in ,

Para Istri Perlu Tahu, Ini 5 Cara Menyadarkan Suami Agar Tidak Selingkuh

Jika kamu sedang ingin mengetahui bagaimana cara mencegah agar suami tidak selingkuh, maka kamu sudah satu langkah lebih dekat untuk mencapai keberhasilan pernikahan. Tak dapat dipungkiri bahwa banyak pernikahan yang gagal akibat kasus perselingkuhan.

Jadi benar ada baiknya, sebelum hal-hal yang tak diinginkan terjadi dalam pernikahanmu, sangatlah penting untuk menyadarkan suami agar tidak selingkuh sejak dini.

Nah, sebelum lanjut, kamu perlu tahu satu hal bahwa perselingkuhan itu bukan hanya kesalahan satu pihak saja. Rata-rata kasus perselingkuhan disebabkan oleh masalah yang kompleks antara istri, suami dan orang ketiga, maka dari itu kamu perlu introspeksi diri juga.

Lebih lengkapnya yuk kita simak 5 cara menyadarkan suami agar tidak selingkuh!

1. Jadikan Kebahagiaan Suami Prioritas

Memprioritaskan Kebahagiaan Suami
Memprioritaskan Kebahagiaan Suami

Sebelum menikah kita wajib memprioritaskan orang tua. Setelah menikah, maka prioritas kita sudah berbeda lagi bukan? Sebagai istri, maka yang kamu jadikan sebagai prioritas seharusnya adalah suami.

Nah, sekarang mari kita bedah lagi tentang arti prioritas yang sebenarnya. Prioritas berarti yang utama. Maka, memprioritaskan kebahagiaan suami berarti mengutamakan kebahagiaannya. Dengan kata lain, kamu perlu membuang egomu demi kebahagiaan suami.

Setelah menikah, memiliki anak, mengurus pekerjaan rumah tangga atau karir, tentunya seorang istri jadi kewalahan untuk memiliki waktu bersama suami. Hal ini menjadikan suami kurang perhatian dan kasih sayang dari istri sehingga pelan-pelan ia mulai merasa sepi meskipun sudah menikah. Nah, dalam kondisi ini tentu suami menjadi rentan selingkuh.

Inilah yang harus kita waspadai. Tentu saja istri perlu memberikan penjelasan pada suami di waktu-waktu senggang, lalu memanjakan suami selayaknya memanjakan anak-anak, yaitu menuruti apa maunya suami dan lain-lain. Intinya, tunjukkan pada suami bahwa ditengah kesibukan mu pun, suami tetap menjadi prioritas!

Baca Juga :

2. Tetap Waspada Tapi Jangan Mengekang

Tidak Mengekang Suami
Tidak Mengekang Suami

Kalau kamu berpikir bahwa kamu tidak akan pernah diselingkuhi, itu artinya kamu sangat rentan untuk diselingkuhi. Mengapa? Berikut contoh dan penjelasannya.

Andika adalah suami Silvi. Andika percaya bahwa Silvi akan setia kepadanya sehingga Andika tidak pernah merasa curiga saat Silvi keluar rumah. Suatu waktu Andika melihat Silvi sedang makan dengan pria lain, lalu Silvi mengatakan bahwa pria itu hanyalah teman dan Andika pun percaya. Padahal sebelum pergi keluar, Silvi mengatakan bahwa ia akan pergi makan bersama teman perempuan, bukan teman pria.

Nah, satu hal yang perlu kita ketahui adalah perselingkuhan itu bukan hanya tentang berhubungan badan. Pergi makan dengan lawan jenis tanpa sepengetahuan istri/suami pun termasuk perselingkuhan. Namun, perselingkuhan semacam ini mungkin lebih mudah untuk ditolerir dan dimaafkan.

Hanya saja kita perlu untuk tetap waspada, suatu kesalahan besar bermula dari kesalahan-kesalahan yang kecil dulu. Contohnya seperti diatas tadi, yaitu berbohong dan pergi makan diluar dengan lawan jenis.

Jika masalah seperti ini pernah terjadi dengan suami, maka kamu perlu mengajaknya berkomunikasi secara terbuka dan buat ulang komitmen bersama agar kesalahan yang sama tidak terjadi lagi.

3. Sering-seringlah Melakukan Percakapan yang Mendalam

Melakukan Percakapan Yang Mendalam Dengan Suami
Melakukan Percakapan Yang Mendalam Dengan Suami

Komunikasi yang baik adalah kunci keberhasilan hubungan. Disarankan agar setiap malam sebelum tidur, duduk atau berbaringlah berdua dengan suami di atas kasur untuk melakukan deep talk atau pembahasan yang mendalam. Cara ini cukup ampuh menyadarkan suami agar tidak selingkuh!

Pembahasan tentang suatu topik yang dilakukan dengan serius dan mendalam secara otomatis akan tersimpan di memori. Perlu diketahui bahwa 95% aktivitas kita di kontrol oleh pikiran bawah sadar atau memori-memori yang terekam di masa lalu.

Jadi jika kamu menanamkan arti kesetiaan di dalam memori suami, maka secara otomatis hatinya akan berat untuk berpaling ke lain hati. Untuk itu disarankan untuk berbicara tentang kesetiaan dan kehidupan rumah tangga yang harmonis dengan suami di malam hari agar pikirannya tidak kemana-mana, hanya fokus kepadamu saja.

 4. Bayangkan Jika Dirimu Berada Diposisi Suami

Membayangkan Diri di Posisi Suami
Membayangkan Diri di Posisi Suami

Pelaku selingkuh jelas salah. Jika suami kamu berselingkuh dengan wanita lain, maka jelas ia telah melakukan kesalahan. Tapi ada kalanya seseorang sengaja dan secara sadar melakukan kesalahan karena merasa kebaikannya sia-sia.

Para istri seringkali mengeluh dan banyak menuntut terhadap suami. Sayangnya, para istri tidak sadar bahwa hal yang mereka lakukan itu sangat-sangat membuat suami jengkel. Bertambah muak lagi setiap harinya suami mendengar istri mengomel.

Faktanya, banyak kasus perselingkuhan yang didasari oleh masalah-masalah rumah tangga seperti ini. Para suami yang berselingkuh mengaku mereka muak dengan istri yang tidak memahaminya.

Memang benar, bahwa hal yang paling menyakitkan di dunia ini adalah ketika kita hidup seatap dengan seseorang yang tidak mampu memahami kita. Maka untuk para istri, sering-seringlah berempati terhadap suami. Bayangkan dirimu ada di posisinya agar kamu bisa menerima dirinya dengan tulus tanpa mengeluh dan menuntut lagi.

Jika kamu sudah bisa memahami dan mencintai suami apa adanya, maka suami akan sangat bersyukur memilikimu sehingga kemungkinan besar ia akan setia sampai tua nanti.

5. Penuhi Kebahagiaan Batin Suami

Memenuhi Keinginan Batin Suami
Memenuhi Keinginan Batin Suami

Orang-orang menikah karena merasa tidak mampu untuk memenuhi kebahagiaan batinnya sendiri dan butuh bantuan dari orang lain. Ketika wanita yang dinikahi tidak juga mampu memenuhi kebahagiaan batin, maka otomatis ia mulai berpikir bahwa wanita itu bukanlah orang yang tepat untuk dirinya sehingga akhirnya ia berpaling.

Kebahagiaan batin disini bisa diartikan secara luas. Mungkin itu kebahagiaan yang didapat dari cara istri melayani suami, perhatian istri terhadap suami, dan lain-lain. Untuk itu, jadilah Istri yang baik agar suami setia kepadamu.

Baca Juga :

Akhir Kata

Pada akhirnya, selingkuh atau setia adalah tanggung jawab individu masing-masing. Dengan kata lain, kita bisa berusaha memperbaiki diri dan meningkatkan kualitas diri agar suami semakin cinta, tapi tetap saja kita tidak bisa mengontrolnya agar tidak setia.

Penting untuk diingat, bahwa suami berada diluar kendali kita. Intinya yang bisa kita lakukan hanyalah mengendalikan diri dan merawat diri sendiri agar terus menjadi lebih baik. Sekianlah artikel tentang 5 cara menyadarkan suami agar tidak selingkuh. Semoga bermanfaat!

Written by Ilham Damanik

Penikmat dan pemerhati