in ,

6 Cara Mengatasi Keraguan Hati Agar Tidak Menyesal Kemudian

Mengatasi Keraguan

Keraguan hati adalah masalah besar, sebab kita tidak bisa hidup dalam keraguan. Dengan kata lain, keraguan menghalangi kita untuk melangkah maju tapi di waktu yang sama juga menghalangi kita untuk mundur.

Keraguan kerap membuat kita menjadi dilema dalam hidup, membuat kita tidak harus bagaimana dan menjadi seperti ombak yang terombang-ambing dilautan. Keraguan diri juga menjauhkan kita dari peluang, membuat kita terpaksa harus kehilangan kesempatan.

Sudah banyak sekali penyesalan yang muncul akibat keraguan. Ketika seseorang ragu dan memaksa dirinya untuk maju melawan intuisinya, namun akhirnya menyesal karena keputusan yang diambil kurang tepat.

Maka agar kamu tidak menyesal di kemudian hari, baca sampai habis artikel tentang cara mengatasi keraguan hati ini!

1. Keluar Dari Zona Nyaman

Keluar Dari Zona Nyaman
Keluar Dari Zona Nyaman

Kita semua lemah, tidak mungkin kita bisa berpikir jernih setiap waktu, tidak mungkin kita selalu bisa mengambil keputusan yang tepat setiap saat. Terlebih kita semua masih berproses, dengan kata lain kita belum mengalami semuanya dalam hidup.

Hal-hal yang belum kita alami pastinya menimbulkan ketakutan dan keraguan sebab kita belum memiliki pengetahuan disana, namun jika kita hanya bertahan tanpa mengambil keputusan maka selamanya kita tidak akan mendapatkan pengetahuan.

Maka jalan satu-satunya adalah keluar dari zona nyaman kita dan mengambil resiko. Sesekali kita perlu berkorban demi sebuah pengetahuan baru atau pengalaman baru, mungkin mengorbankan gaya hidup lama kita, mengorbankan waktu, pikiran dan tenaga.

Kadang-kadang kita tak bisa terlalu lama menunggu hati untuk yakin, sebab jika kita menunggu bisa jadi kita malah terjebak di zona keraguan. Maka dari itu, cobalah pikirkan apa resikonya lalu melangkahlah meskipun kamu masih ragu.

2. Mengamati Setiap Hal yang Muncul Dalam Diri

Mengamati Diri
Mengamati Diri

Keraguan merupakan masalah yang ada di dalam diri kita, bukan diluar. Maka jangan mencari jawabannya di luar, carilah di dalam diri masing-masing. Temukan tempat sepi dan merenunglah, hanya dengan begitu kamu bisa mendapatkan jawaban yang tepat.

Tutup matamu, tarik napas dalam-dalam dan amati setiap pikiran yang muncul. Amati juga bagaimana perasaanmu, apakah negatif atau positif? Nah, di dalam perasaan itu amati lagi apakah kamu lebih sering fokus pada pikiran negatif atau positif?

Jika kamu lebi fokus pada pikiran negatif, maka wajar saja kamu merasa ragu sebab pikiran negatif adalah sarangnya segala ketakutan. Sementara ketakutan hanya akan kalah oleh cinta, dan kita tahu cinta merupakan energi yang positif.

Maka munculkanlah energi cinta dalam dirimu, buat dirimu rileks dengan perasaan itu dan tak lama lagi kamu akan segera mendapatkan jawaban dari dalam dirimu sendiri. Dengan sendirinya kamu akan yakin untuk mengambil keputusan tanpa keraguan lagi,

3. Tumbangkan Alasan yang Membuatmu Ragu

Mamatahkan Keraguan
Mamatahkan Keraguan

Sebenarnya keraguan keraguan itu manusiawi, namun yang membuatnya menjadi masalah besar adalah alasan yang ada dibelakangnya. Artinya, untuk mengatasi keraguan kita perlu mengalahkan alasan yang membuat kita ragu.

Namun sebelumnya coba pikirkan apakah keraguanmu beralasan? Sebab tidak semua keraguan itu memiliki alasan yang jelas. Selanjutnya jika kamu memiliki alasan dari keraguan, maka sekarang kamu harus mengumpulkan alasan yang membuatmu yakin.

Coba pikirkan hal-hal baik yang terjadi jika kamu mengatakan iya untuk mengambil keputusan itu, coba pikirkan kemungkinan tak terbatas yang bisa saja membawa peluang emas dalam hidupmu, dan temukan satu saja alasan yang kuat mengapa kamu harus yakin.

Sementara jika keraguanmu tidak beralasan, itu artinya kamu meyakini perasaan sebagai kebenaran. Tentunya hal itu merupakan suatu kekeliruan. Suatu pengetahuan saja belum tentu menjadi kebenaran, apalagi hanya sebentuk perasaan.

Coba pikirkan lagi darimana asal keraguanmu itu? Apakah itu hanya karena omongan orang? Jika iya, kamu harus bisa memberi alasan kepada dirimu sendiri untuk mengalahkan keraguan itu.

4. Belajar Lebih Banyak

Mencari Tahu Lebih
Mencari Tahu Lebih

Seperti yang sudah-sudah, saat hatimu ragu akan sesuatu, mungkin kamu belum memiliki cukup pengetahuan sehingga sulit untuk yakin. Maka tak ada gunanya juga jika kamu memaksa meyakinkan diri sendiri tanpa pengetahuan yang pasti, bisa jadi kamu akan semakin tersesat.

Jika hal ini yang terjadi, tentu saja tak ada cara lain kecuali belajar lebih banyak. Cobalah membaca buku atau artikel tentang-tentang hal yang membuatmu ragu, carilah ilmu sebanyak mungkin dan otomatis pikiranmu berubah menjadi yakin.

Intinya jangan menjadi orang bodoh yang percaya diri. Keraguan bukanlah kelemahan, keraguan adalah jalan menuju kebenaran yang hakiki. Namun tak ada jalan yang lebih mengantarkanmu pada keindahan kecuali memiliki ilmu atau mengalaminya sendiri.

Biarkanlah dirimu bertumbuh seiring waktu, artinya jangan pula terlalu terburu-buru untuk segera mengatasi keraguanmu. Ingat bahwa kita semua sedang berproses, teruslah belajar dan belajar, nanti waktu akan menjawab semuanya.

5. Cari Bantuan

Mencari Mentoring
Mencari Mentoring

Jika belajar membutuhkan proses yang terlalu lama bagimu, terlalu memakan waktu bagimu sementara kamu butuh mengambil keputusan sesegera mungkin,, maka tak ada jalan lain kecuali mencari bantuan.

Temukanlah tempat dimana kamu bisa menuangkan segala keraguanmu dengan aman dan mendapatkan solusinya. Kepada apapun dan siapapun itu, pada intinya segeralah mencari bantuan.

Kamu mungkin bisa mengunjungi forum-forum yang berkaitan dengan keraguanmu atau kamu mungkin juga bisa mencari guru atau orang tua yang bisa membimbingmu. Namun cara yang satu ini resikonya adalah kamu akan kehilangan dirimu sendiri.

Dengan kata lain, mungkin di depan nanti jika mengalami masalah keraguan lagi, kamu akan mencari jawabannya dari luar lagi bukan dari dalam dirimu. Alangkah baiknya jika kamu mau belajar mandiri untuk mengatasi keraguanmu sendiri dengan caramu sendiri.

6. Singkirkan Sifat Perfeksionis

Terlalu Perfeksionis
Terlalu Perfeksionis

Kadang-kadang keraguan muncul bukan karena masalahnya, tetapi dari sifat bawaan seseorang yaitu perfeksionis atau mengejar kesempurnaan. Apakah kamu termasuk orang yang perfeksionis?

Jika iya, maka dengan tidak nyaman kamu harus berusaha menyingkirkan sifat perfeksionis itu. Belajarlah menerima ketidakpastian, belajarlah menerima kegagalan, dan belajarlah menerima hidup sebagaimana adanya.

Jika kamu merasakan hal ini, coba pelajari 5 Cara Mengubah Sifat Perfeksionis Pada Diri Sendiri.

Jangan berpikir bahwa kehidupan ini berjalan sesuai keinginanmu. Sifat perfeksionis kadang baik tapi tergantung situasinya. Disaat-saat seperti ini kita perlu menjauh dari sifat itu agar tidak ada penyesalan nantinya.

Kadang-kadang kita terlalu mengejar kesempurnaan sehingga takut untuk mencoba. Kita hanya bermain aman dan tidak pernah berani untuk belajar dari ketidakpastian dan kegagalan.

Baca Juga :