in ,

Alasan Kenapa Mengumbar Kehidupan Pacaran Tak Baik untuk Dilakukan

Alasan Kehidupan Pacaran Tidak Perlu Diumbar
Alasan Kehidupan Pacaran Tidak Perlu Diumbar

Apakah kamu salah satu orang yang setuju dengan cara pacaran yang diumbar atau hanya menyimpan kisahmu dengan pasangan hanya untuk diri kalian sendiri? Pada dasarnya pacaran memang menjadi salah satu tahap untuk saling mengenal satu sama lain sebelum melangkah ke tahap selanjutnya yang lebih serius tentunya.

Pacaran yang diumbar biasanya identik dengan cara pacaran anak remaja yang masih hanya memikirkan “senang-senang” dibanding kehidupan selanjutnya yang mungkin lebih menyeramkan.

Berbeda dengan orang dewasa, akan lebih baik jika menjaga hubungan pacaran yang dijalani tanpa harus mengumbarnya ke media sosial misalnya.

Ada beberapa alasan yang cukup penting kenapa pacaran di usia dewasa akan lebih baik tanpa adanya tindakan untuk mengumbarnya. Karena jika hal itu dilakukan, mungkin saja akan ada hal tak mengenakkan yang kamu dan pasanganmu dapatkan.

Berikut adalah beberapa alasan kenapa kamu tak seharusnya pamer hubunganmu dengan pasangan.

1. Setidaknya Kamu akan Dijauhkan dari Pertanyaan “Kapan Menikah?”

Kamu Akan Terindar Dari Pertanyaan Kapan Menikah
Kamu Akan Terindar Dari Pertanyaan Kapan Menikah

Di usiamu yang sudah cukup dewasa, tentunya kamu akan mulai terbiasa dengan pertanyaan kapan kamu akan menikah dari orang-orang sekitarmu. Terlebih jika mereka tahu bahwa kamu sudah memiliki pasangan.

Biasanya pertanyan kapan menikah justru bukan muncul karena melihat kamu yang santai dengan kehidupanmu sendiri, melainkan karena kamu kerap pamer kemesraan bersama pasanganmu di media sosial.

Tentu saja orang lain bisa dengan bebas melihatnya dan akan muncul pertanyaan dari mereka kapan kalian akan memasuki jenjang yang lebih serius dari sekadar pacaran.

Baca Juga : Sampaikan 5 Pertanyaan ini Sebelum Menjalin Hubungan Yang Serius

2. Ada Banyak Hal Penting Lainnya yang Lebih Bermanfaat untuk Kamu Kerjakan

Ada Hal Penting Lainnya Yang Bisa Kamu Kerjakan
Ada Hal Penting Lainnya Yang Bisa Kamu Kerjakan

Semakin dewasa kamu, pasti ada banyak kesibukan yang kamu miliki. Dibanding hanya memamerkan hubungan asmara saja, akan lebih baik jika kamu juga memanfaatkan waktumu untuk melakukan hal penting lainnya yang lebih bermanfaat.

Kamu harus pandai dalam memilih mana hal yang sepatutnya kamu lakukan dan mana yang harus kamu abaikan. Dalam satu hari saja, kamu hanya memiliki waktu 24 jam, jangan sampai kamu kehilangan kesempatan untuk melakukan suatu hal yang lebih bermanfaat bagimu ke depannya.

Tidak hanya menghabiskan waktu untuk pamer hubungan di media sosial, kamu punya kewajiban lain yang harus kamu lakukan untuk hubunganmu di masa depan.

Dengan fokus pada hal yang bermanfaat dalam hidupmu, secara tidak langsung kamu juga sedang berusaha untuk menyiapkan kehidupan asmara terbaik di masa depanmu.

3. Meminimalisasi Adanya Orang Lain yang Datang untuk Mencampuri Kehidupan Asmaramu

Meminimalisir Campur Tangan Orang Lain Dalam Kehidupan Pribadimu
Meminimalisir Campur Tangan Orang Lain Dalam Kehidupan Pribadimu

Rasa kepo dan keinginan orang lain untuk berkomentar tentang hubungan asmaramu sebenarnya juga dipicu oleh tindakan apa yang sudah kamu lakukan.

Secara tidak langsung dengan menjadikan hubungan asmaramu sebagai konsumsi publik, kamu sudah mempersilakan orang lain untuk ikut campur dalam kehidupan asmaramu bersama pasangan.

Tidak menutup kemungkinan orang yang tak menyukai hubungan kalian, akan menjadikan ajang pamer kemesraanmu di sosial media sebagai bahan untuk menjatuhkanmu dan pasanganmu. Hal ini sudah pasti menjadi ancaman tersendiri bagi keberlangsungan hubungan yang kalian jalani.

4. Mengumbar Kemesraan Menjadi Tanda Kamu Belumlah Dewasa

Tanda Bahwa Kamu Belum Dewasa
Tanda Bahwa Kamu Belum Dewasa

Sudah disebutkan sebelumnya bahwa tindakan mengumbar kemesraan identik dengan cara berpacaran anak remaja yang masih kekanak-kanakan. Sedangkan kamu bukan lagi anak remaja yang pantas untuk melakukan hal tersebut.

Mungkin kamu menganggap dengan memamerkan kemesraan di mata publik, kamu bisa membuat orang lain kagum dengan hubungan yang kalian jalani.

Padahal yang terjadi bisa saja sebaliknya. Bukannya membuat kagum, tindakanmu itu justru bisa membuat orang lain geram dengan tindakan kalian.

5. Hubungan Pacaran yang Kamu Jalani Sudah Seharusnya Menjadi Privasi yang Perlu Kamu Jaga Bersama Pasangan

Kamu Harus Menjaga Privasi Hubungan
Kamu Harus Menjaga Privasi Hubungan

Boleh saja mengabadikan momen kebersamaan yang kamu miliki bersama pasangan. Tapi akan lebih baik jika dokumentasi itu kalian peruntukkan untuk diri kalian sendiri, bukan untuk konsumsi publik.

Sosial media bukan ajang untuk menyimpan segala momen penting dalam kehidupanmu. Kamu harus memilah mana yang bisa kamu publikasikan dan mana yang harus kamu jaga sebagai privasimu bersama pasangan.

Tindakanmu membuka kisah percintaan di media sosial hanya akan memancing orang lain untuk berkomentar. Ingat, tidak semua orang yang ada di dunia maya bisa kamu percaya.

6. Kalau Kamu Putus dengan Pasangan, Kamu Tak Perlu Repot Menghapus Kenangan yang Sudah Kamu Post di Media Sosial

Saat Putus Kamu Tidak Perlu Repot Menghapus Foto Kenangan Tersebut
Saat Putus Kamu Tidak Perlu Repot Menghapus Foto Kenangan Tersebut

Tidak ada yang tahu seperti apa akhir hubungan yang kamu miliki dengan pasanganmu. Tidak ada yang bisa menjamin bahwa pasangan yang menjadi pacar juga akan menjadi pasangan untuk selamanya sampai ajal datang.

Jika akhirnya yang terjadi adalah suatu hal yang buruk, yaitu hubunganmu dengan pasangan kandas di tengah jalan, kamu tak perlu repot untuk menghapus semua jejak hubungan kalian di media sosial.

Baca Juga : Ditinggal Gebetan di Puncak Kasmaran, Ini Yang Harus Kamu Lakukan

Dengan tidak mengunggah segala hal tentang hubungan percintaanmu, kamu akan menghemat lebih banyak waktu tentunya.

7. Cukup Bagikan Hal Indah yang Pantas untuk Diunggah dan di Momen yang Tepat

Cukup Bagikan Foto Kemesraan Di Momen Yang Tepat
Cukup Bagikan Foto Kemesraan Di Momen Yang Tepat

Sekali lagi, pandailah dalam memilih mana yang bisa kamu publikasikan dan mana yang tidak bisa kamu publikasikan. Mengenai hal tentang hubungan yang kamu dan pasanganmu jalani, cukuplah bagikan beberapa hal indah pada momen yang tepat.

Misalnya saat kamu sudah mencapai hubungan ke tahap pernikahan. Momen indah di pernikahanmu tak ada salahnya untuk kamu bagikan pada para pengikutmu di media sosial. Mereka pantas mengetahui kabar bahagia yang kamu miliki dengan pasanganmu.

Ingat ya, lebih bijaklah dalam mengambil keputusan. Kamu sosok yang sudah seharusnya dewasa dalam bertindak. Tidak semua hal yang kamu tahu dan kamu miliki pantas untuk kamu bagikan pada semua orang.

Written by Dina Novia

Lahir dengan hobi travelling dan fotografi. Masih berstatus sebagai mahasiswa jurusan bahasa Indonesia di Malang.