in , ,

Cara Ampuh Menghilangkan Beban Pikiran Dengan Mudah

Cara Menghilangkan Beban Pikiran
Cara Menghilangkan Beban Pikiran

Beban pikiran tentunya merupakan hal yang paling umum dialami semua orang. Beranjak dewasa kita mulai memikirkan banyak hal dalam kehidupan sehingga menyebabkan tekanan dari dalam diri.

Di usia dewasa pada umumnya orang-orang akan mulai memikirkan tujuan hidup juga tentang segala hal yang dibutuhkan untuk melanjutkan hidup dan kebahagiaan.

Tetapi jalan untuk mencapai tujuan itu tidak selalu mulus dan inilah yang terjadi sekarang. Bagaimana cara kita untuk menghadapi semua ini? Apa yang harus dilakukan agar kita lebih mudah menjalani hidup?

Berikut 5 Cara Menghilangkan Beban Pikiran Agar Lebih Mudah Menjalani Hidup.

1. Bercerita Kepada Teman, Keluarga atau Pasangan

Bercerita Kepada Teman
Bercerita Kepada Teman

Jika sebuah gelas diisi air terus menerus maka gelas tersebut akan penuh bahkan tumpah. Sama halnya seperti kamu memasukkan beban hidup ke dalam pikiranmu sampai tidak mampu untuk menanggungnya sendirian.

Maka dari itu kita perlu membagikannya kepada orang-orang terdekat dan terpercaya, ceritakan masalahmu dan mintalah pendapat mereka.

Terkadang ketika kita berpikir sendirian sepertinya sulit sekali untuk menemukan ide, tetapi ketika berbincang dengan orang lain tiba-tiba muncul ide yang membuat hati terasa lega.

Atau jika kamu tidak memiliki satu orang pun di dunia ini yang bisa dipercaya, maka cara satu-satunya adalah menghubungkan diri kepada Tuhan.

Teman adalah salah satu support system yang harus kamu miliki saat berada didalam situasi yang menyulitkan. Pelajari juga Inilah Pentingnya Support System Dalam Melewati Masa Sulit

2. Ubah Cara Berpikirmu

Ubah Cara Berpikirmu
Ubah Cara Berpikirmu

Pikiran sama halnya seperti anggota tubuh kita lainnya yaitu tangan, kaki, kepala dan lainnya. Anggota tubuh ini tentunya ada dalam kendali kita sendiri dan bisa diarahkan sesuka hati.

Saat kamu ingin menggerakkan tangan untuk mengambil sesuatu maka kamu tinggal mengambilnya dengan tanganmu, tetapi saat kamu ingin tanganmu diam, maka ia akan diam.

Bukankah begitu?

Dalam banyak hal tentunya kita bisa menggunakan tangan untuk melakukan hal-hal buruk dan hal-hal baik. Begitu juga dengan pikiran, jika kita menggunakannya untuk berpikir negatif maka jadilah kita orang yang negatif.

Jika kita berpikir hidup ini penuh dengan beban yang berat, maka hidup kita penuh dengan beban.

Cobalah untuk mengubah persepsimu tentang banyak hal yang menjadi masalah. Semisal, jika kamu menganggap tugas-tugasmu adalah masalah, maka mulai sekarang anggaplah hal itu sebagai hal yang lucu.

Ini awalnya mungkin akan terasa aneh, tetapi jika kamu terus membiasakannya maka tak ada lagi beban pikiran yang hinggap dalam kepalamu.

3. Buat Tubuhmu Merasa Enak

Buat Tubuh Merasa Enak
Buat Tubuh Merasa Enak

Ketika stress menyerang dan beban hidup terasa berada di pundak, maka saat itu tubuh kita secara otomatis akan bereaksi. Biasanya akan terasa seperti pegal-pegal, sesak di dada, sakit kepala dan sulit untuk konsentrasi.

Jika hal ini terjadi pada dirimu, maka hal yang perlu kamu lakukan adalah mencari sesuatu yang bisa membuat tubuhmu merasa rileks.

Ada banyak hal indah dan menyenangkan di dunia ini, tetapi tidak semuanya berdampak positif pada diri kita.

Sebagian orang berpikir untuk mencari kesenangan dengan melakukan belanja kompulsif saat dirinya stress, ya, itu menyenangkan tetapi bisa berdampak negatif pada mental kita.

Sementara beberapa hal yang bisa membuat hati senang, tubuh rileks tapi tetap berdampak positif adalah olahraga, meditasi, dan menikmati beberapa makanan moodbooster.

Jika cara-cara ini tidak berhasil juga, maka artinya beban pikiranmu sudah cukup parah atau mungkin sudah mendekati gejala depresi.

4. Mengkonsumsi Pengetahuan Baru Kedalam Pikiran

Mengkonsumsi Pengetahuan Baru
Mengkonsumsi Pengetahuan Baru

Kita merasa dipenuhi dengan beban yang berat, tetapi sebenarnya tidak. Kita merasa hidup ini sulit, tetapi sebenarnya mudah. Kebenarannya adalah kita hanya kurang memiliki pengetahuan.

Saat suatu permasalahan datang, maka otak kita akan berusaha mencari cara untuk menyelesaikannya. Namun setelah berhari-hari bahkan berminggu-minggu masih saja tidak menemukan solusinya.

Hal ini dikarenakan cara berpikir yang mengandalkan memori dari masa lalu. Semisal, kamu tidak pernah belajar melukis, lalu tiba-tiba kamu disuruh melukis.

Di situasi seperti ini maka biasanya orang-orang akan berkata “Tidak, aku tidak pandai melukis” atau kemungkinannya adalah melukis dengan asal-asalan saja.

Penyebabnya tentu saja karena di dalam memori otak kita tidak ada data tentang cara-cara melukis yang benar.

Begitu juga dengan kondisi yang kamu alami saat ini, jika kamu merasa kesulitan dan buntu dalam memikirkannya. maka solusinya tidak lain adalah mempelajari pengetahuan baru.

Kepala akan terasa seperti mau pecah dan stress akan terus meningkat jika kita memaksakan diri untuk memikirkan permasalahan hidup tanpa pengetahuan yang benar.

Jika kita memiliki pengetahuan dan pemahaman yang benar, maka beban pikiran akan hilang dengan sendirinya.

5. Bersyukur dan Merasa Cukup

Bersyukur
Bersyukur

Penyebab orang-orang tidak bahagia, penyebab orang-orang merasa hidup dan pikirannya penuh beban, penyebab semua masalah dalam kehidupan adalah ketika kenyataan tidak berjalan sesuai keinginan.

Katakanlah kamu memiliki pasangan. Bahkan kamu akan merasa tidak bahagia jika dia melakukan hal-hal yang tidak kamu inginkan.

Begitu pula dalam hidup, ketika kamu merasa hidup tidak berjalan seperti keinginanmu maka kamu akan merasa tidak puas dan terbebani.

Cara mengatasi hal ini agar tidak menjadi beban pikiran adalah bersyukur dan merasa cukup. Lihat sisi baik dari setiap kejadian yang ada, fokuslah disitu saja dan beban pikiran akan hilang.

Bayangkanlah bahwa seolah-olah hidup ini sudah berjalan sesuai dengan apa yang kamu harapkan. Hal ini akan membuat kita tidak merasa terbebani tetapi merasa tercukupi.

6. Temui Dirimu Sendiri dan Ucapkan Terimakasih Sudah Berjuang

Temui Dirimu Sendiri
Temui Dirimu Sendiri

Pastinya kamu pernah mengalami hal-hal sulit di masa lalu dan berhasil melewatinya sehingga sampai di titik ini, sudahkah kamu mengucapkan terimakasih kepada diri sendiri?

Kebanyakan dari kita seringkali mencaci diri sendiri, membenci diri sendiri dan lupa bersyukur di kondisi yang buruk. Namun jangan biarkan permasalahan hidup membuatmu jadi bermusuhan dengan diri sendiri.

Saat pikiran dan hati sudah tidak sejalan, saat itulah hidup akan menjadi beban. Namun jika kita mampu berdamai dengan diri sendiri, menyatukan kembali hubungan dengan diri sendiri maka gunung pun bisa kamu tundukkan.

Kita terlalu banyak memperhatikan hal-hal yang ada diluar, sehingga lupa pentingnya yang ada di dalam yaitu keseimbangan antara perasaan, pikiran dan jiwa. Coba pelajari juga :  7 Cara Mencintai Diri Sendiri, Hidup Hanya Sekali Kamu Berhak Bahagia

Akhir Kata

Apa yang terjadi pada kita hari ini adalah hasil dari apa yang kita perbuat di masa lalu. Apa yang akan terjadi di masa depan adalah hasil dari apa yang kita perbuat hari ini.

Jangan pernah menyalahkan siapapun atas apa yang terjadi pada dirimu, terimalah dan gunakan poin-poin yang sudah tertulis di atas untuk membantumu mengatasi masalah yang ada.

Written by Ilham Damanik

Klik icon instagram jika ingin mengenal saya lebih dekat!