in

7 Dampak Buruk Mengumbar Kebersamaan dengan Pasangan di Media Sosial

Mengumbar Kebersamaan di Media Sosial

Perkembangan teknologi pada zaman sekarang memang tergolong sangat pesat. Kita bisa mencari tahu banyak hal dari media yang sudah tersedia saat ini. Kita pun bisa membagikan apapun di media dengan cara yang tergolong sangat mudah.

Zaman yang semakin berkembang dengan teknologi yang juga mengalami peningkatan, seharusnya diimbangi pula dengan perilaku bijak para pengguna teknologi dalam memanfaatkannya. Namun pada kenyataannya, justru banyak orang yang menyalahgunakan kecanggihan media saat ini.

Berbicara perihal media, kita coba fokuskan pada penggunaan media sosial, baik itu Instagram, Twitter, Facebook, atau media sosial lainnya. Banyak unggahan kemesraan pasangan muda di media sosial tersebut. Padahal jika diteliti kembali, rasanya media sosial tidak seharusnya dijadikan tempat untuk membagikan hal yang sifatnya privasi.

Tentu saja pendapat tentang postingan kemesraan pasangan muda ini menuai pro dan kontra. Ada orang yang mendukung dan ada pula orang yang menyayangkan tindakan tersebut. Lantas, sebenarnya mengumbar kemesraan bersama pasangan di media sosial itu perlu enggak sih?

Wajar jika kamu ingin membagikan kebahagiaan yang kamu miliki bersama pasangan kepada orang lain. Tetapi ada baiknya kamu mempertimbangkan sisi baik dan buruknya. Berikut ini adalah 7 dampak buruk yang bisa kamu alami ketika kamu selalu mengumbar kemesraanmu bersama pasangan di media sosial.

1. Jadi Bahan Gunjingan Orang

hati-hati dengan mulut para netizen. mengunggah potret kebersamaan bersama pasangan di media sosial tentu akan menjadi kesempatan bagi orang-orang yang tidak menyukaimu untuk berbicara buruk tentangmu.

Salah satu objek menarik yang bisa dijadikan bahan gunjingan adalah kebersamaanmu bersama pasangan yang menunjukkan pose mesra. Apalagi jika kamu masih sekadar menjalani hubungan pacaran.

2. Dianggap Sebagai Pasangan yang Alay

Sering memposting kebersamaan bersama pasangan akan membuat orang lain menganggap hubungan tergolong alay atau berlebihan. Bahkan momen seperti belanja bersama atau makan bersama selalu kamu abadikan dalam potret yang kamu unggah di media sosialmu.

Tidak hanya itu, mengunggah potret kebersamaan bersama pasangan juga akan menimbulkan anggapan bahwa kamu berniat untuk pamer. Padahal kamu tidak memiliki niatan seperti itu. Itulah kenapa kamu harus berhati-hati dalam mempergunakan media sosialmu.

3. Privasi yang Harusnya Dijaga Justru Jadi Konsumsi Publik

Pada dasarnya kisah asmaramu adalah privasi yang harus kamu jaga. Kamu tidak bisa sembarangan memposting segala sesuatu yang berhubungan dengan privasimu di media sosial secara terang-terangan.

Bijaklah dalam mempergunakan media sosial yang kamu miliki. Jangan sampai media sosialmu justru mendatangkan banyak boomerang untukmu, termasuk dalam kehidupan asmaramu.

Ada batasan yang harus kamu pahami dalam menggunakan media sosial. Kamu harus bisa memilah, mana yang bisa kamu bagikan di media sosialmu dan mana yang harusnya kamu simpan untuk dirimu sendiri. Jangan asal dalam menggunakan media sosial jika kamu tidak ingin mendapatkan banyak masalah yang bersumber darinya.

4. Rawan Memicu Adanya Rasa Iri dari Orang yang Melihatnya

Tidak semua orang beruntung dalam hal percintaan. Ada banyak orang yang justru harus mengalami pengalaman pahit dalam kisah asmaranya. Saat mereka memiliki masa lalu buruk dan melihat keharmonisan hubunganmu di media sosial, tentu akan muncul rasa iri di dalam hatinya.

Jadi akan lebih baik jika kamu tidak terlalu sering mengunggah potret keharmonisan dalam hubunganmu di media sosial. Tentu saja hal itu untuk menghindari adanya rasa iri dari orang-orang yang melihat postinganmu di media sosial.

5. Hati-hati, Mungkin akan Ada Orang yang Berniat Jadi Orang Ketiga

Sebelumnya sudah dijelaskan tentang dampak buruk berupa timbulnya rasa iri dari orang yang melihat keharmonisan dalam hubunganmu bersama pasangan. Jika sudah seperti itu, kamu harus lebih waspada. Mungkin saja rasa iri itu akan membuat seseorang berniat untuk jadi orang ketiga.

Pasanganmu yang terlihat sempurna tentu saja akan mengundang orang lain berkeinginan untuk ikut memilikinya. Itulah kenapa ada beberapa orang yang menganggap bahwa mengunggah potret keharmonisan dalam hubungan di media sosial justru rawan mendatangkan malapetaka pada akhirnya.

6. Lebih Sering Menerima Pertanyaan “Kapan Nikah?”

Sudah terlihat sangat dekat dengan sang pacar dan sering mengunggah potret kemesraan di media sosial, tentu akan mengundang banyak pertanyaan dari orang-orang yang melihatnya. Kamu harus sudah siap dengan banyaknya orang yang bertanya tentang kapan kamu dan pasanganmu akan membawa hubungan kalian ke jenjang pernikahan.

Kamu tentu sudah tahu pasti bahwa pertanyaan terkait pernikahan adalah hal yang cukup sensitif. Belum lagi jika saat ini kamu masih ingin enjoy dengan hubungan yang kamu jalani bersama pasangan. Kamu masih belum memiliki rencana untuk menikah dalam waktu dekat.

Saran saja sih, jika kamu tidak ingin emosi karena pertanyaan perihal pernikahan, lebih baik kamu tidak terlalu sering mengunggah potret kemesraanmu bersama pasangan. Cukup simpan saja foto atau videomu bersama pasangan untuk dirimu sendiri dan juga pasanganmu.

7. Repot Hapus Postingan Ketika Hubungan Kandas

Akan terlihat manis memang ketika kamu mengumbar kemesraanmu bersama pasangan di media sosial saat masih pacaran. Tapi tidak ada yang bisa menjamin apakah hubunganmu akan langgeng sampai ke jenjang pernikahan.

Jika sampai berakhirnya kamu harus berpisah dengan pasangan, tentu hal itu akan cukup merepotkan. Terbukti pasangan yang mengumbar kemesraan mereka dan ketika mereka berpisah, mereka pun menghapus semua postingan itu di media sosialnya.

Bayangkan saja jika kamu dan pasanganmu mengalami perpisahan pada akhirnya. Tentu akan cukup merepotkan jika kamu tidak ingin menyimpan potret kebersamaanmu bersama sang mantan di media sosial. Belum lagi dengan dengan rasa malu yang mungkin akan kamu rasakan saat itu.

Baca Juga : 

Nah, itulah 7 dampak buruk ketika kamu melempar kisah cintamu di media sosial. Masihkah kamu ingin mengunggah potret kemesraanmu bersama pasangan di media sosial?

Dengan segala dampak buruk yang disebutkan di atas, akan lebih baik jika kamu mencoba lebih fokus dalam menjalani hubungan asmaramu. Cukup jadikan kisah cintamu sebagai konsumsimu pribadi bersama pasangan.

Kisah cintamu adalah bagian dari privasimu. Jadi akan lebih baik jika kamu tidak terlalu mengumbar kisah cintamu di media sosial. Terlebih saat ini kamu masih dalam tahap hubungan yang rentan akan perpisahan.

Written by Dina Novia

Punya hobi travelling dan fotografi. Masih berstatus sebagai mahasiswa jurusan bahasa Indonesia di Malang.