in

6 Cara Ampuh Mengatasi Keraguan Terhadap Pasangan

Mengatasi Keraguan Terhadap Pasangan

Keraguan dalam hubungan pasti akan muncul, tak peduli apakah hubungan itu masih baru atau sudah lama, setiap pasangan pasti memiliki keraguannya masing-masing.

Disaat keraguan itu muncul, mungkin kamu hampir gila memikirkannya, tentang kecemasan dan kegelisahan mu hingga muncul pikiran-pikiran liar bahwa mungkin pasangan akan meninggalkan kamu?

Lebih parah lagi mungkin keraguanmu itu membawa khayalanmu terbang jauh, membayangkan bahwa mungkin ada seseorang diluar sana yang lebih baik dari pasanganmu sekarang.

Namun satu hal yang perlu diingat adalah keraguan tak baik jika dipendam sendirian, seperti yang mungkin kamu alami bahwa keraguan itu membuat pikiranmu menjadi negatif dan imajinasimu hilang kendali.

Tentunya hal ini menjadi masalah bagi dirimu dan juga pasangan, maka sudah seharusnya untuk segera di selesaikan. Berikut adalah pertanyaan yang harus kamu jawab sendiri untuk mengatasi keraguan terhadap pasangan!

1. Apa yang Kamu Rasakan Saat Berada Di Dekatnya?

Keraguan itu muncul dari dirimu sendiri, maka jangan berusaha mengubah keadaan yang ada diluar. Lihat saja ke dalam dirimu sendiri sebab jawabannya ada di dalam sana, hatimu.

Jadi cobalah lihat ke dalam dirimu sendiri saat bersama pasangan. Duduklah dan diam saja, perhatikan ke dalam, rasakan apa yang terjadi di dalam tubuhmu dari kepala sampai kaki.

Apakah kamu merasa nyaman? Apakah kamu ingin cepat-cepat meninggalkan pertemuan itu? Apakah kamu bahagia? Atau tidak bahagia?

Jika kamu masih merasa nyaman-nyaman saja saat berada di dekatnya, mungkin keraguan yang di hatimu masih belum cukup kuat. Artinya, keraguan itu akan hilang dengan mudah.

Sementara jika di dekatnya saja kamu sudah merasa tak nyaman, maka hubungan ini pasti akan sulit untuk dilanjutkan.

Mungkin kamu suka:

2.  Apakah Aspek Emosional dan Spiritual  Kamu Tumbuh Seiring Menjalin Hubungan Dengannya?

Coba lihat kembali ke masa lalu di mana kamu pertama kali mengenalnya, lihat juga bagaimana dirimu waktu saat pertama bertemu dengannya, lalu bandingkan dengan dirimu yang sekarang dan lihat perbedaannya.

Apakah bersamanya kamu merasa bertumbuh ke arah yang positif? Apakah sejak bersamanya kamu mengalami pertumbuhan dalam aspek emosional dan spiritual? Atau justru dia tak mempunyai peran penting dalam tumbuh kembangmu.

Ketika seseorang bisa membuat kita nyaman dan berubah ke arah yang lebih baik, tentunya kita yakin untuk melanjutkan hubungan itu ke arah yang lebih serius. Di dalam hati kita juga yakin bahwa dia mencintai kita, meskipun hanya dia yang tahu apa yang ia rasakan.

Maka sangat penting untuk melihat kebelakang lagi dan mencari tahu seberapa besar dampak kehadirannya di dalam hidupmu.

3. Bisakah Kamu Menjadi Diri Sendiri Saat Bersamanya?

Apa yang kita anggap keraguan terhadap pasangan terkadang bukan, ya, kita salah menamai perasaan kita sendiri. Sebab bukannya ragu, namun justru kita hanya tidak bahagia.

Sementara ketidakbahagiaan itu muncul karena kita tidak berani menjadi diri sendiri. Pertanyaannya adalah sudah berapa lama kamu menjalin hubungan dengan pasangan dan kira-kira sudah berapa dalam ia mengenal kamu?

Namun dia tidak mungkin mengenalmu jika kamu tidak menjadi diri sendiri. Sementara kamu tahu bahwa selama ini yang kamu tunjukkan adalah kepalsuan dan kamu benar-benar tidak bahagia dengan semua ini. Benarkah begitu?

Jika hal ini yang terjadi, sekarang saatnya untuk menunjukkan siapa dirimu yang sebenarnya, jika ia mau menerima, lanjutkan namun jika ia menolak, artinya kamu harus mencari yang lain. Pada intinya, tetaplah menjadi diri sendiri.

4. Apa yang Sebenarnya Kamu Inginkan Dari Pasangan?

Kadang-kadang kita berpikir bahwa hubungan itu sangat rumit, tapi ternyata pikiran kita saja yang rumit. Sebab kebanyakan orang tidak bisa menjawab ketika ditanya apa yang ia inginkan dari pasangan.

Maka apa yang menjadi keraguanmu sebenarnya mungkin saja muncul dari ketidakjelasanmu tentang apa yang kamu mau dari pasangan. Dengan kata lain, kamu ingin melakukan apa dengannya? Kamu ingin memiliki hidup yang seperti apa dengannya? Masih tidak jelas?

Jadi cobalah untuk bertanya ke dalam dirimu sendiri tentang apa yang sebenarnya kamu mau. Jangan menyerahkan semuanya kepada pasangan atau kepada takdir, sadarilah bahwa memiliki kuasa untuk menentukan hidupmu ingin seperti apa.

Nah, kadang-kadang masalahnya memang cukup rumit, bahwa keraguan itu sebenarnya hanyalah hati yang tidak memiliki hasrat. Ketika kita sudah tidak memiliki hasrat lagi, maka segalanya akan terasa hambar bukan?

Munculkanlah hasratmu lagi, tuangkan sesendok keinginan di dalam hubunganmu dan keraguan itu akan hilang dengan sendirinya.

5. Apakah Kamu Merasa Dicintai?

Keraguan terhadap pasangan mungkin muncul saat kita melihat sikapnya yang dingin dan tidak pernah menunjukkan kehangatan. Sikap seperti ini tentu membuat kita merasa tidak dicintai oleh pasangan dan keraguan pun muncul.

Jika masalahnya begini, cobalah untuk mengetes perasaan cinta pasanganmu. Cari tahu apakah ia benar-benar mencintaimu atau tidak dengan melakukan beberapa tes.

Setelah beberapa tes itu menjawab pertanyaanmu, maka selanjutnya pilihan untuk melanjutkan hubungan atau tidak mutlak ada di tanganmu.

Mungkin kamu suka :

6. Apakah Kamu Takut Kesepian?

Mungkin hubunganmu sudah berjalan cukup lama dan terlalu berat untuk ditinggalkan melihat begitu banyak kenangan manis-asem-pahit yang ada di dalamnya. Sementara keraguan itu muncul sebab kamu merasa tidak puas dengan apa yang sudah di jalani.

Cobalah jujur pada diri sendiri, mana perasaan yang paling banyak kamu alami selama menjalin hubungan, apakah kebahagiaan atau penderitaan?

Jika kamu lebih banyak menderita, mungkin hubungan yang selama ini kamu jalani bertahan hanya karena merasa takut kesepian. Takut bahwa tidak ada lagi yang mau menerima kamu dan takut harus memulai dari awal lagi dengan orang baru.

Bersikap jujur kepada dirimu sendiri akan membantu kamu menemukan solusinya. Jika kamu merasa tersiksa dalam hubungan itu, maka akhiri saja, jangan dipaksakan, setidaknya kamu sudah berjuang selama ini untuk mempertahankannya.

Akhir Kata

Sekarang kita kembali pada fokus masalahnya, yaitu mengatasi keraguan terhadap pasangan, jadi disini kita tidak sedang berbicara tentang cara menyelamatkan hubungan yang berada di ujung tanduk.

Artinya, fokuslah pada permasalahan yang sedang terjadi, perkara apakah hubungan itu berakhir atau berlanjut tak perlu dipikirkan, sebab apa yang harus kita temukan disini adalah jalan terbaik.