in

Wajib Dicoba, 5 Cara Menjaga Persahabatan Agar Bertahan Lama

Umur kita semakin bertambah dan pelan-pelan teman kita semakin berkurang. Sebab, satu persatu tidak layak lagi untuk disebut teman, terkadang mereka berubah menjadi musuh atau sedikitnya yang awalnya begitu akrab kini malah berubah menjadi sekadar kenalan biasa.

Walaupun, walaupun hanya sedikit teman yang tersisa sekarang, tapi mereka itu orang-orang terbaik yang pastinya banyak berperan dalam hidup kita. Pastinya, banyak juga rasa terimakasih di hati yang tak tersampaikan kepada mereka dan itu membuat kita tak ingin kehilangan mereka.

Tentu ada baiknya jika kita menjaga hubungan baik dengan teman-teman yang seperti mereka, kan? Nah, kalau begitu, langsung saja kita simak 5 tips menjaga hubungan pertemanan agar tetap awet sampai tua!

1. Selalu Luangkan Waktu Untuk Bertemu

Meluangkan Waktu Bertemu
Meluangkan Waktu Bertemu

Beranjak dewasa hidup seakan penuh dengan segala rintangan. Segala pengejaran akan sebuah makna, sebuah mimpi, malah membuat kita menjadi stress dan pelan-pelan berubah menjadi egois. Kita seakan menjadi orang paling sibuk di dunia sehingga tak sempat untuk bercengkrama dengan teman lama.

Namun, tahu kah kamu? Bahwa ada banyak orang yang merasa sepi, lalu menyesal karena tak pernah meluangkan waktu untuk bertemu dengan teman-teman dekatnya. Karena kita terlihat sibuk sendiri, akhirnya teman-teman dekat merasa takut untuk menemui karena tak ingin kehadirannya malah mengganggu hidup kita.

Ya, kamu berhak mengejar mimpimu. Kamu berhak mendapatkan apa yang kamu cita-citakan sejak dulu. Tapi, kesepian adalah hal yang buruk. Izinkan teman-teman mu mendukung kamu untuk mewujudkan semua mimpi-mimpi itu.

Biarkan pertemuan tetap terjalin, sebab disanalah kamu bisa berbagi tentang segala kesulitan dan segala pencapaianmu. Maka, buatlah pertemuan untuk sekedar ngopi dan ngobrol seenaknya saja, tanpa ada kepentingan, sebab saat kita mau bertemu dengan orang lain tanpa ada kepentingan, disitulah tumbuh nilai pertemanan yang sebenarnya.

Lalu jika seseorang yang kau anggap sahabat sekarang sudah tinggal jauh di tempat lain, jadwalkan saja kapan kalian bisa ngobrol lewat telepon. Tak peduli apakah kamu terhubung secara langsung dengan dia atau tidak. Intinya adalah tetap terkoneksi secara emosional.

2. Tambahkan Sedikit Gula Dalam Pertemanan Alias Perbanyak Mengatakan Hal-hal Manis Untuknya!

Banyak Memberikan Pujian
Banyak Memberikan Pujian

Kita sering bersikap manis kepada orang-orang yang mungkin baru ketemu sekali waktu saja, tapi anehnya terkadang kita malah menunjukkan sikap yang kurang mengenakkan kepada orang-orang terdekat atau ia yang kita sebut sahabat.

Mungkin karena seringkali muncul ilusi di pikiran bahwa kita paling hebat, paling pintar dan paling baik dalam segala hal, ini membuat kita sering lupa daratan, sebab orang-orang terdekat juga turut berpengaruh dalam pertumbuhan kita ke arah yang lebih baik, maka sudah sepantasnya kita bersyukur memiliki orang-orang seperti mereka dan tentu sudah selayaknya kita menghargai mereka.

Bagaimana cara kita menghargai orang-orang terdekat itu? Ya cukup dengan menunjukkan sikap yang manis, yaitu dengan bahasa nonverbal yang santun dan tutur kata yang baik pula. Berikan mereka hadiah, berikan pula pujian yang jujur tanpa berlebihan.

Masalahnya, Ada yang bilang bahwa kita tak perlu mengucapkan terimakasih kepada sahabat sendiri, karena seorang sahabat tanpa membutuhkan itu dan tak mengharapkan apa-apa. Itu benar sekali.

Tapi, ada yang lebih baik daripada sekedar benar. Bahwa kebenarannya adalah setiap orang butuh rasa berharga. Saat kita mengucapkan kata-kata terimakasih dan pujian, itu akan meningkatkan rasa berharga orang lain dan itu membuat mereka tidak bosan-bosan dengan kita.

Baca Juga : 5 Cara Menghibur Teman yang Sedang Menderita Putus Cinta

3. Menghargai Batasan Pribadi

Personal Boundaries
Menghargai Batasan Pribadi

Setiap orang memiliki masalah pribadi, setiap orang memiliki rahasia yang hanya ia ceritakan kepada satu dua orang, setiap orang memiliki “kehidupan pribadi” didalam dirinya, dan setiap orang memiliki batasan yang tak ingin di usik oleh siapapun. Hal-hal seperti inilah yang seringkali kita anggap remeh dalam persahabatan, padahal penyebab persahabatan tidak bertahan lama juga karena hal ini. Ya, karena kita tidak menghargai batasan orang lain.

Coba bayangkan jika teman-teman dekatmu memaksa kamu untuk ikut pergi bersama mereka di saat kamu harus menyelesaikan pekerjaan penting, atau bagaimana jika sahabatmu menelpon untuk curhat padahal ia tahu bahwa di jam-jam itu kamu memiliki jadwal yang padat. Dengan kata lain, memang benar bahwa sahabat adalah tempat kita mencurahkan isi hati, memang benar bahwa sahabat adalah orang yang selalu ada disaat senang maupun sedih, tapi bukan berarti tidak ada batasan kan?

Bahwa setiap orang memiliki kesibukan, setiap orang memiliki privasi dan memiliki sisi individualis. Maka ada baiknya kita menghargai batasan-batasan ini agar pertemanan menjadi langgeng dan harmonis. Selain itu, jangan pula kita terlalu berharap kepada teman dekat, sebab orang pertama yang bertanggung jawab atas hidup kita adalah diri sendiri.

Jadi, bertanggung jawablah atas semua yang terjadi di hidupmu sebagaimana teman-temanmu bertanggung jawab atas hidupnya pribadi.

Baca Juga : Personal Boundaries, Terapkan Untuk Hidup Lebih Bahagia

4. Jujur dan Terbuka

Jujur Kepada Teman
Jujur Kepada Teman

Jika kamu ingin memiliki pertemanan yang awet sampai tua, maka penuhilah hubungan pertemanan itu dengan kejujuran dan keterbukaan. Sebab, pertemanan yang terlalu banyak diisi oleh kebohongan dan kepalsuan tak akan pernah bertahan lama.

Selain itu memang tidak ada lagi cara lainnya untuk menjadi lebih dekat dengan orang lain kecuali kita menjadi jujur dan terbuka. Coba bayangkan, jika dua orang saling menutup diri, saling menyembunyikan keresahan satu sama lain, mungkinkah keduanya memiliki hubungan yang erat?

Maka, penting sekali, agar kamu berbicara jujur dan terbuka saja tentang apapun yang menjadi keresahan mu, tetapi ingat, gunakan kalimat yang jelas dan tidak menyinggung perasaan orang lain.

Baca Juga : 8 Tips Menjadi Pendengar yang Baik Bagi Teman

5. Menerima Kekurangan, Memaafkan Kesalahan

Menerima Kekurangan Teman
Menerima Kekurangan Teman

Saat kita mengenal seseorang, semakin mudah untuk melihat kekurangannya. Kadang kita bersikap sinis dan menghakimi seseorang karena kita tahu letak kekurangannya, tapi apakah sikap seperti itu diperlukan dalam pertemanan?

Lebih baik kita melakukan hal yang benar daripada menjadi benar. Dengan kata lain, ada baiknya kita mencari jalan keluar daripada sibuk menghakimi meskipun apa yang kita ucapkan benar. Buang ekspektasi, terima saja teman sebagaimana adanya, itu akan membuat pertemanan menjadi awet.

Lalu ketika teman melakukan kesalahan, alih-alih membiarkan kebencian membusuk di dalam hati dan akhirnya menyulitkan diri sendiri juga, ada baiknya kita segera memaafkan. Kalau kita yang berbuat salah, ya minta maaf dengan benar. Hal-hal sederhana seperti ini sudah cukup untuk menjaga pertemanan sampai tua nanti dan kenapa kita masih saja sulit untuk melakukannya? Ayo, mulailah dari sekarang.

Baca Juga : Patut Dipertahankan, 5 Tanda Kamu Memiliki Persahabatan Sejati

Akhir Kata

Bersikap jujur tanpa menjadi sinis mungkin sangat dibutuhkan sebagai teman baik. Bahwa memang kenyataannya hidup semakin rumit, orang-orang mudah sekali sakit hati akhir-akhir ini dan sangat penting bagi kita agar terus sadar dalam menjaga sikap yang baik. Sekianlah artikel tentang 5 tips menjaga pertemanan yang awet. Semoga bermanfaat!

Written by Ilham Damanik

Penikmat dan pemerhati