in

5 Tips Mempersiapkan Dana Pensiun, Masa Tua Jadi Lebih Tenang

Persiapan Dana Pensiun

Bekerja di usia muda, dan menikmati kehidupan di masa tua nanti tentunya merupakan impian dan harapan banyak orang.

Namun, sebagian besar orang ketika saat ini masih berada dalam usia produktif, cenderung hanya berusaha memenuhi kebutuhan sehari-harinya dan mengabaikan untuk merencanakan berbagai keperluan di masa pensiun nanti.

Padahal masa pensiun merupakan sebuah fase yang pasti akan dialami oleh setiap individu.

Bagi anda yang merupakan kepala keluarga atau yang selama ini menjadi tulang punggung keluarga, tentu suatu hari nanti anda akan melewati sebuah fase pensiun dimana tidak hanya dari segi finansial yang berkurang, bahkan secara psikologis dan kesehatan pun akan berubah.

Perubahan di masa pensiun umumnya terjadi karena berubahnya sisi finansial dan aspek lainnya yang terkait dimana mungkin akan dapat mempengaruhi kesejahteraan dari sebuah keluarga.

Mengapa dapat mempengaruhi kesejahteraan dari sebuah keluarga?

—-

Tips Mempersiapkan Dana Pensiun

Mempersiapkan Dana Pensiun
Mempersiapkan Dana Pensiun

Perlu anda ketahui, bahwa ketika anda pensiun, secara finansial, pendapatan anda akan berubah. Secara psikologis dan kesehatan pun, kemampuan dan kondisi fisik anda akan menurun.

Sedangkan beberapa tahun kedepan, harga-harga barang justru akan semakin mahal. Dengan kemampuan yanda ang terbatas, tentu hal ini bisa saja akan mempengaruhi kesejahteraan dan kualitas hidup keluarga anda.

Terlebih, anda harus tahu, bahwa dana pensiun yang di fasilitasi perusahaan selama ini, tidak akan bisa diambil sepenuhnya pada saat anda pensiun, hanya bisa dicairkan maksimal 20% dan sisanya akan diberikan dalam bentuk ‘gaji’ yang besarannya akan diberitahukan dan dibayar secara rutin nantinya.

Dengan demikian, akan ada kemungkinan dana pensiun nantinya akan sulit untuk menopang kebutuhan anda dan keluarga di masa tua nanti. Untuk itulah, mengapa merencanakan dana pensiun dari sumber lainnya, tidak hanya mengandalkan perusahaan, penting untuk dilakukan.

Simak beberapa strategi berikut untuk mengatur persiapan dana pensiun sejak dini.

1. Buat Perencanaan Keuangan

Di masa produktif saat ini, penting bagi anda untuk dapat mulai mempersiapkan dana pensiun di kemudian harinya. Butuh perencanaan dan perhitungan yang matang, yang tentunya tidak akan cukup untuk dilakukan dalam 1 hari.

Mulailah membuat daftar kebutuhan-kebutuhan sehari-hari, mulai dari jangka pendek hingga rencana yang akan anda lakukan disaat pensiun nanti.

Tidak hanya target dan tujuan yang akan anda capai saja yang dibuat, penting bagi anda untuk dapat memperhitungkan berapa besaran pengeluaran yang harus anda alokasikan secara rutin setiap bulannya untuk dana pensiun ini.

Misalnya saja dengan menetapkan nominal berkisar 10% dari pendapatan yang anda peroleh setiap bulannya akan dialokasikan untuk dana pensiun. Begitu pendapatan anda mengalami kenaikan, anda harus tetap konsisten untuk tetap mengambil 10% dari dana anda untuk disimpan di pos dana pensiun.

Lalu anda juga bisa merencanakan terkait apa saja yang ingin anda lakukan untuk mencapai dana yang anda targetkan dalam beberapa tahun kedepan tersebut.

Anda harus membuat perencanaan keuangan sedemikian rupa agar target anda di masa pensiun dapat tercapai dan tidak menganggu keuangan anda saat ini.

2. Kurangi Perilaku Konsumtif

Sebagai salah satu cara agar anda dapat secara rutin menyisihkan pendapatan untuk alokasi dana pensiun ialah dengan mengurangi perilaku konsumtif di masa muda.

Anda yang saat ini senang untuk membeli kopi kekinian setiap minggunya, anda yang mungkin seringkali menggunakan kartu kredit dalam membeli baju dan perlengkapan lain yang menarik, mungkin anda mulai dapat meninggalkan kebiasaan-kebiasaan ini dari sekarang.

Uang yang anda gunakan untuk keperluan yang sebenarnya tidak terlalu penting, dapat anda alokasikan ke pos dana pensiun dibanding membeli hal-hal kurang bermanfaat.

3. Mulailah Menabung dan Berinvestasi

Adanya inflasi diawal yang telah saya sebutkan, dimana harga-harga di masa depan semakin mahal, tentunya anda harus mensiasati hal ini dengan cara berinvestasi yang bisa meminimalisir dampak dari inflasi tersebut.

Mulailah menabung dengan menyisihkan pendapatan anda, lalu anda bisa menginvestasikan dana tabungan ini untuk dana pensiun di masa yang akan datang.

Karena sifat dari dana pensiun ini merupakan kebutuhan jangka panjang, anda bisa lebih leluasa untuk memilih produk investasi mana sajakah yang akan anda gunakan untuk nantinya dapat menopang kehidupan anda di masa tua.

Apabila anda memang menyukai produk investasi dengan imbal hasil yang stabil, dimana dana pokok anda akan aman dan tidak berkurang, anda dapat memilih jenis investasi seperti emas logam mulia, surat berharaga milik pemerintah, reksadana pasar uang, atau bahkan deposito yang memberikan bunga lebih besar daripada hanya anda tabungkan di tabungan biasa.

4. Hindari Penggunaan Dana Pensiun untuk Keperluan Lain

Penting bagi anda untuk memisahkan alokasi dana pensiun ini di rekening yang terpisah dan hindari penggunaannya untuk hal-hal lain apapun itu, termasuk hal mendesak.

Anda harus memiliki pos lain yang dapat digunakan untuk hal-hal mendesak, seperti harus adanya dana darurat tersendiri, harus adanya pos pengeluaran rutin tersendiri, yang mana telah anda anggarkan dalam perencanaan keuangan pribadi anda.

Banyak orang yang seringkali merencanakan dana pensiun, namun pada akhirnya setelah mencoba mengumpulkan dananya, di tengah jalan, dana tersebut diambil sebagian untuk keperluan lain, dengan anggapan masih akan ada hari esok atau hari lainnya untuk mengumpulkannya kembali.

Perilaku yang seperti inilah yang harus dihindari. Jangan menunda dan jangan dengan mudah mengambil dana pensiun yang telah anda sisihkan hanya untuk keperluan lain, termasuk membeli aset seperti salah satu contohnya adalah kendaraan.

Anda harus membuat pos anggaran lain untuk digunakan, sehingga dana pensiun yang telah anda rencanakan di awal tetap berjalan dan dapat mencapai tujuan anda nantinya.

5. Pikirkan Sumber Pendapatan Lain

Ketika masa pensiun tiba, tentu sumber penghasilan dari pekerjaan utama yang biasa anda lakukan akan sangat berkurang, sedangkan kebutuhan keluarga sehari-harinya akan tetap terus berjalan.

Anda harus mulai memikirkan sumber pendapatan lainnya yang bisa menghasilkan di masa tua nanti, tanpa anda harus bekerja keras seperti dulu lagi, karena memang dari segi kondisi fisik dan kesehatan anda pun nantinya pasti akan menurun.

Misalnya saja, anda berencana untuk membuat beberapa kontrakan sebagai sumber penghasilan pasif ketika anda telah pensiun nanti, ini harus anda pikirkan sejak dini.

Berapa biaya yang harus anda keluarkan, anda harus mencari tempat yang strategis yang mana sekiranya rumah yang anda bangun nanti tidaklah sepi pengontrak. Atau anda berencana memiliki sebuah usaha tertentu yang dijalankan oleh karyawan, dimana anda hanya mengontrol kegiatan usaha tersebut saja, dan rencana-rencana lainnya.

Adanya sumber pendapatan lain ini alangkah baiknya mulai dapat anda rintis sejak saat ini, sehingga di masa tua nanti, anda bisa hanya menikmati hasil dari usaha tersebut, yang mana tentunya ini akan menjadi sumber kekuatan baru bagi anda untuk memenuhi kebutuhan hidup di masa tua nantinya.

Baca Juga :

—-

Perencanaan persiapan dana pensiun sangatlah penting untuk dilakukan sejak dini. Jangan sampai ketika anda pensiun, anda tidak memiliki bekal yang cukup dan justru malah harus bergantung pada anak-anak anda.

Bisa jadi, perencanaan keuangan anak-anak anda pun akan dapat ikut terseret, karena bukan hanya membiayai keluarga intinya lagi, namun juga harus menanggung beban anda sebagai orang tua.

Semakin cepat anda menyiapkan dana pensiun sejak dini, tentu akan semakin ringan pula beban anda nantinya, dan akan semakin baik dalam mencapai target yang anda miliki.

Written by Dinny Amalia

Lifetime learner. An independent woman who live her life to the fullest.