Awas Sukses, Inilah 7 Langkah Jitu Memulai Bisnis Bagi Pemula

Bicara tentang bisnis sepertinya ada yang lucu, contohnya, di indonesia orang-orang yang

Ilham Damanik Ilham Damanik · 4 min read >
Memulai Bisnis Bagi Pemula

Bicara tentang bisnis sepertinya ada yang lucu, contohnya, di indonesia orang-orang yang bersekolah tinggi kebanyakan lebih memilih menjadi para pencari kerja, sementara orang-orang yang pendidikan rendah malah berhasil dengan bisnisnya.

Bisnis mungkin adalah cara menjadi sukses yang cukup unik dan cukup menjelaskan bahwa pendidikan tidak bisa menjamin keberhasilan seseorang dalam berbisnis.

Namun, meskipun bisnis tidak memandang pendidikan, jangan pernah berkata menjadi pebisnis yang sukses itu mudah. Tentu sangat banyak keringat dan pikiran yang terkuras.

Memulai bisnis sama dengan mengambil resiko dan mungkin itulah mengapa tidak banyak orang yang berani terjun ke dunia bisnis. Nah, untuk memikirkan ulang apakah kamu benar-benar yakin menjadi pebisnis, berikut 7 tips jitu memulai bisnis bagi pemula!

1. Lihat Sesuatu Yang Ganjil

Temukan Kepingan Yang Hilang
Temukan Kepingan Yang Hilang

“Jadilah kepingan yang hilang. Maka semua orang akan mengejarmu!”  seperti itulah kalimat yang tepat untuk menggambarkan bagaimana menjadi pebisnis.

Kamu tidak perlu menguras otak untuk berimajinasi atau pergi ke laut untuk mencari bisikan gaib, tetapi kamu hanya perlu melihat apa yang orang-orang butuhkan. Setiap orang selalu mencari kepingan yang hilang, itulah alasan mengapa kita masih bersemangat hidup.

Ada sesuatu yang tampaknya belum “lengkap” di tengah-tengah masyarakat. Contohnya seperti saat pertama kali seseorang menjual penjemur kain dengan model rak.

Pada awalnya orang-orang membuat penjemur kain sendiri dengan mengikat tali. Dan saat pertama kali melihat penjemur kain yang bermodel rak, pastilah orang-orang akan heran mengapa mereka perlu membeli itu, bukan?

Namun seiring berjalannya waktu, orang-orang mulai mengerti bahwa penjemur kain modal rak dapat menghemat tempat dan mudah dipindahkan.

Lalu, mereka pun menemukan kepingan yang hilang! Selesai satu masalah. Mari selesaikan masalah lainnya!

2. Tentukan Kapan Waktu Yang Tepat

Cari Timing Yang Tepat
Cari Timing Yang Tepat

Banyak orang berani memulai bisnis, tapi tidak banyak orang yang tahu kapan waktu yang tepat untuk memulai bisnis sehingga mereka gagal.

Tahukah kamu? Rahasia memulai bisnis adalah mental, ilmu dan feeling!

Bukan tentang seberapa banyak modal yang kamu miliki atau seberapa cerdas ide yang kamu temukan, selain kedua hal itu kamu juga butuh menyesuaikan waktu yang tepat.

Dalam arti bukan hanya tepat untuk diterima masyarakat tetapi juga tepat untuk kamu jalankan dan tidak menyusahkan orang-orang tercinta.

Saat pikiranmu kacau, itu bukanlah waktu yang tepat untuk memulai bisnis. Jangan memulai sesuatu hanya karena kamu merasa buntu. Ada baiknya kamu menunda sesuatu jika menurutmu itu akan menyulitkan dirimu sendiri dan keluargamu.

Ingat tiga hal yang harus diperhatikan sebelum memulai bisnis:

1. Kepribadian

Jangan berpikir memulai bisnis hanya soal modal dan ide. Kedua hal itu tentu penting tetapi tidak akan berjalan tanpa kepribadian yang baik. Selain pengetahuan yang luas, pemilik bisnis juga dituntut untuk memiliki kepribadian yang kuat dan dinamis.

2. Keuangan

Situasi keuangan adalah hal utama yang harus dipikirkan saat memulai bisnis sendiri. Sebab mungkin kamu dituntut untuk keluar dari pekerjaan agar bisa fokus pada bisnismu. Jika kamu memiliki tabungan yang cukup, maka bukan masalah.

3. Keluarga

Jika kamu masih lajang, maka tak ada masalah. Namun jika kamu sudah memiliki keluarga, maka pikirkanlah seperti apa efek yang didapatkan oleh keluargamu.

Nilai positifnya tentu menguntungkan jika keluarga bisa membantu karena hal itu akan memperkecil pengeluaran.

3. Pikirkan Apa Motivasi Kamu Berbisnis

Motivasi Bisnis
Motivasi Bisnis

Pernahkah kamu berpikir mengapa orang-orang sukses di dunia sangat dermawan? Contohnya, Bill Gates menyumbangkan hampir 34% dari seluruh harta yang di milikinya untuk membantu orang-orang, bahkan ia mendirikan kantor pelayanan untuk anak-anak kurang mampu.

Nah, dari fakta yang kita lihat maka dapat diartikan bahwa motivasi Bill Gates menjadi kaya raya adalah untuk membantu orang-orang. Bagaimana dengan dirimu?

Motivasi intrinsik atau motivasi yang datang dari hati nurani adalah suatu kekuatan yang akan selalu mendorong seseorang untuk bergerak. Lihat ke dalam dirimu dan pikirkan apa yang benar-benar ingin kamu wujudkan.

Jangan hanya fokus pada apa yang kamu dapat, tapi fokuslah pada apa yang mampu kamu lakukan. Karena memulai bisnis bukan hanya perkara hasrat dan gairah, tetapi juga pola pikir.

Pola pikir orang-orang sukses pada umumnya adalah untuk menjadi lebih berkembang, membantu dan melayani orang-orang.

Baca juga : 5 Cara Mencapai Kesuksesan Hidup Dengan Motivasi Intrinsik

4. Pilih Struktur Bisnis

Pilih Struktur Bisnis
Pilih Struktur Bisnis

Setelah menyelesaikan tiga poin penting diatas, sekarang saatnya kamu menentukan rencana, modal dan struktur bisnis. Ketiga hal tersebut sangat penting, pertama rencana bisnis.

Untuk semua pemula, rencana bisnis akan membantu kamu memahami struktur industri dan lanskap kompetitif/ melihat kompetitor. Kedua adalah modal.

Cara mendapatkan modal awal berbeda-beda untuk setiap orang. Menemukan modal awal yang cukup, mungkin akan kamu dapatkan dengan cara yang tak disangka-sangka. Sehingga perkara modal tentunya kembali pada pilihan masing-masing.

Nah, setelah mendapatkan modal, tentukanlah nama perusahaan/bisnis yang kamu jalankan. Ingat, berikan nama bisnis yang khas dan sesuai identitas kamu secara personal.

Ketiga adalah struktur bisnis. Menentukan struktur bisnis bukanlah hal yang mudah, sebab pada akhirnya hal itu akan berbalik kepada dirimu juga tentang seberapa yang kamu dapat dan berapa pajak yang harus kamu bayar.

Jadi, apakah kamu akan memilih LLC, korporasi atau pemilik tunggal?

Jangan takut, karena jika bisnis kamu berkembang maka begitu juga dengan struktur bisnisnya.

5. Dapatkan Lisensi dan Lokasi

Dapatkan Dokumen Pendukung Untuk Memulai Bisnis
Dapatkan Dokumen Pendukung Untuk Memulai Bisnis

Membangun sebuah bisnis membutuhkan dokumen dan peraturan, tentunya sesuai dengan struktur bisnis yang ingin kamu jalankan.

Memulai bisnis kamu mungkin membutuhkan nomor identifikasi, dan beberapa dokumen tambahan seperti lisensi pajak penjualan, ijin bangunan, lokasi dan lainnya.

Setelah memiliki izin, saatnya kamu membangun kantor. Tentunya perkara ini kembali pada pilihanmu apakah kamu untuk membangun kantor yang seperti apa atau ingin menjalankan bisnis kecil dirumah.

Jika kamu ingin membangun atau menyewa kantor, maka pastikan lokasinya sesuai dengan bisnis yang ingin kamu jalankan. Selebihnya, tentulah macam-macam peralatan yang dibutuhkan untuk bekerja.

6. Siapkan Tim Pendukung Jika Diperlukan

Siapkan Tim Pendukung Jika Diperlukan
Siapkan Tim Pendukung Jika Diperlukan

Luangkan waktu untuk memikirkan apa saja posisi yang perlu di isi apakah itu marketing, administrasi, manajer dan lainnya. Namun jika kamu menjalankan bisnis keluarga, maka duduklah dan bincangkan bersama.

Dan terakhir, jika kamu adalah seorang solo preneur sejati yang menjalankan bisnis sendirian, mungkin yang kamu butuhkan hanyalah dukungan dari orang-orang terdekat.

Tentukan seseorang yang bisa menjadi mentor atau penasehat kamu dalam berbisnis, mungkin dengan menyewa seorang pelatih bisnis atau juga bisa dari keluarga yang lebih berpengalaman.

Seorang mentor sangatlah dibutuhkan karena kamu tidak bisa berjalan sendirian. Bukannya meremehkan tetapi sudah takdirnya bahwa setiap orang membutuhkan nasehat, motivasi dan penyemangat dalam hal apapun.

Baca juga: 7 Tips Memulai Karir Sebagai Freelancer Pemula Yang Sukses

7. Mulai Jalankan dan Dan Lakukan Promosi Secara Berskala

Jalankan Promosi
Jalankan Promosi

Memulai bisnis pada awalnya haruslah diiringi dengan doa dan semangat. Ubah pola pikir dan ganti pola hidupmu. Jadilah bos!

Buat akuntansi atau pembukuan secara detail untuk memahami keuangan yang keluar dan masuk. Nah, untuk pemasaran kamu bisa memulai dengan mempelajari tiga hal penting tentang promosi berikut:

  • Rencana Pemasaran: Mulai promosi kamu dengan melakukan riset pasar, menulis proposisi penjualan unik, persempit target/ sesuaikan dengan usia dan zonasi lalu perluas penawaran dengan layanan.
  • Materi Pemasaran: Buat kartu bisnis, brosur dan hadiri acara-acara penting berkaitan dengan bisnis.
  • Iklan: Sisihkan uang untuk membuat modal di radio, televisi, situs website, maupun media sosial.

Selain tiga cara diatas, kamu juga bisa melakukan promosi dengan membuat halaman di facebook atas nama bisnis kamu, membuat akun instragram untuk memperluas jaringan atau membuat video-video sendiri tentang kelebihan produk/layanan yang kamu berikan.

Kesimpulan

Menjadi sukses tidak akan terjadi dalam satu malam. Jangan mengharapkan keajaiban tetapi berusahalah. Saat menjalankan bisnis, jadikanlah hal itu seperti harapan terakhirmu meskipun kamu tahu banyak cara lain untuk sukses. Dan ingat, satu hal yang paling memengaruhi keberhasilan adalah pola pikir!

Baca juga : 7 Mindset Negatif Yang Harus Kamu Hilangkan Dalam Hidup

Demikianlah 7 langkah jitu dalam memulai bisnis bagi pemula. Semoga bermanfaat!

Ilham Damanik
Aku merasa seperti seorang penulis Read Full Profile