in ,

Tak Seharunya Menunggu Terlalu Lama Sebuah Komitmen, Tinggalkan!

Menunggu Terlalu Lama Sebuah Komitmen
Menunggu Terlalu Lama Sebuah Komitmen

Jatuh cinta memang bisa datang kapan saja dan dengan siapa saja tanpa disangka-sangka sebelumnya. Terkadang kamu sendiri menyadari bahwa kamu tak bisa mencegah datangnya rasa cinta itu dalam hati. Kamu tak bisa menentukan kepada siapa kamu akan jatuh cinta dan kapan cinta itu akan mulai bersemi dalam hati kecilmu.

Dalam hal mencintai, mungkin kamu pernah mengalami yang namanya cinta tingkat tinggi. Bahkan meski kamu tahu dia masih saja belum bersedia membangun komitmen bersamamu, kamu masih saja setia menunggu.

Penantianmu harus kamu pikirkan terlebih dulu. Sampai kapan kamu menunggu dalam ketidakpastiaannya?

Jangan sampai kamu menghabiskan waktumu dengan sia-sia hanya untuk dirinya yang tak kunjung siap untuk hidup bersama. Karenanya, kamu harus cepat mengambil sikap. Ketahuilah alasan kenapa kamu harus merelakannya pergi berikut ini.

1. Kamu Sama Saja Telah Memaksanya untuk Menjadi Orang Lain yang Kamu Inginkan

Kamu Memaksakan Kehendakmu
Kamu Memaksakan Kehendakmu

Mungkin kamu belum menyadari hal ini. Kamu masih saja menunggunya untuk mengubah keputusan. Hal itu sama saja kamu tengah memaksanya menjadi sosok yang kamu inginkan, sosok yang bersedia untuk membangun komitmen bersamamu.

Kamu terlalu berharap dia bisa dengan cepat mengubah keputusannya dan tindakan ini bukanlah tindakan yang bisa dibenarkan. Kamu kerap membujuknya baik dengan cara yang paling halus maupun yang paling kasar sekali pun untuk membuatnya mengerti apa yang sebanarnya kamu inginkan.

Apa kamu memang yakin sangat mencintainya? Karena jika kamu benar mencintainya, kamu akan menerima hal yang menurutnya paling baik. Jika kamu tak bisa membuatnya berkomitmen denganmu, maka jangan paksa dirimu lagi untuk lebih lama bertahan dengannya.

Baca Juga: 7 Cara Cerdas Keluar dari Lingkaran Hubungan Friend Zone

2. Kamu Sudah Membuang Waktu untuk Menemukan Hubungan Sejati yang Sebenarnya Kamu Nanti

Kamu Membuang Waktu Menemukan Hubungan Sejati
Kamu Membuang Waktu Menemukan Hubungan Sejati

Tak baik terlalu bersikeras pada sesuatu yang semu di pandanganmu. Waktumu sangatlah berharga. Jangan hanya kamu habiskan untuk penantian yang akan berakhir dengan sia-sia. Kamu pantas mencintai dan dicintai, bukan hanya sekedar menanti.

Dengan tetap bertahan dengan dia yang belum siap membuat komitmen bersama, kamu sama halnya membuang waktu untuk menemukan arti hubungan yang sebenarnya. Mungkin saja dengan pergi darinya kamu akan menemukan seseorang yang mencintaimu dengan kesungguhan hati dan tulus dalam mencintai.

3. Terlalu Lama Menunggunya Sama Halnya Menanami Hatimu dengan Banyak Luka

Semakin Lama Kamu Membiarkan Hatimu Terluka
Semakin Lama Kamu Membiarkan Hatimu Terluka

Sadarkah kamu bahwa saat kamu sibuk menantinya, sebenarnya kamu tengah menanam sedikit demi sedikit luka dalam hatimu. Semakin lama kamu memaksa untuk bertahan, luka itu akan semakin dalam.

Kamu hanya akan membuang-buang waktumu dengan sia-sia. Setidaknya dengan memutuskan pergi darinya, kamu akan sedikit mengurangi besarnya kerugian yang akan kamu panen nantinya. Kamu tak bisa membiarkan dirimu berharap terlalu tinggi.

4. Karena Sibuk Menunggu, Kamu Sampai Lupa Bahwa Dirimu Sendiri Juga Perlu Waktu dan Perhatianmu

Kamu Lupa Terhadap Dirimu Sendiri
Kamu Lupa Terhadap Dirimu Sendiri

Sebagian besar perhatianmu tertuju pada dirinya seorang. Kamu ingin membuatnya menyetujui apa yang kamu inginkan. Sehingga kamu berusaha semaksimal mungkin untuk membuatnya terkesan pada dirimu.

Sampai kamu akhirnya lupa, bahwa kamu tak cukup mencintai dirimu sendiri karena terlalu sibuk mengejar cintanya. Kamu lupa bahwa dirimu pun butuh perhatian. Bagaimana bisa kamu membuat orang jatuh cinta jika kamu saja tak memberi cinta yang cukup untuk dirimu sendiri.

5. Apa Kamu Yakin Dia Juga Mencintaimu? Bukankah Cinta Tak akan Membuat Seseorang dalam Penantian yang Cukup Lama

Apakah Kamu Yakin Ia Juga Mencintaimu
Apakah Kamu Yakin Ia Juga Mencintaimu

Mungkin sangat perlu kamu renungkan kembali tentang hubungan yang sedang kamu jalani dengannya. Apakah memang benar kamu mencintainya? Jika iya, coba pastikan juga apa dia juga memiliki rasa yang sama denganmu?

Jangan terlalu polos dengan menganggap cinta perlu pengorbanan, dan pengorbananmu adalah dengan diam dalam penantian. Kamu harus tetap berpikir dengan logikamu. Cobalah untuk berpikir lebih realistis. Sepertinya perpisahan lebih baik dibanding dengan penantian tanpa diiringi kepastian.

6. Kamu Perlu Belajar untuk Menghargai Apa yang Menjadi Keputusannya

Belajarlah Menghargai Setiap Keputusannya
Belajarlah Menghargai Setiap Keputusannya

Mungkin keputusannya untuk tidak membuat komitmen terlebih dulu denganmu adalah sebuah kejujuran. Dia sendiri tak yakin denganmu, kamu tak bisa memaksanya untuk tinggal di sisimu. Dia punya hak untuk menentukan sikap. Dia punya hak untuk memilih mana yang menurutnya paling tepat.

Seperti halnya kamu yang ingin menantinya karena sebuah alasan tertentu. Dia pun belum siap untuk berkomitmen karena alasan tertentu. Jika kamu saja ingin dia menerima keputusanmu, kamu seharusnya juga belajar untuk menghargai apa yang menjadi keputusannya. Setiap orang punya haknya masing-masing.

Kamu tak bisa memaksanya berada di sampingmu sedangkan dia tak menginginkan hal itu.

7. Terus Menunggunya Membuatmu Semakin Lama Membohongi Diri Sendiri

Menunggunya Sama Seperti Kamu Membohongi Diri Sendiri
Menunggunya Sama Seperti Kamu Membohongi Diri Sendiri

Seharusnya kamu sudah tahu bahwa seseorang yang benar mencintai tak akan membiarkanmu merasa berjuang sendiri. Kamu tak perlu memohon padanya untuk mau berkomitmen denganmu karena tanpa kamu minta dia akan melakukannya dengan senang hati.

Jangan bohongi dirimu sendiri dengan terus menanti. Bukankah sebenarnya kamu juga haus perhatian dan kasih sayang? Jika kamu sudah lelah, maka berhentilah. Jangan paksakan dirimu untuk mendapatkan hal yang mungkin mustahil untuk kamu dapati. Tinggalkan dia dan cobalah membuka hati untuk yang lainnya. Kamu tak bisa membiarkan hatimu terus menerus tersiksa dalam penantian yang penuh luka.

Mencintai bukanlah hal yang sederhana dan mudah dicerna oleh akal sehat manusia. Tapi jangan sampai kamu terlena hingga menyia-nyiakan waktumu dengan percuma. Dia yang benar mencinta tak akan pernah membiarkanmu menunggu dalam penantian yang terlalu lama.

Baca Juga: 12 Pertanyaan yang Harus Dijawab Sebelum Memutuskan Berpisah dengan Pasangan

Jadi, tinggalkan jika dia tak kunjung memperjelas ikatan. Di bumi tidak hanya dia seorang yang layak untuk kamu cintai.

Written by Dina Novia

Lahir dengan hobi travelling dan fotografi. Masih berstatus sebagai mahasiswa jurusan bahasa Indonesia di Malang.