beberapa orang status memang tidak menjadi hal yang utama. Ada beberapa orang yang memilih untuk mengikuti perasaannya dalam menjalani kehidupannya.

Asal bisa merasa tenang bersama dengan orang yang dicintainya, itu sudah cukup. Meskipun pada kenyataannya tidak ada hubungan atau status yang mengikat keduanya.

4. Tidak Perlu Merasa Takut untuk Kehilangan

Tidak Takut Kehilangan
Tidak Takut Kehilangan

Hal ini sering terjadi khususnya pada kasus suka atau cinta pada teman sendiri atau sahabat dekat. Dengan adanya hubungan pacaran, tentu akan ada rasa ketakutan dalam diri mereka akan adanya rasa kehilangan suatu saat nanti.

Tidak bisa dipungkiri bahwa dalam setiap hubungan pasti akan ada masalah yang menghadang. Bersyukurlah jika masalah itu bisa diselesaikan dengan baik, tapi jika masalah itu tidak bisa menemui titik solusinya, tentu yang akan terjadi adalah sebuah perpisahan.

Orang-orang yang memilih berkomitmen tanpa harus memiliki status pacaran adalah orang yang tidak ingin kehilangan sosok yang dicintainya dengan adanya kata putus.

Tanpa adanya status pacaran setidaknya hubungan yang sebelumnya bisa tetap terjalin dengan aman. Mereka tidak perlu takut kehilangan karena sejak awal pun mereka tidak dalam kondisi memiliki.

5. Tetap Bisa Memiliki Kebebasan Tanpa Adanya Kekangan

Memiliki Kebebasan
Memiliki Kebebasan

Yang terakhir mungkin sering dianggap sebagai alasan klasik bagi orang yang takut dengan keterikan suatu hubungan pacaran. Tetapi sebenarnya alasan ini tidak selalu menjadi alasan yang sengaja dibuat-buat loh.

Beberapa orang sangat mencintai yang namanya kebebasa dan tidak suka mendapat perlakuan yang berseberangan dengan apa yang mereka suka.

Ya, mereka tidak suka saat ada orang, termasuk pasangan, yang mengekang mereka. Itulah kenapa mereka lebih memilih untuk menjalin komitmen tanpa diadanya status yang pasti seperti status pacaran misalnya.

Orang-orang pecinta kebebasan ini bukan tidak mau menjalin sebuah hubungan pacaran. Mereka hanya memerlukan waktu lagi untuk menjalani kebebasannya dengan leluasa. Akan ada masanya sendiri untuk mereka berani mengambil keputusan dalam menjalin sebuah hubungan yang nyata.

Baca Juga : 9 Gaya Pacaran Sehat Agar Langgeng Sampai ke Pernikahan

Itulah 5 hal yang kerap menjadi alasan kenapa banyak anak zaman sekarang lebih memilih untuk membangun komitmen tanpa adanya status pacaran. Tetapi sebenarnya semua hal itu akan kembali pada pribadi masing-masing orang.

Beberapa orang ingin mendapatkan pengakuan dengan adanya status dalam menjalin hubungan. Sebaliknya, ada juga orang yang menganggap status bukanlah hal yang penting asal kedua belah pihak merasa nyaman.

Written by Dina Novia

Lahir dengan hobi travelling dan fotografi. Masih berstatus sebagai mahasiswa jurusan bahasa Indonesia di Malang.