in

Menangis Saat Tidur, Ternyata Ini Penyebabnya!

Tidur harusnya menjadi momen yang menenangkan untuk bisa mengistirahatkan tubuh dan mengisi tenaga kembali untuk melakukan aktivitas selanjutnya. Namun pada kenyataannya ada banyak orang yang mengalami gangguan dalam tidurnya. Salah satunya adanya kondisi menangis saat tidur.

Perlu diketahui bahwa ada kalanya kondisi fisik dan psikologismu berpengaruh pada kualitas tidurmu. Menangis saat tidur merupakan salah satu pengaruh yang disebabkan oleh kondisi fisik dan psikologis yang kurang baik.

Tidak hanya terjadi pada anak kecil saja, menangis saat tidur juga bisa terjadi pada orang dewasa. Penyebabnya pun beragam, mulai dari mimpi buruk sampai pengaruh kondisi hati yang tidak sedang baik-baik saja.

Bagi kamu yang masih belum tahu apa saja yang menjadi penyebab tangisanmu saat tidur, berikut 7 penyebab yang mungkin terjadi pada dirimu.

1. Trauma

Trauma Masa Lalu
Trauma Masa Lalu

Tangisan yang keluar saat kamu tidur adalah sebuah bentuk kejujuran mental. Apa yang kamu rasakan tidak bisa sepenuhnya kamu sembunyikan. Ada kalanya luka yang masih tersisa kembali terbuka.

Mungkin sebelumnya ada hal-hal yang membuat traumamu kembali. Ada hal-hal yang membuatmu teringat akan luka yang pernah kamu rasakan. Pengalaman buruk yang sebenarnya ingin kamu kubur dalam. Namun, tidak bisa kamu hapus sepenuhnya.

Untuk mengatasi kondisi semacam ini, ada baiknya kamu konsultasi pada psikolog. Penyembuhan trauma sangat diperlukan untuk membentuk mental yang lebih baik ke depannya.

Jika saat ini traumamu bisa mengganggu kualitas tidurmu, ada peluang trauma tersebut dapat membawa dampak yang lebih buruk lagi pada kehidupanmu.

Baca Juga : 8 Cara Mengatasi Trust Issues Dalam Hubungan

2. Depresi

Gejala Depresi
Gejala Depresi

Depresi merupakan kondisi dimana kamu sendiri bahkan kurang memahami apa yang menjadi penyebab dari kesedihan atau kegusaranmu. Depresi diikuti dengan kondisi perasaan yang sulit diidentifikasi dan memiliki kecenderungan bertahan dalam jangka waktu yang lama.

Selain menangis saat tidur, apakah kamu mengalami perubahan pola tidur dan makan yang cukup ekstrem, lebih suka menyendiri, atau seringkali menangis tanpa alasan yang jelas? Jika kamu mengalaminya, kemungkinan besar tangisanmu saat tidur disebabkan oleh depresi yang sedang kamu alami.

Baca Juga : 7 Penyebab Anak Milenial Rawan Alami Depresi di Tempat Kerja

3. Mimpi Buruk

Mimpi Buruk
Mimpi Buruk

Sadarkah kamu bahwa terkadang mimpi yang ada dalam tidurmu membawa emosi tertentu. Emosi negatif yang terlalu kuat dapat menyebabkan tangisan yang terbawa sampai pada kehidupan nyata.

Mungkin saja kamu pernah memimpikan orang yang sangat kamu rindukan, akan tetapi kamu dan dia sudah ada di dunia yang berbeda. Atau mungkin dalam mimpimu kamu melihat orang yang kamu cintai terluka atau melukaimu dengan kejam. Mimpi-mimpi semacam itulah yang dapat membawa emosi yang kuat sehingga terbawa pada dunia nyata.

Jadi, jika kamu menyadari bahwa airmatamu mengalir saat kamu dalam kondisi tidur, coba ingat kembali mimpi apa yang kamu lihat dalam tidurmu. Tangisanmu mungkin merupakan efek yang disebabkan oleh mimpi yang membuatmu sedih atau takut.

Baca Juga : Kenapa Kita Bermimpi? Inilah Jenis dan Tingkatan Mimpi Manusia

4. Gangguan Kecemasan

Gangguan Kecemasan
Gangguan Kecemasan

Gangguan kecemasan atau anxiety disorder termasuk kategori mental disorder yang rawan dimiliki oleh setiap orang. Ada banyak efek yang disebabkan oleh gangguan kecemasan ini, salah satunya adalah menangis saat tidur.

Adanya perasaan cemas yang tidak bisa dikendalikan dengan baik membuat alam bawah sadarmu menunjukkan reaksi fisik berupa tangisan saat sedang tidur. Saat kamu terbangun, airmatamu pun sudah jatuh tanpa kamu ketahui secara pasti apa yang sudah terjadi.

Baca JugaKenali Jenis Gangguan Kecemasan Dan Cara Penanganannya

5. Stress Karena Beban Pekerjaan atau Masalah Keluarga

Gangguan Stress
Gangguan Stress

Tidak ada satu pun manusia di dunia ini yang tidak pernah memiliki masalah. Hal tersebut juga berlaku bagimu. Coba ingat kembali, apakah akhir-akhir ini ada banyak beban yang membuatmu merasa stres?

Apakah bebanmu di tempat kerja terlalu banyak? Apakah hubunganmu dengan keluarga sedang ada masalah? Jika iya, kemungkinan penyebab kamu menangis saat tidur adalah stres karena beban pekerjaan atau masalah keluarga yang sedang kamu hadapi.

Ketahuilah bahwa masalah-masalah yang kamu hadapi berpeluang menjadi penyebab kamu menangis saat tidur. Besarnya tekanan yang kamu miliki membuat fisik dan mentalmu dalam keadaan yang lemah.

Kamu bisa saja menyembunyikan semua masalahmu saat kamu sedang dalam kondisi sadar atau terbangun. Namun, kamu tidak selalu bisa melakukan hal yang sama saat kamu dalam kondisi tertidur.

Baca Juga : Tes Psikologi Yang Mengukur Tingkat Stress

6. Pseudobulbar Affect (PBA)

Pseudobulbar Affect
Pseudobulbar Affect

PBA atau Pseudobulbar Affect merupakan efek dari kondisi yang berhubungan dengan cedera atau gangguan pada otak dimana hal tersebut memiliki keterikatan dengan pengendalian emosi. Saat tubuhmu menunjukkan amarah, tangisan, maupun tawa yang tidak terkendali, ada kemungkinan kamu mengalami PBA.

Kondisi seperti ini juga bisa terjadi saat kamu sedang tidur. Emosi yang kamu miliki tidak bisa kamu kendalikan.

7. Efek Konsumsi Obat

Efek Obat-obatan
Efek Obat-obatan

Harus kamu pahami bahwa ada beberapa obat tertentu yang memiliki efek yang cukup unpredictable dan aneh. Tangisanmu saat tidur bisa jadi disebabkan oleh obat-obatan yang baru-baru ini kamu konsumsi.

Setiap obat memiliki efeknya masing-masing. Ada baiknya kamu melakukan konsultasi pada doktermu. Terlebih jika efek obat yang kamu konsumsi membuatmu merasa terganggu.

Gimana? Dari 7 penyebab di atas, menurutmu hal apa yang menyebabkan kamu menangis saat tidur? Dengan mengetahui penyebabnya, kamu akan lebih mudah mengatasi kondisi tersebut sehingga kamu tidak mengalami gangguan tidur semacam ini lagi.

Siapa saja dapat mengalami kondisi seperti ini. Akan menjadi hal normal jika kamu mengalaminya satu atau dua kali. Akan tetapi, kamu perlu mulai waspada jika kamu sering terbangun dengan mata yang sudah sembab karena menangis saat tidur.

Jika intensitasmu menangis saat tidur sudah tergolong tidak normal, cepat konsultasikan hal tersebut pada dokter atau psikolog. Kamu bisa mencoba layanan konseling online dari kami disini.

Written by Dina Novia

Language Instructor and Web Content Writer