in

Mencegah Pergaulan Bebas Remaja, Apa Yang Harus Dilakukan?

Mencegah Pergaulan Bebas Remaja

Mencegah pergaulan bebas remaja sekarang ini membutuhkan strategi yang pas. Karena perkembangan teknologi dan zaman yang semakin maju membuat pergaulan pada remaja juga mengalami perubahan yang serba cepat juga.

Remaja juga dituntut untuk dapat lebih melek teknologi. Maka tidak heran jika banyak remaja yang justru salah jalan menggunakan teknologi ini sebagai jalan pintasnya sendiri.

Tanpa adanya pengawasan dan bimbingan dari orang tua atau guru, seorang remaja bisa saja terjebak pada pergaulan yang salah.

Pergaulan bebas ini tidak hanya berlaku pada satu hal yang buruk saja. Tetapi juga mencakup narkoba, seks bebas hingga berteman dengan orang yang salah sehingga kehidupannya juga ikut salah seperti menjadi begal dan lain sebagainya.

Tentunya kita tidak ingin anak-anak menjadi salah jalan bukan.

Jika anak memang penasaran, Anda bisa mengajaknya untuk melihat seperti apa kehidupan asli mereka dari video di internet atau cara apa saja yang memungkinkan.

Namun bagaimana jika rasanya sulit sekali untuk melakukan tindakan pencegahan?.

Maka Anda bisa melangkah ke tahap pertama lebih dahulu.

Misalnya dengan mengetahui apa itu pergaulan bebas. Umumnya pergaulan bebas diartikan sebagai sebuah perilaku atau tindakan yang melampaui batas norma pada masyarakat.

Keberlakuan norma ini meliputi seks di luar nikah, narkoba hingga mengonsumsi alkohol. Hal ini juga dipengaruhi oleh faktor rasa ingin tahu yang kuat dari seorang remaja yang kuat. Karena pada masa ini remaja sedang mengalami proses pencarian jati diri.

Lalu apa yang bisa dilakukan oleh orang tua untuk mencegah pergaulan bebas remaja ini?

Berkomunikasi yang Baik Dengan Anak

Berkomunikasi Dengan Anak
Berkomunikasi Dengan Anak

Komunikasi pastinya tidak pernah luput dari hidup manusia. Tidak terkecuali antara orang tua dengan anak sekalipun. Karena komunikasi ini adalah kunci di mana orang tua bisa memberikan pemahaman, pengetahuan dan juga mengawasi anak sekaligus.

Waktu Anda yang sibuk jika meluangkan waktu pada anak untuk berkomunikasi pastinya anak menjadi senang dan cenderung lebih terbuka pada orang tua.

Anda bisa membiasakannya sejak anak dari masa kecil. Anda dapat membiasakannya dengan berkomunikasi misalnya menanyakan apa saja kegiatannya hari ini. Anda bisa memulai dengan menceritakan lebih dahulu apa yang Anda rasakan dan alami hari ini.

Maka dengan begitu anak akan mudah untuk menirukan cara berkomunikasi yang baik.

Tentunya dengan dibarengi kalimat yang positif, respon emosi yang tepat dan diskusi yang suportif. Tidak ada saling mengintimidasi karena satu kesalahan. Saling mengoreksi dengan cara yang tepat juga akan meningkatkan kelekatan hubungan antara anak dan orang tua lho.

Dengan begitu anak akan terbiasa terbuka dengan Anda. Jika sudah saling terbuka maka Anda akan lebih mudah untuk memberikan diskusi mengenai pergaulan remaja yang harus diwaspadai oleh anak.

Coba Pelajari Juga :

Mengawasi Pergaulan Anak Dengan Tepat

Mengawasi Pergaulan Anak
Mengawasi Pergaulan Anak

Anda bisa mencegah pergaulan bebas remaja dengan cara mengawasinya. Mengawasi bukan berarti mengikutinya secara terus menerus setiap hari 24 jam dalam seminggu ya.

Kasian sekali anak tidak memiliki waktunya sendiri jika seperti itu.

Alih-alih diawasi, yang ada anak akan merasa terkekang. Yang perlu Anda lakukan adalah mengetahui siapa teman-temannya, dan di mana saja dia pergi bermain. Karena jika terlalu posesif anak justru akan lebih memberontak lho.

Bahkan jika memungkinkan, Anda bisa berteman dengan teman dari anak Anda. Caranya? Jadilah pribadi yang menyenangkan dengan sering bergurau dan tidak terkesan menakutkan bagi anak.

Berikan Edukasi Mengenai Seks Sejak Dini

Memberikan Edukasi Kepada Anak Remaja
Memberikan Edukasi Kepada Anak Remaja

Sebenarnya jika edukasi ini dilakukan dengan tepat, maka anak akan dapat memahaminya dengan baik. Yang salah kaprah adalah jika terlalu mentabukan edukasi ini kepada anak.

Anak akan justru merasa penasaran dan mencari tahu sendiri. Tidak jarang anak malah terjerumus ke hal buruk karena tidak memiliki pengetahuan.

Anak remaja yang sedang pubertas sedang masa-masanya naksir lawan jenis dan mencari jati diri.

Jika dibiarkan mencari tahu sendiri dari internet, dikhawatirkan anak justru kebingungan karena saking banyaknya informasi di mana belum tahu kebenarannya.

Untuk itu Anda bisa memberikan pengetahuan mengenai organ reproduksi mulai dari menjaga kesehatan, mengenal lebih dalam dan mencegah adanya penyakit dalam organ reproduksinya.

Dengan begitu akan lebih mudah untuk mencegah pergaulan bebas remaja yang salah.

Membuat Aturan Di Rumah

Membuat Aturan di Rumah
Membuat Aturan di Rumah

Anda juga bisa menerapkan aturan sendiri di rumah yang harus diikuti oleh anak. Namun jangan berlebihan karena anak akan merasa terkekang.

Anda bisa menetapkan jam malam bagi anak untuk pulang setelah bermain atau mengatur waktu keluarga di akhir pekan sebulan sekali.

Berikan alasan yang jelas agar anak dapat memahaminya. Misalnya jika pulang terlalu larut akan berbahaya bagi keselamatannya.

Tidak lupa untuk memberikan reward sesekali jika anak sudah mematuhi aturan tersebut dalam jangka waktu tertentu.

Misalnya tiba-tiba membelikan makanan favorit anak sepulang kerja atau membelikan kebutuhan anak tanpa ia minta. Tentunya ia akan lebih senang berada di rumah dan dekat dengan orang tua.

Kembangkan Minat Dan Bakat Anak

Mencegah Pergaulan Bebas Remaja Dengan Mengembangkan Minat Bakat Anak
Mencegah Pergaulan Bebas Remaja Dengan Mengembangkan Minat Bakat Anak

Masa remaja juga merupakan waktu untuk mencari apa minat dan bakatnya. Mencegah pergaulan bebad remaja dapat dilakukan dengan memberikan dan mendukung minat serta bakatnya.

Perlu diingat agar Anda sebaiknya membebaskan minat dan bakat anak agar ia merasa diberikan kesempatan untuk memilih jalannya sendiri. Setelah memilih biarkan ia membuktikan bahwa ia memang minat ke satu bidang tersebut.

Memiliki aktivitas dapat mencegah pergaulan bebas remaja dengan cara yakni anak untuk membuang waktu sia-sia dan malah salah pergaulan.

Aktivitas seperti olahraga, menari atau bermain musik dapat memenuhi waktunya dengan hal baik dibandingkan melarang anak kesana kesini dan justru merasa terkekang karena memaksakan minat yang Anda sukai, bukan anak sukai.

Tentunya Anda akan memberikan semua yang anak minta untuk mendukung tumbuh kembangnya menjadi lebih baik bukan. Jika anak sudah menemukan minat dan bakatnya, cobalah mendukungnya dengan memberikan les atau fasilitas penunjang agar anak dapat mencapai mimpinya.

Jadi anak bisa paham bahwa pentingnya memiliki aktivitas ini nantinya dapat menjadi bekal hidup yang bermakna. Mengapa tidak, saat ini saja sudah banyak sebuah hobi yang dapat mendatangkan rejeki lho jika ditekuni.

Coba Pelajari Juga : 5 Cara Sederhana Menggali Minat Dan Bakat Anak Sejak Dini

Misalnya jika anak hobi menari, siapa tahu nantinya ia bisa menjadi penari profesional yang terkenal seperti Eko Supriyanto yang merupakan penari terkenal. Atau hobi anak menekuni desain baju, siapa tahu nantinya ia akan menjadi desainer terkemuka dunia.

Tidak ada yang tahu seperti apa nantinya anak-anak ke depan. Yang harus diketahui adalah memberikan edukasi yang dibutuhkan dengan cara yang tepat sebaik-baiknya agar setidaknya Anda tahu bahwa anak sudah mampu untuk menyadari mana yang benar dan mana yang salah.

Mencegah pergaulan bebas remaja memang rasanya sulit namun tidak percuma untuk dilakukan. Kuncinya adalah membangun kelekatan dengan anak sejak dini agar ia terbuka dengan orang tua.

Written by Rima Mustika

Adult clinical psychologist at Golife.id, art enthusiast. A traditional dancer who can't live without coffee.