in , , , ,

7 Mindset Yang Harus Dimiliki Agar Sukses Dalam Karir

Mindset Agar Sukses Dalam Karir
Mindset Agar Sukses Dalam Karir

Sukses dalam karir tentunya memiliki makna yang berbeda-beda bagi setiap orang. Namun sejatinya, sukses bukanlah tentang seberapa lincah kamu memanfaatkan kesempatan. Itu hanya pola pikir KAPITALIS AMATIR!

Mereka tidak peduli dampak buruknya, mereka tidak peduli penderitaan orang-orang, bagi mereka selama itu menguntungkan maka ambil saja.

Konteksnya jauh berbeda. Kita memiliki mimpi. Lalu kita mengambil karir yang “terdengar bagus”, kita menjaga pandangan baik di mata sosial, namun semua yang dilakukan tidak memiliki makna pribadi.

Pada akhirnya kita hanya menghindari ketakutan akan hujatan, penolakan dan kegagalan, sebab uang sudah menjadi ukuran kesuksesan.

Pikiran yang tidak terpola membuat seseorang semakin jauh dari tujuannya. Seringkali kita menganggap apa yang kita lakukan sudah benar, namun lambat laun baru menyadari bahwa ternyata kita tersesat.

Ketahui Motivasimu Dalam Berkarir

Motivasi Dalam Karir
Motivasi Dalam Karir

Sekarang, ayo jawab pertanyaan ini dalam hati kita masing-masing.

“Apakah ada sesuatu yang ingin kamu lakukan dari lubuk hati terdalam, tetapi kamu merasa takut sebab alasan tertentu?”

Semakin dewasa pikiran, kita semakin haus akan makna dan tujuan. Lalu coba jawab dalam hatimu “Siapa kamu sebenarnya?”

Kita bertingkah seperti seorang tamu dalam sebuah pesta. Hanya datang, menuju prasmanan lalu memberi salam dan ucapan selamat. Setelahnya pulang.

Apakah kamu hanya ingin menghabiskan usia yang singkat ini dengan mengambil “secuil dunia”, setelahnya pergi tanpa memberi dampak apapun?

Sebuah buku karya Stephen Pressfield berjudul Turning Pro, menjelaskan semuanya dalam paragraf ini:

“Terkadang ketika takut merangkul panggilan sejati, kita mengambil karir bayangan. Karir bayangan itu adalah metafora dari karir kita sebenarnya. Bentuknya mirip, konturnya sama menggoda. Tapi karir bayangan tidak membawa resiko nyata. Jika kita gagal dalam karir bayangan, konsekuensinya tidak berarti apa-apa”

Selama ini, kita hanya hidup dalam bayangan. Ini bukanlah diri sejati kita, ini bukanlah keinginan murni dari lubuk hati, tetapi kita melakukan semuanya karena rasa takut. Juga karena dengan cara ini kita mendapatkan kenyamanan.

Percaya Diri

Percaya Diri
Percaya Diri

Selama bertahun-tahun kita terus berpindah dari satu pekerjaan ke pekerjaan lainnya. Meskipun pada tingkat tertentu ada hasil yang memuaskan, tetap saja itu bukanlah yang kita inginkan.

Kita bersembunyi dibalik bayang-bayang karir yang terlihat baik di mata sosial. Bertingkah seolah-olah kita sungguh-sungguh merasakannya, berusaha nyaman, namun tetap ada saja yang mengganjal.

Kini ruangan ini sudah cukup gelap. Bayangan sudah tak terlihat sebab ia telah menjelma menjadi diri kita. Saatnya pagi tiba dan membuka jendela. Lihatlah cahaya terang. Saatnya keluar.

Tanah-tanah masih subur. Belum terlambat untuk menanam apa yang seharusnya kita tanamkan. Setelahnya, rawatlah sampai musim panen tiba. Saat dimana impian yang kita cita-citakan menjadi kenyataan.

Baca juga: 4 Pemahaman Ambigu Tentang Passion: Follow Your Passion vs Passion is Bullshit

Jangan Hanya Dibayangkan, Lakukan Sekarang Juga

Lakukan Sekarang Juga
Lakukan Sekarang Juga

“Dua puluh tahun dari sekarang kamu akan lebih kecewa dengan apa yang tidak kamu lakukan daripada apa yang sudah kamu lakukan. Jadi, buanglah tali busur- berlayar jauh dari pelabuhan yang aman. Tangkap angin perdagangan di layar kamu- jelajahi, bermimpilah, temukan!” -Mark Twains

Hal terindah dari melakukan pekerjaan yang kita sukai adalah tidak terasa seperti bekerja. Semua yang kita kerjakan sama mudahnya seperti menghirup udara segar.

Namun orang-orang yang menjalani karir bayangan tidak pernah jauh dari zona nyaman, mereka lebih memilih bermain aman asal dapat hasil yang lumayan. Mereka menyerah pada keinginannya untuk menjelajah, bermimpi dan menemukan!

Ironisnya, kebanyakan orang merasa telah meraih impiannya dimana pada kenyataannya semua itu hanyalah bayangan. Sebab impian yang terwujud sejatinya membawa dampak besar untuk banyak orang, bukan untuk diri sendiri!

Kita sadar ini tidak mudah. Tak ada yang berkata bahwa hidup dalam kenyataan yang benar-benar nyata itu mudah. Tentu kita perlu berusaha lebih keras lagi.

Tak ada salahnya, bukan? Berusaha keras untuk apa yang kita inginkan, rasanya akan seperti tidak sedang berusaha. Kamu akan terkejut bahwa ternyata itu mudah dilakukan!

Makna Sukses Dalam Karir

Sukses Adalah Tentang Dirimu
Sukses Adalah Tentang Dirimu

“Sukses adalah kepuasan batin dan ketenangan pikiran yang datang dari mengetahui bahwa aku telah melakukan yang terbaik yang mampu ku lakukan untuk kelompok/orang banyak” -Jim Tressel

Langkah pertama untuk menjadi sukses adalah mendefinisikan sukses sesuai sudut pandangmu. Sebab semua orang tentunya memiliki sudut pandang masing-masing dalam mengartikan berbagai hal dalam aspek kehidupan ini.

Jika kamu setuju bahwa sukses adalah tentang kepuasan batin, maka ikutilah kata hatimu mulai sekarang juga. Tinggalkan apa yang tidak kamu inginkan, dan lakukan apa yang ingin kamu lakukan.

Puaskan hatimu dengan berjuang semampu yang kamu bisa perjuangkan! Nah, berikut adalah 7 langkah menuju kesuksesan yang bermakna!

1. Berpikir Positif

Sangat mudah bagi kita untuk menemukan kesalahan didalam diri masing-masing. Bahkan sangat-sangat mudah!

Dan lebih mudah lagi bagi kita untuk menemukan kesalahan pada orang lain. Dengan kata lain, berpikir negatif itu semudah membalikkan telapak tangan saja.

Namun untuk berpikir positif, tentunya kita perlu berusaha. Maka untuk setiap pikiran negatif yang datang dalam jenis apapun, paksakan mengubahnya menjadi positif.

2. Jangan Takut Mengambil Jeda

Kesehatan mental sama pentingnya dengan kesuksesan. Kamu tidak harus selalu menjadi tupai yang terus bergerak melompat kesana kemari.

Kamu tahu dimana batas lelah. Kamu harus tahu kapan waktunya untuk beristirahat, duduk tenang dan menghembuskan napas panjang.

3. Temukan Apa Yang Membuatmu Stres

Jika kamu merasa kewalahan, cari tahu dimana cela itu berasal. Jika kamu merasa stress, cari tahu dimana titik masalahnya. Sehingga kamu tahu cara mengatasinya.

Untuk beberapa waktu, kamu bisa melupakan sejenak ambisimu dengan bermain musik atau olahraga. Atau untuk lebih mendapatkan pencerahan lagi, mungkin kamu perlu bermeditasi/berdoa.

Tentukan jadwal setiap harinya untuk mengambil waktu bertemu dengan dirimu sendiri, menemukan apa yang membuat kamu cemas dan menyelesaikannya.

Baca juga : 5 Tips Mencapai Keseimbangan Antara Pekerjaan Dan Kehidupan Pribadi

4. Bertanggungjawab

Ketika berada disituasi yang buruk, sangat mudah bagi kita untuk mengangkat tangan atau menunjuk orang lain. Tapi ketahuilah bahwa cara itu hanya memperkeruh suasana.

Kamu perlu bertanggung jawab atas apa yang kamu lakukan. Perbaiki!

Fokus pada apa yang bisa kamu kendalikan dan lepaskan apa yang diluar itu semua. Jangan terlalu lama merenungi apa yang tidak bisa kamu ubah, tapi fokuslah pada apa yang bisa diubah.

5. Jadilah Lebih Memahami

Saat berdiskusi, dengarkanlah tanpa penilaian dan biarkan pikiran tetap terbuka. Keterampilan dalam melihat dari sudut pandang orang lain memungkinkan dirimu menjadi lebih cerdas dan berpikir lebih abstrak.

Salah satu kesalahan terbesar kita adalah sering salah paham terhadap orang lain bahkan juga terhadap diri sendiri.

Mengembangkan keterampilan dalam melihat dari sudut pandang orang lain adalah sifat yang sangat berharga, namun hanya sedikit orang yang memilikinya.

6. Lakukan Analisa Dengan Pikiranmu

Satu persatu, pertimbangkan kebiasaan yang kamu miliki, pertimbangkan hubungan yang kamu jalani dan pertimbangkan masa lalumu dengan masa kini.

Pikirkan kebiasaan-kebiasaan yang kamu lakukan kini adalah versi terbaik dari dirimu?

Pikirkan juga apa pengaruh hubungan yang kamu jalani dengan kehidupan karirmu. Pikirkan orang-orang yang ada disekeliling dan rasakan dampaknya terhadap dirimu. Pertimbangkan apakah masa kini sudah lebih baik dari masa lalumu.

Semua hal itu akan membantu kamu untuk menjadi versi terbaik dari dirimu sendiri.

7. Hiduplah Dengan Versi Terbaikmu

Semua orang mengagumi Bill Gates, Oprah Winfrey dan Steve Jobs. Tapi mereka memiliki kebahagiaan masing-masing dan jalan kesuksesannya masing-masing.

Kebahagiaan orang lain memiliki makna tersendiri bagi pemiliknya. Kamu harus menemukan kebahagiaanmu juga!

Jalani sirkuitmu sendiri tanpa harus takut dihakimi. Karena setiap orang hanya memiliki satu sirkuit untuk dijalani, jadi buatlah sirkuitmu sendiri. Kita hanya hidup sekali, maka lakukanlah yang terbaik!

Written by Ilham Damanik

Menyendiri-Merenung-Hening