in ,

Sayang Dilewatkan, Inilah 6 Tips Mengoptimalkan Masa Golden Age Anak

Golden Age Anak

Golden age anak merupakan masa-masa penting dalam pertumbuhannya. Usia golden age anak ini di mulai antara 0 hingga 5 tahun. Sepanjang usia ini merupakan tahap tumbuh kembang yang krusial bagi anak baik itu fisik, kognitif maupun behavior anak. Namun masih banyak yang sekiranya melewatkan golden age anak begitu saja tanpa mengetahui pentingnya masa ini.

Selain itu faktor lain sebagai penunjang pertumbuhan anak dalam golden age adalah asupan makanannya. Perlu sekali asupan makanan dan minuman yang sehat bagi anak ketika dalam masa pertumbuhan ini. Karena asupan gizi anak yang didapatkan dari makanan ini penting untuk energi anak ketika beraktivitas.

Dari segi kognitif, golden age anak ini merupakan masa-masa penting untuk merangsang stimulus pada otak anak. Jika semakin banyak stimulasi yang dilakukan maka sistem sarafnya akan semakin berkembang dengan baik. Oleh karena itu, masa ini dikatakan adalah masa penting untuk menstimulus otak manusia pada 1000 hari pertama.

Perhatikan juga lingkungan tempat anak tumbuh. Lingkungan juga menjadi faktor penting untuk diperhatikan pada masa golden age anak. Anda bisa menerapkan lingkungan tempat tinggal yang sehat dan mendukung anak untuk bermain dan belajar yang cukup. Karena lingkungan adalah tempat pertama bagi anak untuk belajar dengan mengamati sekitarnya dan kemudian mencontohnya.

Untuk itu, peran ayah dan ibu dalam keluarga guna mengoptimalkan tumbuh kembang anak ini adalah penting. Lalu apa yang harus dilakukan oleh ayah dan ibu selaku orang tua untuk memaksimalkan golden age anak?

1. Perkembangan Motorik Halus

Perkembangan Motorik Halus
Perkembangan Motorik Halus

Perkembangan motorik merupakan hal yang penting karena berhubungan dengan aktivitas yang dilakukan oleh anak.

Pernahkah anda memperhatikan kegiatan anak-anak di TK atau SD kelas awal?

Jika ya tentu anda pernah melihat kegiatan anak yang lebih banyak membuat karya kerajinan tangan. Hal ini simpel namun memiliki dampak yang besar untuk anak.

Kegiatan seperti mewarnai, mencocok, menulis, meronce, melipat kertas, menggunting hingga menggambar ini merupakan salah satu kegiatan yang dapat merangsang motorik halus anak.

Motorik halus ini akan memengaruhi anak dari segi kecekatan jari anak untuk melakukan aktivitas tersebut. Untuk itu dalam masa golden age anak penting untuk memperhatikan [erkembangan motorik halusnya.

2. Perkembangan Motorik Kasar

Perkembangan Motorik Kasar
Perkembangan Motorik Kasar

Selain motorik halus, pengembangan motorik kasar juga penting untuk diperhatikan. Perkembangan ini juga ada hubungannya dengan aktivitas sehari-hari anak hingga dewasa.

Jika anda atau pihak sekolah mengadakan aktivitas seperti berenang, berolahraga yang membutuhkan gerakan melompat, berlari dan sebagainya hingga kegiatan ekstrakurikuler, ini membutuhkan kemampuan motorik kasar anak.

Pada masa golden age anak perkembanga motorik kasar ini penting untuk diperhatikan oleh orang tua dan distimulasi sejak dini agar anak dapat berkembang secara optimal.

Karena motorik kasar ini berperan untuk mengendalikan otot-otot besar dalam tubuh anak yang penting untuk aktivitas harian.

3. Perkembangan Kognitif

Perkembangan Kognitif
Perkembangan Kognitif

Kognitif adalah suatu konstruksi proses berpikir dalam diri seseorang. Tentunya sebagai manusia kita akan tetap memerlukan proses berpikir selama hidupnya.

Untuk itu perkembangan kognitif ini juga penting untuk diperhatikan oleh orang tua. Mengembangkan kognitif pada anak dapat dilakukan oleh orang tua sejak dini dengan cara yang cukup mudah.

Pada masa golden age anak, perkembangan kognitif ini digunakan oleh proses berpikir untuk mengelompokkan sesuatu yang terlihat dan terasa dari panca indera anak.

Misalnya dengan mengajak anak berjalan-jalan ke tempat yang berhubungan dengan edukasi. Kebun binatang atau museum contohnya. Atau bisa juga mengajak anak mendatangi tempat baru yang ia belum pernah kesana.

Selanjutnya mintalah anak untuk menceritakan apa yang ia lihat, apa yang ia rasakan ketika mengunjungi tempat tersebut.

Maka anda akan mendapatkan insight bahwa anak telah menangkap dan memproses semua yang dilihat dan dirasakannya dengan baik atau tidak. Hal ini penting untuk melatih anak berpikir logis, meningkatkan kemampuan berbahasa dan menyesuaikan perilaku dengan lingkungannya.

4. Kenali Potensi Anak

Mengetahui Potensi Anak
Mengetahui Potensi Anak

Untuk memaksimalkan tumbuh kembang pada masa golden age anak anda bisa melakukannya dengan mengenali potensi anak. Potensi pada anak ini bermacam-macam dan tiap anak memiliki keunikannya masing-masing.

Anda hanya harus menemukan yang tepat dan sesuai dengan diri anak anda. Potensi anak bisa dilihat dari beberapa kemampuan yakni linguistic, musical, logical, body kinesthetic, visual spasial, interpersonal, natural dan juga moral.

Linguistic terkait dengan bahasa, penulisan dan komunikasi, musical jika anak anda tertarik pada dunia musik, logical merupakan ketertarikan akan aritmetik, body kinesthetic pada aktivitas olahraga fisik, visual spasial adalah berpikir sistematis, interpersonal adalah kemampuan untuk memahami orang lain dan lingkungannya, natural adalah kemampuan dengan cinta pada alam dan moral adalah kemampuan untuk mengendalikan emosi.

5. Mendukung Potensi Anak

Mendukung Potensi Anak
Mendukung Potensi Anak

Masa golden age anak dapat didukung dengan mendukung potensinya. Orang tua yang memahami akan pentingnya potensi anak pada masa ini dapat mendukungnya dengan membantu mengarahkan anak pada potensi yang tepat.

Sesuai dengan berbagai macam potensi anak pada poin sebelumnya, anda bisa mengenalkan potensi-potensi tersebut pada anak secara langsung.

Kemudian anda bisa mengobservasi mana yang lebih cocok dan mana yang lebih tepat dan disukai oleh anak anda.

Jika sudah menemukan mana yang lebih cocok untuk anak, anda dapat mendukungnya dengan penuh tanpa perlu memaksa anak untuk menjadi yang anda inginkan.

Potensi ini tidak hanya satu saja lho.

Pada beberapa anak, mereka memiliki beberapa potensi sekaligus yang jika memang mampu bisa dikembangkan secara bersamaan dan mendulang sukses di semua potensi yang dimilikinya.

Baca Juga : 5 Cara Sederhana Menggali Minat Dan Bakat Anak Sejak Dini.

6. Menangkap Sinyal Gangguan Tumbuh Kembang

Menangkap Sinyal Gangguan Tumbuh Kembang Anak
Menangkap Sinyal Gangguan Tumbuh Kembang Anak

Meski rasanya golden age anak merupakan masa yang tepat untuk menghujaninya dengan dukungan dan segala penunjangnya, anda sebagai orang tua juga tetap harus waspada akan adanya sinyal gangguan tumbuh kembang. Anda dapat melihat adanya gangguan tumbuh kembang pada anak ketika anda berinteraksi dengannya.

Misalnya ketika anda berbicara dengan anak, jika anak menunjukkan adanya kesulitan bicara yang tidak semestinya atau tidak biasanya anda perlu waspada.

Gangguan tumbuh kembang pada masa golden age anak ini meliputi gangguan berbicara, kesulitan berinteraksi sosial, kesulitan menggerakkan tangan untuk memegang suatu benda hingga adanya kesulitan untuk berjalan atau berlari.

Jika ini terjadi maka anda sebaiknya segera menghubungi dokter anak dan psikolog untuk berkonsultasi tentang penanganan yang tepat sebelum terlambat.

Selalu siapkan dokter anak dan psikolog anak yang anda percayai untuk berkonsultasi mengenai tumbuh kembang anak. Sebelum itu, coba baca juga 3 Jenis Tahapan Perkembangan Pada Anak.

Untuk itu perlunya mendukung anak pada masa golden age dimaksudkan agar orang tua paham mengenai kemauan anak sesuai potensinya dan tidak memaksakan anak untuk menuruti keinginan anda.

Mari dukung potensi anak dengan segala kemampuannya agar anak dapat bertumbuh dan berkembang secara maksimal pada masa golden age ini.

Written by Rima Mustika

Adult clinical psychologist, art enthusiast. A traditional dancer who can't live without coffee.